Connect with us
PERTAMINA

Asuransi

Kerugian Jasindo di Kuartal III 2021 Capai Rp185 Miliar

Published

on

Kerugian Jasindo

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Kerugian Jasindo pada kuartal III tahun ini masih cukup tinggi, yakni mencapai Rp184,78 miliar.

Sebenarnya PT Asuransi Jasa Indonesia atau Asuransi Jasindo ini berhasil meningkatkan pendapatannya 9,74 persen secara tahunan, dari Rp3,02 triliun menjadi Rp3,31 triliun.

Namun pendapatan yang meningkat ini belum mampu membuat asuransi milik negara ini meraup laba bersih.

Meski begitu jumlah kerugian Jasindo sudah menurun jika dibandingkan di semester III tahun lalu.

Di mana total kerugian Jasondi di September 2020 mencapai Rp309,68 miliar, dan saat ini Rp184,78 miliar, artinya sudah berkurang sebesar 40,33 persen (yoy).

Turunnya nilai kerugian Jasindo salah satunya karena pendapatan premi dalam 9 bulan pertama 2021 naik sebesar 9,74 persen.

Namun meningkatnya premi reasuransi yang harus dibayarkan membuat pendapatan neto perusahaan turun tipis, dari Rp1,29 triliun menjadi Rp1,28 triliun.

Membaiknya kinerja Jasindo juga karena dampak penurunan beban klaim neto yang harus dibayarkan dari sebelumnya mencapai Rp1,31 miliar kini Rp1,11 triliun.

Jumlah beban usaha perusahaan juga turun menjadi Rp300,30 miliar dari kuartal ketiga tahun lalu sebesar Rp327,85 miliar.

Jika ditotal pendapatan dan mengurangi beban, perusahaan yang tergabung dalam Indonesia Financial Group (IFG) tetap merugi Rp181,20 miliar.

Untuk jumlah aset perusahaan tercatat mengalami peningkatan menjadi Rp14,40 miliar yang terbagi atas investasi Rp3,98 triliun dan aset bukan investasi menjadi Rp 10,41 triliun.

Adapun investasi terbesar Jasindo berupa berjangka yang naik menjadi Rp2,01 triliun, dengan komponen terbesar aset Jasindo yakni aset reasuransi yang nilainya juga naik menjadi Rp5,92 triliun.

Tak hanya itu, liabilitas perusahaan naik dari Rp10,06 triliun menjadi Rp11,77 triliun, terdiri dari utang Rp 3,28 triliun dan cadangan teknis Rp8,48 triliun.

Ekuitas PT Jasindo tercatat turun menjadi Rp2,63 triliun dari semula Rp2,89 triliun, dan rasio kecukupan investasi juga turun menjadi 137,08 persen dari semula 151,14 persen.

Adapun rasio pencapaian pemenuhan tingkat solvabilitas tercatat hanya 121,39 persen dan mengalami penurunan dari kuartal III tahun lalu yang mencapai 164,45 persen.

Rasio solvabilitas atau RBC (Risk Base Capital) tersebut sangat tipis dari ambang batas yang ditetapkan OJK yakni minimal 120 persen.

Risk Base Capital sendiri merupakan rasio modal perusahaan asuransi dibandingkan dengan nilai risiko yang dihadapinya. []

Asuransi

Koordinasi Kerjasama Penanganan Korban Laka Lantas Dengan RSUD Malingping

Published

on

Kerjasama

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Malingping, Angga Wedatama melakukan kunjungan ke RSUD Malingping untuk berkoordinasi dan meningkatkan kerjasama antara Jasa Raharja Cab Banten dengan RSUD Malingping yang di wakili oleh Ibu Reni Selaku Kasi Medrek di RSUD Malingping.

Kunjungan ini selalu dilakukan secara rutin dan berkelanjutan untuk peningkatan pelayanan Jasa Raharja kepada masyarakat korban kecelakaan lalu lintas di Banten Selatan khususnya di wilayah Malingping. Selain berkoordinasi dengan pihak RSUD Malingping, Petugas Jasa Raharja Samsat Malingping juga mendata korban – korban kecelakaan yang dirawat di rumah sakit untuk memberikan edukasi dan informasi mengenai Jasa Raharja kepada pihak keluarga korban kecelakaan untuk melaporkan kejadian kecelakaan tersebut kepada pihak Rumah sakit agar dapat terjamin Jasa Raharja.

“ Ya Benar, saya selaku petugas Jasa Raharja di Samsat Malingping selalu melakukan edukasi dan menginformasikan hak dan kewajiban setiap korban kecelakaan khususnya yang di rawat di RSUD Malingping agar terjamin biaya perawatannya oleh pihak Jasa Raharja”,  tutur Angga Wedatama.[]

Continue Reading

Asuransi

Kepala Cabang Jasa Raharja Hadir di Mukerda Organda DPC NTB

Published

on

di Mukerda Organda

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Musyawarah kerja  daerah DPC organda Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dilaksanakan di Hotel Lombok Raya pada hari Kamis, 11 Agustus 2022, acara yang bertujuan mewujudkan transportasi yang gemilang di Provinsi Nusa Tenggara Barat hadir pada acara tersebut yaitu beberapa stake holder di bidang transportasi seperti Dinas Perhubungan, KSOP Lembar, Pertamina Bappenda Provinsi Nusa Tenggara Barat, pelaku jasa transportasi serta Kepala Cabang PT Jasa Raharja Cabang Nusa Tenggara Barat.

Pada kesempatan tersebut Kepala Cabang      PT. Jasa Raharja Cabang Nusa Tenggara Barat menyampaikan bahwa penting nya membayar IWKBU (Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum) hal ini mengapa disampaikan mengingat banyak para pengusaha transportasi yang belum melaksanakan kewajibannya untuk membayar iuran tersebut.

Kepala Cabang yaitu bapal Emil Feriansyah Latuef juga menyampaikan bahwa banyak serta tinggi nya tingkat kecelakaan lalu lintas di Provinsi Nusa Tenggara Barat cukup tinggi khususnya kendaraan bermotor umum maka mengingatkan Kembali kepada para pemilik jasa transportasi untuk segera menunaikan kewajibannya untuk membayar Iuran Wajib.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja berharap semoga kedepan kepada para pengusaha jasa transportasi lebih tertib dalam membayar kewajibannya berupa IWKBU & SWDKLLJ beliau juga menyampaikan agar Peraturan Gubernur No 74 Tahun 2022 benar benar bisa dimanfaatkan dengan baik dengan pemberian discount, pajak bebas denda, serta insentif 5% bagi wajib pajak aktif.[]

Continue Reading

Asuransi

Kunjungan Jasa Raharja & Kemenhubdar di BIL

Published

on

Kunjungan

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Jasa Raharja bersama Kementerian Perhubungan melakukan kunjungan kerja ke Angkasa Pura 1 Lombok.

Kunjungan kali ini di sambut baik oleh Airport Operation, services and security Senior Manager Bp Misranedi & dihadiri oleh Kepala Urusan Iuran Wajib PT Jasa Raharja Bp Teguh beserta staff , Ibu Meliana Nur Inspektur angkutan Udara dari Kementerian Perhubungan beserta staff dan perwakilan dari beberapa maskapai penerbangan di Bandara Internasional Zainudin Abdul Majid Lombok .

Mengingat pentingnya data manifest sangat penting untuk Iuran Wajib Pesawat Udara (IWPU) yang berguna memberikan jaminan perlindungan dasar kepada seluruh penumpang pesawat sebagai pengemban Amanah UU 33 Tahun 1964, maka PT Jasa Raharja bersama Kementerian Perhubungan melakukan rekonsiliasi data dengan seluruh maskapai yang ada di bawah naungan angkasa Pura 1 Lombok. Yaitu dengan meminta data  penumpang (manifest) pesawat baik yang masuk maupun keluar dari Bandara Internasional Zainul Abdul

Majid sesuai dengan lintasan penerbangan masing-masing.

Rekonsiliasi data ini merupakan upaya dari Jasa Raharja untuk memastikan keterjaminan seluruh penumpang pesawat khususnya yg masuk dan Keluar dari Lombok.[]

 

Continue Reading

BNI

Label

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!