Connect with us
PERTAMINA

Perbankan

Komitmen bank bjb Dukung Program Gerakan Nasional Peduli Perlindungan Pekerja Rentan BPJS Ketenagakerjaan

MediaBUMN

Published

on

MEDIABUMN.COM, Jakarta – bank bjb memperpanjang partisipasinya sebagai salah satu donatur dalam program Gerakan Nasional Peduli Perlindungan Pekerja Rentan (GN Lingkaran) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Keikutsertaan kembali bank bjb dalam mendukung program kesejahteraan tenaga kerja dan masyarakat ini ditandai dengan penyerahan kontribusi secara simbolis di Menara bank bjb, Jalan Naripan, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (15/1/2021).

Penyerahan dukungan dihadiri oleh Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi, Direktur Komersial & UMKM bank bjb Nancy Adistyasari, Pemimpin Divisi Hubungan Kelembagaan bank bjb Isa Anwari, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan E. Ilyas Lubis, Direktur Investasi BPJS Ketenagakerjaan Amran Nasution, dan Deputi Direktur Kepesertaan Bidang Khusus BPJS Ketenagakerjaan Ahmad Sulintang.

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan dukungan perusahaan terhadap program GN Lingkaran ini merupakan bentuk komitmen bank bjb dalam mendorong upaya pemeratan kesejahteraan sosial di tanah air. bank bjb sebagai lembaga keuangan yang juga menjalankan fungsi agen perubahan nasional menjadikan program ini sebagai salah satu sarana bagi perusahaan untuk senantiasa berkontribusi kepada masyarakat sebagai bentuk persembahan Tandamata Untuk Negeri.

GN Lingkaran

“bank bjb mendukung penuh program GN Lingkaran BPJS Ketenagakerjaan ini karena sejalan dengan visi usaha bank bjb dalam menciptakan kontribusi lebih besar kepada masyarakat di berbagai bidang. Program yang berupaya mendorong peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat perlu terus didorong oleh semua pihak sebagai perwujudan semangat bergotong-royong untuk menciptakan Indonesia yang lebih baik,” kata Yuddy.

GN Lingkaran sendiri merupakan program yang dirancang secara khusus untuk memberikan bantuan kepada kelompok masyarakat yang masuk ke dalam kategori pekerja rentan agar mereka dapat memperoleh perlindungan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. GN Lingkaran berupaya membayarkan iuran para pekerja bukan penerima upah (BPU) yang belum mampu untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan secara mandiri karena keterbatasan penghasilan seperti petani, nelayan, pedagang kecil, pemulung, tukang ojek, dan lain-lain. Program ini membuka kesempatan bagi masyarakat maupun perusahaan yang hendak berkontribusi menyumbangkan donasi sehingga donatur dapat membantu para pekerja rentan agar terlindungi oleh program jaminan sosial ketenagakerjaan.

bank bjb sendiri telah ikut berkontribusi dalam program ini sejak tahun 2016. Pada tahun 2020 bank bjb melanjutkan keikutsertaan berpartisipasi dalam program GN Lingkaran dengan total sumbangan donasi mencapai Rp2,5 miliar. Diestimasikan dukungan tersebut akan melindungi sebanyak 65.015 pekerja yang tersebar di wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. []

Perbankan

Ingin Tahu Trik Pemasaran WhatsApp dan Google My Business? Yuk Ikuti Webinarnya!

MediaBUMN

Published

on

Pemasaran

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Di era pandemi COVID-19, pemasaran digital telah menjadi hal yang mulai wajib dikuasai para pelaku bisnis, tak terkecuali bisnis UMKM. Pasalnya, pandemi mulai merubah perilaku konsumen dari belanja konvensional menuju belanja digital.

Hal tersebut dipicu oleh pembatasan mobilitas sosial untuk menghindari transmisi penularan virus. Hampir seluruh kegiatan masyarakat di berbagai sektor diubah ke dalam bentuk digital agar tetap dapat terhubung meski saling berjauhan.

Fenomena inilah yang perlu ditangkap para pelaku bisnis UMKM. Para pebisnis harus mulai mengembangkan berbagai akses digital untuk memudahkan konsumen melakukan transaksi tanpa perlu bertatap muka, mengunjungi toko, ataupun menggunakan uang konvensional.

Dalam rangka mengedukasi para pelaku usaha terkait pemanfaatan platform digital, bank bjb bakal menyelenggarakan webinar Bincang Jumat Bisnis Online pada Jumat (26/2/2021). Bincang bisnis yang dilakukan melalui aplikasi ZOOM Cloud Meetings ini membahas Tips Pemasaran Via WA dan Optimasi Google My Business.

Google dan WhatsApp adalah dua platform online yang sangat penting dikuasai pebisnis karena sering dimanfaatkan masyarakat dalam mencari produk yang mereka butuhkan. Dua platform ini berbeda, namun saling berkaitan dalam proses pemasaran secara online.

Bincang Jumat Bisnis Online kali ini akan dipandu Dinar Sudianto, seorang konsultan marketing online, owner Positive Plus Consultant sekaligus founder dari CustomHade.id.

Bincang bisnis ini akan mengupas cara optimalisasi pemasaran produk bisnis UMKM melalui dua platform tersebut. Termasuk trik menggunakan WhatsApp sebagai media pemasaran yang efektif dan penggunaan Google My Business agar bidang usaha yang bersangkutan dapat eksis di mesin pencarian Google.

Daftarkan diri Anda segera melalui tautan https://bit.ly/RegisterPesertaBincangJumatBisnis2021 atau melalui WA ke 0821 1341 9761 (https://wa.me/message/ABBGRZ4WQP3NG1). []

Continue Reading

Perbankan

BTN Kenalkan Tabungan Investa, Bidik Segmen Menengah Atas

MediaBUMN

Published

on

Tabungan Investa

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Tabungan Investa diluncurkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, sebagai salah satu inovasi produk yang memposisikan BTN kembali kepada khitahnya sebagai bank tabungan.

Produk tabungan dengan bunga ciamik tersebut dihadirkan Bank BTN untuk mengincar kalangan menengah atas.

Plt. Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan kondisi pandemi membuka banyak pandangan di masyarakat termasuk dalam hal berinvestasi untuk masa depan. Berbagai instrument investasi, kian marak digandrungi masyarakat terutama kalangan menengah ke atas yang jumlahnya mencapai lebih dari 52 juta orang.

Menjawab perubahan dan kebutuhan tersebut, Bank BTN meluncurkan produk tabungan dengan keuntungan lebih. “Kami melihat potensi yang kian besar terutama di masa pandemi ini. Karena itu, produk Tabungan Investa ini kami hadirkan agar nasabah nyaman menabung sekaligus berinvestasi di Bank BTN,” jelas Nixon di sela peluncuran Tabungan BTN Investa di Jakarta, Selasa (23/2).

Selain kalangan menengah ke atas, Nixon mengungkapkan pihaknya juga mengincar para pelaku usaha dan professional muda sebagai target pasar TabunganBTN Investa. “Kami optimistis mampu menghimpun dana mencapai Rp3 triliun dari tabungan investasi ini,” kata Nixon.

Untuk mencapai target tersebut, emiten bersandi saham BBTN ini menawarkan berbagai fitur ciamik pada Tabungan BTN Investa. Tabungan BTN Investa dirancang memiliki bunga menarik melebihi tabungan biasa. Meski demikian, nasabah tabungan ini dapat tetap fleksibel dalam bertransaksi dan dapat menarik dananya kapan saja tanpa pinalti. Pengguna tabungan BTN Investa juga dapat melakukan pemindahbukuan atau mutasi secara otomatis dengan tabungan transaksional Batara. Nasabah juga bisa memperoleh poin loyalitas yakni poin Spekta.

BBTN juga meracik Program BTN Investa Deals dalam peluncuran produk anyar tersebut. Melalui program itu, nasabah dapat melakukan penawaran penempatan dana setinggi-tingginya untuk memperebutkan gawai terkini mulai dari Iphone 12 Promax 256 GB hingga Sepeda Eletrik Xiaomi Himo z20.

Pembukaan Tabungan BTN Investa dapat dilakukan di jaringan kantor BTN terdekat. Bagi nasabah baru maupun existing, Bank BTN juga menawarkan promo khusus pembukaan tabungan berupa saldo e-wallet, voucher, hingga pilihan investasi reksadana.

Sementara itu, hingga akhir Desember 2020, Bank BTN mencatatkan total penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp279,14 triliun. Posisi tersebut naik 23,84% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp225,4 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.

Adapun, data World Bank yang dilansir 30 Januari 2020 mencatat ada sekitar 20% masyarakat Indonesia atau lebih dari 52 juta orang yang masuk kategori kelas menengah atas (affluent). Kelompok tersebut pun mencatatkan pertumbuhan signifikan di level rata-rata 10% per tahun. []

Continue Reading

Perbankan

Tukar Kartu ATM dengan Kartu Berteknologi Chip Untuk Transaksi Yang Lebih Aman & Nyaman

MediaBUMN

Published

on

chip

MEDIABUMN.COM, Jakarta – bank bjb mengeluarkan imbauan kepada seluruh nasabah untuk segera menukarkan Kartu ATM/Debet berteknologi pita magnetik dengan kartu ATM/Debet baru yang berteknologi chip. Imbauan ini sesuai dengan Surat Edaran Bank Indonesia No.17/52/DKSP tanggal 30 Desember 2015, dimana ditetapkan bahwa seluruh kartu debit dan kartu ATM harus sudah menerapkan teknologi chip paling lambat tanggal 31 Desember 2021. Jika terlewat, maka kartu ATM/ dengan teknologi pita magnetik akan tidak dapat digunakan bertransaksi.

Nasabah bank bjb dapat menukarkan kartu lama dengan kartu baru di seluruh jaringan kantor bank bjb dengan membawa kartu ATM yang lama, buku tabungan dan KTP. Penukaran dapat dilakukan tanpa dipungut biaya sepeserpun.

Penggunaan kartu ATM/Debet berteknologi chip ini relatif lebih aman dari ancaman pemalsuan dan pencurian saat digunakan untuk bertransaksi. Langkah pembaruan menjadi teknologi chip ini sesuai dengan arahan Bank Indonesia. Hal ini dilakukan demi melindungi nasabah, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman saat bertransaksi menggunakan kartu ATM/Debet bank bjb.

Tak hanya lebih aman, kartu berteknologi chip ini juga memiliki sejumlah kelebihan lain. Salah satunya adalah Kartu ATM/Debet teknologi chip berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) dapat digunakan untuk transaksi di seluruh mesin EDC berlogo GPN tanpa dikenakan biaya kepada nasabah. Mekanisme kartu chip ini juga bagian dari upaya untuk mewujudkan industri sistem pembayaran yang lebih efisien dan lebih baik.

Penggunaan kartu ATM/Debet berteknologi chip ini telah mulai diterapkan sejak tahun 2017. Sesuai dengan yang tercantum dalam ketentuan Surat Edaran Bank Indonesia, penggunaan kartu ATM/Debet berteknologi chip ini akan diberlakukan bertahap hingga menyeluruh dan pada awal tahun 2022 semua jenis kartu ATM/Debet berteknologi pita magnetik tidakdapat lagi digunakan. []

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!