Connect with us
PERTAMINA

Transportasi

Kargo Garuda Indonesia Angkut Ekspor Makanan Laut ke Jepang dan Singapura

Published

on

Kargo Garuda Indonesia

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Kargo Garuda Indonesia mulai mengangkut ekspor makanan laut di tengah minimnya jumlah penumpang.

Maskapai penerbangan milik pemerintah ini menggarap potensi penerbangan kargo untuk mendukung ekspor produk makanan laut dari dalam negeri.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan, rencana ini merupakan salah satu langkah yang dilakukan pihak perseroan untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan.

Pasalnya jumlah penerbangan penumpang selama pandemi ini masih sangat rendah.

“Kami menyadari bahwa pergerakan barang terutama bahan pangan terus berjalan, meningkat adanya perdagangan online atau e-commerce,” ujarnya, Jumat (30/10/2020).

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Mengakui bahwa porsi untuk penerbangan kargo masih rendah jika dibandingkan penerbangan penumpang, hanya berkisar 20 persen.

Meski begitu, pihaknya yakin bahwa potensi ekspor terutama produk makanan laut masih sangat besar.

“Kami serius menggarap penerbangan kargo produk makanan laut. Saya yakin kalau peluang ini benar-benar diseriusi, proporsinya bisa naik di atas 30 persen,” katanya.

Tambah Penerbangan Kargo Garuda Indonesia

Adapun saat ini kargo Garuda Indonesia sudah memiliki dua rute penerbangan yaitu Makassar-Singapura, dan Manado-Jepang.

Daya angkut kargo rute Singapura rata-rata 40 ton setiap penerbangan, dengan jadwal penerbangan sekali dalam sepekan.

Sementara rute menuju Jepang rata-rata 35 ton sekali jalan dengan jadwal yang sama yaitu sekali sepekan.

“Melalui layanan kargo Garuda Indonesia para nelayan juga akan mendapatkan keuntungan lebih karena hasil tangkapannya terjual lebih mahal di pasar ekspor. Terlebih komoditas makanan laut ini sangat diminati oleh masyarakat di kedua negara tersebut,” jelasnya.

Selain itu, jarak tempuh dari Makassar dan Manado juga lebih dekat sehingga biaya logistiknya akan lebih murah dibandingkan pengiriman yang dilakukan dari Jakarta.

Bahkan Irfan siap menambah jumlah pesawat untuk layanan penerbangan kargo Garuda jika nantinya pengiriman barang ini mengalami peningkatan.

“Kalau harus menambah jumlah pesawat, kita siap tambah jika memang dibutuhkan. Karena ini untuk mendorong ekspor perikanan. Makanan laut ini sebenarnya ekspor yang punya potensi besar, namun selama ini terabaikan,” tandasnya.

Di luar rute ekspor, Kargo Garuda juga melayani 10 penerbangan domestik setiap harinya. Untuk itu, Irfan tetap yakin bahwa bisnis penerbangan kargo Garuda cukup menjanjikan di tengah penurunan penumpang yang terjadi selama pandemi. []

Transportasi

Dorong Perekonomian, KAI dan Bank Mandiri Kolaborasi Dukung Pelaku Usaha

Published

on

Dorong perekonomian

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Dorong perekonomian! Upaya tersebut menjadi salah satu tugas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai agent of development.

Di saat negara dalam keadaan krisis ekonomi seperti saat ini karena dampak Pandemi Covid-19, BUMN diharapkan mampu hadir ikut berkontribusi dalam upaya tersebut, utamanya membantu sektor usaha kecil.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Bank Mandiri menyepakati kerja sama untuk dorong perekonomian bagi pelaku usaha di tengah pandemi Covid-19.

Kesepakatan tersebut tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama terkait pembiayaan kredit talangan (Kreta) kepada supplier/vendor KAI. Fasilitas ini dimaksudkan untuk mempercepat penerimaan pembayaran Supplier/Vendor KAI sehingga dapat meningkatkan pengelolaan likuiditas.

Perjanjian Kerja Sama tersebut ditandatangani oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko KAI Salusra Wijaya dan Senior Vice President SME Banking Bank Mandiri Alexander Dippo yang disaksikan oleh Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Susana Indah K. Indriati dan jajaran manajemen KAI di Jakarta, Senin (14/6).

Sinergi BUMN ini merupakan bentuk adaptif dan kolaboratif KAI di bidang pengelolaan keuangan untuk semakin meningkatkan pelayanan serta mempererat hubungan antara KAI dan seluruh stakeholders KAI.

Kerja sama ini menunjukkan bahwa KAI tidak hanya berinovasi di bidang Angkutan Penumpang dan Barang, namun juga di aspek perusahaan lainnya.

“Terima kasih kepada Bank Mandiri yang telah memberikan fasilitas percepatan pembiayaan kepada supplier/vendor KAI. Kerja sama ini merupakan sinergi BUMN yang penting dan langkah win-win solution untuk seluruh pihak,” ujar Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko KAI Salusra Wijaya.

Salusra mengatakan dukungan ini diberikan bagi para supplier/vendor perusahaan, termasuk para UMKM, yang selama ini menjadi mitra KAI dalam hal penyediaan barang dan jasa perusahaan.

Fasilitas ini diharapkan mampu memberikan efek positif bagi supplier/vendor KAI ditengah pandemi Covid-19 yang berdampak kepada berbagai pelaku usaha.

Melalui dukungan dari Bank Mandiri ini, semoga dapat membantu para supplier/vendor KAI sehingga kualitas pengadaan barang dan jasa yang secara langsung maupun tidak langsung dirasakan oleh pelanggan KAI akan terjaga.

“Dengan likuiditas perusahaan yang baik, kami harap para supplier/vendor KAI dapat mendukung penuh berbagai kebutuhan KAI dalam rangka membantu memulihkan kinerja perkeretaapian nasional,” tutup Salusra. []

Continue Reading

Transportasi

Navigasi Penyeberangan PT ASDP Dialihkan ke Kemenhub

Published

on

Navigasi penyeberangan

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Navigasi penyeberangan yang selama ini berada di bawah kendali PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi dialihkan ke Kementerian Perhubungan.

Selanjutnya pengelolaan navigasi penyeberangan atau Ship Traffic Control (STC) akan menjadi tanggungjawab Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.

Keputusan ini diambil berdasarkan regulasi yang ada, dan untuk menghindari konflik kepentingan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sebagai operator kapal sekaligus operator pelabuhan.

Dengan pengalihan navigasi penyeberangan ini, diharapkan dapat memberikan rasa keadilan kepada seluruh operator kapal penyeberangan.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi mengatakan, pengelolaan navigasi penyeberangan ini sudah dimulai sejak 1 Mei lalu di beberapa titik penyeberangan nasional.

Di antaranya di Pelabuhan Merak Banten dan Pelabuhan Bakauheni Lampung yang telah dikelola oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) di wilayahnya masing-masing.

Konsep navigasi ini di Bawah Kendali Operasi (BKO) personel PT. ASDP dan sistem pinjam pakai peralatan.

Budi menyatakan, pihaknya sudah meminta agar Direktur TSDP segera melakukan koordinasi untuk mengatur ruang lingkup dan pembiayaan navigasi penyeberangan tersebut.

Sebab aturan terkait pengelolaan navigasi ini sudah diatur dalam Undang Undang Nomor 17 Tahun 2008, Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2009, Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2010 dan Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2010.

“Dalam beberapa peraturan itu sudah diatur bahwa pembinaan, pengaturan, pengendalian, dan pengawasan kegiatan kepelabuhanan merupakan kegiatan pemerintahan di pelabuhan. Termasuk pengendalian lalu lintas kapal penyeberangan,” tegas Budi dalam keterangannya, Rabu (9/6/2021).

Dalam pengelolaan navigasi penyeberangan, ia berharap para petugas BPTD bisa semakin menguasai tugas-tugasnya, seperti penggunaan peralatan dan komunikasi dengan kapal yang melintas.

Atas kerjasama dengan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), ia juga menyampaikan terima kasih kepada perusahaan tersebut karena telah mendukung proses peralihan.

Menurutnya, kerjasama ini harus tetap berjalan karena setiap lembaga punya hak dan kewajiban masing-masing untuk pelayanan masyarakat.

“Kita di pelabuhan memberikan pelayanan juga melalui operator. Kita tentu terus berupaya agar pelayanan ini dapat semakin dirasakan oleh semua pihak,” kata Dirjen Budi.

Saat ini Ditjen Perhubungan Darat TSDP juga sedang menyiapkan pengelolaan navigasi penyeberangan di berbagai pelabuhan penyeberangan lainnya.

Yang terbaru, navigasi penyeberangan di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk juga sudah diserahkan kepada BPTD Wilayah XI Provinsi Jatim, per tanggal 1 Juni lalu. []

Continue Reading

Transportasi

Tingkatkan Pelayanan, PT KAI Bangun Masjid di Stasiun Solobalapan

Published

on

Masjid

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta menggelar acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid di Stasiun Solobalapan, Jl. Wolter Monginsidi No. 112, Kestelan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jumat (4/6). Acara ini dihadiri oleh Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo, Komisaris PT Kereta Api Indonesia (Persero) Riza Primadi, Sekretaris Daerah kota Surakarta (mewakili Walikota Surakarta), beserta jajaran Direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero). Turut hadir jajaran Forkopimda, para pejabat Pemerintah Kota Surakarta, dan Kewilayahan.

Prosesi peletakan batu pertama ini ditandai dengan peletakan material semen ke dalam pondasi bangunan oleh Dirut PT KAI (Persero), Komisaris PT KAI (Persero), Sekretaris Daerah kota Surakarta, dan Direktur Perencanaan strategis dan pengembangan Usaha PT KAI di lokasi pembangunan Masjid yang berada di area parkir Stasiun Solobalapan. Masjid Stasiun Solobalapan akan dibangun oleh rekanan PT KAI yaitu PT Surya Kencana Baru dengan desain arsitektur yang modern dan struktur bangunan yang megah, sehingga memberikan kenyamanan lebih untuk melaksanakan ibadah di tempat ini.

“Pada hari Jumat, hari yang penuh berkah ini, peletakan batu pertama Pembangunan masjid di stasiun Solobalapan sebagai wujud syukur KAI untuk terus melakukan sesuatu yang bernilai. Dan kami sangat berharap apa yang menjadi niat kita bahwa pembangunan masjid ini akan menjadikan ruang serta wahana bagi masyarakat sekitar maupun bagi pelanggan kereta api di Solo untuk melaksanakan ibadah,” ujar Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo.

Didiek mengatakan meski masih dalam masa pandemi Covid-19, KAI tetap berupaya agar dapat memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada seluruh pelanggan KAI dan masyarakat umum. Dirinya juga berharap agar setelah dibangunnya rumah ibadah tersebut, dapat dirawat dan menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat setempat maupun penumpang kereta api.

“Mari sama-sama kita doakan kepada para panitia agar dalam pembangunan berjalan dengan baik. Mudah-mudahan dengan dibangunnya masjid ini dapat menambah iman dan taqwa kita semua serta sebagai wajah cantik kota Surakarta,” kata Didiek.

Executive Vice President PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta Asdo Atrivianto mengatakan bangunan masjid yang terdiri dari 2 lantai seluas 735 m2 berkapasitas 600 jamaah ini diharapkan dapat memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada seluruh pelanggan KAI dan masyarakat umum untuk beribadah.

“Masjid ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas pedestrian, taman, kamar mandi & tempat wudu baik pria maupun wanita, menara, loker, ruang alat, dan ruang serbaguna,” kata Asdo.

Bersamaan dengan kegiatan peletakan batu pertama pembangunan masjid di Stasiun Solobalapan ini, sekaligus juga diserahkan santunan kepada anak-anak dari Yayasan Yatim Piatu Aitam Indonesia.

Pembangunan Masjid seluas 735 m2 ini ditargetkan akan selesai dibangun kurang dari satu tahun serta bersamaan dengan perluasan lahan parkir yang berada di area Stasiun Solobalapan. Diharapkan dengan adanya pembangunan Masjid maupun perluasan lahan parkir di Stasiun Solobalapan ini dapat meningkatkan pelayanan di Stasiun serta dimanfaatkan dengan baik oleh pelanggan KAI maupun warga sekitar stasiun. []

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!