Menteri Rini Dorong BUMN Garap Proyek Tambang di Madagaskar

oleh
Menteri Rini

Menteri Rini (Menteri Badan Usaha Milik Negara / BUMN, Rini M. Soemarno) melakukan kunjungan ke Madagaskar (16/7) dalam rangka mendorong PT Inka (Persero) dan PT Antam, Tbk menggarap proyek pengembangan mineral di wilayah tersebut.

Dalam kunjungan tersebut Menteri Rini Juga melakukan pertemuan langsung dengan Menteri Pertambangan dan Sumber Daya Strategis Madagaskar Fidiniavo.

Berdasarkan release yang diterima melalui Kementerian BUMN, pada kesempatan tersebut ia mengatakan bahwa kerja sama tersebut sebagai tindak lanjut pertemuan Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue (IAD) 2019 di Bali pada Agustus lalu.

Lima BUMN tersebut, sebut Rini, nantinya akan bermitra dengan perusahaan Madagaskar yaitu Kraoma SA yang merupakan BUMN tambang Madagaskar.

“Saya sangat senang karena lima BUMN ikut berpartisipasi dalam mengembangkan pertambangan di Madagaskar. Ini menjadi bukti anak bangsa mampu bersaing di pasar global,” ujar Menteri Rini.

Sebagai tahapan awal kerjasama, ditandatangani MoU sebagai dasar pelaksanaan awal kegiatan assessment serta eksplorasi terbatas untuk memahami potensi cadangan dalam hal ini yaitu Mineral, utamanya mineral besi, emas dan krom.

Kerja sama tersebut, lanjut Menteri Rini, juga melengkapi rencana konsorsium Indonesia Railways Development Incorporated for Africa (IRDIA) serta Kraoma dalam pembangunan railway untuk mengangkut produksi krom dari lokasi tambang ke pelabuhan ekspor. Konsorsium IRDIA terdiri dari PT INKA (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT LEN Industri.

“Nilai investasi akan disesuaikan dengan potensi cadangan dan keekonomian tambang mineral yang akan dikembangkan,” sambungnya.

Menteri Rini Dorong Peran BUMN

Menteri Rini pun menegaskan bahwa BUMN memiliki peran penting dalam membangun negara serta mendorong kesejahteraan masyarakat. BUMN, imbuhnya, bukan hanya sekedar bertanggungjawab mencari keuntungan, tetapi juga sebagai agen perubahan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Kami bertugas untuk mengawal serta membina peranan BUMN di Indonesia. Kementerian BUMN memiliki sejumlah fungsi, antara lain memformulasikan kebijakan bagi BUMN, mengkoordinasikan serta mensinkronkan serta mengawasi implementasi kebijakan-kebijakan tersebut,” ujar Rini.

Lebih lanjut Menteri Rini mengatakan proyek awal dari kerjasama dengan Madagaskar yaitu pada sektor transportasi hasil pertambangan berupa chrome ore yang akan diangkut dari daerah tambang (Brieville) ke pelabuhan, (Tamatave port) sejauh 220 Km.

“Kerjasama ini dipastikan akan berdampak positif bagi kedua belah pihak yaitu dalam hal, pengembangan infrastruktur, kemampuan penyerapan tenaga kerja, efisiensi angkutan tambang dan efek tambahan ekonomi lainnya,” tutup Rini. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *