Connect with us
PERTAMINA

Industri

Laba Krakatau Steel Terhambat, Ini Kata Manajemen

GUNADI WITJAKSONO

Published

on

steel

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Laba PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. diperkirakan akan terhambat. Hambatan terjadi diperkirakan karena pelemahan nilai tukar rupiah yang saat ini terus tergerus oleh Dolar AS.

Diketahui nilai tukar rupiah saat ini telah mencapai kisaran Rp15.000 per dolar AS. Nilai tukar ini jugalah yang diperkirakan kan berdampak terhadap kinerja perseroan.

Rabu (18/3/20) rupiah sendiri tercatat parkir di level Rp15.223 per dolar AS. Nilai tersebut artinya rupiah melemah 0,32 persen atau 50 poin.

Level yang terjadi menjadi yang terendah pada rupiah sejak Oktober 2018, dan tercatat sepanjang tahun 2020 berjalan rupiah telah melemah 8,9 persen.

Sementara, menanggapi pelemahan dan laba perseroan yang terhambat, Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan seharusnya sampai Februari lalu perseroan sudah mencatatkan laba.

Akan tetapi, adanya pelemahan nilai tukar rupiah yang terjadi saat ini, tentunya diprediksi akan memberi dampak negatif pada laba yang didapatkan perusahaan plat merah tersebut.

Silmy juga menjelaskan, depresiasi rupiah akan berdampak nyata. “Harapannya tidak berfluktuasi cepat,” harapnya.

Sebab, dengan depresiasi yang terjadi pada rupiah tentunya akan ada potensi peningkatan biaya. Apalagi bahan baku baja dalam dolar AS.

Tak hanya depresiasi, Silmy menjelaskan Krakatau Steel saat ini sedang memikirkan langkah antisipasi dalam menghadapi wabah COVID-19 ini.

Pasalnya permintaan baja juga ikut terdampak atas wabah Corona ini. Ia juga memprediksi pendemi yang hampir terjadi di seluruh negara ini juga akan berimbas pada penurunan permintaan baja dalam negeri.

Menurutnya, salah satu antisipasi yang ditempuh adalah memastikan seluruh karyawannya terbebas dari virus yang bermula dari Wuhan, China.

Selanjutnya, perusahaan BUMN tersebut akan mencarikan solusi alternatif yang akan dijadikan pasar baru dalam mendorong efisiensi.

Silmy mengatakan, rencananya juga pemerintah akan menurunkan harga gas. Langkah itu kabarnya bertujuan untuk selamatkan dunia industri dalam meningkatkan daya saingnya.

“Pemerintah kabarnya akan turunkan harga gas menjadi US$6 per MMBTU,” terangnya.

Penurunan harga gas ini juga dinilainya penting, sebab dalam langkah menjaga penurunan konsumsi yang menjadi akibat adanya penurunan ekonomi karena corona.

Diketahui, untuk tahun 2020 ini, Krakatau Steel sedang fokus kepada perbaikan kinerja keuangan.

Target total earnings before interest, taxes, depreciation, and amortization (EBITDA) yang ingin dicapai adalah sekitar US$120 juta—US$150 juta.

Selain itu, perseroan juga tengah berupaya menurunkan biaya operasi perbulan dari US$18 juta ke US$16,5 juta. []

Airport Services

Wujudkan Kepemimpinan Teknologi, Angkasa Pura I Andalkan Teknologi pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru

MediaBUMN

Published

on

teknologi

Jakarta, 31 Oktober 2020 PT Angkasa Pura I (Persero) mengandalkan penggunaan teknologi untuk mendukung operasional, pelayanan, dan bisnis perusahaan pada masa adaptasi kebiasaan baru. Hal ini sejalan dengan arahan Menteri BUMN RI Erick Thohir untuk mewujudkan kepemimpinan teknologi sebagai salah satu dari lima prioritas Kementerian BUMN.

Adapun teknologi yang dioptimalkan dan diandalkan pada masa adaptasi kebiasaan baru ini yaitu Airport Operations Control Center (AOCC), virtual customer service, boarding pass scanner, dan thermal scanner.

“Di tengah pandemi COVID-19 seperti saat ini keberadaan teknologi sangat berguna untuk membantu penerapan physical distancing atau protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19 dalam masa adaptasi kebiasaan baru. Ke depannya, penggunaan teknologi merupakan syarat mutlak yang harus diimplementasi pada setiap proses pelayanan karena berubahnya perilaku masyarakat. Adopsi teknologi oleh perusahaan merupakan upaya mewujudkan kepemimpinan teknologi yang dilakukan Angkasa Pura I dalam menghadapi perubahan,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi.

Salah satu teknologi yang diandalkan, lanjut Faik Fahmi, adalah AOCC yang berguna untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19 dalam masa adaptasi kebiasaan baru secara purna waktu sehingga dapat membantu memutus mata rantai penyebaran COVID-19. AOCC merupakan salah satu upaya Angkasa Pura I dalam digitalisasi aktivitas operasional bandara dan implementasi smart airport secara menyeluruh dengan tujuan mewujudkan operational excellence dan service excellence di seluruh bandara-bandara yang dikelola Angkasa Pura I. Keberadaan AOCC melibatkan seluruh pemangku kepentingan di bandara dengan mengintegrasikan sistem yang dimiliki masing-masing pemangku kepentingan agar dapat beroperasi secara efektif dan efisien.

AOCC pertama di Indonesia diluncurkan oleh Angkasa Pura I pada 2 Maret 2018 di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, menyusul kemudian diterapkan di 11 bandara lainnya yaitu di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Bandara Adi Soemarmo Solo, Bandara Pattimura Ambon, Bandara Internasional Lombok, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Internasional Yogyakarta, dan Bandara Frans Kaisiepo Biak.

Selain AOCC, sejak awal Maret, untuk mendukung penerapan physical distancing, Angkasa Pura I juga menerapkan layanan pelanggan virtual (virtual customer service) di 12 bandaranya. Layanan pelanggan virtual yang dimaksud adalah layanan petugas _customer service yang tidak berhadapan langsung secara fisik dengan pengguna jasa bandara, namun melalui perangkat layar monitor. Petugas customer service yang semula bertugas memberikan layanan informasi kepada pengguna jasa bandara di gerai customer service, kini ditempatkan secara terpusat di Airport Operation Control Center (AOCC) dengan fasilitas layanan menggunakan teknologi tele-conference.

“Dengan dihadirkannya layanan pelanggan virtual ini, kami berharap pengguna jasa bandara dapat terlayani dengan nyaman dan tanpa rasa khawatir ketika berhadapan dengan petugas customer service kami,” tambah Faik Fahmi.

Untuk memeriksa suhu tubuh dan detak jantung penumpang dan calon penumpang yang ada di bandara, Angkasa Pura I bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kementerian Kesehatan menyediakan thermal scanner pada pintu kedatangan. Jika terdapat penumpang atau calon penumpang yang terdeteksi bersuhu badan lebih dari 38 derajat celcius, maka penumpang tersebut akan ditangani oleh Tim KKP dan dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Untuk meminimalisir kontak fisik saat pemeriksaan boarding pass, Angkasa Pura I menyediakan fasilitas boarding pass scanner, yang saat ini baru terdapat di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Fasilitas ini ditujukan untuk memberikan kemudahan bagi penumpang untuk dapat secara otomatis melakukan pemindaian boarding pass penumpang tanpa harus mengantri di tempat scanning manual. Fasilitas ini dapat dipergunakan oleh penumpang yang membawa boarding pass dalam bentuk tercetak, ataupun masih dalam bentuk soft file dalam smartphone. Melalui fasilitas ini, kontak fisik dengan orang diminimalisir dan dapat mengurangi risiko penyebaran Covid-19.

“Penerapan teknologi yang dapat mengurangi risiko penyebaran Covid-19 ini merupakan komitmen kami untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh penumpang yang sedang melakukan perjalanan udara pada masa adaptasi kebiasaan baru,” tambah Faik. []

Continue Reading

Airport Services

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Angkasa Pura I Balikpapan Gelar Kompetisi Panahan Tingkat Nasional

MediaBUMN

Published

on

Sumpah Pemuda

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 92 PT Angkasa Pura I (Persero) bersama komunitas Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) menggelar kegiatan Lomba Panahan Tingkat Nasional yang diikuti sebanyak 400 atlet dari berbagai daerah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hanggar D Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan dengan mengangkat tema Balikpapan Indoor Achery Competition 2020, berlangsung selama 4 hari mulai 29 Oktober hingga 1 November 2020.

Barata Singgih Riwahono, General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan mengatakan “Kami mendukung kegiatan ini untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan menggelar olahraga panahan tingkat Nasional yang pertama kali dilaksanakan di area Bandar Udara yakni di Hanggar D Bandara SAMS Sepinggan”.

“Tentunya dalam pelaksanaannya unsur keamanan menjadi prioritas utama sehingga layak untuk dilaksanakan, terlebih disituasi pandemi COVID-19 kami senantiasa memonitoring penerapan protokol kesehatan selama kegiatan berlangsung yang sebelumnya telah di evaluasi dan koordinasi bersama tim gugus tugas agar memenuhi syarat,” ucap Barata.

Barata berharap, “Semoga kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kemampuan atlet yakni melalui olahraga panahan dan kedepannya bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan, melihat respon positif hingga mencapai 400 pendaftar.”

“Disamping itu kegiatan ini dilaksanakan di Bandara memberikan kesempatan khususnya peserta junior mengenal aktifitas penerbangan lebih dekat lagi tapi dari sisi yang aman,” tambahnya.

Turut hadir Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi mengungkapkan, “kegiatan tersebut merupakan hal yang baru yaitu berkompetisi sambil bisa melihat aktifitas penerbangan, semoga melalui kompetisi ini dapat melahirkan atlet bibit baru yang bisa di andalkan baik dari Balikpapan maupun dari daerah lainnya.”

Sebagai informasi kegiatan Balikpapan Indoor Archery Competition yang diikuti 400 peserta terbagi dari 7 Divisi tanding, 31 beregu, 32 mix team dengan mewakili 30 club, 5 instansi, 5 Pengcab PERPANI dan 5 sekolah. []

Continue Reading

Teknologi & Komunikasi

365 Hari Pengabdian Menteri BUMN, Wujudkan Indonesia Go Digital untuk Menjawab Tantangan Persaingan Global

MediaBUMN

Published

on

Digital

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Membahas teknologi yang terus berkembang tidak akan pernah ada habisnya. Perkembangannya membawa kita menuju dunia yang tidak pernah bisa dibayangkan sebelumnya. Teknologi menghadirkan revolusi industri, mengubah kebiasaan, aktivitas dan kebutuhan masyarakat dari masa ke masa. Tantangannya? Tentu saja perubahan teknologi akan mendisrupsi apa pun dan siapa pun yang tidak siap mengikuti derasnya arus.

Dalam 365 hari pengabdian Erick Thohir sebagai Menteri BUMN, peningkatan kapabilitas digital dan pemanfaatan teknologi untuk kemajuan ekonomi nasional menjadi salah satu agenda yang diusungnya. BUMN dituntut agar mampu adaptif dan mampu meningkatkan kompetensi digitalnya agar mampu bicara banyak, tidak hanya di dalam negeri tapi juga di ranah global.

Apalagi di masa pandemi Covid-19 yang melanda seluruh penjuru dunia, memaksa orang untuk memanfaatkan teknologi digital untuk beraktivitas. Agenda fisik seperti belajar, bekerja dan bermain kini banyak dilakukan secara virtual melalui aplikasi-aplikasi video conference maupun video streaming, atau pembayaran yang dilakukan secara tunai dilakukan secara cashless.

Pada suatu kesempatan Erick pernah mengatakan bahwa 75% CEO perusahaan besar dunia menilai digitalisasi menjadi hal yang tidak terelakkan saat ini (karena Covid-19) dan di masa depan, karenanya kita harus adaptif.

Karena itu, di bawah kepemimpinan Erick Thohir, TelkomGroup telah siap untuk menjawab tantangan tersebut. Upaya Telkom dalam bertransformasi menuju perusahaan telekomunikasi digital ditunjukkan dengan komitmen untuk fokus pada 3 domain bisnis, yaitu digital connectivity, digital platform, dan digital services.

Hingga tengah tahun 2020, melalui program Indonesia Digital Network, TelkomGroup menghadirkan konektivitas secara masif dengan menggelar 165.805 km atau setara 4 kali keliling bumi jaringan tulang punggung fiber optic yang menyambungkan Sabang sampai Merauke ke Eropa dan Amerika Serikat. Seluruh infrastruktur kabel optik TelkomGroup juga telah menjangkau 489 Ibu Kota Kabupaten (IKK). Kemudian infrastruktur lainnya seperti 228 ribu BTS Telkomsel yang menjangkau 99% populasi, 3 satelit, dan 22 data center.

Tak hanya terus memperkuat posisinya sebagai market leader pada domain digital connectivity dengan menghadirkan layanan berkualitas dengan jangkauan terluas, Telkom juga juga mengakselerasi domain digital platform dengan cara mengembangkan layanan data center & cloud pada tahap awal untuk kemudian menyediakan smart platform di atasnya sebagai enabler berbagai layanan dan solusi ICT. Ada beberapa platform digital yang telah dikembangkan Telkom dan dimanfaatkan instansi/korporasi untuk mendukung aktivitas bisnisnya, di antaranya Antares, BigBox Big Data dan BigBox Developer API (Aplication Programming Interface).

Antares merupakan platform IoT (Internet of Things) yang menyediakan fitur data storage, device management, dan provisioning untuk memudahkan pengembangan ide-ide IoT. BigBox Big Data adalah solusi penerapan platform dan analisis big data untuk menghasilkan pemahaman mendalam (insight) yang sesuai dengan kebutuhan bisnis dan operasional perusahaan. Sedangkan BigBox Developer API merupakan platform yang menyediakan API siap pakai yang dapat membantu developer atau perusahaan yang akan mengembangkan bisnis baru dengan fokus Time to Market.

Untuk mengakselerasi bisnis digital platform seperti edge computing, 5G services, blockchain dan kebutuhan masa depan lainnya, Telkom juga tengah membangun Telkom HyperScale Data Center (HDC), yaitu data center skala besar berstandar global dengan sertifikasi tier 3 dan 4. Kehadiran Telkom HDC yang memiliki spesifikasi, fasilitas, dan service level terbaik, melengkapi 22 data center yang sudah ada sehingga TelkomGroup semakin mengukuhkan diri sebagai market leader bisnis data center.

Melalui dukungan secara sinergis oleh digital platform dan digital connectivity yang telah dibangun, selanjutnya produk-produk digital service akan dikembangkan secara selektif, termasuk melalui akuisisi maupun kemitraan, demi memberikan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan. Telkom mengembangkan berbagai produk dan layanan digital yang ditujukan untuk beragam segmen baik Business to Consumer (B2C) maupun Business to Business (B2B), yang terdiri dari Games, e-Commerce, Video TV, e-Health, e-Education, Logistic Solution, dan Financial Solution.

Tidak hanya dalam konteks bisnis, TelkomGroup yang juga memiliki kapabilitas digital juga mendukung Pemerintah dalam hal penanganan Covid-19. Melalui pemanfaatan big data, Telkom mendukung inisiasi Kementerian BUMN dengan menyediakan dashboard digital information management untuk memonitoring dan bahan pengambilan keputusan Satgas Penanganan Covid-19 dalam hal mencegah dan menangani pandemi di Indonesia. Selain itu, TelkomGroup juga membangun infrastruktur internet di berbagai lokasi penting seperti Wisma Atlet Kemayoran yang kini menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19.

Meskipun saat ini Indonesia sedang menghadapi pandemi Covid-19, misi Pemerintah mewujudkan visi Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian, berlandaskan gotong-royong harus tetap berjalan. Karena itu, 365 hari kepemimpinan Erick Thohir sebagai Menteri BUMN adalah langkah awal yang mantap untuk melanjutkan tahun-tahun berikutnya hingga masa baktinya usai pada 2024 mendatang. []

Continue Reading

Label

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!