Connect with us
PERTAMINA

Finansial

Komitmen Bank Mandiri Dukung Asian Games

MediaBUMN

Published

on

Bank Mandiri Dukung Asian Games

Bank Mandiri menunjukkan komitmen untuk mendukung kesuksesan Asian Games Jakarta-Palembang 2018. Sebagai bentuk komitmen tersebut, bank BUMN itu menyiapkan layanan uang elektronik yang sekaligus berfungsi sebagai kartu identitas relawan (volunteer) Asian Games 2018. Kartu identitas tersebut didistribusikan kepada lebih dari 4.000 relawan Asian Games 2018.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan kartu identitas bagi relawan Asian Games itu dapat dimanfaatkan untuk bertransaksi secara nontunai di Tol Jabodetabek, tol luar Jakarta, bus Trans-Jakarta, commuterline, gerai-gerai ritel, SPBU, parkir, serta tempat hiburan dan rekreasi yang bekerja sama dengan Bank Mandiri.

“Uang elektronik yang juga berfungsi sebagai kartu identitas ini dapat memudahkan relawan dan penitia penyelenggara Asian Games mengelola transaksi keuangan. Selain itu, melalui kerja sama ini, kami juga ingin memberikan pengalaman bertransaksi nontunai kepada masyarakat umum sehingga hal ini dapat tumbuh menjadi sebuah budaya,” kata Rohan Hafas.

Jasa Keuangan

Prototype Kliring Resmi Digunakan Indodax, PT KBI Beri Dukungan

Alfian Setya Saputra

Published

on

Prototype Kliring

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Prototype Kliring resmi digunakan oleh perusahaan rintisan bursa aset kripto dan Bitcoin yaitu Indodax.

Perusahaan startup menerapkan pilot project pembayaran via kliring dengan menggandeng BUMN PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI).

CEO Indodax, Oscar Darmawan mengatakan pihaknya menggunakan Prototype Kliring ini untuk mendukung transaksi yang aman, dan aset yang tersimpan di Indodax makin transparan.

“Indodax menjadi perusahaan pertama yang menerapkan skema ini, karena bagi kami keamanan transaksi adalah yang utama. Prototype kliring ini penting untuk membantu meningkatkan aset member di Indodax,” Oscar Darmawan, Senin (28/9/2020).

PT KBI sebagai gerbang semua transaksi, dimana uang para member Indodax dengan skema prototype Kliring ini akan disimpan di bank kustodian.

Lembaga Kliring Berjangka sendiri merupakan badan usaha yang menyediakan sistem atau sarana untuk pelaksanaan kliring transaksi perdagangan berjangka.

Nantinya, segala transaksi aset kripto yang terjadi harus diverifikasi lebih dahulu oleh Lembaga Kliring Berjangka.

Proses pengecekannya mencakup catatan perpindahan dana aset kripto, kesesuaian dana pemilik aset kripto, dan nominal pada tempat penyimpanan aset kripto.

“Maka jaminan keamanan bertransaksi menjadi salah satu daya tarik kepada calon investor. Tren yang terjadi saat ini yaitu orang-orang melakukan peralihan investasi ke bitcoin, terutama di masa pandemi ini. Karena permintaan bitcoin dan aset kripto makin tinggi, maka INdodax terus berupaya meningkatkan fasilitas keamanan,” tandasnya.

Sementara Fajar Wibhiyadi selaku Direktur Utama PT KBI mengatakan, pihaknya bertugas menentukan hak dan kewajiban dari setiap transaksi yang dilakukan di bursa berjangka.

Perusahaan pelat merah ini juga bertugas memberikan penjaminan penyelesaian transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi.

“Kami menjalin kerjasama dengan perusahaan berjangka Indodax untuk menciptakan iklim aset kripto yang lebih baik dan aman dengan sistem kliring,” kata Fajar.

Menurut Fajar, kolaborasi dengan Indodax ini ini juga sebagai langkah KBI untuk menghadapi industri yang terus bergerak menuju digitalisasi.

“Kerjasama dengan Indodax ini sifatnya Business to Business. Jadi kami tekankan bahwa kerjsama ini merupakan pilot project untuk ke depan kita memiliki ekosistem asset kripto yang lengkap,” tandasnya. []

Continue Reading

Perbankan

Perolehan Margin Bunga BNI Menurun Sejak Kuartal Kedua 2020

Alfian Setya Saputra

Published

on

Perolehan margin

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Perolehan margin bunga bersih di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. mengalami penurunan sejak kuartal II tahun 2020.

Penurunan itu terjadi akibat dampak pandemi Covid-19 yang mengakibatkan menurunnya kemampuan bayar nasabah.

Sementara pihak bank juga dihadapkan dengan pembentukan pencadangan yang membuat beban operasional juga meningkat.

Berdasarkan laporan keuangan BNI pada pertengahan tahun 2020, perolehan margin bunga bersih turun 0,4 persen secara tahunan menjadi 4,5 persen.

Penurunan perolehan margin bunga bersih atau Net Interest Margin (NIM) juga diikuti dengan peningkatan beban operasional terhadap pendapatan operasional dari 10,21 persen menjadi 82,81 persen (YoY).

Corporate Secretary PT BNI (Persero) Tbk, Melly Meiliana mengatakan pandemi yang terjadi sejak akhir Kuartal 1 2020 memberikan tekanan kepada seluruh roda perekonomian

Akibatnya kinerja perbankan mulai mengalami tekanan sejak kuartal kedua tahun ini.

“Salah satu dampaknya terhadap bisnis bank yaitu perolehan margin bunga bersih yang turun karena kemampuan bayar dari debitur untuk memenuhi kewajibannya juga menurun,” ujarnya, Minggu (27/9/2020).

Menurut Melly, stimulus yang diatur pada POJK Nomor 11 tahun 2020 mengenai Kredit Restrukturisasi sangat membantu Bank untuk dapat menjaga perolehan margin bunga bersih.

Sementara BNI tahun ini juga akan membentuk pencadangan guna antisipasi keadaan dari pandemi covid-19 yang hingga saat ini kondisinya makin memburuk.

“Tentunya hal tersebut sangat berdampak pada perolehan BOPO kami. Pada tahun 2020 ini kami akan fokus terhadap pengelolaan kualitas aset agar kedepannya kinerja kami akan menjadi lebih baik lagi,” tandasnya.

Terpisah, Lando Simatupang selaku Senior Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) menyebutkan, perolehan margin bunga bersih yang menurun tidak selalu terjadi akibat peningkatan beban operasional.

Karena hal itu juga bisa terjadi jika laju pendapatan bunga lebih cepat dibandingan dengan biaya, maka secara otomatis margin bunga bersih masih bisa naik.

Namun berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), selama Juni 2019 hingga Juni 2020, laju pertumbuhan pendapatan bank memang lebih lambat dibandingkan dengan laju biaya.

“Selain itu, pendapatan non operasional berupa fee based income (FBI) juga lebih lambat dibandingkan dengan biaya non operasional lainnya. Tapi laju FBI dalam setahun terakhir tercatat masih lebih tinggi dibandingkan pendapatan bunga,” jelas Lando. []

Continue Reading

Jasa Keuangan

Utang PNM Senilai Rp390 Milliar Kepada Investor Lunas

GUNADI WITJAKSONO

Published

on

Utang PNM

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Utang PNM atau PT Permodalan Nasional Madani (Persero) senilai Rp390 miliar resmi dilunasi pada Jumat, (25/9/2020).

Utang PNM itu berupa surat utang jangka menengah atau medium terms notes (MTN) XVIII tahun 2018 Seri A.

Surat utang jangka menengah ini digunakan pihak PNM untuk modal kerja yang disalurkan sebagai pembiayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan ultra mikro yang jatuh tempo pada 27 September 2020.

Sunar Basuki selaku Executive Vice President Keuangan dan Operasional PT PNM (Persero) mengatakan, pihaknya tetap berkomitmen menjaga kepercayaan investor.

Salah satunya dengan melunasi setiap utang PNM dan kewajiban yang akan jatuh tempo termasuk, surat utang jangka menengah tahun 2018.
Menurut Basuki, meskipun PT PNM juga terdampak pandemi covid-19, namun likuiditas perusahaan masih tetap terjaga.

“Hal itu lantaran ekonomi nasabah yang kami biayai saat ini kembali bangkit. Pertumbuhan penyaluran pembiayaan sudha terjadi sejak awal semester II tahun ini, dan menjadi momentum kebangkitan kinerja perseroan,” kata Basuki di Jakarta, Jumat (25/9/2020).

Tercatat hingga 24 September 2020, penyaluran pembiayaan dari PNM sudah mencapai Rp16,0 triliun untuk program Unit Layanan Modal Mikro (UlaMM) dan PNM Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

Pada periode yang sama, outstanding PT PNM mencapai Rp19,1 triliun, sementara rasio non performing loan (NPL) konsolidasi pada level 1,38 persen

“Dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, kami telah menyalurkan pembiayaan kepada 6.838.121 nasabah. Agar dapat tetap produktif selama pandemi, perseroan juga tetap memberikan pelatihan dan pendampingan kepada nasabah melalui Program Pengembangan Kapasitas Usaha,” jelasnya.

Sebagai informasi, surat utang jangka menengah (MTN) XVIII PT PNM tahun 2018 Seri A diterbitkan pada 27 September 2018 dan memiliki besaran bunga 9,25 persen.

Sebelumnya, perusahaan pembiayaan ini juga telah melunasi Obligasi Berkelanjutan II Tahap 1 Seri A Tahun 2017 sebesar Rp750 milliar yang jatuh tempo pada 12 Juli lalu.

Saat ini PT PNM memiliki lebih dari 3.000 kantor layanan di seluruh daerah di Indonesia yang melayani Usaha Mikro dan Kecil di 34 Provinsi, 427 Kabupaten/Kota, dan 4.290 Kecamatan.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!