Connect with us
PERTAMINA

Finansial

Pasar Keuangan Non Bank se-Asia Jadi Target Utama IFG

EKO PRASETYO

Published

on

Pasar keuangan

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Pasar keuangan non Bank di Benua Asia menjadi target usaha Indonesia Financial Group (IFG) yang baru dibentuk sebagai Holding BUMN Asuransi.

IFG bahkan menargetkan bisa menjadi penguasa pasar keuangan non bank Asia di tahun 2024 dengan valuasi senilai Rp120 triliun.

Direktur Bisnis IFG Pantro Pander Silitonga mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai strategi untuk mewujudkan ambisi tersebut.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR, Pantro memaparkan beberapa fokus perusahaan yang akan dijalankan.

Mulai dari memperkuat posisi IFG di pasar keuangan Asia dengan mengembangkan bisnis ritel, mengakuisisi asuransi hingga mendirikan anak perusahaan IFG Life.

Kemudian memperkuat bisnis eksisting melalui key account management atau perusahaan penghubung antara pengusaha dengan klien dan sinergi produk.

“Kami juga meningkatkan kinerja keuangan dengan efisiensi melalui optimalisasi atau sharing infrastruktur, layanan bersama dan disiplin harga,” kata dia, Selasa (17/11).

Selain itu IFG juga akan mengembangkan bisnis baru seperti mempersiapkan operasional holding BUMN dan memperkuat sinergi agar lebih efisiensi dengan dengan melakukan penjualan dan menyasar market baru.

Selanjutnya meningkatkan kesehatan perusahaan dengan mengeluarkan kebijakan investasi, manajemen investasi serta penerapan manajemen risiko.

“Kami akan terus mengenalkan IFG ke berbagai pihak. Dengan begitu, kami yakin bisa menjadi perusahaan keuangan non bank terbesar di Asia dengan valuasi Rp 120 triliun,” ungkapnya.

Bidik Pasar Keuangan Non Bank

Sebagai langkah awal setelah dibentuk, selama enam bulan perusahaan akan fokus pada penguatan pondasi dalam pembentukan Holding BUMN Asuransi dan manajemen risiko untuk menjaga operasional berjalan baik.

Kemudian menyesuaikan fokus pengoperasian dan penetapan aturan perusahaan, lalu masuk tahap finalisasi produk dan desain, terutama untuk asuransi kendaraan dan properti.

Pantro mengatakan, pada tahun 2021, pihaknya mulai membangun infrastruktur TI gabungan, menerapkan strategi OpCo, hingga menentukan keputusan.

Hal ini dibarengi penyusunan strategi produk, seperti, inisiasi kemitraan, pengenalan produk asuransi lalu memulai pemindahan aset perusahaan asuransi jiwa.

Kemudian di tahun 2022 dan tahun seterusanya IFG akan menyelesaikan integrasi usaha yang sudah dimerger di dalam holding.

“Untuk menjalankan target ini, kami juga sudah menyiapkan tiga skenario menyesuaikan kondisi pandemi, yaitu skenario optimistis, moderat dan pesimis,” jelas dia.

Pada skenario pertama, IFG melihat menetapkan kondisi ekonomi sudah pulih mulai semester I tahun 2021. Dengan begitu, bisnis asuransi bisa berjalan dan mencatatkan laba bersih sebesar Rp8,41 triliun.

Pada skenario kedua pemulihan ekonomi akibat pandemi di tahun 2021 masih lambat, sehingga proyeksi laba bersih yang didapat Rp 7,78 triliun.

Sedangkan skenario terakhir yaitu kinerja perusahaan akan stagnan pada tahun 2021, maka laba bersih yang didapat sebesar Rp 6,36 triliun. []

Jasa Keuangan

Mitra Warung Pangan Kini Bisa Dapat Pinjaman Dari LinkAja

EKO PRASETYO

Published

on

Mitra Warung Pangan

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Mitra Warung Pangan kini bisa mengakses dana pinjaman melalui LinkAja yang telah diluncurkan secara virtual.

Sebelumnya, LinkAja sudah resmi menjadi mitra pembayaran aplikasi pangan yang dikembangkan oleh BGR Logistics ini pada pertengahan Juni lalu.

Melalui program ini, LinkAja dan PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics bekerja sama untuk menyalurkan dana pinjaman kepada para Mitra Warung Pangan.

Pinjaman ini disalurkan melalui WP Asik, yaitu fitur baru yang ditambahkan pada aplikasi Warung Pangan.

Melalui fitur WP Asik, para Mitra Warung Pangan atau Calon Mitra Binaan sebagai pelaku UMKM bisa mendapatkan pinjaman dan modal usaha untuk melakukan pengembangan usaha.

Dana pinjaman disalurkan dalam bentuk voucher melalui aplikasi LinkAja, sebagai mitra penyaluran Warung Pangan.

Program ini dibuat untuk membantu Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di sektor Koperasi dan Warung UKM, dengan memberikan kemudahan akses terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau.

Selain dalam penyaluran dana pinjaman, LinkAja juga telah berkolaborasi dengan BGR Logistics untuk memberikan kemudahan pembayaran di aplikasi warung Pangan.

Dengan begitu para Mitra Warung Pangan punya kesempatan untuk berbelanja secara non tunai dengan aplikasi LinkAja meskipun kuota voucher pinjamannya sudah habis.

Rendi Nugraha selaku Head of Government Project Management Group LinkAja mengatakan, guna memperluas penggunaan aplikasi Warung Pangan ke warung-warung di wilayah Jabodetabek, pihaknya juga menyediakan metode pembayaran menggunakan QRIS.

Dengan QRIS, masyarakat diharapkan dapat berbelanja di berbagai warung tersebut dengan menggunakan LinkAja.
“Kami berharap bisa menjadi solusi bagi masyarakat dan Mitra Warung pangan untuk mendapatkan bahan pangan yang terjangkau melalui transaksi nontunai yang mudah dan aman,” kata dia.

Ia pun berharapa kolaborasi ini akan mendorong program PEN melalui pertumbuhan UMKM baru, serta penguatan sektor UMKM yang sudah ada.

Model penyaluran dana pinjaman ini diharapkan bisa diterapkan di berbagai program penyaluran bantuan UMKM lainnya di masa depan.

Mitra Warung Pangan Permudah UMKM

Sementara Tri Wahyundo Hariyatno selaku Direktur Pengembangan Usaha PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) mengatakan peluncuran fitur WP Asik ini sebagai upaya untuk membantu UMKM seperti yang telah diamanatkan Kementerian BUMN dan Kementerian Koperasi dan UKM.

Khususnya para pemilik warung agar bisa mengembangkan usaha warungnya dan bangkit dari pandemi Covid-19.

WP Asik dirangcang agar mudah digunakan dan sesuai kebutuhan warung dan didukung penuh oleh LinkAja sebagai mitra uang elektronik nasional yang sudah dipercaya banyak pengguna.

“Kami berharap ke depan semakin banyak pemilik warung yang berminat untuk bergabung di aplikasi Warung Pangan,” pungkasnya.

Adapun mekanisme pengajuan pinjaman ke BGR Logistics yakni calon Mitra Warung Pangan mengajukan proposal permohonan pembinaan melalui fitur WP Asik dari aplikasi Warung Pangan.

Untuk informasi lebih lanjut, pemohon dapat melihat ketentuan dan langkah selanjutnya melalui situs www.warungpangan.com []

Continue Reading

Jasa Keuangan

Data Perpajakan PT Pegadaian Diintegrasi Dengan Ditjen Pajak

GUNADI WITJAKSONO

Published

on

Data perpajakan

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Data perpajakan PT Pegadaian (Persero) diintegrasikan dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk mendukung transformasi digital yang dijalankan pihak perusahaan.

PT Pegadaian bersama Ditjen Pajak melakukan penandatanganan MoU tentang integrasi data perpajakan tahap II di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Rabu (18/11/2020).

Penandatanganan ini merupakan langkah lanjutan, dimana sebelumnya Pegadaian telah melaksanakan integrasi data perpajakan tahap I sejak bulan April 2019 lalu.

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Kuswiyoto menjelaskan, pada tahap pertama pihaknya telah menerapkan faktur elektronik (e-faktur) dan bukti potong elektronik (e-bupot).

“Pada penandatanganan MoU tahap dua ini, kerjasamanya mencakup aktivitas verifikasi dan sinkronisasi ketentuan pajak, jenis pajak yang dipungut, dan mata anggaran yang berlaku di Pegadaian,” jelas Kuswiyoto melalui siaran pers.

Menurutnya, penandatanganan MoU ini berfungsi untuk memastikan kesesuaian antara praktik yang dijalankan Pegadaian dengan ketentuan perpajakan yang berlaku.

Selain itu, program integrasi data perpajakan ini juga sejalan dengan upaya transformasi digital yang sedang dilakukan pihak perusahaan.

“Kementerian BUMN juga sudah meminta agar seluruh perusahaan milik negara mengintegrasikan data perpajakannya. Program ini akan sangat membantu kami dalam pemenuhan hak dan kewajiban perpajakan, serta meningkatkan akurasi data perpajakan perusahaan,” kata dia.

Selain itu, integrasi data perpajakan dengan Ditjen Pajak juga akan membantu perusahaan BUMN sebagai wajib pajak dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa transparansi perpajakan juga bermanfaat untuk menurunkan risiko pemeriksaan atau sengketa di kemudian hari.

Pasalnya hal semacam itu seringkali membuat perusahaan tidak fokus pada tujuan dan mengganggu aktivitas produktif.

Integrasi Data Perpajakan

Sementara Dirjen Pajak Kemenkeu Suryo Utomo menyatakan bahwa PT Pegadaian telah berhasil melakukan integrasi data perpajakan.

Integrasi data pajak ini menurutnya telah membantu Ditjen Pajak dalam efisiensi dan mengurangi beban kepatuhan (cost of compliance) dengan meminimalisasi kesalahan administrasi perpajakan.

Pihaknya juga berharap kerja sama ini bisa menjadi contoh bagi perusahaan besar lain agar bisa mengikuti langkah transparansi perpajakan.

Karena administrasi pajak perusahan akan lebih efisien dan menurunkan risiko sengketa perpajakan di kemudian hari.

Tercatat kontribusi pajak dari PT Pegadaian sejauh ini terus meningkat, yaitu dari tahun 2018 sebesar Rp1,44 Triliun, meningkat di tahun 2019 menjadi Rp1,72 triliun. []

Continue Reading

Perbankan

bank bjb Dirikan bjb Sekuritas, Perusahaan Efek Daerah Pertama di Indonesia

MediaBUMN

Published

on

bjb Sekuritas

MEDIABUMN.COM, Jakarta – bank bjb resmi mendirikan perusahaan efek daerah (PED) pertama di Indonesia bernama bjb Sekuritas. Rencana dan persiapan pembentukan PED sekuritas yang telah digodok selama beberapa tahun belakangan ini akhirnya mendarat dengan diiringi optimisme menjelang penutupan tahun 2020.

Kepastian pendirian bjb Sekuritas ini diperoleh setelah bank bjb menerbitkan akta pendirian PT BJB Sekuritas Jawa Barat. Perseroan terbatas tersebut akan menjadi anak perusahaan bank bjb yang menaungi pengelolaan PED di Jawa Barat ini.

Lembar akta pendirian bjb Sekuritas diteken oleh Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi, turut hadir menyaksikan Direktur Komersial dan UMKM Nancy Adistyasari, Direktur Utama Dana Pensiun bank bjb Sofi Suryasnia, dan Ketua 1 Yayasan Kesejahteraan Pegawai (YKP) bank bjb Toto Susanto beserta jajarannya selaku pemegang saham.

Yuddy Renaldi mengatakan pembentukan PED bjb Sekuritas ini merupakan tonggak baru dalam perkembangan bisnis perseroan. Pelebaran sayap usaha ini dilakukan untuk menyerap potensi angka pertumbuhan minat berinvestasi saham khususnya di Jawa Barat yang semakin hari kian memperlihatkan antusiasme yang cukup tinggi.

“bank bjb siap memfasilitasi aktivitas transaksi efek bagi masyarakat khususnya di Jawa Barat melalui kehadiran bjb Sekuritas. Aksi korporasi ini tentu saja didasari atas pertmbangan dan rencana yang sangat matang dengan memperhatikan geliat perkembangan transaksi efek dan peluang perluasan pemasaran yang tersedia. Lewat bjb Sekuritas, bank bjb juga hendak berkontribusi lebih nyata dalam mendongkrak literasi dan inklusi keuangan pasar modal yang bermuara pada tujuan optimalisasi potensi ekonomi melalui fasilitas pasar modal,” kata Yuddy.

Langkah aksi korporasi ini menggenapi terobosan yang telah dilakukan bank bjb di sektor pemasaran efek hingga sejauh ini. Sebelumnya, bank bjb juga tercatat sebagai bank pembangunan daerah pertama yang ditunjuk sebagai administrator Rekening Dana Nasabah (RDN) Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Setelah efektif beroperasi, bjb Sekuritas nantinya akan melayani kegiatan transaksi berbagai efek anggota bursa untuk kepentingan sendiri dan pihak lain, pemasaran efek, pembiayaan transaksi efek, dan kegiatan lain sesuai dengan persetujuan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sebagai salah satu tahap awal, bank bjb telah telah menyiapkan strategi untuk bekerja sama dengan universitas dan menjaring investor dari kalangan aparatur sipil negara (ASN). Beriringan dengan itu, bank bjb juga terus bergerak proaktif melakukan upaya-upaya literasi dan inklusi pasar modal secara berkesinambungan.

Saat ini perseroan telah menyiapkan infrastruktur serta susunan direksi dan manajemen pengelola sekuritas, sambil menunggu tinjauan persetujuan dari OJK. Adapun modal awal yang disuntikkan kepada bjb Sekuritas mencapai Rp9,5 miliar.

Keberadaan PED pertama di Indonesia ini juga diharapkan bakal memberikan kontribusi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta menekan praktik investasi bodong di tataran masyarakat. bank bjb memastikan bakal menjangkau calon investor dalam area seluas mungkin guna mengakomodasi kepentingan seluruh kelompok masyarakat untuk memanfaatkan pasar modal dan menjadi investor.

Continue Reading

Label

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!