Merpati Airlines Belum Bisa Terbang Tahun Ini

oleh
Merpati Ailines

Merpati Ailines dipastikan belum bisa mengudara tahun ini. Sebelumnya, maskapai pelat merah ini digadang-gadang akan kembali terbang usai bangkit dari kebangkrutan di tahun ini.

Hal itu dipastikan oleh PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) / PPA, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ditunjuk pemerintah untuk mengobati kondisi Merpati airlines yang sakit keras.

Menurut Sekretaris Perusahaan PPA Edi Winanto, pihaknya menegaskan jika maskapai tersebut masih terbelit persoalan keuangan dan harus mengurus ulang berbagai izin operasionalnya.

“Kalau mau terbang banyak perizinan yang harus diperbaharui dan tentunya melibatkan institusi. Jadi dipastikan tidak mungkin terbang tahun ini,” ujarnya (10/9).

Status Merpati Airlines, lanjut Edi, masih berada pada tahap Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Dalam hal ini, PPA, imbuh Edi, merupakan salah satu kreditur Merpati melalui pembiayaan untuk menyelesaikan tanggung jawab kepada karyawan.

Kondisi Sakit Merpati Airlines

Menurut Edi, Merpati Airlines memiliki totoal utang kepada PPA mencapai Rp600 miliar. Tetapi sampai dengan saat ini, belum ada pembahasan mengenai penyelesaian kewajiban tersebut.

Sebagai kreditur, Perseroan, sebut Edu, belum berencana mengajukan permohonan pailit maskapai yang sempat jaya di era 90an. Tetapi status pailit bisa saja diajukan oleh para karyawan Merpati.

“Yang mengajukan pailit yaitu kreditur yang merasa keberatan karena tidak dibayar pada waktunya sesuai PKPU pada saat rencana perdamaian. Sepanjang tidak ada yang keberatan dipastikan tidak ada yang mengajukan pailit,” pungkasnya.

Edi menambahkan bahwa langkah privatisasi dapat menjadi salah satu opsi untuk menyelamatkan Merpati Airlines. Tetapi hingga sekarang, perusahaan belum mendapatkan investor yang memiliki modal dan kompetensi yang layak. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *