Connect with us
PERTAMINA

Finansial

Laba Pegadaian Hingga Akhir Tahun Ditarget Rp3 Triliun

MediaBUMN

Published

on

Laba Pegadaian

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Laba Pegadaian sampai dengan akhir tahun ini ditargetkan mencapai Rp3 triliun. Dalam mewujudkan target tersebut, perusahan pelat merah ini terus berusaha memaksimalkan potensi masyarakat menengah ke bawah yang sampai dengan hari ini masih membutuhkan akses pembiayaan.

“Sampai dengan saat ini masih ada banyak yang belum mendapatkan akses, tentunya bagus itu, jadi bagi Pegadaian hal tersebut adalah akses yang bagus untuk bisa masuk,” jelas Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis Pegadaian Ninis Kesuma Adriani, Minggu (10/11).

Sampai dengan saat ini, perusahaan yang memiliki moto mengatasi masalah tanpa masalah ini telah mencatatkan kinerja positif sampai dengan sembilan bulan pertama di tahun 2019.

Bahkan tercatat sampai September 2019, laba Pagadaian tercatat sebesar Rp2,35 triliun. Sementara untuk pendapatan usaha yang telah berhasil dicapai Pegadaian saat ini sebesar Rp9,8 triliun.

Disampaikan Ninis, laba Pegadaian saat ini tidak terlepas dari outrstanding loan (OSL) atau yang disebut dengan penyaluran pinjaman yang tinggi.

“Penyaluran uang pinjaman saat ini telah tumbuh hingga 17,72 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya,” terang Ninis.

Selain itu, angka tersebut juga dinilai lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan industri pembiayaan pada periode yang sama.

“Jadi di peridoe yang sama pada tahun sebelumnya telah tumbuh 3,53 persen dari Rp435,72 triliun yang saat ini menjadi Rp451,11 triliun,” tandasnya.

Atas dasar itu pulalah yang membuat PT Pegadaian (Persero) yakin hingga akhir tahun 2019 bisa mencapai laba bersih di atas Rp3 Triliun.

Sehingga harapannya dengan laba Pegadaian yang tercapai sesuai dengan target maka perseroan bisa memberi manfaat dan keuntungan yang optimal bagi masyarakat luas. []

Perbankan

bjb DIGI, Solusi Digital Setoran Segala Jenis Pajak

MediaBUMN

Published

on

bjb DIGI

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Salah satu hal yang kerap membuat banyak orang malas menunaikan kewajiban membayar setoran pajak adalah karena mekanismenya yang dianggap kurang praktis. Bagaimana tidak, para wajib pajak mesti mendatangi kantor pembayaran pajak dan berlama-lama mengantre sebelum menggugurkan kewajibannya. Niat baik berkontribusi terhadap negara bisa-bisa terganjal dengan setumpuk tahapan prosedural yang membebani.praktis

Pertaruhan kehilangan tenaga dan waktu menjadi risiko paling memberatkan bagi para wajib pajak. Pasalnya, waktu operasional pelayanan pajak lazimnya berbarengan dengan jam kerja kantor. Kondisi ini membuat sebagian besar wajib pajak yang berstatus sebagai pekerja kantoran tak memiliki banyak waktu. Imbasnya, muncul kebiasaan menunggu pembayaran pajak hingga masa menjelang jatuh tempo di antara pekerja. Tak jarang pula, setoran retribusi dilakukan sambil mencuri waktu di sela tumpukan pekerjaan.

Karenanya, kebutuhan akan pelayanan pembayaran pajak yang praktis dan cepat menjadi sesuatu yang niscaya. Jika kebutuhan tersebut tak difasilitasi, bukan tak mungkin angka setoran pajak dapat tergerus seiring berjalannya waktu. Karena, salah satu faktor yang ikut mempengaruhi besar kecilnya penerimaan pajak tidak melulu mengacu pada kepatuhan wajib pajak, namun juga kemudahan yang ditawarkan.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan tersebut, terobosan inovasi mutlak harus dilakukan. Salah satu langkah inovasi pembayaran pajak ini telah dilakukan bank bjb di mana perusahaan memiliki berbagai kanal pembayaran pajak yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital dan elektronik, termasuk melalui aplikasi transaksi digital bjb DIGI.

Rumah aplikasi bjb DIGI ini menyediakan fitur pembayaran pajak, termasuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang menjadi jenis pajak paling dikenal. Selain itu, pengguna juga dapat memanfaatkan aplikasi bjb DIGI untuk pembayaran Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan PJDL.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan keandalan fasilitas pembayaran bank bjb ini sudah teruji. bank bjb adalah perbankan pionir yang membidani kelahiran pembayaran pajak di tanah air. Salah satu produk hasil inovasinya, yakni pembayaran PKB online e-Samsat bahkan telah diadopsi untuk diterapkan secara nasional.

“bank bjb memiliki rekam jejak yang sangat baik di sektor inovasi pelayanan. Hal ini tidak terlepas dari komitmen perusahaan untuk senantiasa berinovasi demi menjawab tantangan zaman dan menyediakan solusi bagi kebutuhan transaksi masyarakat. Pengembangan rumah aplikasi bjb DIGI untuk menunjang segala kebutuhan transaksi, termasuk setoran segala jenis pajak secara digital adalah bukti dari komitmen tersebut,” kata Widi.

Dengan menggunakan aplikasi bjb DIGI, para wajib pajak tak perlu lagi repot-repot mendatangi kantor pajak untuk menuntaskan kewajibannya. Selain itu, wajib pajak juga bisa terhindar dari antrean yang dapat memakan waktu hingga berjam-jam lamanya. Kelebihan lainnya, pembayaran pajak lewat bjb DIGI bisa dilakukan 24 jam nonstop.

Langkah-langkahnya, wajib pajak nasabah bank bjb tinggal membuka opsi pajak/retribusi pada menu bjb bayar dalam aplikasi bjb DIGI. Di sana, terdapat opsi pembayaran PKB, PBB, BPHTB dan PJDL untuk dipilih sesuai jenis pajak yang akan dibayar. Setelahnya, wajib pajak hanya perlu menginput data yang tertera pada berkas pajak. Pembayaran pun selesai dilakukan. Setoran pembayaran pajak juga dapat dilakukan melalui ATM, teller bank bjb, atau gerai modern yang sudah bekerja sama. Khusus untuk PKB, wajib pajak dapat melakukan pencetakan STNK di kantor bank bjb, Samsat dan sejumlah Polsek.

Fasilitas pembayaran pajak via bjb DIGI ini bisa dimanfaatkan nasabah bank bjb secara maksimal. Pembayaran PKB via bjb DIGI dapat dinikmati secara nasional setelah diintegrasikan dengan program Samsat Online Nasional (Samolnas) Mabes Polri. Sedangkan pembayaran pajak lainnya bisa dinikmati di sejumlah provinsi dengan kualitas pelayanan prima. bank bjb juga akan terus melakukan perluasan pelayanan demi memberikan pengalaman terbaik kepada nasabah sekaligus mendorong pendapatan daerah yang bersumber dari retribusi.

“Kami menyadari dana pajak dari masyarakat ini merupakan sumber pendapatan penting bagi daerah. Karena itu, kami akan terus mendorong berbagai upaya optimalisasi serapan pajak sebagai salah satu strategi untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional. Inovasi terbaik akan terus dipersembahkan perseroan agar dapat senantiasa memanjakan nasabah sehingga mereka terdorong untuk memanfaatkan secara optimal fasilitas transaksi bank bjb,” kata dia.

Kehadiran inovasi layanan transaksi lainnya dari bank bjb patut ditunggu. Tawaran kepraktisan dan kemudahan yang dalam setiap inovasi, khususnya di sektor pembayaran pajak, menjadi jawaban nyata atas kebutuhan masyarakat yang semakin didera dahaga akan kecepatan. Pemanfaatan aplikasi bjb DIGI sebagai solusi mumpuni segala kebutuhan transaksi juga harus dioptimalkan. []

Continue Reading

Jasa Keuangan

Gadai Efek, Produk Kolaborasi Pegadaian dan Danareksa

EKO PRASETYO

Published

on

Gadai Efek

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Gadai Efek, sebuah produk layanan baru hasil kolaborasi antara PT Pegadaian (Persero) dengan PT Danareksa Sekuritas resmi diluncurkan.

produk gadai Efek ini dilaunching guna mempermudah nasabah memperoleh pinjaman dengan jangka waktu hingga 90 hari, dengan jaminan berbentuk saham jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Chief Executive Officer PT Danareksa Sekuritas, Friderica Widyasari Dewi mengatakan, PT Danareksa Sekuritas berniat menjadi perusahaan sekuritas terunggul di Indonesia, dengan memperkuat pasar ritel.

Pihaknya berharap produk Gadai Efek ini akan memberikan layanan terbaik kepada para nasabah dan dampak positif dalam memperkuat bisnis ritel.

“Kegiatan ekonomi memang sempat lesu akibat pandemi Covid-19. Tapi sekarang kondisinya sudah mulai membaik dan indeks saham pun terus meningkat,” ujar Friderica Widyasari.

Menurut Friderica, dengan hidupnya kembali perekonomian, akan ada peningkatan investor ritel, khususnya dari generasi muda.

Karena di saat penerapan PSBB yang berjalan selama beberapa minggu, justru memberikan kesempatan bagi para generasi milenial untuk mempelajari bagaimana cara berinvestasi.

“Kami melihat hal ini sebagai prospek yang baik, karena sekitar 60 persen – 70 persen nasabah retail di perusahaan tersebut merupakan tipe investor dan sisanya merupakan trader,” ungkapnya.

Perluasan Layanan Gadai Efek

Sementara Vice President of Retail Capital Market Danareksa Sekuritas, Moh. Burhan S. Widodo Mengatakan, investor memiliki karakteristik yaitu menyimpan saham dalam jangka waktu yang panjang.

Dengan begitu, Danareksa Sekuritas melakukan perluasan pelayanan melalui Gadai Efek yang diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi para investor apabila membutuhkan kebutuhan jangka pendek.

Selain tidak perlu repot mengubah kepemilikan, nasabah pun tak perlu khawatir kehilangan potensi keuntungan dari sahamnya di masa depan.

“Para investor dapat menggadaikan saham yang dimilikinya tapi tidak harus berganti kepemilikan. Dengan sistem ini, para investor tidak akan kehilangan potensi keuntungan saham yang dimiliki,” ujar Burhan.

Pada skema produk Gadai Efek, Pegadaian akan membaginya dalam dua limit, yaitu Rp1 juta–Rp5 miliar bagi individu nasabah investor ritel, kemudian Rp20 miliar bagi institusi.

Burhan berharap layanan Gadai Efek dari Pegadaian dan Danareksa Sekuritas ini bisa menjadi salah satu keunggulan kompetitif kami yang dapat dilihat oleh calon nasabah. Dengan begitu, kami pun dapat meningkatkan pendapatan berbasis komisi (fee based income) dan terus memperluas dan menghadirkan layanan lainnya untuk nasabah dan calon nasabah,” tutupnya. []

Continue Reading

Perbankan

BRI Buka Rekening Dilaunching, Target 1 Juta Rekening Baru

EKO PRASETYO

Published

on

BRI Buka Rekening

MEDIABUMN.COM, Jakarta – BRI Buka Rekening resmi dilaunching PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk pada Rabu (8/7/2020). BRI Buka Rekening merupakan inovasi layanan dalam pembukaan rekening secara digital yang memudahkan nasabah tanpa harus bertatap muka dengan petugas bank.

Direktur Konsumer Bank BRI Handayani mengatakan, Platform BRI Buka Rekening ini dapat diakses melalui situs resmi BRI pada laman https://bukarekening.bri.co.id/digital-saving/.

Dengan platform terbaru ini, Handayani menyebut nasabah bisa melakukan pembukaan rekening dengan teknologi digital signature dan face recognition.

“Sebelumnya, pembukaan rekening tanpa bertatap muka hanya dapat dilakukan oleh nasabah eksisting BRI. Tapi dengan layanan ini, nasabah baru pun bisa membuka rekening digital tanpa datang secara fisik,” kata Handayani melalui keterangan resminya usai acara peluncuran BRI Buka Rekening.

Menurutnya, BRI selaku salah satu bank BUMN akan terus memberikan kemudahan layanan perbankan kepada masyarakat luas.

Handayani menyebut, inovasi digital saving BRI menjadi salah satu solusi pelayanan menabung yang lebih mudah, cepat, dan aman.

Keunggulan lain dari platform BRI Buka Rekening adalah konsep verifikasi nasabah yang dipilih tidak perlu tatap muka dengan agen bank, tapi melalui media video call, sehingga proses pembukaan rekening dapat lebih cepat dan mudah.

“Meski dilakukan secara daring, kami memastikan semua proses ini tetap aman, karena pembukaan rekening hanya dapat dilakukan apabila calon nasabah adalah pemilik NIK yang benar dan sesuai dengan yang didaftarkan,” jelasnya.

Dengan layanan ini, nasabah tidak hanya mendapatkan rekening Digital Saving, tapi juga otomatis teregistrasi sebagai user Internet Banking BRI, sehingga rekening yang dibuat dapat langsung digunakan untuk bertransaksi secara digital.

Handayani menambahkan, melalui strategi perluasan channel pembukaan rekening ini, perseroan menargetkan di tahun pertama ini akan ada 1 juta pembukaan rekening baru.

“BRI Buka Rekening ini nantinya akan kami tempatkan di berbagai aplikasi dan website Bank BRI, serta beberapa aplikasi atau website pihak ketiga yang bekerja sama denga BRI. Dengan begitu, masyarakat dapat semakin mudah mengakses platform BRI Buka Rekening,” tandasnya.

Untuk diketahui, BRI juga meluncurkan program Akuisisi Digital Saving melalui BRI Buka Rekening pada periode 7 Juli sampai dengan 31 Desember 2020 atau selama kuota tersedia.

Nasabah yang ikut program ini akan mendapatkan hadiah berupa voucher digital. []

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!