Menteri BUMN Tunjuk Hutama Karya Jadi Induk Holding BUMN Infrastruktur

by

Menteri BUMN, Rini Soemarno memastikan PT Hutama Karya (Persero) akan menjadi induk holding BUMN infrastruktur yang rencananya akan dibentuk dalam waktu dekat.

“Sudah hampir dipastikan memimpin holding BUMN infrastruktur,” ujar Rini saat ditemui mediabumn di kantor Kementerian BUMN belum lama ini.

Kajian pembentukan holding tersebut telah melalui tahapan kajian secara teknis. Maka tinggal menunggu proses peluncuran payung hokum yang menjadi dasar dalam melakukan harmonisasi.

Baca Juga : Menteri Rini: “Tahun 2017, 13 BUMN Masih Merugi”

Menurutnya saat ini kajian untuk pembentukan holding infrastruktur dan perumahan telah melalui tahap kajian teknis. Prosesnya, lanjut Rini, hanya tinggal menunggu payung hukum yang menjadi dasar dalam melakukan harmonisasi.

Seperti diketahui bahwa rencana pembentukan holding BUMN infrasturktur ini dilakukan agar BUMN di sektor tersebut dapat lebih meningkatkan pembangunan di seluruh sektor strategis, seperti jalan tol, dsb.

“Dengan adanya holding tersebut maka dapat lebih memastikan bisnis model yang berkelanjutan selain sumber pendanaan yang jauh lebih mandiri sehingga mampu menjadi leader di level regional,” ujarnya.

Anggota holding BUMN infrastruktur tersebut terdiri dari Jasa Marga, Wijaya Karya, Waskita Karya, Indra Karya dan Yodya Karya, dengan aset sebesar Rp17 Triliun. Dengan keberadaan holding tersebut maka akan menjadi total penambahan aset di 2019 sebesar Rp349 Triliun. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *