Connect with us
PERTAMINA

Teknologi & Komunikasi

Leap Telkom Digital Dilaunching, Erick Thohir: “Untuk Kedaulatan Digital Indonesia”

Published

on

Leap Telkom Digital

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Leap Telkom Digital resmi diluncurkan oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk sebagai satu usaha baru yang fokus menggarap bisnis teknologi digital.

Peluncuran lini usaha baru ini dilakukan secara daring dengan mengusung teknologi Metaverse di Jakarta, Rabu (9/3/2022).

Launching ini dihadiri Menteri BUMN Erick Thohir, Wamen BUMN I Pahala Nugraha, Wamen BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, Dirut Telkom Ririek Adriansyah, Direktur Digital Business Telkom M Fajrin Rasyid dan para perwakilan pelanggan produk dan layanan digital Telkom.

Dengan peluncuran lini bisnis Telkom yang baru ini, Erick Thohir berharap berbagai produk dan layanan digital inovatif dari Telkom yang tumbuh optimalkan dan turut membangun ekosistem digital di Indonesia.

Ia juga optimis hadirnya Leap Telkom Digital akan mendukung terwujudnya kedaulatan digital di dalam negeri.

“Kita memang menghadapi tantangan baru, sehingga perlu ada pengembangan ekosistem digital agar bangsa Indonesia tetap kompetitif dan mandiri,” kata Erick.

Telkom sebagai salah satu BUMN terus berupaya mendorong transformasi digital untuk berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Sementara Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah mengatakan, dengan hadirnya Leap Telkom Digital menjadi wujud nyata kontribusi BUMN ini dalam mewujudkan transformasi digital.

“Leap hadir untuk mendorong inovasi digital dan menyediakan solusi dalam memudahkan setiap aktivitas warga, ini sesuai dengan harapan pemerintah. Kami hadir untuk terus mendukung pertumbuhan ekosistem digital di Indonesia,” ujarnya.

Ia mengatakan, berbagai inovasi digital akan terus dihadirkan oleh Telkom guna memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat, salah satunya dengan meluncurkan Leap.

Menurutnya, hal ini sekaligus menjadi bukti nyata Telkom terus mengoptimalkan berbagai produk dan layanan digital yang bermanfaat demi mewujudkan visi Indonesia Maju 2045.

Sementara M Fajrin Rasyid selaku Direktur Digital Business Telkom mengatakan peluncuran lini usaha baru ini adalah loncatan untuk mempercepat terwujudnya digitalisasi di berbagai sektor.

Menurutnya, Leap Telkom Digital punya visi memberdayakan masyarakat dalam membangun ekosistem digital sehingga akan terwujud kedaulatan digital di tanah air.

Maka pihaknya mengajak para talenta digital terbaik bangsa untuk bekerja bersama dalam membangun ekosistem digital dan memberi solusi dalam peningkatan standar kehidupan masyarakat di era digital.

“Ada beberapa produk dan layanan unggulan yang bisa dilihat, seperti PaDi UMKM dan MySooltan, Logee dan Agree. Selain itu ada pula Pijar yang bisa digunakan di ekosistem pendidikan, BigBox untuk analisa dan big data, serta Antares untuk IoT dan aplikasi myIndiHome,” jelasnya. []

Teknologi & Komunikasi

Kinerja PT Telkom Tahun ini Diprediksi Tetap Tumbuh Positif

Published

on

Kinerja PT Telkom

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Kinerja PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk di kuartal I tahun 2022 mencatatkan hasil yang positif dengan meraup laba bersih sebesar Rp6,12 triliun.

Pada periode April hingga Desember mendatang, kinerja PT Telkom diprediksi masih akan tumbuh positif seiring dengan membaiknya pertumbuhan ekonomi secara nasional.

Bukan tanpa alasan, kinerja PT Telkom diprediksi tetap membaik karena pengguna jasa dari berbagai lini bisnis perusahaan ini memang terus bertumbuh, terutama dalam layanan internet dan komunikasi.

Menurut Equity Research Analyst Indo Premier Securities, Hans Tantio, saat terjadi pandemi Covid-19 tidak begitu berpengaruh terhadap usaha dari BUMN ini, apalagi saat ini pandemi sudah hampir usai.

“Kami menilai kinerja PT Telkom dan anak usahanya sampai akhir tahun ini masih tumbuh dengan baik. Karena jumlah penggunanya masih bertambah dan secara konsolidasi industrinya juga baik,” kata dia, Senin 16 Mei 2022.

Meski begitu, Hans menyebut perseroan harus tetap mewaspadai kondisi makro karena saat ini banyak guncangan pada makro ekonomi, seperti naiknya suku bunga.

Menurutnya hal itu bisa berdampak pada saham Telkom sehingga di saat fundamental masih baik, guncangan-guncangan ekonomi seperti itu harus tetap diwaspadai.

Berdasarkan laporan keuangan Telkom yang dikutip, Selasa pekan lalu, pendapatan perseroan tercatat mencapai Rp35,2 triliun (naik 3,7 persen).

Sementara laba bersih per saham TKLM juga tercatat naik tipis di kuartal I 2022, yaitu dari Rp60,71 menjadi Rp61,76.

Selain itu, EBITDA dari BUMN ini juga tumbuh sebesar 3,1 persen secara tahunan, yaitu dari Rp18,81 triliun menjadi Rp19,39 triliun dan laba bersihnya tumbuh 1,7 persen.

Di sisi lain, Hans Tantio juga menilai kinerja PT Telkom bakal disupport oleh anak usahanya yang terus melakukan inovasi dan aksi korporasi.

Ia mencontohkan, PT Telkomsel yang menjalin sinergi dengan Goto adalah langkah yang tepat karena investasi ini menciptakan banyak paket untuk mitra driver dan pelaku UMKM.

“Sinergi ini akan berdampak positif terhadap jumlah pelanggan Telkomsel yang bisa meningkat. Misalnya dari jumlah mitra Gojek saja ada sekitar 2,5 juta orang dan ini tentu akan berdampak positif bagi PT Telkom sebagai induk usahanya,” jelas Hans. []

Continue Reading

Teknologi & Komunikasi

Saham TelkomSigma Rp2,59 Triliun Diakuisi PT Telkom

Published

on

Saham TelkomSigma

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Saham TelkomSigma senilai Rp2,59 triliun secara resmi diamlih alih atau diakuisisi oleh PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

Akuisisi saham TelkomSigma ini dilakukan pada 28 April 2022 lalu dengan cara penyetoran uang oleh PT Telkom.

Manajemen PT Telkom menyatakan, pengambilalihan saham TelkomSigma ini sebagai langkah penguatan dan transformasi yang sesuai rencana strategis perusahaan.

Langkah ini juga adalah bagian dari strategi grup yang menjadikan TelkomSigma sebagai anak perusahaan Telkom dimana sebelumnya merupakan anak perusahaan dari PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra).

TelkomMetra sendiri juga anak dari PT Telkom dengan kepemilikan 99,99 persen saham, dengan akuisisi ini kepemilikan saham TelkomSigma 56,39 persen milik Telkom dan 43,61 persen miliki TelkomMetra.

Dalam Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (9/5/2022), disebutkan akuisisi ini merupakan suatu transaksi antara perusahaan terbuka dengan perusahaan terkendali yang seluruh sahamnya dimiliki secara tidak langsung oleh Telkom.

“Akuisisi saham TelkomSigma juga inisiatif strategis agar menjadikan perusahaan ini menjadi yang terdepan di bidang IT Digital Service,” tulis manajemen Telkom.

Pihak Telkom juga memastikan bahwa transaksi saham ini sudah sesuai prosedur transaksi dan tidak ada benturan kepentingan.

Dimana pelaksanaan transaksi afiliasi seperti ini sudah diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 42 Tahun 2020.

“Jadi dapat dipastikan semua informasi material telah diungkapkan dan informasi tersebut tidak menyesatkan,” tulis manajemen Telkom.

Untuk diketahui PT Telkom sudah mencatat kenaikan ekuitas hingga 20,27 persen sepanjang tahun 2021, yakni dari Rp120,88 triliun menjadi Rp145,39 triliun.

Sementara total liabilitas perusahaan juga meroket dari tahun 2020 sebesar Rp126 triliun menjadi Rp131,78 triliun di tahun 2021.

Untuk nilai aset perusahaan juga meningkat drastis hingga 12,24 persen, dari sebelumnya Rp246,94 triliun menjadi Rp277,18 triliun di tahun lalu.

BUMN sektor komunikasi dan teknologi ini juga sudah mengantongi kas dan setara kas Rp38,31 triliun, yang naik hamper Rp18 triliun dari tahun sebelumnya yakni Rp20,58 triliun.

Sementara besaran harga Saham Telkom (TLKM), sepanjang tahun ini naik sebesar 16,58 persen yaitu Rp4.710 per saham, dengan level tertinggi Rp4.730 dan terendah Rp4.030 per saham.

Total volume perdagangan saham sejauh ini mencapai 10,17 miliar saham dengan nilai transaksi Rp45 triliun dan total frekuensi perdagangan sebanyak 839.368 kali. []

Continue Reading

Teknologi & Komunikasi

Aplikasi INTIPay, Bukti Keseriusan PT INTI Garap Bisnis Fintech

Published

on

Aplikasi INTIPay

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Aplikasi INTIPay resmi diluncurkan oleh PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) sebagai satu lini bisnis yang baru.

Peluncuran Aplikasi INTIPay ini akan melengkapi kefungsian perangkat buatan PT INTI (Persero) bernama Identik AE01 sebagai platform pembayaran dan belanja kebutuhan digital.

Identik AE01 sendiri adalah perangkat pembaca KTP Elektronik yang terintegrasi dengan aplikasi berbasis android yang bisa memudahkan proses pembayaran dengan verifikasi KTP-el berbasis biometric.

Direktur Utama PT INTI Otong Iip menjelaskan sistem AE01 sudah banyak digunakan di perbankan, perusahaan operator selular, dan lembaga negara yang berkaitan dengan perlindungan tenaga kerja.

Maka hadirnya aplikasi INTIPay untuk layanan payment point online banking ini adalah bukti keseriusan PT INTI untuk menggarap bisnis teknologi finansial (fintech).

Dijelaskannya, aplikasi ini dapat melayani transaksi keuangan yang terkoneksi dengan perbankan secara online dan real time dengan penyediaan data yang cepat dan akurat.

Prosesnya akan dijalankan oleh PT INTI Konten Indonesia (INTENS) yang merupakan anak usaha dari PT INTI.

“Masyarakat bisa menggunakan aplikasi INTIPay melalui smartphone untuk bertransaksi, bisa juga menjadi agen sehingga dapat manfaat secara komersial. Selain itu, masyarakat juga bisa melengkapi berbagai layanan dengan perangkat Identik AE01,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (12/4/2022).

Otong menjelaskan, perangkat Identik AE01 menyediakan berbagai layanan pembayaran digital yang dilengkapi fitur verifikasi KTP, tersedia berbagai transaksi pembayaran cashless, portable. Pengguna juga bisa langsung mencetak bukti pembayaran,” kata dia.

Menurutnya, dengan hadirnya aplikasi INTIPay diharapkan dapat memperkuat sisi digital service dari BUMN ini,

Sejauh ini, eksosistem yang tergabung dalam INTIPay sudah lumanyan besar, terdiri dari 82 ribu Agen, 582 ribu PosPay Retail, 524 Entity Biller, 42 Switching, 15 Channel, dan 856 Produk QRIS yang telah melayani hamper 7 juta pelanggan.

PENUHI SEMUA KEBUTUHAN

Sementara Yudi Limbar Yasik selaku Dirut PT INTENS menargetkan ekosistem INTIPay akan terus meningkat dengan banyaknya layanan transaksi yang tersedia.

Saat ini, transaksi melalui aplikasi ini sudah bisa memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat, seperti pengisian pulsa, tagihan pascabayar, pembelian paket data, token PLN, PLN Pascabayar, tagihan PDAM, Telkom Pay, BPJS Kesehatan, pajak, cicilan, donasi, dan top up uang elektronik.

“Layanan ini bahkan sudah mencakup pembayaran gas, TV Berlangganan, e-Commerce, Asuransi, Pembayaran Tiket, hingga Pos Assurance. Kita berharap berbagai inovasi ini akan mengoptimalkan potensi perusahaan, terutama dalam hal digital payment dan digital solution,” kata dia. []

Continue Reading

BNI

Label

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!