Pegadaian Mengalami Penurunan Outstanding

by
Pegadaian

Pegadaian sebagai salah satu perusahaan pelat merah mengalami penurunan outstanding selama bulan Maret 2019, tepatnya mendekati lebaran. Outstanding produk selama bulan Mei 2019 hanya sebesar Rp28,69 triliun atau menurun 2,77 persen dari bulan sebelumnya yang sebesar Rp29,51 triliun.

Namun, menurut Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk Pegadaian, Harianto Widodo, secara keseluruhan terjadi peningkatan penerimaan sebanyak 0,94 persen. Ini disebabkan penurunan outstanding gadai tertutupi oleh pertumbuhan kredit non-gadai. Data rata-rata transaksi seluruh perusahaan ini di semua wilayah Indonesia sudah cukup baik dengan 433.000 per hari.

Penurunan outstanding gadai pada bulan Mei disebutkan karena kebutuhan dana tunai masyarakat cukup terpenuhi. Bahkan, banyak yang menebus gadai barangnya. Barang yang ditebus gadai sebagian besar adalah perhiasan emas sebanyak 95 persen.

Meski demikian, masih ada masyarakat yang melakukan transaksi gadai di Pegadaian. Perbandingan antara tebus dan gadai pada bulan ini berada di kisaran 60 persen dan 40 persen atau 3 banding 2.

Strategi Pegadaian

Harianto menegaskan bahwa outstanding akan kembali naik paling lambat dua pekan setelah lebaran. Diharapkan dalam waktu dua bulan semuanya akan kembali normal.

Pegadaian sendiri menyiapkan strategi khusus untuk me-recovery dana yang dikeluarkan ketika terjadi tebus gadai yang banyak di bulan Mei. Ada dua strategi utama yang dilakukan.

Pertama, percepatan recovery tebusan dengan program “Badai Emas”. Program yang memberikan banyak hadiah dengan hadiah utama sebuah rumah senilai Rp1,2 miliar. Hadiah akan diundi dua bulan dari sekarang dan diperuntukkan bagi nasabah gadai setelah lebaran. Kedua, percepatan recovery dilakukan dengan program “Gempar”, cashback, dan diskon biaya administrasi pada produk non gadai.

Bisnis penitipan yang meningkat jelang lebaran juga membantu recovery tebusan Pegadaian. Barang titipan yang banyak diserahkan masyarakat, antara lain berupa perhiasan, barang berharga, dan kendaraan bermotor.

Sebagai informasi tambahan, bisnis Pegadaian tumbuh dengan baik. Sampai bulan April disebutkan pertumbuhannya sebesar 7 persen year to date dan 11 persen year to year. Bahkan, total penyaluran pembiayaan atau kredit tahun 2018 mencapai Rp130 triliun. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *