Isi Kemerdakaan, Pindad Hadirkan Monumen Panser Anoa di Kota Malang

oleh
Pindad

Dalam rangka mengisi 73 tahun kemerdekaan Indonesia, BUMN Pidad menghadirkan monumen Panser Anoa 6×6 di area taman Trunojoyo Kota Malang. Adapun Direktur Utama PT Pindad (Persero) Abraham Mose yang merersmikan sekaligus menyerahkan langsung secara simbolis kepada pemerintah Kota Malang belum lama ini.

Pendirian monumen panser Anoa produksi anak bangsa itu untuk menginspirasi masyarakat terutama generasi muda.

Baca Juga: Satelit Merah Putih Jadi Bisnis Baru Telkom

Abraham Mose menuturkan keberadaan Panser Anoa diharapkan akan menjadi kebanggaan terhadap karya anak bangsa sekaligus mempercantik Kota Malang dan akan menjadi ikon pariwisata baru.

“Berdirinya monumen Panser Anoa ini diharapkan akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Malang, sekaligus bisa menjadi ikon wisata,” ujar Abraham.

Dipilihnya Malang menjadi salah satu kota yang menjadi titik pendirian monumen karena tak jauh dari keberadaan Pabrik Munisi Pindad yang berlokasi di Turen, Kabupaten Malang.

Panser Anoa Untuk Misi Perdamaian
Panser Anoa merupakan kendaraan militer lapis baja yang dipergunakan untuk mengangkut personil (Armoured Personil Carrier/APC). Adapun nama Anoa diambil dari nama hewan, sejenis kerbau yang merupakan asli Sulawesi. Purwarupanya pertama kali diperlihatkan ke publik pada ulang tahun ke 61 TNI.

Kendaraan tempur (Ranpur) Anoa 6 x 6 dikirim juga untuk misi perdamaian Kontingen Garuda ke Lebanon di tahun 2010 dengan warna khusus putih dan ditambahkan logo PBB/UN di depannya.

Baca Juga: SemesterI/2018 Wika Raih Kinerja Positif 

Ranpur ini tak hanya memiliki fungsi untuk mengangkut personel di dalamnya dan menahan pergerakan musuh saja. Selain itu, Ranpur ini juga mampu menyerang dengan kemampuan yang hebat serta didukung oleh tambahan radar. Dengan demikian musuh yang mendekat akan dengan mudah dihancurkan.

Adapun Anoa 6×6 dan 4×4 dilengkapi oleh sistem persenjataan berupa senapan mesin berat berkaliber 12.7mm serta 7.62mm. Selain itu juga dilengkapi oleh senapan Remote Weapon System berkaliber 7.62 mm dan dukung dengan pelontar granat berkaliber 40 mm. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *