Connect with us
new year eve

Transportasi

Laba Garuda Indonesia Terbang Tinggi Capai Rp57 Triliun

Published

on

Laba Garuda Indonesia

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Laba Garuda Indonesia tiba-tiba meroket hingga puluhan triliun setelah beberapa tahun mengalami kerugian.

Secara mengejutkan, total laba Garuda Indonesia yang didapat pada semester I tahun 2022 mencapai Rp57 triliun (US$ 3,81 miliar).

Padahal beberapa tahun terakhir, maskapai pelat merah merugi akibat himpitan utang, ditambah dengan terpaan pandemi covid-19.

Rinciannya, pada Desember tahun 2020 Garuda Indonesia mengalami minus laba US$ 2,2 miliar, sementara pada Desember 2021 minus lagi sebesar US$ 4,16 miliar.

Kemudian pada bulan Maret 2022 masih mengalami minus US$ 1,36 miliar dan tiba-tiba laba Garuda Indonesia mencapai US$ 3,81 miliar di bulan Juni.

Kinerja positif ini tidak terlepas dari perdamaian dalam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) antara PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan pihak-pihak terkait.

Menurut Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, capaian laba Garuda Indonesia ini juga karena adanya pembalikan liabilitas atau utang perusahaan.

Kartika menyebut laba Rp57 triliun ini adalah laba buku karena ada pembalikan dari liabilities setelah ada persetujuan PKPU Garuda Indonesia.

“Garuda telah mampu meraih laba besar, Ini juga akan kita upayakan di beberapa BUMN lainnya agar kebocoran utang bisa selesai di tahun ini,” ujarnya dalam konferensi pers di gedung BUMN Jakarta, Rabu (28/9/2022).

Selain Garuda, Tiko menyebut beberapa BUMN yang masih diupayakan penyelesaian utangnya di tahun ini yaitu Jiwasraya dan Asabri.

Tiko mengibaratkan utang BUMN ini seperti ember bocor yang membuat laba bersih BUMN tidak maksimal karena kewajiban yang harus dilunasi.

Menurutnya, setelah pandemi mereda, ada dua hal yang menjadi tantangan bagi BUMN yaitu sisi laverage utang tinggi dan jumlah kontrak yang menurun.

Untuk diketahui, Maskapai Garuda Indonesia dalam waktu dekat akan mendapat Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp7,5 triliun.

Pemberian modal negara ini sudah disetujui oleh Komisi XI DPR RI melalui mekanisme rights issue, dengan catatan setelah keluar keputusan kasasi soal PKPU.

DPR RI setuju dan mendukung PMN bagi maskapai berkode GIAA ini sebagai upaya restrukturisasi dan privatisasi Garuda Indonesia tahun 2022.

Namun kepemilikan saham pemerintah pada GIAA harus tetap mayoritas minimal 51 persen, sebagai penentu kebijakan dan pengambil keputusan. []

Transportasi

Pelayaran Luar Negeri Bakal Digarap PT Pelni Sebagai Lini Bisnis Baru

Published

on

Pelayaran Luar Negeri

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Pelayaran luar negeri mulai dibidik oleh PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni sebagai lini bisnis yang baru.

PT Pelni menargetkan ekspansi bisnis guna meningkatkan kinerja dan pendapatan perusahaan, di antaranya dengan membuka pelayaran luar negeri dan jasa angkutan barang.

Direktur Usaha dan Angkutan Barang dan Tol Laut Pelni, Yossianis Marciano, mengatakan, selama puluhan tahun BUMN ini hanya fokus melayani angkutan penumpang.

Kemudian mulai memperbesar kuota pelayaran untuk melayani angkutan barang, dan kini mulai bersiap membuka pelayaran luar negeri.

Menurut Yossianis, Pelni akan mengoptimalkan potensi dari bisnis pelayaran luar negeri maupun angkutan barang di masa mendatang.

“Dulu kita hanya fokus pada angkutan penumpang, kemudian mulai melayani angkutan barang. Tapi kedepannya layanan ke luar negeri juga harus dikembangkan karena ini merupakan opportunity untuk mengembangkan bisnis secara commercial,” kata Yossi, Selasa (8/11/2022).

Untuk memulai ekspansi bisnis ini, pihak perseroan akan terus memberikan support, termasuk dengan melakukan investasi pada kapal-kapal barang di tahun depan guna diversifikasi bisnis perseroan.

Menurutnya, PT Pelni sebagai National Flag Carrier perlu melakukan inovasi dan pengembangan bisnis agar mampu bersaing tidak hanya di skala nasional tapi juga internasional.

Untuk jalur pelayaran dalam negeri, BUMN ini juga menggaet berbagai perusahaan swasta untuk melayani rute komersial dan rute penugasan sesuai program Tol Laut.

Sebagai perusahaan milik negara, PT Pelni tetap mengutamakan jalur Tol Laut agar arus pergerakan barang dan penumpang ke daerah terpencil bisa dilakukan rutin secara direct ke tempat tujuan.

Hal ini merupakan penugasan dari pemerintah sebagai upaya pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia dan menekan disparitas harga antar pulau.

“Agar lebih optimal pengangkutan ini nantinya akan lakukan dengan konsep hub and spoke untuk mengoptimalkan muatan dari satu daerah yang bisa diangkut oleh kapal milik pemerintah,” ujarnya.

Untuk diketahui, PT Pelni juga sedang berupaya agar di tahun 2024 mendatang perusahaan ini bertransformasi National Shipping Holding Company atau Holding BUMN Pelayaran.

Perubahan ini perlu dilakukan guna mewujudkan perseroan sebagai national flag carrier yang nantinya mampu menaikkan pendapatan dan laba bersih setiap tahunnya.

Dirut PT Pelni, Tri Andayani menargetkan di tahun 2023 perseroan bisa membukukan laba Rp233 miliar dan naik lagi menjadi Rp335 miliar di tahun 2024 menjadi. []

Continue Reading

Transportasi

Proyek Kereta Cepat Masih Butuh Biaya Besar, Ini Kata PT KAI!

Published

on

Proyek Kereta Cepat

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) ditargetkan rampung pada bulan Juni tahun depan.

Proyek Kereta Cepat ini akan menjalani tahap ujicoba dinamis pada 10 Oktober dan akan dilanjutkan puncak dynamic test pada 16 Oktober 2022.

Namun mega proyek garapan Indonesia dan China ini masih membutuhkan tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp3,2 triliun.

Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo mengatakan, tambahan modal ini akan digunakan untuk setoran modal Indonesia pada ekuitas PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Didiek berharap tambahan PMN untuk KAI bisa disalurkan sebelum akhir tahun 2022 yang berasal dari cadangan investasi.

Dalam KCIC, konsorsium BUMN PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia atau PSBI memegang 60 persen saham perusahaan, dan PT KAI sebagai pimpinan konsorsium.

“PMN itu kami harapkan bisa turun PT KAI, gunanya untuk membantu pembayaran biaya bengkak (overrun cost) sebesar Rp21 triliun lebih,” jelas Didiek Hartantyo pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR, Rabu (9/11/2022).

Didiek berjanji jika kebutuhan Rp21,4 triliun ini bisa disalurkan melalui PMN, maka maka Proyek Kereta Cepat akan selesai dari sisi pembiayaan.

Terkait pelaksanaan tes dinamis kereta cepat pada 10 hingga 16 November mendatang, akan dilakukan dari Terminal Tegalluar menuju stasiun Cikopo, Jawa Barat.

Didiek mengatakan dynamic tes untuk persiapan G20 Showcase, dan pada 16 November akan disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo dan Presiden China Xi Jinping secara virtual dari Bali.

Untuk diketahui, pada bulan Maret 2022 Proyek Kereta Cepat mengalami pembengkakan biaya hingga US$1,176 miliar akibat beberapa hal.

Pada September 2022, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) kembali menemukan pembengkakan biaya proyek sebesar US$277 miliar.

Penyebab bengkaknya biaya tersebut sebagai dampak dari biaya perpajakan, relokasi sejumlah fasilitas umum, hingga akibat dari pandemi covid-19,

Alhasil, dari review BPKP secara total ada biaya yang membengkak hingga Rp21,4 triliun, dan masalah ini telah dibahas oleh Komite Kereta Cepat.

Adapun skema pembiayaan yang dijalankan atas solusi dari masalah tersebut yaitu Indonesia menyetorkan modal Rp3,2 triliun untuk KCIC.

Jumlah itu setara dengan 60 persen yang harus dibayarkan dan sisa 40 persen dibayarkan oleh pihak China.

Didiek pun berharap dukungan PMN ini bisa segara disalurkan selambat-lambatnya Desember 2022.

“Kami sangat berharap bisa dicairkan di tahun ini, kalau penyalurannya lambat akan berdampak pada target penyelesaian di bulan Juni 2023,” tandasnya. []

Continue Reading

HIGHLIGHT BUMN

GATF 2022 RESMI DIGELAR Erick Thohir : “Bukti Kesiapan Garuda Indonesia Kembali Akselerasikan Langkah Transformasi”

Published

on

GATF 2022

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia bekerja sama dengan Bank Mandiri dan Dyandra Promosindo pada hari ini, Jumat (28/10) secara resmi mulai menyelenggarakan gelaran Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2022.

Melalui gelaran GATF 2022 kali ini, Garuda Indonesia mempersiapkan sedikitnya 40 ribu kursi penerbangan ke berbagai destinasi favorit dengan penawaran menarik melalui program “Best Deal” yang menawarkan potongan harga hingga 80% dan dapat digunakan untuk periode perjalanan hingga akhir Oktober 2023 mendatang.

Melalui sambutannya, Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir, menyambut baik sinergi antara Garuda Indonesia dan Bank Mandiri dalam mendukung akselerasi pemulihan ekonomi nasional khususnya sektor pariwisata. “Di tengah momentum pemulihan sektor pariwisata nasional, sinergi antar kedua entitas BUMN ini memiliki makna penting terhadap peranan BUMN untuk senantiasa menjadi garda terdepan sebagai agen pembangunan nasiona sekaligus menjadi manifestasi tersendiri atas kesiapan Garuda Indonesia untuk kembali mengakselerasikan langkah transformasi kinerja menjadi maskapai kebanggaan bangsa,” pungkas Erick.

Erick turut menyampaikan apresiasi untuk Garuda Indonesia dan Mandiri bersinergi untuk membangun sektor pariwisata Indonesia secara menyeluruh. “Kita sebagai negara dengan populasi masyarakat yang lebih dari 200 juta. Oleh karenanya menjadi sebuah keniscayaan untuk terus berkolaborasi bersama dalam membangkitkan Pariwisata Nasional tentunya melalui Pemberdayaan peran BUMN nasional seperti yang dilaksanakan Garuda Indonesia bersama Bank Mandiri”, tutup Erick

Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan GATF merupakan representasi dari komitmen Garuda Indonesia dalam memberikan kontribusi terbaiknya sebagai maskapai pembawa bendera bangsa untuk mengambil bagian dalam pemulihan ekonomi nasional khususnya melalui industri pariwisata.

“Penyelenggaraan GATF ini selanjutnya diharapkan akan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat dengan menghadirkan ragam pilihan kepada masyarakat untuk merencanakan perjalanan sedini mungkin, khususnya bagi mereka yang berencana melakukan perjalanan wisata hingga tahun 2023 mendatang.Gelaran GATF 2022 turut menjadi momentum penting akselerasi pemulihan kinerja Garuda Indonesia ditengah peningkatan demand perjalanan transportasi udara serta optimalisasi ketersediaan armada yang dijalankan Perusahaan,” papar Irfan. []

Continue Reading

BNI

Label

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM