Connect with us
PERTAMINA

Airport Services

Peduli Pandemi Covid-19, Angkasa Pura I Salurkan Bantuan Rp5,4 Miliar

MediaBUMN

Published

on

bantuan

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Sejak April 2020, Angkasa Pura I menyalurkan berbagai bantuan sosial senilai total Rp5,4 miliar untuk membantu penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 dan masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi tersebut.

Berbagai bantuan tersebut terdiri dua kategori yaitu bantuan alat kesehatan atau pendukung alat kesehatan dan bantuan sembako. Untuk bantuan alat kesehatan beserta pendukungnya terdiri dari cairan disinfektan, hand sanitizer, kacamata google, fasilitas cuci tangan portable, alat pelindung diri (APD), alat semprot disinfektan, thermo gun, masker kain, masker N95, sarung tangan karet, komputer desktop, printer, face shield, mobil ambulance, sepatu medik.

Sedangkan untuk bantuan paket sembako, terdapat total 20.534 paket sembako yang disalurkan. Berbagai bantuan alat kesehatan dan sembako tersebut disalurkan melalui Kantor Pusat Angkasa Pura I di Jakarta dan melalui 13 kantor cabang bandara Angkasa Pura I di tengah dan timur Indonesia dengan jumlah yang beragam di masing-masing lokasi penyaluran.

“Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, namun juga berpengaruh signifikan terhadap kehidupan perekonomian seluruh lapisan masyarakat, terutama masyarakat lapisan bawah. Oleh karena itu, selain membantu penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 di bandara dan bantuan alat kesehatan, Angkasa Pura I juga memberikan bantuan kebutuhan pokok bagi masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi ini. Hal ini merupakan wujud komitmen dan tanggung jawab Angkasa Pura I untuk membantu masyarakat sekitar pada masa pandemi ini,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi.

Adapun 13 kantor cabang bandara yang melakukan penyaluran bantuan di daerahnya masing-masing yaitu Bandara Juanda Surabaya, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Frans Kaissiepo Biak, Bandara Lombok Praya, Bandara Pattimura Ambon, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Bandara Adi Soemarmo Solo, dan Bandara El Tari Kupang.

Sementara itu, bantuan yang baru saja disalurkan yaitu bantuan 2.500 kotak masker untuk Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran pada Jumat 15 Mei 2020 oleh Kantor Pusat Angkasa Pura I. []

Airport Services

Angkasa Pura I Kembali Bagikan Paket Sembako untuk Masyarakat Pulau Jawa yang Terdampak Pandemi

MediaBUMN

Published

on

paket sembako

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Angkasa Pura I (Persero) bersama 5 anak perusahaannya kembali melanjutkan pembagian paket sembako bagi masyarakat di Pulau Jawa yang terdampak pandemi Covid-19. Adapun BUMN ini telah menyiapkan tidak kurang dari 24.294 paket sembako yang siap dibagikan.

Seperti diketahui sebelumnya, perseroan telah membagikan 10.000 paket sembako di wilayah Jakarta untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Adapun daerah pembagian paket sembako tersebut tersebut meliputi Jakarta, Jawa Barat (Cibinong, Nagrek, Subang, Cileungsi), Banten (Tangerang Selatan), Yogyakarta (Sleman, Tegalwangi, Bantul, Kulon Progo), Jawa Timur (Bojonegoro). Paket bantuan tersebut berisi beras 5 kg, gula pasir 1 kg, minyak goreng 2 liter, tepung terigu 1 kg, mie instan, garam, kecap, sarden, susu kental manis, teh, margarin, kopi dan biskuit.

Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Handy Heryudhitiawan mengatakan bahwa perseroan berserta anak perusahaannya berkomitmen untuk memperluas cakupan area bantuan sosial bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

“Setelah sebelumnya telah dibagikan 10.000 paket sembako di Jakarta, kali ini bantuan diperluas mencapai Jawa Tengah dan Jawa Timur,” ujar Handy Heryudhitiawan.

Selain bantuan paket sembako ini, Angkasa Pura I juga memiliki program bantuan lain dari Unit CSR dengan membagikan alat kesehatan atau pendukung alat kesehatan seperti alat pelindung diri (APD) cairan disinfektan, hand sanitizer, kacamata google, fasilitas cuci tangan portable, alat semprot disinfektan, thermo gun, masker kain, masker N95, sarung tangan karet, komputer desktop, printer, face shield, mobil ambulance, dan sepatu medik yang dibagikan di wilayah sekitar 13 bandara Angkasa Pura I.

“Kami berharap upaya yang kami lakukan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat terdampak pandemi Covid-19,” tambah Handy Heryudhitiawan. []

Continue Reading

Airport Services

Angkasa Pura I Kembali Raih Peringkat idAAA dari Pefindo

MediaBUMN

Published

on

idAAA

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Meskipun industri penerbangan dalam tekanan saat ini, PT Angkasa Pura I (Persero) kembali raih peringkat (rating) idAAA (triple AAA) namun dengan outlook negatif dari lembaga rating PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk periode 18 Mei 2020 – 1 Agustus 2020.

Selain itu, Pefindo juga menetapkan kembali peringkat idAAA terhadap Obligasi I Seri A, Seri B, Seri C tahun 2016 PT Angkasa Pura I (Persero) senilai Rp2,5 triliun dan peringkat idAAA(sy) terhadap Sukuk Ijarah I Angkasa Pura I Seri A, Seri B, Seri C Tahun 2016 senilai Rp500 miliar untuk periode yang sama dengan periode rating yang sama dengan periode rating secara korporasi, yaitu 18 Mei – 1 Agustus 2020.

Peringkat tersebut diberikan berdasarkan data dan informasi Angkasa Pura I serta Laporan Keuangan Tidak Diaudit per 31 Maret 2020 dan Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2019, juga dalam rangka pemantauan khusus (special review) terkait perkembangan situasi terkini akibat dampak pandemi Covid-19.

“Tahun 2019 merupakan tahun yang cukup menantang dengan situasi industri yang cukup dinamis sehingga hal tersebut berdampak pada tidak tercapainya target perusahaan pada 2019. Selain itu, merebaknya pandemi Covid-19 di Indonesia pada Maret 2020 juga turut berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan. Hal ini yang menyebabkan perubahan outlook perusahaan dari stabil menjadi negatif, walau masih berada pada peringkat tertinggi idAAA,” ujar Direktur Keuangan PT Angkasa Pura I (Persero) Andy S. Bratamihardja.

Seperti diketahui, idAAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan Pefindo. Peringkat ini menunjukkan kemampuan penerbit obligasi (obligor) yang superior dalam memenuhi komitmen jangka panjangnya.

Perubahan outlook dari stabil ke negatif disebabkan karena tidak tercapainya target trafik penumpang, pesawat dan kargo pada 2019 yang berdampak pada tidak tercapainya target pendapatan pada 2019. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor eksternal seperti kebijakan maskapai yang menaikan harga tiket domestik dan mengurangi frekuensi penerbangan, kebijakan penghapusan allowance baggage, di beberapa maskapai, tertundanya rencana pengambilalihan 4 bandara milik Kementerian Perhubungan dan pengoperasian 7 ruas jalan tol Transjawa.

Sementara itu, pandemi Covid-19 yang mengakibatkan penerapan kebijakan pembatasan sementara penerbangan domestik dan penutupan sementara penerbangan internasional melalui Permenhub No. 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 H juga berdampak terhadap kinerja operasional di mana terjadi penurunan trafik penumpang dan pesawat yang cukup signifikan.

“Walaupun begitu, penyiapan skenario new normal oleh Pemerintah dan penerapannya oleh korporasi sebagai fase baru pada pandemi Covid-19 ini, membawa optimisme bagi sektor bisnis, termasuk industri aviasi, untuk menyesuaikan diri dengan perilaku konsumen yang baru dan mulai bangkit perlahan. Angkasa Pura I juga telah menyiapkan rebound strategy untuk mengantisipasi fase new normal ini dengan beberapa inisiatif yang melibatkan process, people, and technology. Melalui upaya persiapan ini, Angkasa Pura I optimis dapat lebih siap memasuki masa new normal dan melakukan lompatan bisnis ketika pandemi ini berakhir nanti,” ujar Andy S. Bratamihardja.

Continue Reading

Airport Services

Siap Hadapi Kebangkitan Pariwisata 2021, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Buka Seleksi Mitra Usaha Fase I

MediaBUMN

Published

on

seleksi mitra

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali membuka seleksi mitra usaha (commercial business partner) dalam rangka menyambut kebangkitan industri pariwisata pada 2021 mendatang.

Hal ini sesuai dengan pernyataan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang memproyeksikan bahwa pandemi Covid-19 akan berakhir di akhir tahun ini dan akan terjadi ledakan di industri pariwisata pada 2021.

Untuk mengantisipasi momen ledakan pariwisata tersebut, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali memulai seleksi mitra usaha dalam 2 tahap, yaitu:

I. Tahap 1 (20 Mei – 12 Juni 2020), terdiri dari:
– 10 paket Food & Beverage
– 11 paket Retail
– 2 paket Service

II. Tahap 2 (15 Oktober – 6 November 2020), terdiri dari:
– 2 paket Food & Beverage
– 4 paket Retail
– 4 paket Service
– 1 paket Duty Free

“Angkasa Pura I mengundang para pemilik merek internasional dan lokal untuk dapat mengambil peluang emas ini dengan berpartisipasi pada proses seleksi mitra usaha untuk melakukan bisnis di Bandara I Gusti Ngurah Rai di mana Bali terkenal sebagai salah satu destinasi pariwisata favorit dunia. Selain itu, dengan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia yang mulai menunjukkan sinergi antara Pemerintah dan masyarakat, Angkasa Pura I yakin pandemi ini akan segera berakhir pada tahun ini dan kondisi bisnis akan mulai bangkit pada awal 2021,” ujar Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I (Persero) Devy Suradji.

Seperti diketahui, Bali merupakan destinasi pariwisata favorit di Asia, bahkan dunia. Pada 2019, Bali meraih predikat sebagai destinasi pariwisata nomor 1 di Asia pada ajang Travelers Choice Awards 2019 yang diadakan oleh TripAdvisor, situs perjalanan terbesar di dunia. Pada 2018, Bali menduduki peringkat 19 pada Global Destination Cities Index 2018 yang dirilis oleh Mastercard dengan 8,3 juta kunjungan wisatawan mancanegara. Sedangkan pada 2017, Bali dianugerahi predikat sebagai “Destinasi Terbaik Dunia 2017” (World’s Best Destination 2017) oleh TripAdvisor.

Hal tersebut tercermin pada peningkatan trafik penumpang pesawat (domestik dan internasional) di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali pada 2019 yang mencapai 24.168.133 penumpang, naik 1,66% dibanding tahun 2018 yang mencapai 23.773.714 penumpang.

“Dengan tertundanya rencana perjalanan para wisatawan, domestik dan internasional, pada tahun ini akibat pandemi Covid-19, kami yakin akan terjadi ledakan trafik wisatawan yang berkunjung ke Bali pada 2021. Oleh karena itu kami mengundang mitra potensial, baik internasional maupun lokal, untuk memanfaatkan momen terbaik ini,” tambah Devy Suradji. []

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM