Outlook Bisnis 2019: Perum Perindo Siap Dorong Ekspor

by
Perum Perindo

Risyanto menyebut, saat ini yang terjadi pada market internasional adalah demand yang jauh melampaui supply. Itu artinya, pelaku industri perikanan harus saling support untuk memenuhi permintaan pasar internasional.

“Ini menjadi PR bagi pelaku usaha perikanan, antara lain mereka harus memperbanyak kapal tangkap serta memperbaiki proses handling sehingga dengan hasil ikan yang dirasakan jumlahnya masih kurang tetap memiliki grade ekspor. Artinya handling pasca panen di atas kapal harus bagus, sehingga inilah yang menjadi tugas Perum Perindo dalam mengedukasi para nelayan tradisional dengan melakukan pendampingan, dsb. Dengan demikian hal tersebut juga menjadi bagian dari peran Perum Perindo sebagai BUMN dalam membantu pemerintah mengimplementasikan cara penanganan ikan yang baik kepada para nelayan,” papar Risyanto.

Baca Juga: Kinerja WIKA: Laba Bersih Rp1,06 Triliun Tumbuh 38,57 Persen

Salah satu upaya yang dilakukan Perum Perindo menjadikan nelayan-nelayan Indonesia jauh lebih produktif, jelas Risyanto, antara lain melalui program kemitraan. Salah satunya yang belum lama ini dilakukan yaitu melaksanakan program kemitraan bersinergi dengan BUMN Taspen, dimana Perum Perindo menyalurkan dana yang digulirkan Taspen untuk membuat 50 kapal kecil dengan ukuran 3 GT (gross tone) lengkap dengan mesin dan alat tangkapnya.

“50 kapal-kapal tersebut sudah dibagikan kepada nelayan-nelayan di pulau Seram bagian Barat. Sehingga kehadiran program kemitraan tersebut menjadikan nelayan-nelayan semakin produktif dan kami menjadi offtaker-nya,” tutup Risyanto. [] CT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *