Connect with us
PERTAMINA

Industri

Gandeng GP Ansor! Pos Indonesia Terus Perkuat Positioning Bisnis

CHRIESTIAN

Published

on

Pos

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Pos Indonesia (Persero) terus berkomitmen penuh untuk memberikan layanan terbaik kepada para pelanggannya di seluruh nusantara. Terlebih di rural area, Pos Indonesia tampaknya masih menjadi yang terdepan dalam menghadirkan layanan yang inklusif, meskipun pada sektor jasa keuangan BUMN orange ini tidak sendirian karena ada juga perbankan yang hadir dengan LAKU PANDAI nya.

Namun, untuk sektor kurir dan jasa logistik, Pos Indonesia dengan AGENPOS nya masih menjadi yang terdepan di daerah-daerah. Dimana boleh dikatakan perseroan melaju dengan sendiri karena kompetitor tidak lagi memiliki jaringan yang kuat ketika bermain di rural area. Oleh karenanya, Pos Indonesia terus mengembangkan jaringan bisnisnya di wilayah-wilayah tersebut.

Dalam rangka mengembangkan jaringan bisnis, Pos Indonesia pada Selasa (17/12) menjalin kerjasama strategis dengan Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) melalui perluasan AGENPOS.

Kerjasama tersebut tertuang dalam penandatanganan kerjasama yang dilakukan antara Direktur Komersial PT Pos Indonesia (Persero) Charles Sitorus dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor H. Taqut Cholil Qoumas di Kantor PP GP Ansor Jakarta Pusat.

Ruang lingkup perjanjian ini adalah Penunjukan dan pemberian hak dari Pos Indonesia kepada GP ANSOR dalam pengelolaan AGENPOS Layanan Jasa Kurir yang dioperasikan oleh agen GP ANSOR. Kerja sama dalam Perjanjian ini berlaku untuk seluruh wilayah di Negara Kesatuan Republik Indonesia, dimana terdapat mitra bisnis dari GP ANSOR dengan nama agen GP ANSOR.

Dalam kesempatan tersebut juga turut disaksikan oleh Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Gilarsi W Setijono yang mendukung penuh upaya Pos Indonesia dalam mengembangkan layanan AGENPOS sehingga kegiatan tersebut mampu mendorong perekonomian daerah dan berkontribusi secara nasional.

Sementara itu, usai acara Vice President AGENPOS, Musholien Harjono menambahkan bahwa keberadaan keanggotaan GP Ansor yang tersebar di daerah-daerah menjadi potensi yang sangat baik bagi Pos Indonesia.

“GP Ansor tersebar di seluruh daerah di Indonesia dengan jumlah Pimpinan Wilayah tersebar di 34 Provinsi. Hal ini merupakan aset potensial bagi Pos Indonesia dalam mengembangkan jaringan bisnis melalui AGENPOS,” terang Musholien.

Saat ini, lanjut Musholien, jumlah AGENPOS yang aktif mencapai 3.000-an agen. Untuk ke depannya tentu akan terus bertambah.

“Dari kerjasama dengan GP Ansor secara bisnis kami harapkan bisa tembus minimal Rp100 miliar,” tutup Musholien. []

Airport Services

Cegah Virus Korona, Angkasa Pura I Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Penumpang

MediaBUMN

Published

on

Virus Korona

MEDIABUMN.COM, – Jakarta Ditengah mewabahnya Virus Korona baru-baru ini tentunya menjadi ancaman serius bagi Indonesia. Meskipun virus ini baru menjangkit beberapa negara, namun upaya mencegah masuknya virus ini ke tanah air terus dilakukan secara intensif.

Angkasa Pura 1 / AP1 sebagai pintu masuk utama para wisatawan asing ke Indonesia menjadi garda terdepan dalam melakukan pencegahan dengan memperketat pemeriksaan kesehatan penumpang internasional.

Pengetatan pengawasan dilakukan Angkasa Pura I bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) melalui pengoptimalan penggunaan _thermal scanner_ untuk mendeteksi peningkatan suhu tubuh penumpang yang dipasang pada area kedatangan dan menerbitkan Kartu Kewaspadaan Kesehatan untuk memonitor kesehatan penumpang.

“Sebagai pengelola bandara internasional yang menjadi gerbang utama masuknya wisatawan ke Indonesia, kami menyadari potensi ancaman virus Korona masuk ke Indonesia. Pengetatan pemeriksaan kesehatan penumpang ini merupakan langkah kami untuk mencegah masuknya virus Korona melalui wisatawan yang masuk ke Tanah Air, khususnya dari beberapa negara-negara yang telah terjangkit,” ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi.

Bali dan Manado merupakan tujuan destinasi wisatawan terbesar asal China yang datang melalui bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura I. Sepanjang tahun 2019 lalu, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dilewati lebih dari dari 1,19 juta penumpang asal China. Sedangkan Bandara Sam Ratulangi Manado dilewati lebih dari 116 ribu penumpang asal China. “Memasuki libur Tahun Baru Imlek ini, Bali dan Manado berpotensi mengalami peningkatan kunjungan wisatawan asal China sehingga perlu ditingkatkan kewaspadaannya,” kata Faik Fahmi.

Jika terdapat penumpang yang teridentifikasi memiliki kondisi suhu tubuhnya di atas 38 derajat serta memiliki gejala umum batuk, demam, sesak napas, dan memiliki riwayat perjalanan penerbangan dari China; Angkasa Pura I akan langsung berkordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan setempat untuk selanjutnya penumpang tersebut akan dilakukan penanganan khusus.

Virus Korona pertama kali mewabah di Wuhan-China dan telah menyebar ke beberapa negara di Asia seperti Thailand, Jepang, Taiwan, dan Korea Selatan. Orang yang terjangkit virus Korona menunjukkan gejala penyakit umum seperti demam, batuk, sesak napas. Dalam kondisi lebih parah, virus Korona dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan angkut, gagal ginjal hingga menyebabkan kematian

“Kami menghimbau kepada setiap penumpang, khususnya bagi Warga Negara Indonesia yang akan bepergian keluar negeri dan yang akan pulang dari luar negeri, untuk mengikuti perkembangan virus Korona. Tidak lupa kami ingatkan juga untuk dapat menggunakan masker yang menutupi hidung dan mulut, selalu mencuci tangan, menjaga kondisi kesehatan tubuh serta melaporkan kondisi kesehatan kepada pihak maskapai dan petugas di bandara jika dirasa memiliki gejala seperti virus Korona,” tambah Faik Fahmi. []

Continue Reading

Transportasi

Irfan Setiaputra Resmi Jadi Dirut Garuda Indonesia

CHRIESTIAN

Published

on

Irfan Setiaputra

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Irfan Setiaputra resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia menyusul hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) maskapai pelat merah.

Kementerian BUMN telah memastikan nama Irfan Setiaputra sebagai Dirut Garuda menggantikan Ari Askhara yang sebelumnya telah dicopot Menteri BUMN Erick Thohir karena skandal penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton.

Hasil dari RUPSLB juga telah menetapkan nama Triawan Munaf sebagai Komisaris Utama menggantikan Komisaris Utama sebelumnya Sahala Lumban Gaol.
Berikut adalah susunan komisaris dan direksi Garuda Indonesia:

Komisaris
1. Komisaris Utama: Triawan Munaf
2. Wakil Komisaris Utama: Chairal Tanjung
3. Komisaris Independen: Yenny Wahid
4. Komisaris Independen: Elisa Lumbantoruan
5. Komisaris: Peter F Gontha

Direksi
1. Direktur Utama: Irfan Setiaputra
2. Wakil Direktur Utama: Dony Oskaria
3. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Fuad Rizal
4. Direktur Operasi: Tumpal Manumpak Hutapea
5. Direktur Human Capital: Aryaperwira Adileksana
6. Direktur Teknik: Rahmat Hanafi
7. Direktur Layanan, Pengembangan Usaha, dan IT: Ade R. Susardi
8. Direktur Niaga dan Kargo: M. Rizal Pahlevi

Continue Reading

Asuransi

Catat! Kementerian BUMN Bakal Cicil Dana Nasabah Jiwasraya

CHRIESTIAN

Published

on

nasabah Jiwasraya

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Dana nasabah Jiwasraya bakal dikembalikan oleh Kementerian BUMN dengan cara dicicil. Hal ini ditegaskan Staff khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga.

“Dana gagal bayar nasabah Jiwasraya bakal dicicil mulai awal Maret 2020 mendatang,” ujarnya.

Menurutnya Menteri BUMN Erick Thohir, telah menyampaikan bahwa untuk pembayaran bertahap ini diperkirakan mencapai Rp2 triliun untuk beberapa nasabah prioritas terlebih dahulu.

“Ada nasabah Jiwasraya prioritas yang didalam daftarnya sangat membutuhkan dananya,” pungkas Arya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa dana tersebut diperoleh dari investasi yang akan masuk ke holding asuransi BUMN yang saat ini akan dibentuk.

“Dana yang masuk mencapai sampai Maret ini sekitar Rp3 triliun. kemudian masuk di kuartal II menjadi Rp5 triliun. Awal Maret depan diharapakan sudah bisa mulai dibagi-bagi,” ujarnya.

Saat ini Kementerian BUMN, jelas Arya, tengah mengejar pembentukan holding BUMN di sektor asuransi. Prosesnya saat ini masih menggarap Peraturan Pemerintah untuk mengubah status perusahan asuransi Jamkrindo menjadi perusahaan terbuka (PT) dari yang sebelumnya berstatus Perusahaan Umum atau Perum.

“Ini dilakukan harus agar Jamkrindo bisa masuk ke dalam holding asuransi. Setelah itu, kementerian akan menggarap PP untuk membuat holding asuransi BUMN,” parap Arya.

Kemudian, Arya memaparkan pihaknya membentuk anak perusahaan untuk menampung dana investasi yang akan digunakan untuk membayar dana nasabah Jiwasraya. Dia menjelaskan urusan landasan hukum bakal selesai di bulan Februari.

“Selanjutnya, kami bikin anak perusahaan, kami harapkan anaknya ini bisa dapat investasi dari luar. Kami bidik kuartal pertama bisa masuk langsung berjalan, urusan surat-surat kertas (landasan hukum) bisa beres bulan 2,” tutup Arya. []

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM