Connect with us
PERTAMINA

HIGHLIGHT BUMN

Holding Hotel BUMN Dibentuk!

EKO PRASETYO

Published

on

Holding Hotel BUMN

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Holding Hotel BUMN yang dibentuk Kementerian BUMN kini memasuki babak baru.

Lima perusahaan pelat merah resmi melakukan perjanjian komitmen jual beli saham dan perjanjian komitmen jual beli aset.

Perjanjian jual beli saham ditandatangani oleh PT Wijaya Karya Realty (Wika Realty) dengan PT Aero Wisata (anak usaha PT Garuda Indonesia), PT Patra Jasa (anak usaha PT Pertamina) dan PT Hotel Indonesia Natour.

Sementara perjanjian komitmen jual beli aset dilakukan Wika Realty bersama PT Pegadaian.

Penandatanganan perjanjian ini dilakukan oleh Dirut Wika Realty; Koko Cahyo Kuncoro, Dirut Hotel Indonesia; Natour Iswandi Said, Dirut Pegadaian; Kuswiyoto Plt. Dirut PT Patra Jasa; Teddy Kurniawan Gusti, dan Dirut Aero Wisata; Beni Guwanan.

Seremoni tersebut disaksikan oleh Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo bersama Dirut WIKA, Pertamina, Garuda Indonesia, dan Manajemen BUMN lainnya.

Dalam hal ini, Wika Realty ditetapkan sebagai induk holding hotel BUMN yang nantinya membawahi empat BUMN lainnya.

Wakil Menteri II BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, penandatanganan ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman Bersama Rencana Konsolidasi Bisnis Hotel BUMN yang sudah disepakati pada bulan September lalu.

Hal ini juga sekaligus untuk mengatur lini bisnis hotel BUMN, sehingga semua hotel BUMN dapat menjalankan bisnis sesuai bisnis intinya.

“Nantinya semua hotel BUMN dapat menjalankan bisnisnya, meningkatkan daya saing, dan mendukung program pemerintah di bidang pariwisata,” ujar Tiko dalam keterangan resmi, Selasa (29/12/2020).

Tiko menjelaskan, konsolidasi bisnis hotel pelat merah ini juga untuk menjadikan BUMN sebagai institusi bisnis yang lebih kompetitif.

Adapun holding hotel BUMN ini terdiri dari 22 hotel yang akan dikonsolidasi, yaitu 11 hotel milik Hotel Indonesia Natour, 9 hotel milik Pegadaian dan masing-masing 1 hotel milik Aero Wisata dan milik Patra Jasa.

Beberapa hotel milik Hotel Indonesia Natour di antaranya Grand Inna Medan, Grand Inna Padang, Inaya Putri Bali, Inna Bali Heritage, Grand Inna Kuta, dan Grand Inna Malioboro.

Sedangkan hotel milik Pegadaian berada di Yogyakarta, Surabaya, Makassar, Pekanbaru, Tegal, Semarang, Gresik, dan Pekalongan.

Sementara Patra Jasa mengelola The Patra Bali Resort & Villas dan Aero Wisata mengelola Kila Senggigi Beach Lombok.

Adapun Wika Realty sebagai calon induk holding hotel BUMN juga mengelola sejumlah hotel di berbagai daerah, yakni di Surabaya, Bandung, Bali, Manado, Jakarta dan Tangerang. []

HIGHLIGHT BUMN

PT Jamkrindo Berikan Bantuan Program Bina Lingkungan untuk Korban Bencana Pergerakan Tanah

MediaBUMN

Published

on

PT Jamkrindo

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Jamkrindo melalui Gerakan Jamkrindo Peduli menyalurkan bantuan Program Bina Lingkungan untuk korban bencana pergerakan tanah di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan sehari-hari.

Sekretaris Perusahaan PT Jamkrindo Abdul Bari mengatakan bahwa bantuan diserahkan sebagai empati dan tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat yang terkena dampak bencana alam. “Bantuan ini diharapkan akan meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah,” kata Abdul Bari dalam siaran tertulisnya Kamis, 18 Februari 2021.

Intensitas hujan yang tinggi akhir-akhir ini mengakibatkan banjir dan pergerakan tanah di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta sehingga 88 keluarga dengan 392 jiwa harus direlokasi karena rumah tidak bisa lagi ditinggali akibat rusaknya bangunan.

Bantuan PT Jamkrindo diserahkan secara simbolis di Purwakarta oleh Tim Program Bina Lingkungan PT Jamkrindo beserta Tim Kantor Wilayah IV Bandung dan Tim Kantor Cabang Purwakarta. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Pemimpin Wilayah IV Bandung Dody Novarianto dan Pemimpin Cabang Purwakarta Robby Julandri kepada Ketua Tim Siaga Bencana Alam Desa Pasanggrahan, Riki.

Penyerahan bantuan disaksikan oleh Anggota DPR Daerah Pemilihan Purwakarta Puteri Komarudin pada Rabu, 17 Februari 2021.Bantuan yang diserahkan berupa paket sembako sebanyak 100 paket yang dibagikan ke masing-masing kepala keluarga korban bencana, makanan siap saji sebanyak 320 kotak, Air mineral, perlengkapan bayi, susu dan terpal.

Riki mewakili warga korban bencana pergerakan tanah menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan bantuan. Bantuan ini sangat berarti bagi warga korban bencana karena mereka kehilangan rumah dan proses relokasi yang membutuhkan waktu yang cukup lama. Selain itu, Puteri Komarudin juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT Jamkrindo yang telah melakukan penyaluran bantuan ini.

PT Jamkrindo tidak hanya kali ini saja menyerahkan bantuan bagi korban bencana alam. PT Jamkrindo telah menyerahkan bantuan untuk korban bencana banjir di Lebak, Banten; bencana banjir di Garut dan Sumedang, Jawa Barat; bencana banjir di Jabodetabek, dan banjir bandang di Sukabumi, Jawa Barat. Selain menyerahkan bantuan Bina Lingkungan untuk korban bencana alam, PT Jamkrindo juga secara aktif berkontribusi dalam membantu masyarakat saat pandemi COVID-19.

Bantuan yang telah diberikan oleh perusahaan penjaminan kredit yang kini menjadi anggota holding Perasuransian dan Penjaminan dengan branding Indonesia Financial Group (IFG) itu adalah bantuan alat kesehatan, sembako, beasiswa pendidikan, bantuan pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan bantuan-bantuan lain yang terkait dengan dampak Covid-19.

Sebagai perusahaan penjaminan kredit, PT Jamkrindo juga terlibat mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang digagas pemerintah memalui pemberian kredit modal kerja untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha, khususnya para pelaku UMKM.

Sebagai perusahaan penjaminan kredit, PT Jamkrindo memiliki berbagai produk, baik produk penjaminan program maupun penjaminan nonprogram. Pada penjaminan program, Jamkrindo memiliki produk penjaminan KUR, penjaminan KMK dalam rangka PEN, penjaminan sistem resi gudang, dan penjaminan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Adapun, untuk penjaminan non-program, produk penjaminannya adalah penjaminan kredit umum, penjaminan kredit mikro, penjaminan kredit konstruksi dan pengadaan barang/jasa, penjaminan kredit multiguna, penjaminan distribusi barang, surety bond, customs bond, penjaminan keagenan kargo, penjaminan supply chain financing (invoice financing), penjaminan kredit kendaraan bermotor (KKB/OTO), penjaminan kredit pemilikan rumah (KPR), penjaminan capital management guarantee (CGM), dan penjaminan bagi lembaga fintech. []

Continue Reading

HIGHLIGHT BUMN

Pingin Jadi Bos BUMN? Ini Tiga Syarat dari Erick Thohir!

Alfian Setya Saputra

Published

on

jadi bos BUMN

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Siapa sih yang tidak ingin jadi bos BUMN (Badan Usaha Milik Negara), memimpin sebuah perusahaan milik negara dengan penghasilan selangit.

Untuk jadi bos BUMN tentu bukan perkara mudah, piawai dalam mencetak kinerja saja dinilai belum cukup.

Piawai dalam me-manage ratusan karyawan juga dinilai masih belum cukup! Lantas apa saja kriteria khusus agar bisa dipercaya sang Menteri BUMN Erick Thohir untuk jadi bos BUMN?

Dalam sebuah webinar (18/02) Mantan Bos Intermilan ini membeberkan sejumlah kriteria khusus dalam memilih sosok pemimpin di perusahaan pelat merah.

Menurutnya saat ini dirinya lebih mengedepankan pemimpin yang berasal dari generasi milenial untuk menjadi nahkoda di BUMN.

Namun itu saja, lanjut Erick, ia juga memiliki kriteria bahwa setiap calon leader di BUMN harus tertanam core value AKHLAK dalam jatidirinya.

“Bukan sekedar berasal dari generasi milenial saja, utamanya kami mencari pemimpin yang bisa jadi bos BUMN dengan menanamkan core value AKHLAK,” jelas Erick.

Seperti diketahui bahwa AKHLAk adalah akronim dari istilah kata Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Selain dua syarat tersebut, syarat ketiga yaitu setiap calon pemimpin di BUMN wajib memiliki kemauan untuk belajar dan terus berkembang.

“Selain syarat berasal dari generasi milenial, memiliki core value AKHLAK, kemudian syarat berikutnya adalah employee value proposition. Jadi setiap pemimpin harus mau belajar dan berkembang demi kemajuan Indonesia ke depan,” tegasnya.

Ketiga syarta tersebut menurut Erick adalah bagian dari transformasi human capital yang ada di perusahaan BUMN.

Transformasi pada tubuh BUMN, imbuh Erick, adalah pilar yang sangat penting untuk meningkatkan daya saing.

“Tujuannya agar perusahaan pelat merah mampu menjadi pemain di kancah global dan BUMN mampu menjadi mesin pencetak talenta-talenta muda berbakat bagi Indonesia,” pungkas Erick Thohir. []
ya.

Continue Reading

HIGHLIGHT BUMN

Deretan BUMN ini Borong Produk UMKM Sebesar Rp11,4 Triliun

GUNADI WITJAKSONO

Published

on

Deretan BUMN

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Deretan BUMN / Badan Usaha Milik Negara berhasil mencatatkan transaksi dalam program Pasar Digital (PaDi) UMKM senilai Rp11,4 triliun.

Adapun nilai tersebut berasal dari 9 perusahaan pelat merah sejak PaDi UMKM diluncurkan pada Agustus 2020 silam sampau dengan akhir Januari 2021.

Deretan BUMN yang ikut dalam sinergitas kemitraan tersebut adalah PT Telkom Indonesia (Persero) yang bertindak sebagai pihak pengelola informasi terpusat dan layanan pemasaran business-to-business (B2B).

Sementara itu 8 BUMN lain yang tergabung yaitu PT Waskita Karya (Persero), PT Pembangunan Perumahan (Persero) / PT PP, PT Wijaya Karya (Persero), PT Pertamina (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero), Bank BRI, PNM dan Pegadaian.

Deretan BUMN yang 8 tersebut memiliki peran sebagai pilot pada delapan kelompok kegiatan UMKM, termasuk UMKM yang diasuh dalam program pembinaan Rumah BUMN dan Community Development Center (CDC) tiap-tiap BUMN.

Menurut Wakil Menteri (Wamen) BUMN I Pahala Nugraha Mansury dengan torehan transaksi sejumlah Rp11,4 Triliun tentunya menjadi langkah yang positif bagi program PaDi UMKM.

“Kami terus mendorong UMKM dengan melakukan sinergi yang dimulai dengan meluncurkan PaDi UMKM pada Agustus 2020 silam dimana hingga sampai akhir Januari 2021 transaksinya sudah mencapai Rp11,4 triliun,” ujarnya (15/02).

Namun, Pahala menilai jumlah tersebut masih ergolong kecil apabila dibandingkan dengan potensi yang dimiliki oleh deretan BUMN yang masuk dalam kemitraan sebanyak 9 perusahaan tersebut.

Kemenerian BUMN mengharapkan melalui melalui pasar digital tersebut interaksi antara BUMN dan UMKM semakin intensif. Khususnya memfasilitasi kebutuhan UMKM melalui skema pengadaan.

“Dahulu masih mencari UMKM di wilayah operasional masing-masing, namun dengan adanyak PaDi UMKM, kebutuhan untuk bisa mempertemukan UMKM dan masing-masing BUMN yang perlu melaksanakan pengadaan baik secara nasional maupun secara kewilayahan ini bisa fasilitasi lebih baik lagi,” ujar Pahala. []

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!