Connect with us
PERTAMINA

Jasa Keuangan

Pegadaian Guyur Peraih Medali Olimpiade Tokyo dengan 3 kg Tabungan Emas

Published

on

Olimpiade Tokyo 2020

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Pegadaian (Persero) memberikan apresiasi kepada para atlet yang berprestasi dengan guyuran tabungan emas di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Total hadiah seberat 3 kg yang akan diberikan setelah mereka kembali ke tanah air.

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto menyampaikan bahwa seluruh Insan Pegadaian ikut bersyukur dan berbangga atas prestasi para atlet yang mengharumkan nama bangsa di ajang olah raga internasional tersebut.

“Manajemen dan seluruh Insan Pegadaian ikut bersyukur dan berbangga. Prestasi para atlet olimpiade menjadi berita gembira bagi kita semua di tengah pandemi yang belum usia. Hal tersebut tentu menghibur kita dan diharapkan menjadi motivasi kepada kita untuk memberikan prestasi terbaik di tengah kesulitan”.

Lebih lanjut Kuswiyoto mengatakan bahwa Pegadaian sangat peduli dengan perkembangan olah raga. Selain pemberian hadiah kepada atlet berprestasi, Pegadaian juga bekerja sama dengan beberapa klub olah raga dalam rangka pembinaan untuk mempertahankan tradisi juara.

“Sebagai BUMN, Pegadaian tidak hanya fokus dalam pengembangan ekonomi melalui produk dan layanan yang diberikan. Perusahaan juga aktif dalam kegiatan sosial, keagamaan, kesehatan, pendidikan, lingkungan maupun olah raga melalui program CSR sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan,” kata Kuswiyoto.

Tabungan Emas Pegadaian

Sebagai informasi, Pegadaian saat ini mempunyai tabungan emas sebagai salah satu produk andalan. Produk ini dapat diakses oleh seluruh masyarakat dari berbagai kalangan. Nominal setoran dapat dilakukan mulai Rp.10 ribu rupiah atau senilai 0,01 gram dengan asumsi harga emas 24 karat Rp.1 juta rupiah pergram.

Transaksi tabungan emas dapat diakses di lebih 4.000 outlet, 17.000 agen Pegadaian, ATM atau melalui aplikasi Pegadaian Digital. Berapapun jumlah uang yang disetor langsung dikonversikan dalam berat emas berdasarkan harga pada saat transaksi. Dari saldo yang dimiliki nasabah, mereka dapat mencetak dalam bentuk emas batangan, bahkan menjual atau menggadaikan saat membutuhkan uang tunai.

Saat ini Tabungan Emas Pegadaian telah diakses lebih dari 8 juta nasabah dan menjadi salah satu produk yang diminati masyarakat sebagai salah satu investasi yang aman dan menguntungkan. Hal ini tak lepas dari keyakinan masyarakat bahwa nilai emas relatif stabil dan bebas dari inflasi sehingga menjadi pilihan tepat sebagai sarana lindung nilai asset masyarakat.

“Melalui apresiasi ini, kami berharap dapat memotivasi seluruh anak bangsa untuk berprestasi semaksimal mungkin khususnya di bidang olah raga. Di sisi lain kami juga berharap agar para atlet dan generasi muda pada umumnya mempersiapkan masa depan dengan melakukan investasi yang tepat,” pungkas Kuswiyoto. []

Jasa Keuangan

Badai Emas Datang, Pegadaian Berikan Hadiah Total 3 Miliar untuk Nasabah

Published

on

Pengundian

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Pegadaian (Persero) mengadakan Pengundian Grand Prize secara online via akun youtube PT Pegadaian, sebagai penghargaan terhadap pelanggan yang selama ini telah setia dan tetap menggunakan produk dan layanan PT Pegadaian.

Semua pelanggan Pegadaian yang mempunyai kupon, berpeluang memperoleh hadiah utama berupa satu unit rumah senilai Rp1.25 M dan juga hadiah lainnya yang jumlahnya mencapai Rp 3 miliar rupiah.

Program undian berhadiah Badai Emas 2021 PT Pegadaian (Persero), diperuntukkan kepada pelanggan setia yang sejak 1 April sampai dengan 31 Juli 2021 terus menerus melakukan transaksi mulai dari produk Gadai, Pembiayaan, Pinjaman Serbaguna, Pinjaman Usaha, Tabungan Emas serta Cicil Emas.

“Pegadaian menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pelanggan setianya. Semoga semua hadiah yang diberikan sesuai dengan kebutuhan nasabah. Pelanggan Pegadaian yang belum punya rumah bisa dapat hadiah rumah, yang belum punya mobil bisa dapat hadiah mobil, dan kaum milenial yang belum punya punya laptop atau yang belum punya telpon genggam bisa dapat semua hadiah tersebut,” ucap Kuswiyoto.

Selain hadiah undian bulanan 480 gram tabungan emas yang sudah dimenangkan oleh 480 nasabah yang beruntung, masih banyak lagi hadiah yang diundi dalam Grand Prize Badai Emas Pegadaian 2021.

Dalam sambutannya Kuswiyoto menambahkan bahwa, hadiah hadiah yang diperebutkan oleh 5,6 juta nasabah yang memperoleh kesempatan ikut undian, adalah 2 unit mobil Xpander, 3 buah Tabungan Emas masing-masing 100 gr, 5 unit smartphone Samsung Galaxy Note 20 Ultra, 9 unit Macbook Air serta hadiah grand price 1 unit rumah senilai Rp1,25 miliar.

“Support dari para pelanggan menjadi motivasi Pegadaian agar terus melakukan inovasi, dalam memuaskan kebutuhan masyarakat dengan menghadirkan solusi keuangan yang lebih mudah, cepat, aman dan juga nyaman”, jelas Kuswiyoto.

Semua nama yang memenangkan Undian Grand Prize Badai Emas Pegadaian 2021 bisa dilihat dalam situs Sahabat Pegadaian atau dapat disaksikan ulang di akun youtube PT Pegadaian (Persero) mulai sabtu 18 September 2021.

Kepada para pelanggan Pegadaian juga dihimbau agar dapat meningkatkan kewaspadaannya atas segala bentuk penipuan mengatasnamakan PT Pegadaian (Persero). Para pemenang tidak dikenakan biaya, karena pajak telah ditanggung Pegadaian. Informasi selanjutnya dapat menghubungi Call Center Pegadaian 1500-569. []

Continue Reading

Jasa Keuangan

16 Ribu Keluarga Karyawan dan Masyarakat telah divaksin melalui Pegadaian

Published

on

program vaksinasi

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Untuk menyukseskan program vaksinasi yang sedang digalakkan pemerintah, PT Pegadaian (Persero) aktif berperan dan melakukan sejumlah kegiatan vaksin ke berbagai wilayah di Indonesia sebanyak 20.000 dosis vaksin disiapkan.

Kuswiyoto, Direktur Utama Pegadaian menyampaikan, sampai saat ini 16.000 vaksin telah disuntikkan kepada karyawan beserta keluarga dan juga kepada masyarakat dalam kurun waktu yang telah diatur. Kegiatan pemberian vaksin ini adalah untuk mendukung program pemerintah yang mentargetkan terlaksananya 2 juta vaksin perhari dan sebagai komitmen Pegadaian agar terwujudnya program ini.

“Apabila program pemberian dosis vaksinasi dari Pegadaian terus disalurkan dengan cepat maka semakin cepat pula pemulihan kesehatan dan ekonomi Indonesia”. Itulah bukti kepedulian kami dalam memberikan perlindungan diri kepada karyawan dan keluarganya serta masyarakat sekaligus mewujudkan herd immunity dalam upaya pemerintah memerangi pandemi Covid-19,” Ujar Kuswiyoto.

Pegadaian mengutamakan wilayah-wilayah yang berpotensi risiko tinggi, seperti daerah Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah serta Pulau Kalimantan, dan dari total 20.000 vaksin yang disiapkan, saat ini 16.000 vaksinasi telah dilaksanakan disejumlah wilayah tersebut.

“Untuk memudahkan karyawan, keluarga dan juga masyarakat mendapatkan vaksin secara gratis, maka manajemen terus melakukan kerja sama dengan perusahaan penyedia vaksin. Harapan Pegadaian, agar 31.000 karyawan beserta keluarganya dan juga masyarakat dapat divaksin hingga Desember 2021,” Kuswiyoto menambahkan.

Demi suksesnya program vaksinasi, Pegadaian secara gotong royong melakukan kegiatan tersbeut secara gotong royong bekerjasama dengan beberapa BUMN. Melalui kegiatan ini, Pegadaian berharap agar BUMN lainnya akan semakin terpacu dalam memberikan dosis vaksinasi secara utuh dan cepat untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.

Kuswiyoto menyatakan, bahwa Peran perseroan tidak hanya dapat melakukan vaksinasi gratis. Nvaksin secara gratis, Pegaamun sebagai BUMN, Pegadaian harus selalu berperan aktif untuk menangani ancaman Covid-19, yakni dengan memberikan sarana serta prasarana kesehatan berupa ambulans, bea siswa kepada anak-anak yatim piatu dampak dari covid -19, santunan untuk para nakes juga program lain yang langsung dapat dirasakan masyarakat.

Usaha Pegadaian dalam menahan sebaran Covid-19 dan agar melakukan transaksi tetap aman, adalah dengan dikembangkannya aplikasi Pegadaian Digital yang dapat menjadi pilihan masyarakat, karena dengan memakai aplikasi secara online, tidak perlu harus datang ke loket namun tetap dapat mengakses produk serta layanan, kapan dan dimana saja. Hal ini dilakukan Pegadaian mengingat pandemi masih ada sampai saat ini, sehingga perlu adanya transaksi digital yang sesuai dengan protokol kesehatan yakni jaga jarak (physical distancing).

“Lingkungan milenial maupun pelaku usaha mikro dapat menggunakan aplikasi ini agar tidak sulit untuk mengakses produk dan layanan Pegadaian. Guna melengkapi kebutuhan keuangannya, pengguna aplikasi juga bisa mengikuti naik turunnya harga emas, melakukan transaksi top up/jual/gadai tabungan emas, mengakses produk pembiayaan serta fitur-fitur lain,” jelas Kuswiyoto. []

Continue Reading

Jasa Keuangan

Kredit UMKM Bisa Disalurkan Untuk Ojol, Ini Penjelasan BI

Published

on

Kredit UMKM

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Kredit UMKM dari berbagai bank boleh disalurkan kepada sopir ojek online (ojol) melalui perusahaannya.

Hal ini sudah diatur oleh Bank Indonesia (BI) melalui PBI Nomor 23/13/PBI/2021 tentang Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial.

Ini merupakan aturan baru dari bank sentral terkait kredit BUMN yang agar perbankan terus meningkatkan penyaluran kreditnya di segmen ini.

Asisten Gubernur sekaligus Kepala Departemen Makroprudensial BI Juda Agung menjelaskan, dengan skema ini, para pekerja ojol bisa mendapatkan kredit UMKM.

Caranya melalui perusahaan tempat ojol bekerja yang memberi pinjaman secara cicilan bertahap kepada mitra.

“Jadi penyaluran kredit UMKM dari perusahaan juga bisa dilakukan. Nantinya, dana itu bisa dimanfaatkan oleh sopir ojol untuk membeli keperluan sesuai perjanjian dengan perusahaan,” jelas Juda Agung dalam Taklimat Media, Jumat (3/9/2021).

Kendati begitu, Bank Indonesia tidak mengatur batas plafon penyaluran kredit UMKM ini.

Plafon kredit ini bisa disesuaikan dengan kemampuan dari Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah.

Aturan Kredit UMKM

Dalam aturan BI terkait penyaluran kredit UMKM ini, bank juga bisa menyalurkan langsung kepada pelaku UMKM langsung secara perseorangan atau per usaha.

“Jadi bisa perorangan, usaha maupun kluster usaha. Misal pembiayaannya kepada supplier, supermarket, distributor juga bisa. Begitu juga dengan petani inti atau petani plasma di perkebunan,” jelas dia.

“Kami juga memperbolehkan bank menyalurkan kredit UMKM ke perorangan yang penghasilannya masih rendah, misalnya untuk pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi. Penyalurnya juga bisa melalui BPR dan BPR Syariah. Atau melalui perusahaan pembiayaan,” kata Juda.

Menurutnya, semua aturan ini bebas dijalankan oleh bank agar bisa memenuhi target penyaluran kreditnya di segmen Usaha Kecil Mikro dan Menengah.

Sebab BI juga mewajibkan hingga tahun depan, bank memberikan kredit UMKM mencapai 20 persen dari total penyaluran kredit.

Kemudian di tahun 2023 dan 2024, target penyaluran kredit UMKM ini juga akan dinaikkan masing-masing menjadi 25 persen dan 30 persen.

Jika target ini belum terpenuhi, bank bisa berkontribusi pada pembiayaan inklusif bagi pengusaha kecil melalui pembelian surat berharga.

Opsi yang tersedia yaitu membeli surat berharga negara dari pemerintah, dan surat berharga syariah.

Kemudian membeli Efek Beragun Aset, Sukuk BI Inklusif atau obligasi dan sertifikat deposito pembiayaan inklusif.

“Pembelian bebagai surat berharga ini bisa diperjualbelikan lagi, jika ternyata bank sudah memenuhi porsi penyaluran kredit UMKM,” tutupnya. []

Continue Reading

BNI

Label

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!