Connect with us
PERTAMINA

Uncategorized

Holding BUMN Farmasi Dibentuk Tahun Ini

Published

on

Holding BUMN farmasi

Holding BUMN farmasi induk milik Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan dipegang oleh PT. Bio Farma (Persero). Sesuai target, pembentukan induk usaha ini diharapkan selesai pada Semester I tahun 2019.

Wahyu Kuncoro selaku Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN menjelaskan, pihaknya memilih Bio Farma untuk menjadi induk holding BUMN yang nantinya membawahi tiga perusahaan pelat merah lainnya. Tiga perusahaan tersebut juga bergerak di sektor farmasi yakni: Indo Farma, Kimia Farma, dan Phapros.

Baca Juga: April 2019 Holding BUMN Jasa Keuangan Terbentuk

Merujuk bimbingan Mentri BUMN, Rini Soemarni, beliau memberikan keterangan jika pembentukan Induk bagi holding ini ditargetkan selesai pada semester 1 tahun ini, 2019.

Wahyu juga meyambung perkataan menteri Rini, perusahaan holding BUMN farmasi ini merupakan titik lanjut dari agenda pembentukan holding dari beberapa BUMN. Hal ini telah menjadi ketetapan Menteri BUMN.

Selain holding BUMN farmasi, pada era pemerintahan kabinet presiden Jokowi-JK sebelumnya telah terbangun dua holding BUMN. Yakni; holding migas dan holding pertambangan.

Sementara diskusi akhir holding infrastruktur serta holding perumahan ditengarai sudah mencapai tahapan mendapatkan lampu hijau dari kementerian teknis.

Wahyu juga menambahkan jika keputusan holding BUMN ini sama sekali tidak akan terpengaruh oleh pelaksanaan pilpres 17 April mendatang. Beliau mengemukakan tetap melaksanakan secara teknis di kementerian.

HOLDING BUMN FARMASI TEKAN IMPOR

Selaku Head of Kalbe Learning Center, Micha Catur Firmanto menyatakan bahwa KLC berfungsi untuk memberikan pendidikan bagi para lulusan SMA maupun SMK yang nantinya akan masuk ke industri farmasi. Target Farmasi masih menjadi andalan karena memiliki efek kinerja positif bagi perekonomian nasional.

Menperin, Airlangga Hartarto menerangkan bahwa untuk mengupayakan penekanan impor bahan baku industri, yakni diperlukannya investasi. Karena industri farmasi masih 90 persen membutuhkan impor. Sehingga investasi memang sangat diperlukan guna menyokong pembentukan holding BUMN farmasi nantinya.

Baca Juga: ekonomi Indonesia Berprospek Tumbuh Berkelanjutan

Pernyataan tentang harus instensifkan investasi, disampaikan pada acara peresmian pelepasan kontainer Ekpor ke tiga ribu oleh PT. Bayer Indonesia di Jakarta pada Rabu 27 maret 2019.

Menurutnya bahan baku serta impor industri seimbang, sehingga harus ada investasi. Beliau juga menambahkan hendaknya menggenjot investasi ini, guna mendukung holding BUMN Farmasi. []

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Uncategorized

Industri Aluminium di Indonesia, Inalum Terus Berinovasi

Published

on

Industri aluminium

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Industri aluminium merupakan salah satu sektor usaha yang sangat berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia.

Sebab Indonesia memiliki potensi sumber daya alam aluminium dengan market global yang sangat besar.

Untuk mengembangkan potensi industri aluminium tanah iaru, PT Inalum terus melakukan berbagai inovasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

Direktur Operasi dan Portofolio PT Inalum Danny Praditya mengatakan saat ini, pihaknya melakukan berbagai langkah strategis.

Seperti membangun Smelter Grade Alumina Refinery di Mempawah, Aluminium Remelt IAA, menggarap proyek Upgrading Teknologi Tungku Reduksi, hingga optimalisasi Smelter Kuala Tanjung.

Berbagai proyek strategis ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pasar aluminium yang potensi cukup besar, baik pasar dalam negeri maupun regional.

“Potensi ini terus kami optimalkan dengan melakukan hilirisasi agar memenuhi market yang sangat besar,” kata Denny saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI ke Kawasan PLTA Inalum di Paritohan Kabupaten Toba, Sumatra Utara.

Denny mencontohkan PTLA Inalum yang berada di Toba merupakan hasil kolaborasi dengan PT PLN (Persero) untuk pemenuhan kebutuhan energi.

Dengan kerjasama ini, PT Inalum diharapkan akan mampu menambah kapasitas produksi lebih dari dari 250 ribu ton.

“Kami berkomitmen membawa industri aluminium Indonesia menuju level yang lebih kompetitif. Karena itu kami juga membutuhkan banyak komitmen dalam bersinergi dengan berbagai pihak,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, rombongan Komisi VII DPR RI menijau berbagai lokasi, yaitu PLTA PT Inalum, PLTA Sigura-Gura, PLTA Asahan III dan PLTA Bajradaya Sentranusa.

Dukung Kemajuan Industri Aluminium

Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto mengatakan, PT Inalum sebagai bagian dari BUMN memang butuh sinergi dan kolaborasi.

Hal itu perlu dilakukan untuk untuk mempercepat pembangunan ekonomi nasional, baik kolaborasi sesama BUMN, maupun pihak swasta.

Ia pun mendukung berbagai langkah sinergitas dan kolaborasi yang sudah dijalankan Inalum guna mendukung pengembangan industri aluminium di tanah air.

Sementara Anggota DPR RI Komisi VII Lamhot Sinaga menyatakan, PT Inalum harus terus mendukung kemajuan industri aluminium di era modern dengan inovasi terbaru.

Sehingga visi Inalum sebagai ‘big player’ di industri ini bisa tercapai yang kemudian akan memberi dampak bagi kemajuan ekonomi nasional.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM RI Rida Mulyana menambahkan, pihaknya akan terus mendukung berbagai upaya BUMN dalam memajukan bisnisnya.

Baik dalam hal bersinergi, mempercepat hilirisasi, dan meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) dalam operasional usahanya. []

Continue Reading

Perbankan

Webinar Gratis bank bjb Bagikan Tips Cuan dengan Digital Marketing, Yuk Daftar!

Published

on

digital marketing

MEDIABUMN.COM, Jakarta – bank bjb akan kembali menyelenggarakan webinar Bincang Jumat Bisnis Online pada Jumat (29/1/2021). Bincang bisnis kali ini akan kembali membahas tips-tips berkenaan dengan digital marketing untuk mendongkrak bisnis utamanya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tanah air.

Berbeda dengan penyelenggaraan webinar sebelumnya, kali ini Bincang Jumat Bisnis Online bank bjb akan diberlakukan secara nasional dengan mengankat tema yang diusung yaitu “Meraih Omset Puluhan Juta dengan Digital Marketing”. Direktur Komersial & UMKM bank bjb Nancy Adistyasari mengatakan “bank bjb selalu memfasilitasi para pelaku UMKM untuk menambah bekal pengetahuan demi mematangkan usaha untuk menghadapi tahun 2021, sebagaimana diketahui dunia usaha saat ini telah mengalami pergeseran luar biasa akibat pandemi COVID-19 sampai dengan saat ini. Dengan adanya kegiatan Bincang Jumat Bisnis Online yang rutin diselenggarakan untuk membantu peningkatan kapasitas dan kemampuan para pelaku UMKM. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu (PESAT) bank bjb, diharapkan para pelaku UMKM dapat menjalankan usaha mereka dengan memperoleh hasil yang optimal” ujar Nancy.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan webinar ini bertujuan untuk membekali pengetahuan para pelaku UMKM dengan berbagai strategi pemasaran terkini yang terus berubah seiring dengan perkembangan zaman. Pembahasan mengenai digital marketing dilakukan secara berseri agar para pelaku UMKM dapat memperoleh pemahaman yang utuh dan komprehensif sebagai bekal dalam mengembangkan usaha mereka.

“bank bjb ingin mengajak para pelaku UMKM di tanah air untuk berkembang dan bertumbuh bersama. Lewat Bincang Jumat Bisnis Online ini, kami berharap bekal pengetahuan peserta akan bertambah dan dapat dipergunakan dalam praktik usaha yang ditekuni sesuai bidang masing-masing. Ajang ini juga dapat dijadikan sarana pertukaran informasi dan mengembangkan jaringan antar pelaku usaha sebagai modal penting agar dapat berkembang dan bertumbuh bersama,” kata Widi.

Seturut tema yang diangkat, Bincang Bisnis akan membahas tentang strategi digital marketing di berbagai platform media sosial, seperti Facebook, WhatsApp, Instagram, hingga TikTok, agar dapat memperoleh omset penjualan hingga puluhan juta rupiah.

Uraian materi webinar akan dibawakan oleh pemateri Renanta Anindia Wardana. Reanata merupakan pelaku usaha frozen food, digital marketer, sekaligus pendamping UMKM yang telah memperoleh sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Dalam webinar ini, peserta akan diarahkan untuk menggali potensi pemasaran digital melalui media sosial agar dapat mengoptimalkan pelaku usaha dalam meningkatkan penjualan yang akan berdampak pada pertumbuhan skala usaha.

Para peserta juga akan dibimbing untuk mengedarkan informasi online tentang pengalaman pengguna dalam mengonsumsi produk atau merek, dengan tujuan utama meraih engagement dari khalayak. Engagement alias keterikatan khalayak digital ini menjadi salah satu instrumen kunci yang akan mengantarkan usaha mengarah kepada penciptaan profit.

Bincang Jumat Bisnis Online Nasional bank bjb ini akan berlangsung pada tanggal 29 Januari 2021 pukul 13.30-15.30 WIB. Para pelaku usaha yang berminat, dapat mendaftarkan diri dengan berkirim pesan kepada nomor WhatsApp +6282113479047. Format pendaftaran yaitu dengan mengetik daftar/nama/alamat/jenis usaha. Peserta juga bisa melakukan pendaftaran dengan mengisi formulir online yang telah disediakan panitia pada link: http://bit.ly/RegisterPesertaBincangJumatBisnis2021. []

Continue Reading

Uncategorized

Terbang Perdana Dari Juanda, Surabaya-Ternate Jadi Rute Domestik Ke-18 Yang Dilayani Bandara Juanda

Published

on

Rute Domestik

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Seiring dengan pemberlakuan adaptasi kebiasaan baru, dunia penerbangan terus bergerak menunjukkan geliatnya. Yang terbaru, maskapai Lion Air menambah rute penerbangan dari Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya menuju Bandar Udara Sultan Babullah Ternate dan sebaliknya (PP), Senin (23/11).

Penerbangan perdana yang mengangkut 175 penumpang tersebut dilepas oleh PTS General Manager Bandar Udara Internasional Juanda, MMA. Indah Preastuty yang secara simbolis memberikan kalungan bunga kepada pilot dan perwakilan penumpang.

Lion Air penerbangan nomor JT-894 mengudara dari Bandar Udara Internasional Juanda pukul 08.50 WIB dan mendarat di Bandar Udara Sultan Babullah Ternate pada pukul 13.15 WIT. Sementara penerbangan kedatangan JT-895 dari Ternate mendarat di Juanda pukul 14.00 WIB dengan mengangkut sejumlah 133 penumpang. Layanan penerbangan rute baru ini rencananya akan beroperasi berjadwal setiap hari.

“Selamat kepada Lion Air yang telah melaksanakan penerbangan perdana Surabaya-Ternate (PP). Tidak mudah di situasi seperti saat ini untuk membuka rute penerbangan baru, namun demikian hal ini tentu sedikit banyak menggambarkan tingkat kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh untuk menggunakan transportasi angkutan udara. Untuk itu kami sangat mengapresiasi pembukaan rute baru ini,” ucap Indah.

Indah menambahkan, pertumbuhan jumlah penumpang di Bandar Udara Internasional Juanda meningkat pasca libur panjang akhir pekan Oktober lalu. “Jumlah penumpang per hari saat ini atau selama Bulan November mencapai rata-rata 18 ribu penumpang per hari. Pengamatan kami, hal tersebut terjadi setelah periode long weekend akhir Oktober lalu,” ungkap Indah.

Dengan tambahan rute Surabaya-Ternate (PP), saat ini terdapat 18 rute penerbangan domestik yang dilayani oleh Bandar Udara Internasional Juanda yakni Banjarmasin, Bandung, Balikpapan, Batam, Banyuwangi, Jakarta, Bali, Yogyakarta, Kupang, Labuan Bajo, Lombok, Palangkaraya, Palembang, Pontianak, Sampit, Semarang dan Makasar.

Dibukanya Rute Surabaya – Ternate – Surabaya memberikan nilai lebih bagi masyarakat utamanya dalam hal konektivitas antar daerah dimana penumpang dari wilayah Jawa Timur yang terbang dari Bandar Udara Internasional Juanda dapat melanjutkan penerbangan ke Manado, Tobelo, Galela, Morotai, Buli, Labuha serta kota-kota lainnya setibanya di Ternate. []

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!