Pegadaian Dayagunakan SMN Untuk Gencarkan Tabungan Emas

oleh
Pegadaian

Pegadaian gaet program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) untuk gencarkan tabungan emas. Hal ini dilakukan untuk memotivasi generasi muda mempersiapkan sejak dini masa depan lebih baik.

Teguh Waluyo selaku Direktur Teknologi Informasi dan Digital juga menyatakan, jika Pegadaian telah ditunjuk sebagai salah satu BUMN. Yang mana diamanati selenggarakan SMN, mendayagunakannya guna gencarkan tabungan emas. Pembekalan kepada siswa SMN ini juga bertujuan agar sekembalinya siswa dari Jakarta mampu menjadi pelopor bagi lainnya. Ditengarai peserta SMN asal Maluku ini sebanyak dua puluh (20) orang.

Sebagai pertimbangan, Pegadaian melakukan program ini ialah, melejitnya nilai emas 10 tahun terakhir. Sehingga dinilai perlu memberikan motivasi bagi para generasi muda setingkat SMA maupun sederajat. Dan akhirnya akan menjadi pelopor pelaku tabungan emas. Mengingat tabungan emas ini minim risiko.

Tak hanya itu, 20 puluhan peserta tadi juga akan adakan kunjungan ke BUMN lainnya. Juga mempelajari kebudayaan ibukota Indonesia.

Pegadaian Dorong Minat Generasi Muda

Pegadaian juga menyatakan, jika sebelumnya telah memberangkatkan 23 peserta SMN ke Jakarta. Mereka dibekali pengetahuan dasar mengenai jurnalistik, menulis artikel, fotografi, video, berita, serta video blog. Materi Pengetahuan mengenai media massa disampaikan oleh Basuki Tri Andayani selaku humas Pegadaian. Sementara materi kepenulisan artikel oleh John Nikita Sahusilawane.

Untuk pelatihan fotografi serta foto jurnalistik diberikan langsung oleh Ketua Maluku Photo Club, Zairin Embong Salampessy. Materi Video Jurnalistik dibawakan oleh Noel selaku Kabiro Kompas TV Maluku. Untuk materi Vlog ini disampaikan oleh Ketua Baronda ID dan Baronda Ambon.

Humas PT Pegadaian, Basuki Tri Andayani menjelaskan, jika SMN adalah program pertukaran pelajar antar provinsi. Yang bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan kebangsaan dan cinta tanah air kepada para siswa sejak dini.

Untuk Program SMN tahun 2019 Maluku ini diselenggarakan Pegadaian selaku PIC serta PT Pelni (Persero) selaku Co. PIC. Yang mana diimplementasikan untuk negeri yang diprakarsai pula oleh kementerian BUMN. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *