Connect with us
PERTAMINA

Finansial

Mandiri Tunas Finance Dukung Perkembangan Industri Otomotif

MediaBUMN

Published

on

Mandiri Tunas Finance

Mandiri Tunas Finance mulai menghitung untung rugi dalam menggarap bisnis pembiayaan mobil listrik. Mereka mengakui bahwa ada peluang bisnis bagi perusahaan yang menggarap produk baru ini.

Harjanto Tjitohardjojo sebagai Direktur Mandiri Tunas Finance mengatakan, bahwa MTF mendukung perkembangan industri otomotif termasuk mobil listrik. Tetapi meski demikian tetap ada beberapa risiko yang harus diperhatikan saat akan membidik produk tersebut.

Adapun hal-hal yang harus diperhatikan adalah komitmen agen tunggal pemegang merek (ATPM) dan Agen Pemegang Merek (APM) terkait keberlangsungan produk mereka ke depannya. Sebut saja bagaimana dengan aftersales, seperti sparepart. Tidak hanya itu saja, keseriusan berinvestasi di Indonesia turut diperhatikan karena terkait kualitas produk yang diberikan.

Harjanto juga menegaskan, kalau regulasi dari pemerintah mengenai mobil listrik pun harus tegas dan jelas. Menurut sumber terpercaya mengatakan, kalau pemerintah sudah menyiapkan dua rancangan pengembangan mobil listrik.

Yang di antaranya adalah, rancangan beleid percepatan kendaraan berbasis elektrik dan rancangan aturan yang berkaitan dengan pajak barang mewah (PPnBM) industri berbasis elektrik termasuk mobil hibrida. Tapi sayangnya, kedua aturan ini belum juga diterbitkan.

Harjanto juga menilai bahwa, diperlukan analisa yang lebih jauh lagi, terutama pada segmen konsumen dari mobil listrik ini. Dan yang pasti juga dengan kesiapan infrastruktur pendukung industri mobil listrik, misalnya tempat mengisi ulang daya.

Meskipun peluang bisnis ini tinggi, namun hingga saat ini, belum ada permintaan kendaraan mobil listrik di dalam negeri. Hal tersebut dikarenakan belum adanya APM yang meluncurkan penjual mobil listrik.

Pembiayaan Mandiri Tunas Finance Meningkat

Informasi menarik dari berita ini adalah realisasi akan pembiayaan Mandiri Tunas Finance per Mei 2019 sudah mencapai angka Rp11,8 triliun. Nilai ini tumbuh 4,42 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dari pencapaian Mei 2018 yang sebesar Rp 11,3 triliun.

Harjanto menambahkan, kegiatan ini turut memberikan kontribusi kepada kinerja pembiayaan Mandiri Tunas Finance. Harjanto juga mencatatkan pembiayaan sepanjang Mei mencapai Rp 2,7 triliun. Padahal sebelumnya, tercatat sepanjang April lalu hanya Rp 2,2 triliun.

Mandiri Tunas Finance memberikan target akan penyaluran pembiayaan sebesar Rp 29 triliun tahun ini. MTF juga menyiapkan dana sebesar 65 persen dari perbankan agar mencapai target, yang mayoritas dari Bank Mandiri itu sendiri. []

Jasa Keuangan

Ridwan Arbian Syah Dipercaya Erick Thohir Pimpin SDM-nya Pegadaian

CHRIESTIAN

Published

on

Ridwan Arbian Syah

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Ridwan Arbian Syah telah resmi ditunjuk oleh pemegang saham (Kementerian BUMN) sebagai Direktur SDM PT Pegadaian (Persero) menggantikan posisi sebelumnya yang dijabat oleh Mohammad Edi Isdwiarto (Periode 2017-2021).

Adapun keputusan tersebut tertuang dalam hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar secara virtual (15/04).

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Kuswiyoto menyampaikan terima kasih kepada Edi Isdwiarto atas pengabdian dan sumbang pikiran dan tenaga yang selama ini telah ikut memajukan kinerja Perseroan.

“Atas nama keluarga besar Insan Pegadaian saya mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada pak Edi yang sudah bekerja selama kurang lebih 4 tahun terakhir untuk Pegadaian. Beliau telah berupaya keras menciptakan Insan Pegadaian yang penuh talenta dan berkualitas. Selain itu juga meletakkan pondasi dalam pelaksanaan cara kerja baru sejalan dengan program transformasi digital maupun kultural,” ujar Kuswiyoto.

Sementara itu, Kuswiyoto juga tidak lupa mengucapkan selamat bertugas kepada Direktur SDM Pegadaian yang baru yaitu Ridwan Arbian Syah.

Ia berharap kehadirannya pada jajaran Direksi mampu melanjutkan tugas menjadi lebih baik serta mampu mendorong Pegadaian sebagai pabrik talenta seperti yang tengah didorong oleh Kementerian BUMN dalam menciptakan Employee Value Proposition (EVP).

Ridwan Arbian Syah selama ini dikenal sebagai sosok yang telah lama melintang berkarir di Pegadaian. Menurut keterangan resmi perseroan Ridwan Arbian Syah memulai karirnya di Pegadaian pada tahun 1994.

Berikut perjalanan karir Ridwan Arbian Syah di Pegadaian

– 1994 Pemeriksa Pembantu

– 2011 Pemimpin Wilayah IV Balikpapan

– 2012 Jeneral Manajer Inisiative Strategic & Decision Support

– 2013 Sekretaris Perusahaan

– 2014 Eksekutif Jeneral Manajer Teknologi Informasi

– 2015 Jeneral Manajer Pengelolaan SDM

– 2016 Jeneral Manager Strategi Human Capital

– 2017-2021 Kepala Satuan Pengawasan Intern

Dengan masuknya Ridwan Arbian Syah dalam jajaran Direktur Pegadaian, maka saat ini susunan Direksi PT Pegadaian (Persero) adalah sbb:

Ridwan Arbian Syah

1. Kuswiyoto : Direktur Utama
2. Harianto Widodo : Direktur Pemasaran dan Pengembangan Produk
3. Damar Latri Setiawan : Direktur Jaringan, Operasi, dan Penjualan
4. Ninis Kesuma Adriani : Direktur Keuangan, Perencanaan Strategis, dan
Manajemen Risiko
5. Teguh Wahyono : Direktur Teknologi Informasi dan Digital
6. Ridwan Arbian Syah : Direktur Sumber Daya Manusia
7. Gunawan Sulistyo : Direktur Umum

Continue Reading

Asuransi

Jasa Raharja Dukung Penuh Kebijakan Tidak Mudik 2021

CHRIESTIAN

Published

on

mudik

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Pemerintah telah memutuskan untuk melarang kegiatan mudik di tahun 2021. Upaya tersebut menjadi langkah strategis yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka mencegah terjadinya peningkatan penyebaran Covid-19 sekaligus memutus mata rantai.

Seperti diketahui bahwa momentum liburan menjadi faktor meningkatnya jumlah kasus Covid-19 di tanah air selama ini. Sehingga upaya bahu membahu menjadi penting dan terus dilakukan secara konsisten.

Merespon kebijakan tersebut, Budi Rahardjo sebagai Direktur Utama PT Jasa Raharja sebagai Member of Indonesia Financial Group (IFG) sangat mendukung penuh upaya yang dilakukan pemerintah dalam meminimalisir mobilisasi masyarakat pada momentum mudik tahun ini sebagaimana.

Selain mencegah penyebaran pandemi Covid-19, dukungan Jasa Raharja juga dalam rangka mengantisipasi terjadinya kecelakaan yang diketahui ikut meningkat ketika momentum Mudik.

mudik

Dalam mendukung upaya tersebut, bersama Korlantas Polri, Jasa Raharja pada Kamis (15/04/2020) melaksanakan pengecekan pos penyekatan larangan mudik lebaran tahun 2021 di beberapa jalur yang melewati wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah,

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono bersama jajaran Jasa Raharja yang terdiri dari Budi Rahardjo S (Direktur Utama), Amos Sampetoding (Direktur Operasional), Haryo Pamungkas (Kepala Divisi Pelayanan) Jahja Joel Lami (Kepala Cabang Utama Jawa Tengah) dan Hendri Afrizal (Kepala Cabang Utama Jawa Barat)

Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau lokasi check point pos penyekatan yang digunakan untuk mencegah masyarakat yang akan melaksanakan mudik Lebaran 2021, baik kendaraan roda 4 maupun roda 2 diruas jalan tol, jalan Arteri maupun jalan Alternatif.

Selain melakukan pengecekan, juga dilakukan kegiatan kunjungan aksi simpatik di Pos Mergo Polres Cilacap, Pos Tangguh Polres Tasikmalaya Kota, Pospam Tangguh Karawang dan Bekasi.

mudik

Seperti diketahui sebelumnya, Korlantas Polri menyatakan akan mengerahkan 166.734 personel gabungan dari berbagai instansi untuk menerapkan kebijakan larangan mudik 2021. Dimana nantinya, Polda jajaran kewilayahan akan mengerahkan 93.336 personel yang siap berjaga di ratusan titik penyekatan.

Jasa Raharja menjadi salah satu bagian penting dari 72.564 personel yang mendukung Korlantas Polri dalam upaya menerapkan kebijakan larangan mudik bersama instansi terkait lainnya seperti TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Pramuka, Linmas dan Basarnas.

Dengan adanya sinergi yang solid tersebut diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19, serta menjadikan masyarakat tertib berlalu lintas guna menurunkan angka Kecelakaan Lalu Lintas. Hal ini merupakan komitmen Jasa Raharja untuk memberikan pelayanan terbaik sebagai wujud Negara hadir dan juga sinergi dari instansi/lembaga mitra kerja strategis Jasa Raharja.

Continue Reading

Perbankan

Layanan BTN Ditingkatkan Dengan Kolaborasi IFG

EKO PRASETYO

Published

on

Layanan BTN

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Layanan BTN (Bank Tabungan Negara) kini dioptimalkan dengan menggandeng BUMN Indonesia Financial Group (IFG).
PT BTN (Persero) Tbk dan IFG resmi berkolaborasi dalam membangun bisnis yang menguntungkan kedua belah pihak serta mengoptimalisasi ekosistem layanan BTN kepada para nasabah.

Kolaborasi kedua perusahaan keuangan milik negara ini disaksikan oleh Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo.

Menurutnya, dengan sinergitas ini, membuat layanan BTN akan semakin baik dan tidak perlu membangun sebuah grup seperti Bank BRI dan Mandiri.

Karena dengan kolaborasi ini, keduanya bisa melakukan transformasi dan inovasi bisnis untuk kemudian memberikan layanan yang lebih beragam kepada nasabah.

Terlebih kolaborasi ini juga sesuai langkah yang dijalankan Kementerian BUMN yaitu inovasi, konsolidasi, transformasi, dan restrukturisasi.

“Dengan kerjasama ini layanan BTN akan lebih optimal, sedangkan bagi IFG, kolaborasi ini juga menjadi momentum yang positif untuk lebih memperkenalkan perusahaannya sebagai holding maupun anggota holding,” kata Tiko dalam keterangan tertulisnya, Kamis, (15/4/2021).

Ia meyakini, kolaborasi ini juga akan membangun sebuah bisnis model yang baik dan memberikan keuntungan dalam jangka panjang.

Sementara Robertus Billitea selaku Direktur Utama IFG mengatakan, tahun pertama sejak IFG sebagai holding terbentuk memang fokus pada pembenahan di internal.

Mulai dari restrukturisasi sampai penguatan tata kelola perusahaan dan risk management.

Dengan kesempatan kerjasama BTN, pihaknya akan signifikan masuk ke wilayah pengembangan bisnis.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap bisa masuk ke pasar perbankan secara lebih agresif,” kata Robertus.

Sedangkan Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo menilai, pihaknya punya potensi dan keunggulan layanan BTN di sektor pembiayaan perumahan.
Maka pihaknya siap menghadapi tantangan dan peluang ke depan dengan berbagai strategi, salah satunya dengan IFG.

“Kerja ini akan melengkapi layanan BTN, karena IFG menyediakan berbagai produk keuangan non perbankan. Seperti asuransi jiwa, asuransi umum, dan investasi,” ungkapnya.

Ia pun berharap kolaborasi BTN dan IFG akan membentuk suatu ekosistem produk dan layanan yang lengkap guna meningkatkan potensi bisnis perbankan.

Adapun produk yang bisa dikerjasamakan antara kedua belah pihak di antaranya Mortgage-Backed Securities, retail bond, produk bagi treasury BTN, Asian Bond Fund, advisory, dan bancassurance. []

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!