Himbara Siap Optimalkan Penyerapan Devisa Hasil Ekspor

by
himbara

Perhimpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang terdiri dari Bank Mandiri, BRi, BNI dan BTN menyatakan optimis mampu menyerap devisa hasil ekspor sebesar US$500 juta atau mencapai Rp7.2 Triliun per bulannya.

Menurut Direktur Bank Mandiri Kartika Wirjoatmoadjo potensi di sektor devisa hasil ekspor sangat menjanjikan. Pria yang akrab disapa Tiko ini mengatakan bahwa setiap harinya transaksi tersebut di Bank Mandiri tercatat mencapai US%150 juta atau sekitar RP2.1 Triliun.

“Tapi devisa hasil ekspor untuk masuk perbankan domestic bukan hal yang mudah,” terang Tiko.

Menurutnya, pengusaha lebih mempertimbangkan yield atau imbal hasil yang lebih menguntungkan apakah di dalam atau luar negeri. Pada umumnya produk yang menjadi pilihan yaitu produk forward atau deposito dollar.

“Deposito valas saat ini di Indonesia kurang kompetitif. Hasil imbal deposito valas masih rendah yaitu 0,75%. Tapi Bank Mandiri telah menaikan suku bunga beberapa deposito valas spesial rate menjadi sebesar 2,5%-3%,” ujarnya.

Permasalahan lainnya yaitu persoalan kurs yang tidak kunjung ada kepastian. Dengan volatilitas rupiah yang tinggi mengakibatkan banyak eksportir yang menahan untuk menjual.

“Ekportir tentu ke depannya ingin kepastian, oleh karenanya Bank Mandiri siap memfasilitasi berbagai keinginan mereka,” tutupnya. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *