Kinerja BRI Triwulan III 2019, Laba Cuma Tumbuh Satu Digit

oleh
Kinerja BRI

Kinerja BRI / PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk pada triwulan III tahun 2019 boleh dibilang cukup memuaskan meskipun laba tercatat hanya tumbuh satu digit.

Bank pelat merah ini hanya mampu mencetak laba Rp24,80 Triliun atau tumbuh 5,36% year on year. Pertumbuhan laba tersebut sangat melambat dibandingkan catatan pada triwulan III 2017 ke triwulan III 2018 yang mampu tumbuh 14,6 persen alias double digit.

Kepada mediabumn, Direktur Utama BRI Sunarso memaparkan bahwa naiknya level rasio kredit bermasalah (non performing loan / NPL) maka memicu naiknya biaya cadangan.

“Hal ini sangat mempengaruhi kinerja BRI di triwulan III 2019 dari sisi torehan laba,” jelas Suanrso.

Pertumbuhan laba bersih pada triwulan III 2019 tersebut, lanjut Sunarso, ditopang melalui penyaluran kredit yang tumbuh di atas rata-rata industri perbankan khususnya pada segmen kredit mikro.

“Kredit BRI berhasil tumbuh double digit yaitu 13,23 persen, atau sepertiga dari total kredit BRI,” ujarnya.

Sementara itu kinerja BRI dari sisi pencapaian aset, per triwulan III tahun 2019 BRI berhasil mencatat perolehan aset sebesar Rp1.305,67 Triliun. Perolehan aset tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 10,34 persen yoy.

Sementara dari sisi rasio perbankan lainnya, imbuh Sunarso, LDR BRI tercatat 94,15 persen dan CAR 21,89 persen.

“Angka LDR tersebut kami nilai sangat moderat dan CAR yang cukup kuat untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan Bank BRI di masa mendatang,” tutup Sunarso. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *