Menteri BUMN Dukung Percepatan Konektivitas Udara dan Pertumbuhan Ekonomi

by

Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendukung percepatan konektivitas udara dan pertumbuhan ekonomi. Dukungan diberikan melalui kunjungan Menteri BUMN, Rini M. Soemarno dalam acara Penutupan Atap Terminal Baru (Topping Off) yang berlangsung di lokasi Bandara Udara Ahmad Yani, di Semarang, Jawa Tengah pada Minggu (11/02/2018).

Hadir pula dalam acara ini, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi, Direktur PT Waskita Karya (Persero) Tbk Adi Wibowo, Direksi HIMBARA (Himpunan Bank Negara), dan sejumlah pejabat lainnya.

“Saya ucapkan selamat, penutupan Atap Terminal Baru sudah bisa dilaksanakan yang menunjukkan bahwa tahap demi tahap proyek strategis ini bisa terselesaikan,” kata Menteri Rini.

Baca Juga : Sepanjang Tahun 2017 Angkasa Pura Airport Berhasil Layani 89,7 Juta Penumpang

Pemerintah, masih kata Rini, telah menetapkan pengembangan bandar udara sebagai proyek prioritas nasional untuk mendukung konektivitas udara.

“Saya berharap proyek ini bisa selesai tepat waktu dan pada akhirnya bisa digunakan oleh masyarakat,” kata Rini.

Menteri Rini juga menegaskan pentingnya peran BUMN sebagai agen pembangunan dan perpanjangan tangan pemerintah untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas di Indonesia.

Lebih lanjut, Rini mengungkapkan, pengembangan dan perluasan Bandara Udara Ahmad Yani merupakan bagian dari program prioritas pemerintah dalam mendorong konektivitas udara dan pertumbuhan ekonomi di Semarang. Pengembangan bandara merupakan wujud dari komitmen pemerintah dalam mengakomodasi tingginya mobilitas penduduk dan kebutuhan akan sarana dan infrastruktur udara yang memadai.

Sinergi BUMN berkontribusi supaya proyek-proyek strategis pemerintah bisa diselesaikan tepat waktu dan bisa dengan cepat melayani kebutuhan masyarakat. Saya berikan apresiasi bagi Angkasa Pura I dan BUMN-BUMN Karya yang terlibat dalam pengembangan bandara ini. Saya terus mendorong agar setelah tahapan ini selesai, pekerjaan dari proyek ini bisa segera selesai dan bisa beroperasi sesuai yang ditargetkan,” tegas Rini.

Baca Juga : Laba Bersih Angkasa Pura I Tumbuh 23%

Dalam kesempatan yang sama, Faik Fahmi mengatakan, topping off ini merupakan komitmen Angkasa Pura I kepada penguna jasa bandara serta masyarakat Semarang dan sekitarnya untuk meningkatkan layanan kebandarudaraan dengan mengutamakan kenyamanan dan tetap memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan.

Dalam pembangunan dan pengoperasian terminal baru serta pengembangan Bandara Ahmad Yani, Angkasa Pura I telah mengucurkan dana investasi sebesar Rp2,075 triliun. Investasi yang dilakukan perseroan merupakan jawaban atas persoalan kapasitas bandara selama ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *