Connect with us
PERTAMINA

Finansial

Kredit Bank ke BUMN Hampir Mencapai Batas

Published

on

Kredit bank

Kredit bank ke perusahaan-perusahaan BUMN mulai terbatas. Demikian dikemukakan oleh Otoritas jasa Keuangan (OJK) yang mengatur lembaga keuangan di Indonesia.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Wimboh Santosa menyatakan hal tersebut setelah menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR di Gedung DPR, Kamis lalu.

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 15/PJOK.03/2018 menentukan aturan Batas Maksimal Pemberian Kredit (BMPK). BMPK yang dihitung berdasarkan maksimal penyediaan dana terhadap modal bank. Untuk kredit kepada perusahaan BUMN, maksimal 30 persen.

Apabila perbankan telah memberikan kredit kepada perusahaan BUMN sebesar 30 persen, artinya batas sudah habis. OJK tidak akan melonggarkan batas yang telah dibuat aturannya. Pelonggaran akan menimbulkan risiko. Beban utang BUMN akan bertambah besar.

Wimboh Santoso menuturkan, bahwa masih ada pilihan pendanaan yang dapat ditempuh perusahaan BUMN selain kredit bank, seperti pasar modal dan investasi asing.

Ekonom BCA, David Samuel yang ditemui dalam kesempatan terpisah mengatakan hal yang hampir sama. Pelonggaran BMPK untuk perusahaan akan berisiko. BUMN akan mendapat beban utang berlebih yang dapat mengganggu kinerja secara keseluruhan. BMPK 30 persen sudah dirasakan cukup longgar.

Kredit Bank Ke Swasta

Pada saat yang sama, Wimboh menyarankan kepada perbankan untuk lebih banyak menyalurkan kredit bank ke perusahaan swasta. Perusahaan swasta yang dimaksud, terutama sektor unggulan, seperti perikanan, pariwisata, pertanian, dan pertambangan.

Penyaluran ke sektor swasta akan memberikan efek ganda yang baik pada kondisi perekonomian. Penyerapan tenaga kerja akan lebih banyak, ekspor dapat meningkat, pertumbuhan UMKM meningkat, dan perbaikan lingkungan.

Dengan efek ganda, masalah pengangguran dan tekanan terhadap devisa dapat diturunkan. Efek keseluruhan adalah pertumbuhan ekonomi lebih merata ke sektor UMKM dan basis pajak meningkat.

David Samuel ikut mendukung imbauan dari Wimboh. Menurut David, peningkatan kredit bank ke perusahaan swasta akan membuat ekonomi terhindar dari kondisi seperti tahun 1998.

Krisis moneter yang melanda dunia saat itu sangat terasa dampaknya sampai ke Indonesia. Salah satunya karena kredit bank terkonsentrasi pada sektor-sektor usaha tertentu dan grup-grup tertentu. []

Perbankan

Program Kangen! Sinergi BTN Gandeng Agen Properti

Published

on

Program Kangen

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Program Kangen Atau KPR Agent, merupakan inovasi baru yang diluncurkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dalam memperluas sayap pemasarannya dengan menggandeng Agen Properti.

Seperti diketahui bahwa Bank BTN terus memacu mengoptimalkan pencapaian penyaluran Kredit Pembiayaan Perumahan (KPR) di tahun ini.

Program khusus ini merupakan program KPR yang diberikan kepada masyarakat, khususnya investor properti yang membeli lewat agen real estate, baik itu KPR rumah baru atau rumah second. Program Kangen diracik secara khusus tidak hanya menguntungkan dan memudahkan investor, tapi juga memberikan apresiasi istimewa kepada agen real estate.

“Agen real estate merupakan salah satu tombak pemasaran properti yang sangat strategis karena itu, Bank BTN memberikan apresiasi khusus dengan merilis program KPR Agent atau Kangen yang berisi reward menarik kepada para agent yang berhasil menggaet investor untuk mengambil KPR/KPA di Bank BTN,” kata Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) Bank BTN, Suryanti Agustinar saat acara Bincang antara Mitra dan Bank Tabungan Negara (Batara) di Surabaya, Jumat (3/12).

Pada acara “Batara” yang sebelumnya digelar Bank BTN di kota Jakarta, Suryanti menjelaskan keistimewaan program Kangen, bagi para investor atau nasabah yang menggunakan jasa agen real estate yang sudah bekerjasama dengan Bank BTN untuk Program Kangen untuk mengambil KPR/KPA akan mendapatkan kebijakan uang muka khusus, misalnya untuk rumah tapak/rumah baru, uang mukanya dimulai hanya 1 persen jika investor adalah debitur yang memiliki payroll di BTN, sementara uang muka ringan dimulai 10 persen belaku untuk rumah second atau take over kredit.

Besaran uang muka tergantung pada pendapatan debitur dan fasilitas kredit properti yang masih dimiliki debitur.

Selain uang muka, suku bunga kredit yang ditawarkan juga kompetitif, dimana debitur dapat menikmati bunga fixed selama satu atau dua tahun, tergantung pada sifat pendapatan (tetap atau tidak tetap) dan pengembang dari properti yang dibeli.

“Selain itu bebas biaya administrasi serta biaya provisi sehingga dapat meringankan debitur, sementara untuk agent kami memberikan reward misalnya hadiah langsung hingga hadiah perjalanan wisata tergantung nominal akad KPR yang berhasil dilakukan,” kata Suryanti.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah III, Iriska Dewayani, mengatakan Program Kangen yang dirilis sejak Maret lalu ditargetkan dapat menggaet lebih dari 500 KPR baru bagi BTN.

Untuk memenuhi target 500 KPR hingga akhir tahun ini, Bank BTN bermitra dengan 13 Master Franchise Agent KPR berskala nasional yaitu Century21, Era Indonesia, Ray White Indonesia, LJ Hooker Indonesia, Remax Indonesia, Loan Market, Xavier Marks, Brighton, Promex, Harcourts, Eastons, Propnex, Galaxy.

“Bagi agen-agen ini, kami akan layani secara khusus karena kami menempatkan penanggung jawab untuk melayani aplikasi KPR yang ikut program Kangen,” kata Iriska. Adapun hingga November 2021, Bank BTN sudah membukukan penyaluran KPR program Kangen senilai hampir Rp 500 miliar. []

Continue Reading

Perbankan

BTN Bakal Meluncurkan Aplikasi Untuk Manjakan Nasabahnya

Published

on

aplikasi

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. kembali berinovasi akan meluncurkan aplikasi yang menghubungkan sekaligus mempermudah para pengelola dan penghuni rumah, perumahan, atau apartemen untuk membayar tagihan-tagihan termasuk iuran terkait hunian hingga menyampaikan keluhan dan pertukaran informasi lainnya.

Direktur Operation, IT, & Digital Banking Bank BTN Andi Nirwoto mengatakan sebagai bank terdepan di sektor perumahan, perseroan terus berupaya berinovasi untuk memberikan layanan perbankan yang terbaik untuk mempermudah dan melengkapi kebutuhan hidup para nasabahnya.

“Kami melihat ada kebutuhan yang tinggi untuk pembayaran iuran-iuran terkait hunian terutama pada nasabah techsavvy. Dengan menghadirkan aplikasi yang sedang kami siapkan ini, harapannya ke depan akan mempermudah para nasabah dalam membayar seluruh tagihan atau iuran baik di perumahan maupun apartemen melalui ponsel pintar nasabah,” jelas Andi di Jakarta, Kamis (2/12).

Andi menuturkan selain pembayaran iuran, nasabah sebagai pelanggan juga dapat menyampaikan keluhan kepada pengelola perumahan atau apartemen. Sebaliknya, para pengelola perumahan atau apartemen juga dapat menyampaikan informasi-informasi penting bagi para pengguna fasilitas huniannya.

Nantinya, aplikasi ini akan ditawarkan bagi seluruh mitra pengembang Bank BTN hingga debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR)/Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) perseroan.

“Aplikasi ini akan kami tawarkan baik berbasis Android maupun iOS untuk pengguna, maupun berbasis web untuk pengelola rumah, perumahan, atau apartemen.”

Menurut Andi aplikasi tersebut secara resmi akan dilaunching bertepatan dengan HUT KPR BTN 10 Desember mendatang.

Andi yakin aplikasi yang sudah siap edar itu nantinya bakal semakin melengkapi layanan digital banking Bank BTN. Termasuk juga bakal mendukung visi BTN sebagai The Best Mortgage Bank di Asia Tenggara pada tahun 2025 medatang.

Andi mengungkapkan Digital Mortgage Ecosystem BTN akan terus berkembang guna menjadi platform ekosistem perumahan yang akan melayani kebutuhan masyarakat dari hulu sampai dengan hilir, dimulai dari pencarian, pengembangan, pembelian dan penjualan properti / rumah, kontrakan rumah, renovasi rumah, interior rumah sampai dengan melayani kebutuhan utilities rumah secara rutin. []

Continue Reading

Asuransi

Aplikasi Asabri Mobile Terbaru Dirilis, Layanan Jadi Makin Mudah

Published

on

Aplikasi Asabri Mobile

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Aplikasi Asabri Mobile versi terbaru resmi diluncurkan dengan membawa berbagai perubahan.

Dalam aplikasi Asabri Mobile ini dimuat penambahan fitur, dan hadir dalam versi iOS sehingga akan memudahkan layanan bagi peserta Asabri.

Sekretaris Perusahaan PT Asabri (Persero) Dewi Ratnaningsih mengatakan aplikasi ini bisa didownload gratis di Google Play Store (Android) maupun App Store (iOS) pada 6 Desember 2021.

Ada beberapa fitur baru yang disematkan di aplikasi ini, yakni SPTB online, registrasi aplikasi yang lebih mudah, antrian online dan formulir klaim layanan.

Dewi mengatakan, dengan pembaharuan aplikasi Asabri Online, diharapkan para peserta bisa melakukan registrasi secara mandiri dan tentunya efisien.

Caranya cukup gampang, peserta hanya perlu memasukkan data NRP dan KTA, lalu akan ada verifikasi kode OTP yang masuk ke nomor Handphone perserta lalu prosesnya bisa dimulai.

“Fitur antrian online yang sudah tersedia di aplikasi ini juga akan memudahkan peserta untuk mengajukan klaim ke kantor cabang Asabri. Jadi tinggal mendaftar di aplikasi kemudian peserta akan diberi notifikasi kedatangannya,” jelas Dewi dalam keterangan resmi, Rabu (1/12/2021).

Dijelaskannya, peserta Asabri sudah bisa mengunduh formulir pengajuan layanan, formulir PUM KPR, SPT Pajak, hingga surat pernyataan tanda bukti diri (SPTB) online.

“Jadi peserta pensiun tidak perlu lagi harus datang ke kantor Asabri atau mitra bayar, karena fitur sudah bisa digunakan mulai tahun 2022,” ungkapnya.

Inovasi Aplikasi Asabri Mobile

Adapun aplikasi Asabri Mobile sudah dirilis tahun 2020 lalu, dengan fitur yang paling banyak digunakan adalah simulasi premi.

Menurut Dewi, simulasi tabungan asuransi Asabri bisa ditampilkan sehingga peserta dapat memproyeksikan kebutuhannya di masa depan saat masuk usia pensiun.

Namun untuk simulasi ini, peserta harus melengkapi data keluarga dan riwayat pangkat dan diminta melakukan update data pada menu profil.

Ada beberapa fitur menarik lainnya, seperti Kartu Peserta Asabri Elektronik (KPA-E) sebagai identitas peserta yang telah terdaftar di Asabri secara sah.

KPA-E bisa disimpan di HP, jadi tidak perlu khawatir jika hilang karena sudah tersedia dalam aplikasi.

Ada juga fitur hak pensiun untuk dapat mengetahui berapa nilai pensiun yang akan diterima setiap bulan serta jadwal otentikasi yang merupakan kewajiban peserta yang disesuaikan dengan jenis pensiunnya.

“Melalui Aplikasi Asabri mobile, peserta juga bisa menghubungi layanan call center yang terhubung dengan WA dan telegram. Jika mengalami kendala, peserta juga dapat mengajukan kritik dan saran kepada PT Asabri agar pelayanan kami semakin berkembang dan lebih baik lagi,” tutupnya. []

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!