Connect with us
PERTAMINA

Jasa Pelayanan & Logistik

Jasa Kiriman Makin Moncer, Pos Indonesia Luncurkan Layanan Bisnis Kurir Luar Negeri

MediaBUMN

Published

on

Kurir

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Permintaan akan jasa pengiriman barang saat pandemi tercatat mengalami kenaikan sebagai dampak dari terbatasnya aktivitas masyarakat di luar rumah. Tingginya permintaan ini juga tak lepas atas masifnya inovasi yang dilakukan dan kemudahan yang ditawarkan oleh para pelaku bisnis di bidang jasa pengiriman barang dan logistik.

Pos Indonesia (Persero) sebagai salah satu BUMN yang melayani pengiriman barang terus menerus melakukan inovasi dan pembaruan pada layanannya guna memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia. Di mana kecepatan, kemudahan, keamanan, dan tarif jasa kiriman yang kompetitif menjadi patokan pengembangan layanan Pos Indonesia.

Inovasi layanan pengiriman barang terbaru yang diluncurkan oleh Pos Indonesia kali ini adalah Quick International Xpress (QIX) untuk jasa kiriman luar negeri, layanan terbaru Pos Indonesia ini didesain khusus untuk memudahkan masyarakat dalam menggunakan jasa layanan pengiriman barang.

Direktur Bisnis Jasa Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Hariadi memaparkan bahwa Quick International Xpress atau QIX ditujukan untuk memenuhi meningkatnya kebutuhan layanan pengiriman ke luar negeri baik dokumen maupun barang.

“QIX adalah layanan kiriman premium yang mengedepankan waktu pengiriman dan keamanan kiriman berskala Internasional. Product Service ini diharapkan dapat menunjang pelaku bisnis guna merambah pangsa pasar Internasional, sehingga mempercepat proses pemulihan ekonomi akibat pandemi COVID-19,” jelas Hariadi.

Penanganan kiriman QIX dilakukan secara khusus sehingga kiriman dapat lebih cepat sampai ke tangan penerima, contohnya kiriman dari Jakarta ke Inggris ternyata hanya memerlukan waktu 4 hari saja. Menariknya, berdasarkan testimoni dari salah seorang pengguna, kiriman paketnya ke Inggris sampai ke penerima dalam 2 hari saja. Qix juga menyediakan ganti rugi apabila kiriman terlambat, rusak atau hilang, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pada saat ini kiriman Qix tersedia hampir di seluruh kota besar di Indonesia.

Kurir

Hariadi menegaskan, ada 18 negara yang masuk dalam cakupan wilayah pengiriman QIX saat ini, Selain Singapore dan Hongkong yang dapat dilayani dengan waktu pengiriman 2 hari, masyarakat sudah dapat menikmati layanan pengiriman ke negara-negara favorit seperti China, Korea, Taiwan dan Vietnam dengan waktu pengiriman selama 3 hari saja. Selain itu, masih ada beberapa negara tujuan lainnya untuk cakupan wilayah pengiriman QiX, seperti negara-negara Eropa; Italy, Perancis, German, Luxembourg, Belgium, Netherland, United Kingdom, Rep of Ireland, Spain dan Slovenia, serta negara Timur Tengah seperti; UAE, hingga Afrika selatan.

Lebih lanjut, Hariadi menjelaskan, sebelum QIX diluncurkan, Pos Indonesia sudah mempunyai layanan pengiriman keluar negeri yang punya cakupan jaringan ke lebih dari 200 negara, yaitu EMS (Express Mail Service) dan Pos Ekspor , Express Mail Service merupakan layanan pengiriman dokumen dan barang sampai dengan 30 kg, dengan waktu tempuh kiriman sampai dengan 5 hari, sedangkan Untuk para pelaku UKM yang membutuhkan layanan pengiriman barang-barang lebih besar, tersedia Pos Ekspor, kiriman diatas 30 kg sd 300 kg dapat dikirimkan dengan layanan ini, jelasnya. Sementara itu untuk para pebisnis online yang sering mengirimkan paket paket kecil, Pos Indonesia memiliki layanan dengan batas berat pengiriman perpaket maksimal 2 kg, yakni produk E-packet yang waktu tempuh kirimannya 6 hari dan punya cakupan jaringan ke 57 negara.

Guna menjamin kualitas layanan premium dari Pos Indonesia, setiap pengiriman QiX akan mendapatkan Money Back Guarantee dengan sayarat dan ketentuan yang berlaku. Sama seperti pengiriman pada umumnya, pelanggan harus menyertakan nomor telepon penerima dan pengirim, isi kiriman dan nilai barang itu sendiri, jelas Hariadi.

Mengenai tarif QiX, Hariadi menjelaskan bahwa tarif yang ditetapkan untuk layanan ini sangat kompetitif, di mana tarif dihitung dengan harga per 500 gram. Sedangkan untuk bobot lebih dari 500gram maka akan dihitung dengan tarif 1Kg, dan untuk paket non dokumen, terdapat batasan bobot barang yang dikirimkan yakni mulai dari 500 gram hingga 30kg sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dengan meluncurkan produk ini, Pos Indonesia ingin membantu para pebisnis di Indonesia untuk melalukan ekspor dimana hal ini akan berdampak pada peningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia itu sendiri.

“Untuk memperkenalkan produk ini kepada masyarakat, kami juga menyediakan promo Potongan harga 15 % untuk pengiriman QIX ke Singapore dan 10 % untuk pengiriman ke 17 negara lainnya, Promo tersebut berlaku dari 1 November sd 31 Desember 2020 . Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Hotline Customer Services kami di Halopos 161,” tutupnya. []

Airport Services

Tanggap Banjir Kalsel, Angkasa Pura I Salurkan Bantuan

MediaBUMN

Published

on

salurkan bantuan

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Manajemen Angkasa Pura I salurkan bantuan untuk korban banjir di Kabupaten Banjar melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar pada Jumat (15/1).

Kondisi hujan lebat di Kalimantan Selatan yang akhir-akhir ini terjadi menyebabkan banjir di beberapa titik. Hal ini menggugah empati Manajemen Angkasa Pura I untuk dapat membantu para korban melalui penyaluran bantuan kebutuhan pokok.

“Kami datang hari ini untuk menyampaikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak sebagai wujud perhatian kepada masyarakat dan bagian dari kegiatan Corporate Social Responsibility dari Angkasa Pura I. Kami berharap bantuan tersebut bermanfaat untuk masyarakat yang terdampak dan banjir segera surut agar kita semua bisa beraktifitas lagi”, ujar Amiruddin Florensius, General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor.

Kalsel

Bantuan berupa bahan makanan seperti beras, makanan instan, lauk instan, dan popok bayi diserahkan secara langsung oleh General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor dan diterima oleh Ketua DPRD Kabupaten Banjar beserta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar di posko yang terdapat di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar.

Tanggapan positif pun disampaikan oleh Saiful, salah seorang relawan, “Terima kasih Angkasa Pura I atas bantuan yang telah diberikan. Ini akan sangat bermanfaat untuk warga yang terkena banjir”. []

Continue Reading

Airport Services

Menteri Parenkraf Lakukan Kunjungan Kerja ke NTB, Angkasa Pura I Paparkan Kesiapan Bandara Lombok Sambut MotoGP Mandalika

MediaBUMN

Published

on

Bandara Lombok

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Lombok memaparkan kesiapan Bandara Lombok untuk menyambut perhelatan MotoGP Mandalika kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat melakukan kunjungan kerja ke Lombok pada Jumat 15 Januari 2021.

Hingga 15 Januari 2021, progress proyek perluasan terminal Bandara Internasional Lombok telah mencapai 93 persen dan ditargetkan dapat selesai serta beroperasi pada Februari 2021. Selain proyek perluasan terminal, Angkasa Pura I juga melakukan perpanjangan dan pengerasan landas pacu (runway) Bandara Internasional Lombok dari 2.750 meter menjadi 3.300 meter dan pengerasan runway meningkatkan nilai PCN dari 56 menjadi 64. Dengan spesifikasi panjang runway dan tingkat PCN itu, maka runway Bandara Lombok Praya dapat mendukung operasional pesawat berbadan lebar (wide body) sekelas B777 dan pesawat kargo peserta MotoGP.

“Saya baru mendapat update dari Angkasa Pura I mengenai kesiapan Bandara Lombok dalam menyambut gelaran MotoGP yang insyaallah akan dilaksanakan tahun ini. Selain itu saya tadi memantau protokol kesehatan yang diterapkan di Bandara Lombok ini dan sudah berjalan dengan cukup baik,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.

Terkait status Bandara Internasional Lombok, Menparekraf Sandiaga Uno berharap bisa dipertahankan dan menambah jumlah penerbangan langsung dari berbagai destinasi ke Bandara Lombok ini. Dengan banyaknya penerbangan langsung, dapat meningkatkan geliat sektor parekraf.

“Bandara Lombok ini tetap menjadi bandara internasional karena pariwisata dan ekonomi kreatif akan sangat bertumbuh dengan adanya penerbangan langsung. Didukung big data, kita bisa melihat minat wisatawan yang berkunjung ke NTB tidak hanya di sekitar Mandalika saja namun juga tersebar di Rinjani, Senggigi hingga Sumbawa,” ujarnya.

“Angkasa Pura I mendukung penuh pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP 2021 dan pengembangan pariwisata Lombok secara umum melalui pengembangan kapasitas Bandara Lombok yang menjadi pintu gerbang bagi turis internasional, nantinya ketika penerbangan internasional sudah dibuka, dan turis domestik,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi.

Untuk proyek perpanjangan runway Bandara Lombok, lanjut Faik Fahmi, ditargetkan dapat selesai pada Mei 2021 setelah perluasan terminal penumpang ditargetkan dapat beroperasi pada Februari 2021. Nantinya total luas terminal penumpang menjadi 43.501 meter persegi dengan kapasitas sekitar 7 juta penumpang per tahun, bertambah 19.378 meter persegi dari luas eksisting yang hanya 24.123 meter persegi dengan kapasitas yang hanya dapat menampung 3,5 juta penumpang per tahun.

Selain perpanjangan dan pengerasan runway yang baru mulai dilakukan, pada triwulan 4 tahun 2020 ini juga dilakukan pembuatan rapid exit taxiway (RET), parallel taxiway timur dengan luas 865 meter x 23 meter, dan perluasan apron menjadi 136.300 meter persegi dari luas eksisting yang hanya 108.100 meter persegi. Dengan apron seluas 136.300 meter persegi, maka apron dapat menampung 16 pesawat dengan konfigurasi 10 pesawat narrow body dan 6 pesawat wide body.

Selain itu, juga dilakukan pengembangan fasilitas kargo dan pembangunan waving gallery, serta perluasan parkir penumpang. Adapun fasilitas kargo yang dikembangkan yaitu pembuatan jalan akses kargo sepanjang 1.500 meter dan perluasan pelataran kargo menjadi 6.000 meter persegi dari 3.566 meter persegi. Pembuatan RET, parallel taxiway timur, perluasan apron, pengembangan fasilitas kargo, pembangunan waving gallerry, dan perluasan parkir penumpang ditargetkan dapat beroperasi pada Juli 2021. []

Continue Reading

Airport Services

Strategi PT Angkasa Pura II Pulihkan Bisnis Bandara

GUNADI WITJAKSONO

Published

on

Strategi PT Angkasa Pura II

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Strategi PT Angkasa Pura II (Persero) dalam memulihkan bisnis kebandarudaraan yang terdampak pandemi Covid-19 sangat diharapkan berjalan dengan baik.

Pasalnya, meskipun perseroan mencatat jumlah pergerakan pesawat sebanyak 412.186 dan pergerakan penumpang sebanyak 35.54 juta yang sesuai dengan yang ditargetkan pada tahun 2020, dirasakan capaian tersebut masih sangat jauh dari kondisi normal.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin telah memetakan strategi ke depan untuk memulihkan kondisi bisnis perusahaan.

Lebih lanjut ia mengatakan ada tida program Strategi PT Angkasa Pura II untuk menggairahkan kembali bisnis aviasi di tanah air.

Ketiga Strategi PT Angkasa Pura II tersebut, papar Awaluddin, yang pertama adalah Leapfrogging The Corporation, yang kedua adalah Lean Operation dan yang ketiga adalah Leading Digital.

Leapfrogging The Corporation, jelasnya, adalah dimana PT Angkasa Pura II mampu menciptakan bisnis baru serta membangun ekosistem bisnis yang lebih besar.

“Salah satunya yaitu adanya hotel berkelas bintang empat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta baik yang terdapat pada area internasional maupun domestik,” jelasnya.

Kemudian Strategi PT Angkasa Pura II melalui program Lean Operation yaitu melakukan optimalisasi sumber daya yang ada di bandara untuk meningkatkan kualitas layanan dengan tetap mengedepankan safety, security, service through compliance dan environment sustainability.

Seluruh stakeholder dapat secara optimal sumber daya dengan adanya Implementasi Airport Collaborative Decision Making (ACDM).

“Melalui pendekatan pemanfaatan infrastruktur secara bersama baik itu sumber daya maupun platform operasi bandara,” ujarnya.

Kemudian strategi leading digital dimana pada tahun 2021 PT Angkasa Pura II (Persero) harus melakukan percepatan proses digitalisasi sistem bandara.

“Tahun ini kami pastikan akan bisa memanfaatkan teknologi yang terintegasi untuk memberikan digital experience bagi seluruh stakeholder. DI tahun 2021 juga kami akan memperkenalkan konsep Airport ID bagi stakeholder bandara dengan berbasis implementasi Know Your Customer,” tutup Muhammad Awaluddin. []

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!