Connect with us
PERTAMINA

Konstruksi & Properti

Kinerja Wika: Laba Bersih Capai Rp2,62 Triliun

Alfian Setya Saputra

Published

on

kinerja wika

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Kinerja Wika / PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sepanjang 2019 berhasil mencatat perolehan laba bersih mencapai Rp2,62 triliun (yoy). Artinya laba bersih yang didapatkan BUMN karya ini mengalami kenaikan hingga 26,42% (audited) dibandingkan dengan tahun 2018 di periode yang sama.

Berdasarkan catatan pembukuan, capaian kinerja Wika, salah satunya dipengaruhi kuatnya komitmen dan strategi perusahaan plat merah tersebut dalam menjalankan roda bisnisnya.

Meski bisnis yang dijalankan berada di tengah siklus politik lima tahunan seperti, Pemilihan Presiden dan Pemerintahan, serta Pemilihan Umum, namun tak ada hambatan dalam pencapaian laba bersih yang signifikan.

Dijelaskan Direktur Utama Wijaya Karya Tumiyana, Minggu (22/03), kondisi keuangan perseroannya saat ini dalam kondisi yang baik. Tumiyana merincikan, posisi utang berbunga yang dimiliki Wijaya Karya di 2019 sebesar Rp15,08 triliun dan total ekuitas mencapai besaran Rp19,22 triliun.

Dengan nilai yang didapatkan tersebut, tercatat penghasilan rasio gross gearing dan net gearing masing-masing hanya sebesar 0,78 kali dan 0,25 kali.

Dengan pembukuan tersebut, kinerja Wika, sebut Tumiyana secara keuangan perusahaan saat ini sangatlah sehat. Sehingga tak ada halangan untuk alur kas di 2020 ini.

Tak hanya dinyatakan sehat secara keuangan, Tumiyana juga menganggap Wijaya Karya memiliki ruang yang cukup dalam berpartisipasi pada proyek-proyek infrastruktur.

Apalagi program infrastruktur menjadi program pemerintah dan program yang dibutuhkan masyarakat karena programnya sampai saat ini telah dirasakan manfaatnya.

Menurutnya, Wijaya Karya dapat menciptakan operasi yang semakin efisien dan strategi investasi yang dilakukan telah membuahkan hasil.

Pada 2019, menurut Tumiyana, Wijaya Karya telah mencatatkan torehan peningkatan. Perolehan tersebut karena Wijaya Karya memberikan hasil optimal ke masyarakat Indonesia.

Sementara target di tahun 2020 ini, Perusahaan Plat merah ini memproyeksikan target Kontrak Baru hingga Rp65,5 triliun.

Artinya target tersebut mengalami kenaikan sampai 59,7% dari realisasi yang didapatkan pada tahun 2019.

Lalu untuk kinerja Wika di tahun 2020, laba bersih ditargetkan mencapai Rp2,92 triliun. Capaian tersebut diupayakan tumbuh 11,41% dari realisasi 2019. []

Konstruksi & Properti

Hutama Karya Bagikan Tongkat Tol dan Vaksin Gratis

EKO PRASETYO

Published

on

Hutama Karya

MEDIABUMN, Jakarta – PT Hutama Karya (Persero) membagikan tongkat tol dan vaksin gratis di seluruh cabang tol yang dioperasikannya. Langkah tindakan preventif salah satu Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) di Indonesia ini sebagai upaya mencegah meluasnya penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) atau virus corona.

Selain itu, Perseroan sementara waktu telah menutup fasilitas top-up tunai di hampir seluruh gerbang tol. Hal itu dilakukan Per 30 Maret 2020 sampai dengan waktu yang belum bisa ditentukan.

Cabang ruas tol yang telah dimulai, di antaranya, tol Bakauheni-Terbanggi Besar dan tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang Kayu Agung di Sumatera.

Selanjutnya tindakan preventif ini juga dilakukan di tol JORR Seksi S dan Tol Akses Tanjung Priok (ATP) di Jakarta.

Tak hanya itu saja, Hutama Karya juga meniadakan sementara fasilitas mobile reader di tol ATP dan JORR S serta di tol Bakter, tol Terpeka, dan tol Palindra.

“Tindakan ini dilakukan sebagai bentuk langkah Hutama Karya mendukung gerakan physical-distancing yang digalakkan oleh WHO dan pemerintah Indonesia,” terang Executive Vice President Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya, J. Aries Dewantoro, Senin (30/03/20).

Dijelaskannya, tujuan tindakan yang dilakukan Hutama Karya adalah untuk mencegah bertambahnya penularan Covid-19.

Salah satunya, disebutkannya di sarana infrastruktur yang menjadi fasilitas publik, termasuk dengan meminimalisir potensi kontak fisik di gerbang tol.

Lebih lanjut, kata Aries, dengan dilakukan penutupan fasilitas top up tunai di dan mobile reader dengan demikian tak ada lagi kegiatan transaksi antar pengguna dan petugas tol untuk saat ini.

Menurutnya, tak hanya langkah preventif saja yang telah dilakukan pihaknya. Disebutnya, Hutama Karya sudah menggelar sosialisasi dan kegiatan edukasi di berbagai kesempatan.

Di antaranya kepada para petugas tol sampai dengan para pengguna jalan di lingkungan kantor cabang, gerbang, sampai di tempat istirahat jalan tol.

“Di tol Mebi, Sabtu (21/3) lalu, kami pun telah membagikan lebih dari seratus tongkat tol gratis kepada pengguna jalan,” katanya.

Lalu di Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang Kayu Agung pihaknya juga telah membuat handsanitizer dan disinfektan sendiri yang hasilnya ditempatkan di unit kendaraan operasional.

Hal ini sebagai upaya mengatasi kelangkaan dan lonjakan harga handsanitizer di pasaran.

“Kami juga berikan vaksin, antaranya vaksi influenza dan suntik vitamin c. Kita berikan kepada seluruh petugas di masing-masing ruas tol,” paparnya.

Hutama Karya pun menurutnya terus berupaya memastikan kecukupan stok vitamin yang ada di masing-masing cabang tol.

Demikian juga untuk penyemprotan disinfektan yang dilakukan secara rutin di seluruh gerbang tol.

Sementara dalam kebijakan Work From Home (WFH), Manajemen Hutama Karya telah menerapkan di seluruh Cabang tol yang dikelolanya.

Kendati WFH, Hutama Karya tetap memastikan pengoperasian jalan tol tetap berjalan lancar dengan tetap memperhatikan aspek kesehatan ditengah mewabahnya virus ini.

“Sistem WFH tak akan ganggu pengoperasian jalan tol dalam naungan Hutama Karya. Semua tetap berjalan,” tegasnya.

Sebab menurutnya, perseroan tetap bekerja dari rumah (untuk back office) ataupun melakukan jadwal shift dari kesepakatan bagian masing-masing petugas tol.

Maka dari itu, dengan ditutupnya fasilitas top-up tunai, seluruh pengguna jalan tol diimbau memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum melakukan transaksi non-tunai di gerbang tol.

Akan tetapi pengguna jalan tol juga tak perlu khawatir jika kehabisan saldo e-money karena bisa melakukan cek dan top-up saldo e-money melalui HK Toll Apps.

HK Toll Apps ini dapat diunduh gratis di Google Play Store. Banyak informasi yang akan didapatkan lewat HK Toll APPS.

Antaranya seperti, info ruas tol yang dikelola Hutama Karya, dari info tarif, lokasi rest area, akses CCTV real time kondisi ruas tol, sampai dengan akses infomasi call center yang ada di masing-masing ruas. []

Continue Reading

Konstruksi & Properti

Laba Bersih Wika Beton di 2019 Capai Rp510,71 Miliar

Alfian Setya Saputra

Published

on

laba

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Sepanjang 2019, PT Wijaya Karya Beton Tbk (Wika Beton) membukukan laba bersih sebesar Rp510,71 miliar. Laba ini juga telah disepakati di dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2019 bersama hasil kesepakatan lainnya.

Laba bersih yang didapat Wika Beton saat ini mengalami peningkatkan dibanding tahun 2018 yang hanya mencapai Rp486,64 miliar.

Sekretaris Perusahaan Wika Beton Yuherni Sisdwi R dalam rillisnya mencatatkan penjualan di sepanjang tahun 2019 Wika Beton mencapai Rp7,08 triliun. Nilai tersebut mengalami peningkatan dari 2018 yang hanya mencapai Rp 6,93 triliun.

Tercatat untuk arus kas WIKA Beton dari aktivitas operasi “positif” capaiannya sebesar Rp1,12 triliun.

Selanjutnya untuk arus kas dari aktivitas investasi mencapai Rp379,29 miliar dan arus kas dari aktivitas pendanaan Rp9,37 miliar.

Arus kas tersebut mencatatkan kenaikan kas bersih mencapai Rp737,38 miliar. “Maka itu, kas bersih awal tahun perseroan yang hanya Rp865,02 miliar, kini naik menjadi Rp1,60 triliun di akhir tahun 2019,” terangnya.

Menurutnya trend positif ini didapatkan dari beberapa proyek besar di bidang infrastruktur yang kontraknya sampai Desember 2019, sebesar 72,80%.

Lalu proyek di sektor energi juga Wika Beton mendapat presentasi 12,06%, dan sisanya didapat dari sektor properti 8,12%, industri 3,58%, dan pertambangan 3,44%.

Proyek-proyek yang digarap Wika Beton, dirinci Yuherni didapatkan dari beberapa proyek Tol. Diantaranya yaitu Tol Semarang – Demak, Tol Pekanbaru – Padang Seksi Bangkinang – Pangkalan, Jakarta International Stadium, Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi 3A, Tol Balikpapan – Samarinda Paket 2, 3 & 4, High Speed Railway Jakarta-Bandung, Tol Serpong – Balaraja, Dermaga Patimban, Tol Serang – Panimbang dan Pembangunan Infrastruktur Bandara Kulon Progo.

“Dengan capaian kinerja di 2019, kami sangat yakin perseroan akan mampu mencapai target-target kinerja di 2020 seperti target penjualan sebesar Rp9,49 triliun, target perolehan kontrak baru sebesar Rp11,47 triliun, serta target perolehan laba bersih yang sebesar Rp561,2 miliar,” paparnya optimis.

Diketahui, dalam RPUST Tahun Buku 2019 di Hotel Best Western Premier The Hive, Jakarta, Kamis (26/03/20) selain pembahasan Penetapan Penggunaan Laba Bersih termasuk pembagian dividen untuk Tahun Buku 2019, perseroan juga membahas perubahan pengurus perseroan dan lainnya.

Kesepakatan yang dihasilkan adalah RUPST memberhentikan dengan hormat Bapak Bambang Pramujo sebagai Komisaris Utama, Ibu Asfiah Mahdiani sebagai Komisaris Independen dan Bapak Yustinus Prastowo sebagai Komisaris Independen kemudian mengangkat Bapak Agung Budi Waskito sebagai Komisaris Utama, Bapak Indrieffouny Indra sebagai Komisaris Independen, dan Bapak Heru Wisnu Wibowo sebagai Komisaris.

Adapun susunan Dewan Komisaris WIKA Beton saat ini:

1. Komisaris Utama : Agung Budi Waskito
2. Komisaris : Heru Wisnu Wibowo
3. Komisaris : Yohanes Babtista Priyatmo Hadi
4. Komisaris : Herry Trisaputra Zuna
5. Komisaris Independen : Priyo Suprobo
6. Komisaris Independen : Indrieffouny Indra

Selanjutnya untuk susunan Direksi WIKA Beton tetap dijabat oleh pengurus yang sama dalam kepengurusan sebelumnya, antaranya:

1. Direktur Utama : Hadian Pramudita
2. Direktur Teknik & Pengembangan : Sidiq Purnomo
3. Direktur Keuangan : Imam Sudiyono
4. Direktur Human Capital & Produksi : Mursyid
5. Direktur Operasi : I Ketut Pasek Senjaya Putra
6. Direktur Pemasaran : Kuntjara

Continue Reading

Konstruksi & Properti

Wika Beton Siap Siap Buyback Saham

EKO PRASETYO

Published

on

Wika Beton

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Wijaya Karya Beton Tbk / Wika Beton tengah bersiap-siap melakukan buyback saham. Anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk ini akan melakukan pembelian kembali sahamnya setelah menyelesaikan pelepasan saham simpanan atau treasury.

Pasalnya, dalam waktu dekat ini pihak perseroan akan terlebih dahulu menyelesaikan rencana pelepasan saham diperoleh kembali dengan skema Management Employee Stock Option Plan atau MESOP.

Pada Kamis (26/03), Perseroan telah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Rapat ini menghasilkan keputusan persetujuan pemegang saham terkait pelepasan saham treasury.

Maka pasca dinyatakan proses ini selesai, selanjutnya perseroan akan melakukan buyback saham.

Hal tersebut seperti yang dijelaskan Sekretaris Perusahaan Wika Beton Yuherni Sisdwi Rachmiyati. Menurutnya setelah selesai sell back saham treasury selesai, pihaknya berencana akan mengeluarkan keterbukaan informasi buyback saham.

“Kami akan keluarkan keterbukaan informasinya terkait hal tersebut,” terang Yuherni.

Meski telah menyatakan perseroannya siap buyback saham, Yuherni masih enggan menjelaskan lebih jauh berapa besaran dana yang akan dianggarkan Wika Beton.

Selain itu, Yuherni juga masih enggan merinci pasti kapan waktu pelaksaan pembelian kembali saham akan dilakukan.

Diketahui adanya relaksasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pelaksanaan buyback saham oleh emiten kini bisa dilakukan tanpa melalui RUPS.

Direksi Wika Beton sebelum ada rencana buyback saham seperti saat ini tercatat cukup antusias memupuk saham perusahaan.

Seperti yang terdata di Januari, setidaknya ada tiga direktur yang memborong saham perseroan.

Contohnya, belum lama ini, Direktur WIKA Beton Kuntjara, melakukan pembelian 150.000 lembar saham WTON dari pasar sekunder. Pembelian dilakukan di harga Rp191 per saham.

Selain itu di waktu sebelumnya juga Kuntjara tercatat melakukan pembelian 100.000 saham WTON di 17 Maret 2020. Harga transaksi saat itu Rp240 per saham.

Demikian juga yang dilakukan Direktur Wika Beton lainnya, pada 30 Januari 2020 silam, Mursyid juga melakukan pembelian saham 400.000 saham WTON dengan harga Rp400 per saham.

Sama halnya yang dilakukan Direktur Wika Beton Sidiq Purnomo yang pada 19 Maret 2020 lalu tercatat melakukan pembelian saham 1,28 juta lembar saham WTON dengan harga Rp210 per saham. []

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM