Connect with us
PERTAMINA

Infografik

MAU RUMAH SUBDISI? INI SYARAT MUDAH MENDAPATKANNYA!

EKO PRASETYO

Published

on

Rumah Subsidi

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Di era millenial ini, rumah subsidi merupakan solusi tepat sebagai hunian ekonomis karena menawarkan DP murah serta cicilan ringan. Tidak heran jika menarik banyak peminat. Dengan begitu, syarat mudah mendapatkan rumah subsidi merupakan hal yang perlu diketahui.

KEUNTUNGAN MENDAPATKAN RUMAH SUBSIDI

Harga tanah dan berbagai macam properti yang kian hari semakin meroket menjadi pertimbangan tersendiri bagi beberapa orang untuk memiliki rumah bersubsidi. Karena dengan begitu impian mereka untuk memiliki tempat tinggal layak huni akan segera terwujud tanpa biaya besar.

1. Angsuran yang Ringan

Angsuran yang ditawarkan pada rumah bersubsidi sangat ringan dan mudah dijangkau oleh masyarakat kelas menengah. Umumnya, cicilan yang harus dibayar oleh pemilik rumah sebesar 1 s/d 3 jutaan setiap bulannya, dengan bunga tetap dan selesai dengan jangka waktu maksimal 20 tahun.

Cicilan tersebut tentu cukup ringan dan tidak memberatkan. Sehingga, masyarakat berpenghasilan rendah dengan gaji kisaran 2 s/d 4 juta per bulan bisa mendapatkannya dengan jangkauan yang sangat mudah.

2. Uang Muka Rendah

Rumah subsidi memiliki banyak keuntungan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Salah satunya adalah DP murah yang ditawarkan. Pada daerah Jabodetabek sendiri, uang muka yang dikenakan  hanya sekitar 10-12 juta rupiah saja pada tiap unit rumah.

Karena pada dasarnya program ini ditujukan untuk rakyat kecil dengan kisaran gaji 2 s/d 4 juta yang diharapkan dapat hidup makmur sejahtera, serta lebih layak dari sebelumnya. Maka, tidak heran jika uang muka yang diberikan pun cukup tejangkau.

3. Sudah Siap dan Layak Huni

Selain itu, rumah subsidi yang ditawarkan juga merupakan tempat tinggal yang layak huni dengan bahan berkualitas standar serta luas lahan mencapai 60 meter persegi. Hunian ini tentu saja merupakan pilihan yang tepat serta memiliki nilai ekonomis tinggi.

Anda juga bisa melihat dan mengecek lokasi secara langsung untuk memastikan seperti apa kesesuaian rumah subsidi yang ditawarkan dengan keadaan yang sebenarnya. Hal ini menjadi langkah yang harus dilakukan sebelum proses serah terima terjadi.

4. Terpercaya

Pemerintah sudah mengatur secara ketat program ini dengan rancangan yang sedemikian rupa agar masyarakat berpenghasilan rendah bisa mewujudkan impiannya untuk segera memiliki hunian nyaman dengan dana terjangkau.

5. Syarat dan Ketentuan yang Mudah Dipenuhi

Persyaratan yang harus dipenuhi untuk memiliki rumah subsidi ini terbilang cukup mudah dan tidak ribet. Hal tersebut dapat terjadi karena progam yang dibuat oleh pemerintah memang bertujuan memberikan kesejahteraan pada masyarakat kecil, terutama dengan penghasilan sekitar 2-4 juta.

Laman: 1 2 3

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Infografik

Bulog Untung Karena Komersial, Rugi Karena Penugasan!

EKO PRASETYO

Published

on

Bulog

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Bulog sebagai Badan Usaha Milik Negara di sektor logistik pangan terus mengalami pasang surut kinerja. Maklum sebagai perusahaan pelat merah, perusahaan musti mencari keuntungan di tengah penugasan sebagai stabilisator pangan yang dimandatkan pemerintah yang terbilang cukup berat.

Akhir tahun 2019 lalu menjadi catatan penting bagi perusahaan yang dinahkodai Budi Waseso sebagai Direktur Utama. Pasalnya di tengah kritikan tajam dampak munculnya mutu beras (pengadaan dalam negeri 2017-2018), Pria yang akrab di sapa Buwas tersebut musti menerima kenyataan dihantam isu soal utang perusahaan semakin menggunung.

Berdasarkan catatan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terdapat 41 BUMN yang mendapatykan penyertaan modal negara atau PMN, namun 7 diantaranya masih mengalami kerugian dimana salah satunya adalah Perum Bulog.

Menurut catatan Kemenkeu, pada tahun 2018 perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp797 miliar. Hal ini berbanding terbalik dengan pencapaian di tahun 2017 dan 2016, dimana perusahaan yang dibangun pada zaman orde baru tersebut berhasil mengantongi laba yang masing-masingnya sebesar Rp705 miliar dan Rp892 miliar.

RASIO UTANG BULOG

Menurut catatan Menteri Keuangan Sri Mulyani, rasio utang terhadap modal atau Debt to Equity Ratio (DER) Bulog masih terbilang jauh dari kata memuaskan, yaitu hanya berada pada level 3,19 dari batas aman 3.

Selain itu berdasarkan indeks Altman (Z-Score) yang dirilis oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DKJN), Bulog hanya memiliki score 0,93 artinya nilai tersebut berada di bawah batas aman, yaitu 1,3.

Seperti diketahui bahwa Indeks Z-Score menjadi parameter yang sering kali digunakan untuk menilai kinerja perusahaan yang mengacu terhadap laporan keuangan mereka.

Adapun pengukurannya dilakukan dengan melihat kerentanan perusahaan terhadap kemungkinan berbagai gejolak lewat penghitungan aset lancar, pajak serta pendapatan sebelum bunga, depresiasi sampai dengan amortisasi.

Indeks Z-Score bisa dijadikan patokan untuk memproyeksikan jatuhnya suatu perusahaan (bangkrut). Sehingga tidak mengherankan apabila banyak yang mempertanyakan eksistensi Bulog di tengah isu kebangkrutan.

Buwas pun pernah mengakui jika utang perusahaan ke pihak perbankan mencapai nilai Rp28 triliun per akhir tahun 2019.

“Jumlahnya masih sekitar segitu, kan hal ini sebelumnya juga sudah pernah saya sampaikan,” ujar Buwas ketika ditemui MEDIABUMN belum lama ini.

Namun Buwas menegaskan kondisi perusahaannya saat ini secara komersial mengalami keuntungan. Namun, lanjut Buwas, apabila bicara penugasan Bulog tentu mengalami kerugian.

“Kalau bicara komersial Bulog untung! Tapi kalau sudut pandang penugasan tentu Bulog rugi karena ada beban bunga yang harus ditanggung. Ketika menagih pembayaran ke pemerintah waktunya cukup lumayan,” papar pensiunan jenderal polisi bintang tiga tersebut. []

Continue Reading

Infografik

5 PERUSAHAAN BUMN INI PRODUKNYA MENDUNIA

EKO PRASETYO

Published

on

5 PERUSaAHAAN BUMN INI PRODUKNYA MENDUNIA

Di tengah isu negatif tentang perusahaan BUMN pasca beberapa kasus yang terjadi belakangan ini, ternyata masih banyak segudang prestasi yang ditorehkan BUMN yang membanggakan negara. Indonesia patut berbangga kepada 5 perusahaan BUMN ini yang berhasil menjual produknya ke pasar internasional.

 

1. PT Barata Indonesia (Persero)

Berhasil menjual komponen Kereta Api hingga ke pasar Amerika Serikat, Meksiko dan Kanada. PT Barata Indonesia (Persero) Hari Santosa, perusahaan berhasil meraih pendapatan dari keseluruhan penjualan ekspor mencapai US$3,94 juta atau sekitar Rp55,311 miliar.

 

2. PT Bio Farma (Persero)

Sebagai BUMN yang bergerak disektor produksi Vaksin dan antisera, Bio Farma berhasil menjual produk vaksinnya hingga ke India, Turki dan Honduras. Dari hasil penjualan ekspor tersebut, perseroan berhasil mengantongi US$5,18 juta atau sekitar Rp.75 miliar.

 

3. PT Industri Kereta Api Indonesia (Persero) / PT INKA

PT INKA sebagai pemain disektor industri kereta api juga berhasil menjual produknya menembus pasar Asia Selatan dan Afrika. Selain ke sejumlah negara Afrika dan Bangladesh, produk kereta api PT INKA juga sudah mulai beroperasi di Srilanka, Australia, Singapura, Filipina, Thailand, Malaysia

 

5. PT Perkebunan Nusantara XII (Persero) / PTPN XII

Perusahaan BUMN yang bergerak di sektor perkebunan ini memproduksi kopi Arabica, yang penjualannya telah dipasarkan ke negara-negara Eropa, Amerika hingga Saudi Arabia. PTPN XII memiliki produk unggulan yaitu Java Coffee Blawan, Java Coffee Jampit, Java Coffee Pancoer dan Java Coffee Kayumas.

 

6. PT Dirgantara Indonesia (Persero) / PTDI

Sudah bukan rahasia lagi jika produk pesawat terbang PTDI banyak diminati pasar internasional. Pasalnya selain memiliki produk yang sangat baik, produk pesawat PTDI sangat cocok bagi negara-negara yang memiliki karakter kepualauan. Belum lama ini Perseroan berhasil mengekspor pesawat terbang jenis CN235-220 Military Transport ke Nepalese Army.

Continue Reading

Infografik

ANAK PERUSAHAAN BUMN TERUS JADI SOROTAN

EKO PRASETYO

Published

on

ANAK PERUSAHAAN BUMN TERUS JADI SOROTAN

ANAK PERUSAHAAN BUMN tengah menjadi sorotan Menteri BUMN Erick Thohir. Hal ini menyusul jumlahnya yang dianggap terlalu gemuk, semerawut dan rentan dengan praktik-praktik yang merugikan negara.

 

Melalui penerbitan Keputusan Menteri BUMN bernomor SK-315/MBU/12/2019 BUMN tidak boleh lagi mendirikan anak perusahaan maupun perusahaan patungan sesama BUMN, sampai adanya pencabutan keputusan Menteri tersebut.

 

Melalui laman resmi perusahaan, Pertamina memiliki 22 anak usaha, PLN 11 anak usaha dan Garuda Indonesia 7 anak usaha. Jumlah anak perusahaan tersebut belum termasuk cucu dan cicit perusahaan yang terus berkembang.

 

ANAK PERUSAHAAN PERTAMINA

  1. Pertamina EP
  2. PT Pertamina Geothermal Energy
  3. PT Pertamina Hulu Energi
  4. PT Pertamina EP Cepu
  5. PT Pertamina EP Cepu ADK
  6. PT Pertamina Drilling Services Indonesia
  7. PT Pertamina Internasional EP
  8. PT Tugu Pratama Indonesia
  9. PT Pertamina Dana Ventura
  10. PT Pertamina Bina Medika
  11. PT Patra Jasa
  12. PT Pelita Air Service
  13. PT Pertamina Gas
  14. PT Pertamina Lubricants
  15. PT Pertamina Patra Niaga
  16. PT Pertamina Trans Kontinental
  17. PT Pertamina Retail
  18. PT Pertamina Training & Consulting
  19. PT Nusantara Regas
  20. Dana Pensiun Pertamina
  21. PT Patra Dok Dumai
  22. PT Pertamina International Shipping
Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM