Mengintip Kesiapan Angkasa Pura II Hadapi Arus Lebaran

by

Berbagai persiapan telah dilakukan oleh Angkasa Pura II (AP II)jelang arus lebaran tahun 2018. Selain melakukan pengecekan terhadap sejumlah fasilitas dan pelayanan, BUMN ini juga kembali memberikan insentif kepada setiap maskapai yang memiliki jam operasi tambahan di luar penerbangan yang regular (extra flight).

Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan bahwa insentif tersebut diberikan pada H-8 dan H+8 (7-24 Juli 2018). Sebelumnya, imbuh Awaluddin, AP II telah memberikan insentif pada saat Natal dan tahun baru yang lalu.

“Kami berikan insentif berupa cash back 100% tarif pelayanan jasa pendaratan pesawat udara,” ujarnya.

Adapun tujuan dari diberikannya insentif ini diantaranya adalah untuk memaksimalkan peran bandara dalam peak season Idul Fitri 1439 H sehingga masyarakat yang melakukan perjalanan menggunakan pesawat secara umum dapat berlangsung dengan lancar sejalan dengan instruksi Kementerian Perhubungan.

Sebelum Insentif Lebaran, Angkasa Pura II sebelumnya juga telah memberikan sejumlah insentif kepada maskapai guna mendorong pertumbuhan industri penerbangan nasional dan semakin luasnya konektivitas udara sejalan dengan nawacita yang dicanangkan pemerintah.

Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, “Insentif sebagai salah satu upaya untuk memaksimalkan peran bandara melalui pembagian penerbangan secara rata khususnya di luar jam sibuk atau golden time, serta sebagai salah satu bentuk apresiasi terhadap maskapai yang diharapkan dapat mengurai kepadatan jadwal penerbangan pada periode sibuk Angkutan Lebaran 1439 H.”

“Di samping itu, insentif juga diberikan sebagai persiapan bandara-bandara kami menuju operasional 24 jam di sejumlah bandara yang dikelola Angkasa Pura II dalam mendukung pertumbuhan trafik penumpang angkutan udara dan pertumbuhan pariwisata Indonesia. Saat ini bandara yang sudah beroperasi 24 jam adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” jelas Muhammad Awaluddin.

Program Insentif Angkasa Pura II dilakukan guna mendukung pengembangan bandara-bandara Angkasa Pura II serta dalam mencapai target jumlah penumpang di 14 bandara sebanyak 116 juta penumpang. Adapun periode Januari-Mei 2018 telah tercatat sebanyak 45,2 juta penumpang atau meningkat 9,5 % dibandingkan tahun 2017 yaitu 41,3 juta penumpang. Sementara itu pergerakan pesawat pada Januari-Mei 2018 tercatat sebanyak 353.250 pergerakan, meningkat 8,9% dibanding tahun 2017 dengan pergerakan 324.355 yang pada akhir tahun ini ditargetkan mencapai 1 juta pergerakan.

Selama masa Angkutan Lebaran 1439 H, Angkasa Pura II mendukung kesiapan proyeksi extra flight sebanyak 838 pergerakan pesawat dengan proyeksi puncak arus mudik H-6 sebanyak 3.013 pergerakan pesawat atau meningkat 9% dibandingkan dengan puncak arus mudik tahun lalu sebanyak 2.539 pergerakan. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *