Connect with us
PERTAMINA

Uncategorized

Inovasi BNI Optimalisasi Logistik dan Inklusi Keuangan

Published

on

Inovasi BNI

Inovasi BNI dalam meningkatkan layanan keuangan terus dilakukan oleh perseroan. Belum lama ini, BNI dan startup peer to peer jasa logistik, Triplogic, melakukan kerja sama strategis melalui integrasi pembayaran digital YAP! (payment berbasis QR), Unikqu (uang elektronik) sebagai wallet payment, penyaluran kredit mikro kepada UKM dan traveller dan Agen 46 sebagai virtual bank.

Kedepannya, para pelaku UKM bisa mendapatkan kredit tanpa agunan maksimal sebesar Rp25 juta rupiah melalui Triplogic tanpa harus repot datang ke BNI. Bahkan, setiap agen dropship Triplogic dapat berfungsi sebagai Agen 46 yang dapat melayani fasilitas perbankan antara lain, pembukaan rekening, setor, tarik tunai atau pembayaran berbagai macam tagihan.

Dampak positif terhadap BNI tentunya dapat meningkatkan bisnis ritel dan konsumer serta bisnis pembiayaan kecil (UMKM).

Baca Juga: Komitmen Kementerian BUMN Dorong Ekspor Untuk Perkuat Rupiah

BNI mengaku terus berkomitmen mendukung semua karya digital, baik financial technology (fintech) maupun startup anak bangsa yang dianggap merupakan pemberdayaan usaha masyarakat dalam dunia ekonomi digital. Karena hal itu sejalan dengan program pemerintah serta program regulator Bank Indonesia dan OJK.

Triplogic merupakan startup peer to peer logistic pertama di Indonesia yang tengah memperluas pelayanan fitur kepada para penggunanya. Startup yang menghadirkan layanan ekspedisi antar jemput paket ini memiliki ide yang dalam pengiriman barang antar kota, yaitu dengan menggunakan bagasi penumpang yang tidak terpakai.

Pengiriman barang yang biasanya dapat di antarkan dalam 2 sampai 3 hari, kini bisa dilakukan dengan hitungan jam saja. Tentu saja hal ini sangat diminati oleh para pengirim barang online, UMKM dan e-commerce.

Tidak hanya pengirim barang yang diuntungkan dari segi kecepatan dan harga yang murah, namun para pelancong pun bisa menjual bagasi yang tidak terpakai sehingga mereka mendapatkan insentif sebagai jasa yang menjualkan bagasinya. Sekitar 60% dari penumpang pesawat yang tidak menggunakan bagasi pesawat ini yang dimanfaatkan oleh Triplogic guna mengirim barang konsumen.

Melihat dua sektor yaitu pengusaha UMKM dan Traveler, hal ini menjadi peluang besar yang dapat di manfaatkan oleh Triplogic dan BNI. Triplogic mentargetkan 3 juta pengguna sampai akhir 2019.

Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, BNI menggarap strategi offline to online dengan mendukung Triplogic sebagai hustler untuk menggarap segmen UKM dan Traveler. []

Uncategorized

Holding BUMN Pertahanan Dibentuk, LEN Industri Ambil Alih Saham

Published

on

Holding BUMN Pertahanan

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Holding BUMN Pertahanan yang terdiri dari beberapa perusahaan milik Negara dalam dipastikan akan segera terbentuk.

Proses pembentukan Holding BUMN Pertahanan sudah berjalan dalam beberapa bulan terakhir dan nantinya akan dipimpin oleh PT LEN Industri (Persero).

Beberapa perusahaan yang tergabung di Holding ini yakni PT Pindad, PT PAL Indonesia PT Dirgantara Indonesia, PT Dahana dan PT LEN.

Saat pembentukan dilakukan maka seluruh saham milik pemerintah dari empat perusahaan ini akan diambil alih oleh PT LEN sebagai induk holding.

PT LEN Industri ditetapkan sebagai pemimpin holding karena dinilai paling siap menjalankan integrasi antara alutsista berbentuk perangkat lunak (Software) dan perangkat keras (hardware).

PT LEN Industri telah menyampaikan pengumuman terkait rencana pengambilalihan seluruh saham seri B milik negara dari PT PAL, PT Pindad, PT DI dan PT Dahana.

“Apabila tidak ada keberatan dari pihak tertentu, maka pengambilalihan saham pemerintah dari empat perusahaan pelat merah ini dianggap telah disetujui,” tulis pihak perseroan dalam pengumuman di media massa, Selasa (30/11/2021).

Dalam pengumuman di media massa, PT LEN menyampaikan, bagi para kreditur atau pihak yang memiliki tagihan terhadap keempat perusahaan dapat mengajukan keberatan atas Rencana Pengambilalihan secara tertulis paling lambat 14 hari ke depan.

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menyatakan, pihaknya masih memproses pembentukan Holding BUMN pertahanan.

Pembentukan ini merupakan upaya dari pemerintah untuk memperkuat bidang pertahanan dalam negeri, terutama mewujudkan kemandirian alat utama sistem senjata (alutsista).

Holding BUMN Pertahanan Rampung Akhir Tahun

Kementerian BUMN juga menargetkan pembentukan Holding BUMN Pertahanan akan selesai tahun ini dan bisa langsung berkolaborasi.

“Tujuan kita membentuk holding ini agar kekuatan BUMN di bidang industri pertahanan bisa digabung, dan akan lebih fokus untuk memenuhi kebutuhan alat pertahanan dan keamanan nasional,” kata Arya.

Setelah beberapa perusahaan ini dilebur dalam holding, pemerintah akan mengeluarkan ‘brand’ baru yaitu Defend ID yang diharapkan mampu menunjukkan kapabilitasnya dalam menghasilkan produk-produk berdaya saing tinggi.

Di awal pembentukan, Defend ID sudah mendapat persetujuan suntikan modal awal dalam bentuk non tunai sebesar Rp800 miliar.

Modal awal ini berbentuk ekuitas dan konversi rekening dana investasi dan subsdiary loan agreement yang telah disetujui DPR RI.

Adapun sektor industri pertahanan dari masing-masing perusahaan yakni PT Dirgantara Indonesia yaitu pembuatan pesawat, PT Pindad pembuatan senjata, tank dan pendukung, PT PAL membuat kapal perang dan angkut, PT Dahana pembuatan bahan peledak dan PT LEN membuat alat elektronik serta software. []

Continue Reading

Uncategorized

Industri Aluminium di Indonesia, Inalum Terus Berinovasi

Published

on

Industri aluminium

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Industri aluminium merupakan salah satu sektor usaha yang sangat berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia.

Sebab Indonesia memiliki potensi sumber daya alam aluminium dengan market global yang sangat besar.

Untuk mengembangkan potensi industri aluminium tanah iaru, PT Inalum terus melakukan berbagai inovasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Direktur Operasi dan Portofolio PT Inalum Danny Praditya mengatakan saat ini, pihaknya melakukan berbagai langkah strategis.

Seperti membangun Smelter Grade Alumina Refinery di Mempawah, Aluminium Remelt IAA, menggarap proyek Upgrading Teknologi Tungku Reduksi, hingga optimalisasi Smelter Kuala Tanjung.

Berbagai proyek strategis ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pasar aluminium yang potensi cukup besar, baik pasar dalam negeri maupun regional.

“Potensi ini terus kami optimalkan dengan melakukan hilirisasi agar memenuhi market yang sangat besar,” kata Denny saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI ke Kawasan PLTA Inalum di Paritohan Kabupaten Toba, Sumatra Utara.

Denny mencontohkan PTLA Inalum yang berada di Toba merupakan hasil kolaborasi dengan PT PLN (Persero) untuk pemenuhan kebutuhan energi.

Dengan kerjasama ini, PT Inalum diharapkan akan mampu menambah kapasitas produksi lebih dari dari 250 ribu ton.

“Kami berkomitmen membawa industri aluminium Indonesia menuju level yang lebih kompetitif. Karena itu kami juga membutuhkan banyak komitmen dalam bersinergi dengan berbagai pihak,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, rombongan Komisi VII DPR RI menijau berbagai lokasi, yaitu PLTA PT Inalum, PLTA Sigura-Gura, PLTA Asahan III dan PLTA Bajradaya Sentranusa.

Dukung Kemajuan Industri Aluminium

Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto mengatakan, PT Inalum sebagai bagian dari BUMN memang butuh sinergi dan kolaborasi.

Hal itu perlu dilakukan untuk untuk mempercepat pembangunan ekonomi nasional, baik kolaborasi sesama BUMN, maupun pihak swasta.

Ia pun mendukung berbagai langkah sinergitas dan kolaborasi yang sudah dijalankan Inalum guna mendukung pengembangan industri aluminium di tanah air.

Sementara Anggota DPR RI Komisi VII Lamhot Sinaga menyatakan, PT Inalum harus terus mendukung kemajuan industri aluminium di era modern dengan inovasi terbaru.

Sehingga visi Inalum sebagai ‘big player’ di industri ini bisa tercapai yang kemudian akan memberi dampak bagi kemajuan ekonomi nasional.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI Rida Mulyana menambahkan, pihaknya akan terus mendukung berbagai upaya BUMN dalam memajukan bisnisnya.

Baik dalam hal bersinergi, mempercepat hilirisasi, dan meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) dalam operasional usahanya. []

Continue Reading

Perbankan

Webinar Gratis bank bjb Bagikan Tips Cuan dengan Digital Marketing, Yuk Daftar!

Published

on

digital marketing

MEDIABUMN.COM, Jakarta – bank bjb akan kembali menyelenggarakan webinar Bincang Jumat Bisnis Online pada Jumat (29/1/2021). Bincang bisnis kali ini akan kembali membahas tips-tips berkenaan dengan digital marketing untuk mendongkrak bisnis utamanya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tanah air.

Berbeda dengan penyelenggaraan webinar sebelumnya, kali ini Bincang Jumat Bisnis Online bank bjb akan diberlakukan secara nasional dengan mengankat tema yang diusung yaitu “Meraih Omset Puluhan Juta dengan Digital Marketing”. Direktur Komersial & UMKM bank bjb Nancy Adistyasari mengatakan “bank bjb selalu memfasilitasi para pelaku UMKM untuk menambah bekal pengetahuan demi mematangkan usaha untuk menghadapi tahun 2021, sebagaimana diketahui dunia usaha saat ini telah mengalami pergeseran luar biasa akibat pandemi COVID-19 sampai dengan saat ini. Dengan adanya kegiatan Bincang Jumat Bisnis Online yang rutin diselenggarakan untuk membantu peningkatan kapasitas dan kemampuan para pelaku UMKM. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu (PESAT) bank bjb, diharapkan para pelaku UMKM dapat menjalankan usaha mereka dengan memperoleh hasil yang optimal” ujar Nancy.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan webinar ini bertujuan untuk membekali pengetahuan para pelaku UMKM dengan berbagai strategi pemasaran terkini yang terus berubah seiring dengan perkembangan zaman. Pembahasan mengenai digital marketing dilakukan secara berseri agar para pelaku UMKM dapat memperoleh pemahaman yang utuh dan komprehensif sebagai bekal dalam mengembangkan usaha mereka.

“bank bjb ingin mengajak para pelaku UMKM di tanah air untuk berkembang dan bertumbuh bersama. Lewat Bincang Jumat Bisnis Online ini, kami berharap bekal pengetahuan peserta akan bertambah dan dapat dipergunakan dalam praktik usaha yang ditekuni sesuai bidang masing-masing. Ajang ini juga dapat dijadikan sarana pertukaran informasi dan mengembangkan jaringan antar pelaku usaha sebagai modal penting agar dapat berkembang dan bertumbuh bersama,” kata Widi.

Seturut tema yang diangkat, Bincang Bisnis akan membahas tentang strategi digital marketing di berbagai platform media sosial, seperti Facebook, WhatsApp, Instagram, hingga TikTok, agar dapat memperoleh omset penjualan hingga puluhan juta rupiah.

Uraian materi webinar akan dibawakan oleh pemateri Renanta Anindia Wardana. Reanata merupakan pelaku usaha frozen food, digital marketer, sekaligus pendamping UMKM yang telah memperoleh sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Dalam webinar ini, peserta akan diarahkan untuk menggali potensi pemasaran digital melalui media sosial agar dapat mengoptimalkan pelaku usaha dalam meningkatkan penjualan yang akan berdampak pada pertumbuhan skala usaha.

Para peserta juga akan dibimbing untuk mengedarkan informasi online tentang pengalaman pengguna dalam mengonsumsi produk atau merek, dengan tujuan utama meraih engagement dari khalayak. Engagement alias keterikatan khalayak digital ini menjadi salah satu instrumen kunci yang akan mengantarkan usaha mengarah kepada penciptaan profit.

Bincang Jumat Bisnis Online Nasional bank bjb ini akan berlangsung pada tanggal 29 Januari 2021 pukul 13.30-15.30 WIB. Para pelaku usaha yang berminat, dapat mendaftarkan diri dengan berkirim pesan kepada nomor WhatsApp +6282113479047. Format pendaftaran yaitu dengan mengetik daftar/nama/alamat/jenis usaha. Peserta juga bisa melakukan pendaftaran dengan mengisi formulir online yang telah disediakan panitia pada link: http://bit.ly/RegisterPesertaBincangJumatBisnis2021. []

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!