Connect with us
PERTAMINA

Jasa Keuangan

Layanan Taspen Dipermudah, Gandeng 8 Bank Sebagai Mitra Baru

Published

on

Layanan Taspen

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Layanan Taspen terus dilakukan pembenahan guna mempermudah berbagai kebutuhan para peserta.

Salah satu langkah yang dilakukan pihak perusahaan untuk mempermudah layanan Taspen yaitu dengan membangun kolaborasi.

Kali ini, BUMN tersebut menggandeng delapan mitra yang meliputi Bank BTN, BTPN, Bank Mandiri Taspen, BPR DP Taspen, Bank KB Bukopin, Bank Banten, Bank Bumi Arta, dan Bank Woori Saudara.

PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Persero) atau Taspen secara resmi melakukan penandatanganan kerja sama (PKS) dengan 8 mitra tersebut di Auditorium Kantor Pusat Taspen, Jakarta, Kamis (31/3/2022).

Direktur Utama Taspen, ANS Kosasih mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan bagi peserta di seluruh daerah.

Dengan menggandeng 8 mitra ini, ia berharap akan semakin memudahkan peserta Taspen mendapatkan layanan yang terbaik secara mudah dan lancar.

Menurutnya, kesediaan para mitra untuk berkolaborasi merupakan sebuah kehormatan bagi PT Taspen, terlebih 8 mitra layanan itu sudah terbukti unggul di dunia perbankan.

“Kerjasama ini akan meningkatkan kualitas layanan Taspen untuk membayar berbagai jaminan bagi peserta. Seperti jaminan kecelakaan kerja, pensiun, tabungan hari tua, atau jaminan kematian yang dicairkan melalui rekening bank,” kata dia.

Selanjutnya pihak perseroan akan terus berinovasi dalam mempermudah peserta dalam mengakses layanan Taspen melalui layanan digital berbasis teknologi terkini.

Kosasih pun berharap kolaborasi dengan mitra baru akan membuat para pensiunan dengan mudah melakukan enrollment, otentikasi, pengembalian SPTB, mendapat informasi, dan lainnya.

“Bank yang menjadi mitra Taspen sudah berpengalaman dan kantor cabangnya juga tersebar sehingga akan memperluas akses layanan kami ke seluruh derah,” ungkapnya.

DAMPAK POSITIF BAGI PESERTA

Sementara Dirut Bank Mandiri Taspen, Elmamber P Sinaga mengapresiasi kepercayaan dari PT Taspen dalam kerjasama penyaluran hak bagi ara pensiunan.

Ia berharap masuknya Bank Mandiri Taspen dalam kerjasama ini akan memberikan dampak positif kepada para peserta melalui bebagai produk yang ada di bank tersebut.

Selain menggandeng perbankan, Taspen sebelumnya juga menjalin kerjsama dengan PT Pos Indonesia (Persero) dalam hal digitalisasi pelayanan dan pembiayaan.

Kerjasama yang diteken pada Rabu, 23 Februari 2022 ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan bagi seluruh pensiunan ASN dan mempermudah pembayaran klaim.

Menurut Kosasih kolaborasi antar sesama BUMN ini selaras dengan misi perusahaan agar bisa memberikan layanan yang unggul, inovatif dan menjalankan transformasi digital.

Dengan masuknya PT Pos Indonesia yang punya kantor cabang di seluruh pelosok tanah air, diharapkan jangkauan layanan Taspen dapat meningkatkan kepuasan peserta dimanapun berada. []

Jasa Keuangan

KUR Pegadaian Mulai Bergulir, Perseroan Dapat Jatah Rp5,9 Triliun

Published

on

KUR Pegadaian

MEDIABUMN.COM, Jakarta – KUR Pegadaian mulai tahun ini bakal disalurkan kepada pelaku usaha kecil.

Pasalnya PT Pegadaian telah diresmikan Pemerintah sebagai satu lembaga penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang baru.

Untuk tahap pertama penyaluran KUR Pegadaian, dana yang dipercayakan pemerintah kepada BUMN ini terbilang fantastis, yaitu Rp5,9 triliun.

Sebelumnya Kementerian Koperasi dan UKM telah menggandeng PT Pegadaian sebagai penyalur KUR ke-44, bersama beberapa BUMN lainnya.

Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penyaluran kredit berbunga rendah tersebut, sehingga dampak peningkatan ekonomi warga juga semakin optimal.

Deputi Bidang Usaha Mikro KemenKopUKM, Eddy Satriya mengatakan, penyaluran KUR Pegadaian ini diharapkan tepat sasaran.

Maka pihak Pegadaian juga diminta untuk bisa menjalankan amanah dengan baik guna mendukung pembiayaan kepada pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

“Kami tentu tidak meragukan komitmen Pegadaian karena selama ini juga aktfi mendukung kemajuan UKM, Kami berharap kerjasama penyaluran KUR ini akan berjalan baik dan lancar,” kata Eddy dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/6/2022).

Ia menjelaskan program KUR dibuat untuk mendukung para pelaku UKM bisa ‘naik kelas’ dan tentu akan berdampak pada pemulihan ekonomi secara nasional.

Di tahun ini, Pemerintah menargetkan total dana KUR yang bisa tersalur ke berbagai pelaku UMKM di seluruh daerah mencapai Rp373 triliun.

Tentunya kredit ini juga sangat menarik bagi pelaku usaha kecil karena ada relaksasi dan stimulus tambahan subsidi bunga KUR sebesar 3 persen hingga akhir tahun ini.

Sementara suku bunga kreditnya juga sudah berkurang dari yang sebelumnya 6 persen kini hanya 3 persen saja.

Terkait kerjasama penyaluran KUR ini, Dirut PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan menyatakan pihaknya siap memfasilitasi para debitur untuk mengakses program ini.

Menurutnya, MoU penyaluran KUR Pegadaian adalah bagian dari upaya pemerintah untuk membantu usaha kecil agar tak lagi terjebak pinjaman rentenir dengan bunga besar.

Damar mengatakan, untuk limit KUR Syariah Pegadaian besarannya mencapai Rp10 juta dengan Marjin sebesar 6 persen per tahunnya.

“Alhamdulillah apa yang dinantikan para pelaku usaha kini telah tercapai, Insha allah kami siap membantu UMKM untuk naik kelas,” ungkapnya.

Damar memastikan bagi pelaku UMKM yang ingin mengajuan KUR Syariah Pegadaian bisa dilakukan di seluruh kantor cabang dan unit pelayanan di semua daerah.

Untuk tenor pembiayaan KUR Super Mikro terdiri dari beberapa pilihan, yaitu 12 bulan, 18 bulan, 24 bulan dan 36 bulan.

“Untuk syarat usahanya minimal sudah berjalan 6 bulan, sementara jenis usahanya semua sektor bisa kami berikan. Yang terpenting calon nasabah punya usaha yang memang berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Ia pun memastikan bahwa biaya yang dipungut dari program ini cukup terjangkau dan tidak akan memberatkan debitur, karena ini adalah subsidi murah dari pemerintah. []

Continue Reading

Jasa Keuangan

Transaksi Digital Banking, BI Proyeksikan Rp51 Triliun di Akhir Tahun

Published

on

Transaksi Digital Banking

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Transaksi digital banking oleh masyarakat Indonesia terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

Meningkatnya transaksi digital banking tidak terlepas dari minat berbelanja online dan berbagai kemudahan sistem pembayaran digital saat ini.

Bank Indonesia (BI) bahkan mencatat nilai transaksi digital banking pada triwulan I tahun 2022 melonjak hingga 34,90 persen secara tahunan (yoy).

Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan, sepanjang tahun ini pihaknya memproyeksikan peningkatan transaksi digital banking hingga 26,72 persen dengan nilai mencapai Rp 51.729 triliun.

Perry menyebutkan, di sisi nontunai, nilai transaksi uang elektronik (UE) pada Januari-Maret 2022 melonjak hingga 42 persen secara tahunan.

Maka secara keseluruhan di tahun 2022 diproyeksikan meningkat 18,03 persen secara dan bisa mencapai Rp360 triliun.

“Transaksi ekonomi dan keuangan digital memang menunjukkan perkembangan yang sangat pesat meski sebelumnya masih ada aturan pembatasan mobilisasi masyarakat,” ujar Perry Warjiyo secara virtual pada Selasa (19/4/2022).

Salah satu yang membukukan pertumbuhan transaksi digital adalah Bank Mandiri (Persero) melalui aplikasi Livin’ by Mandiri.

Tercatat ada peningkatan hampir 50 persen secara tahunan dengan nilai transaksi Rp520 triliun hingga bulan Maret lalu.

SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri, Thomas Wahyudi menyatakan, pencapaian itu diperoleh dari 340 juta kali transaksi digital sejak Januari hingga Maret.

Adapun transaksi yang mendominasi di Livin’ by Mandiri berasal dari nasabah mayoritas berupa transfer serta Purchase and Payment.

“Peningkatan ini salah satunya didukung atas hadirnya layanan BI Fast. Sehingga transfer dana semakin mudah, murah, dan prosesnya juga cepat,” ujar Thomas.

BANK BUMN CATAT PENINGKATAN

Peningkatan drastis juga dicatat oleh PT Bank Rakyat Indonesia melalui aplikasi BRImo yang melonjak hingga 175 persen secara tahunan dengan nilai Rp470,94 triliun.

Sekretaris Perusahaan BRI Aestika Oryza Gunarto mengatakan, hingga Maret lalu, ada 16,1 juta pengguna BRImo yang melakukan transaksi hingga 313,88 juta kali.

Dengan peningkatan itu, Bank BUMN ini berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan digital terbaik guna memenuhi kebutuhan nasabah di era digital saat ini.

Tak mau kalah, Bank BUMN yang fokus di sektor pembiayaan perumahan, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk juga mengalami peningkatan pesat dalam hal transaksi digital banking.

Hingga Maret 2022, transaksi BTN Mobile melonjak hingga 32 persen secara tahunan menjadi 14,9 juta kali dengan nilai Rp2,8 triliun.

Direktur IT and Digital Bank BTN Andi Nirwoto menyatakan nilai transaksi digital juga meroket hingga 75 persen yang didominasi transaksi kebutuhan sehari-hari. []

Continue Reading

Jasa Keuangan

Saham Bank Digital Merosot Tajam, Apa Penyebabnya?

Published

on

SAHAM BANK DIGITAL

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Saham bank digital di Indonesia dalam beberapa bulan terakhir mengalami penurunan yang siginifikan.

Penurunan saham bank digital ini berbanding terbalik dengan nilai saham bank besar yang justru menguat sepanjang tahun berjalan.

Penurunan saham tersebut rata-rata di atas 20 persen, seperti saham Bank Neo Commerce turun 21,01 persen, saham Bank Raya Indonesia turun 26,53 persen.

Kemudian saham Bank Capital Indonesia turun 24,44 persen, dan Bank QNB Indonesia mengalami penurunan paling parah yaitu 29,02 persen.

Lantas, apa penyebab merosotnya saham bank digital ini? Menurut Analis Senior CSA Research Institute, Reza Priyambada hal ini dipengaruhi harga yang terlalu tinggi.

Selain itu, ada emiten komoditas yang lebih potensial di tengah kenaikan harga batu bara, hal itu membuat para pelaku pasar di pasar modal mencari kesempatan untuk meraup untung besar.

Jadi salah satu cara yang ditempuh dengan beralih ke saham yang sedang ‘naik daun’ atau mengalami peningkatan yaitu komoditas dan energi.

ISU KOMODITAS & ENERGI

Menurut Reza, isu komoditas dan energi ini dilirik pemain pasar modal berkaitan dengan kabar krisis energi di berbagai negara Eropa yang terdampak konflik Rusia-Ukraina.

“Jadi di waktu bersamaan, harga saham bank digital lagi tinggi dan muncu harga komoditas yang lagi naik daun, ini yang membuat switching,” kata Reza, Selasa (8/3/2022).

Reza menyebut hal inilah yang membuat banyak investor beralih dari saham yang ada bergerak ke sektor energi dan komoditas.

Tak hanya itu, adanya larangan terhadap ekspor batu bara membuat harga emas hitam melambung tinggi dan membuat para investor saham beramai-ramai pindah haluan.

Menurut Reza, banyaknya bank besar yang membentuk bank digital di tahun 2021 membuat para pelaku pasar modal yang menanam sahamnya meraup keuntungan.

Namun nilai saham yang melesat ini tidak berlangsung lama, kini banyak harganya malah anjlok sepanjang tahun 2022.

Sementara nilai saham bank BUMN dan swasta sepanjang tahun ini justru menunjukkan kenaikan yang fluktuatif.

Di antaranya saham Bank BRI naik 8,13 persen, saham bank Mandiri naik 7 persen, saham Bank BNI naik 14,87 persen, dan saham Bank BCA naik 5,12 persen. []

Continue Reading

BNI

Label

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!