Connect with us
PERTAMINA

Transportasi

Kondisi Keuangan Garuda Disehatkan, Bakal Disuntik PMN

Published

on

Kondisi Keuangan Garuda

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Kondisi keuangan Garuda Indonesia kini menjadi sorotan publik karena rencananya pemerintah bakal menyalurkan PMN.

Dana PMN (Penyertaan Modal Negara) yang merupakan uang rakyat ini diharapkan dapat menambal kondisi keuangan Garuda yang terus merugi dan bisa melanjutkan bisnisnya.

Sebelumnya Komisi VI DPR RI sudah menyetujui rencana penyuntikan dana PMN untuk Maskapai Pelat Merah ini Rp7,5 triliun dari APBN.

Namun dana ini baru bisa cair jika pihak maskapai sudah mencapai kesepakatan damai dengan para kreditur soal utang piutang.

Pasalnya, masih banyak kreditur yang menggugat perseroan lantaran kewajibannya tak kunjung dibayarkan.

Berdasarkan data Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), kondisi keuangan Garuda Indonesia memang sudah sangat parah.

Saat terakhir kali melaporkan laporan keuangannya di akhir tahun 2021, di kuartal III 2021 perusahaan menanggung kerugian hingga 765 juta dollar AS.

Sementara di kuartal II 2021, Garuda rugi 516 juta dollar AS, dan di kuartal I 2021 juga rugi 385,4 juta dollar AS.

TERUS MERUGI

Sementara kondisi keuangan Garuda di sepanjang tahun 2020 juta nasibnya sama, yaitu merugi di setiap kuartal.

Rinciannya di kuartal I rugi 123,5 juta dollar AS, di kuartal II rugi hingga 599,8 juta dollar AS, dan kuartal III rugi lagi 368,4 juta dollar AS.

Dari sisi pendapatan di kuartal III 2021, maskapai berkode GIAA ini masih mendangalkan pendapatan dari penumpang berjadwal sebesar 99,8 juta dollar AS.

Disusul dari lini bisnis angkutan kargo (76,6 juta dollar AS), penerbangan tidak berjadwal (18,2 juta dollar AS), dan pendapatan lain (10,1 juta dollar AS).

Sementara untuk total utang perusahaan, di kuartal III tahun lalu tercatat sebesar 9,8 miliar dollar, dan nilai asetnya sebesar 6,92 miliar dollar.

Artinya, jika harus membayar utang Garuda dengan menjual semua asset miliknya masih ‘nombok’ sekitar 3 miliar dollar AS.

Artinya utang GIAA sudah sangat besar akibat bisnisnya terus merugi di setiap kuartal, hingga nilai asetnya pun tak mampu menanggung utang.

Kondisi keuangan Garuda yang anjlok disebabkan operasional yang terganggu, dan juga bunga utang yang setiap tahun terus membengkak.

Terlebih utang ini tidak hanya dibayarkan kepada beberapa pihak saja, tapi untuk 800 kreditur yang didominasi kewajiban kontrak sewa pesawat.

Namun saat ini, ada angin segar dari Pemerintah dan DPR RI yang sudah menyiapkan rencana suntikan PMN agar perusahaan pelat merah ini tidak bangkrut.

Selain suntikan dana PMN, ada juga opsi permodalan dari investor yang bisa dijalankan oleh perusahaan.

Terkait modal dari investor, Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada calon investor yang siap masuk.

Pihak investor ini masih melakukan diskusi dengan manajemen Garuda Indonesia, sehingga belum bisa diungkap ke publik siapa investor yang dimaksud. []

Airport Services

Harga Tiket Pesawat Naik Pemerintah Kasih Lampu Hijau

Published

on

Harga Tiket Pesawat

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Harga tiket pesawat naik sudah mendapat izin dari Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Rencana kenaikan harga tiket pesawat ini akan bervariasi dari 15 eprsen hingga 25 persen tergantung jenis pesawat yang digunakan.

Rinciannya, untuk pesawat jet sebesar 15 persen biaya tambahan (surcharge) dari tarif batas atas, dan 25 persen untuk pesawat propeller atau baling-baling.

Kebijakan biaya tambahan untuk tarif pesawat ini diatur dalam Keputusan Menteri 142 Tahun 2022 yang berlaku mulai 4 Agustus tahun ini.

Pemerintah mengizinkan kenaikan tarif pesawat itu karena adanya fluktuasi bahan bakar (fuel surcharge), namun penerapannya bersifat pilihan (optional) bagi maskapai dan bukan bersifat mandatory.

Dengan adanya aturan baru ini, apakah harga tiket pesawat Garuda Indonesia juga akan naik dalam waktu dekat?

Menjawab hal itu, Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menyebut pihaknya masih melakukan pembahasan apakah akan menambah tarif hingga 15 persen atau tidak.

Irfan menyebut pada kebijakan sebelumnya maskapai hanya diperbolehkan menaikkan biaya tambahan 10 persen, maka secepatnya akan dibuat keputusan apakah tetap atau naik jadi 15 persen.

“Itu masih kita bahas, tapi saat ini Garuda masih menerapkan biaya tambahan 10 persen di semua rute, di beberapa rute bahkan hanya 5 persen,” kata Irfan Minggu (7/8/2022).

Sementara Kementerian Perhubungan akan melakukan evaluasi terkait biaya tambahan 15 persen hingga 25 persen ini setiap 3 bulan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Nur Isnin Istiartono mengatakan, pihaknya menetapkan kebijakan ini agar maskapai di Indonesia punya pedoman dalam menerapkan harga tiket pesawat.

Kemenhub juga mengimbau Badan Usaha Angkutan Udara yang melayani rute penerbangan berjadwal tetap membuat tarif atau harga tiket pesawat yang masih terjangkau.

Ia menyebut saat ini kemampuan daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih setelah diterpa pandemi berkepanjangan, maka kebutuhan transportasi udara harus diperhatikan.

“Penerapan tarif yang terjangkau ini perlu diperhatikan agar tetap bisa menjaga konektivitas antar wilayah, sekaligus mendukung keberlanjutan dari jasa transportasi udara di Indonesia,” kata Nur Isnan.

Untuk penetapan biaya tambahan ini, Kemenhub Sebagai regulator tetap berupaya mengakomodir kepentingan semua pihak, yaitu bagi kebutuhan konsumen dan juga keberlangsungan bisnis aviasi.

“Kami mengimbau maskapai agar patuh pada ketentuan tarif yang sudah ditetapka, dan tentunya tetap menjaga kualitas layanan kepada konsumen,” tandasnya.

Untuk diketahui, besaran biaya tambahan ini lebih tinggi dari kebijakan sebelumnya, yaitu maksimal 10 persen untuk pesawat jet dan maksimal 20 persen untuk pesawat jenis propeller. []

Continue Reading

Transportasi

Kinerja PT Pelni Jadi Sorotan Menhub Budi Karya

Published

on

Menhub Budi Karya

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Kinerja PT Pelni (Persero) mendapat sorotan dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Menhub meminta jajaran perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja PT Pelni secara konsisten melalui inovasi atau transformasi pelayanan.

Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan saat memberikan sambutan dalam Rapat Pimpinan PT Pelni Tahun 2022, Rabu 3 Agustus 2022.

Dalam acara tersebut, Budi Karya Sumadi juga mengisyaratkan hasil dari kinerja BUMN ini harus bisa dirasakan oleh warga masyarakat sekitar.

“Pastikan apa yang dilakukan Pelni bisa netes dan manfaatnya dirasakan masyarakat, jadi harus terus melakukan pembehanan,” kata menhub.

Menhub Budi menegaskan, Presiden RI Joko Widodo sudah mengamanatkan PT Pelni sebagai BUMN transportasi laut untuk memastikan konektivitas laut terlaksana dengan baik.

PT Pelni juga harus bisa menjawab berbagai tantangan di sektor transportasi laut, seperti layanan yang menjangkau daerah terpencil, menekan disparitas harga antar wilayah, dan lain sebagainya.

“Untuk menjawab berbagai tantangan itu, Pelni sudah mendapatkan amanah dari pemerintah agar menyediakan layanan kapal perintis, menjalankan program tol laut, dan kegiatan lainnya yang harus dapat diandalkan,” ucapnya.

Guna meningkatkan kinerja PT Pelni, ada beberapa upaya transformasi yang harus dilakukan oleh pihak perusahaan, di antaranya mengoptimalkan layanan berbasis digital dan mengefisienkan operasional kapal.

Kemudian memetakan daerah-daerah yang memiliki potensi untuk dilayani, dan mengoptimalkan pengelolaan Sumber Daya Manusia di seluruh jajaran PT Pelni.

Catatan yang tak kalah penting dari Menhub yaitu BUMN Pelni harus semakin mandiri dan tidak lagi bergantung pada subsidi dari pemerintah.

Menurutnya, kalau BUMN ini tidak efisien dalam memberikan pelayanan, cepat atau lambat akan ditinggalkan, maka harus melakukan upaya transformasi secara sungguh-sungguh.

“Agar kinerja perusahaan membaik, harus dilakukan pengembangan usaha, karena subsidi mestinya hanya sementara. Ketika kita mampu menjalankan usaha dan operasional yang lebih baik, maka sudah bisa menjadi komersial,” tuturnya.

Meski banyak penekanan, di akhir sambutan Menhub juga menapresiasi PT Pelni yang telah berupaya membantu pemerintah memberikan angkutan laut hingga ke daerah-daerah terpencil.

Sementara Direktur Utama PT Pelni Tri Andayani mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Kemenhub untuk melayani kebutuhan transportasi laut baik untuk penumpang maupun logistik.

Tri menjelaskan, sejak tahun 2018 pihaknya sudah mendapat penugasan Public Service Obligation (PSO) dan Subsidi yang meningkat seiring dengan bertambahnya kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Indonesia tengah dan timur.

Menurutnya, penugasan itu sudah dijalankan dengan kinerja PT Pelni yang terus meningkat, terutama pada aktivitas muatan barang. []

Continue Reading

Transportasi

Pendaftaran Hingga 3 Agustus, KAI Buka Rekrutmen untuk Berbagai Formasi

Published

on

KAI Buka Rekrutmen

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) saat ini sedang membuka rekrutmen untuk berbagai formasi. Masyarakat yang ingin melamar dapat melakukan pendaftaran mulai 1 s.d 3 Agustus 2022.

“KAI memberikan kesempatan kepada talenta-talenta terbaik bangsa untuk bergabung dan berkarir di KAI melalui rekrutmen ini,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus

Joni mengatakan, formasi yang dibutuhkan pada rekrutmen ini yaitu Operasional serta Pemeliharaan Sarana dan Prasarana.

Tingkat pendidikan yang dibutuhkan yaitu SLTA (SMA/MA jurusan Ilmu Pengetahuan Alam; SMK/MAK jurusan Teknik Mesin, Otomotif, Ketanagalistrikan, Elektro/Elektronika/Mekatronika, dan Bangunan), D3 (jurusan Teknik Elektro/Elektronika/Mekatronika, Teknik Mesin, Teknik Otomotif, Teknik Sipil, Teknik Listrik, dan Perkeretaapian), dan D4/S1 (jurusan Teknik Elektro/Elektronika/Mekatronika, Teknik Mesin, Teknik Otomotif, Teknik Sipil, Teknik Listrik, dan Perkeretaapian).

Adapun untuk rincian persyaratan dan tahapan rekrutmen, masyakarat dapat mengakses recruitment.kai.id.

KAI mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai terhadap segala jenis bentuk penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen KAI, serta mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu meluluskan peserta rekrut.

“Rekrutmen KAI tidak dipungut biaya apapun dan tidak menggunakan sistem refund, serta tidak bekerja sama dengan agen travel penyedia transportasi atau akomodasi yang berkaitan dengan pelaksanaan rekrutmen,” tutup Joni.

Untuk informasi selengkapnya terkait rekrutmen KAI, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.[]

Continue Reading

BNI

Label

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!