Connect with us
PERTAMINA

Airport Services

Gairahkan UMKM di Masa Pandemi, Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai Salurkan Rp1,26 Miliar kepada 15 Mitra Binaan

MediaBUMN

Published

on

Ngurah Rai

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Melalui program perusahaan Corporate Social Responsibility (CSR), Manajemen PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali menyalurkan dana Program Kemitraan kepada sejumlah mitra binaan.

Sebanyak 15 mitra binaan secara simbolis menerima dana Program Kemitraan senilai total Rp 1,26 miliar yang diserahkan oleh General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Herry A.Y. Sikado, pada Kamis (22/10) siang.

Dalam sambutannya, Herry menyatakan bahwa program ini merupakan wujud dari semangat ekonomi kerakyatan.

“Penyaluran dana Program Kemitraan, yang merupakan salah satu program rutin perusahaan ini, utamanya adalah bertujuan untuk mendorong peningkatan dan pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Melalui program yang berwujud pinjaman lunak ini kami bertekad untuk dapat berperan aktif, rutin, dan berkesinambungan dalam memajukan roda perekonomian masyarakat,” ujar Herry.

“Tentunya, sebagai perusahaan yang bernaung di bawah Kementerian BUMN, PT Angkasa Pura I (Persero) memiliki tanggung jawab untuk berperan serta dalam program pemerintah untuk dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan,” lanjutnya.

Dari 15 mitra binaan yang menerima dana Program Kemitraan kali ini, sebanyak 8 mitra bergerak di bidang perdagangan, 3 di sektor industri, 3 mitra di sektor jasa, serta 1 mitra dari bidang peternakan.

Kabupaten Badung menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbanyak, yaitu 6 penerima, disusul 4 mitra dari Kabupaten Tabanan, Kabupaten Gianyar dengan 3 mitra, serta Kota Denpasar dan Kabupaten Klungkung dengan masing-masing 1 mitra.

“Dalam situasi pandemi yang saat ini sedang kita hadapi bersama, kondisi memang serba sulit, yang berimplikasi pada kondisi ekonomi di berbagai lapisan masyarakat, salah satunya adalah di sektor UMKM. Keterbatasan modal usaha menjadi salah satu faktor yang turut menjadi penghambat berkembangnya usaha. Melalui program ini, kami berharap bahwa dana Program Kemitraan ini dapat membantu usaha Bapak dan Ibu sekalian untuk dapat bertahan, serta bahkan untuk terus bertumbuh dan berkembang di masa sulit ini,” lanjut Herry.

Program penyaluran dana Program Kemitraan di tahun 2020 ini melanjutkan program perusahaan yang terselenggara secara rutin sejak tahun 1992. Dengan tambahan penyaluran dana Program Kemitraan di tahun 2020 tersebut, secara total PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola pintu gerbang Pulau Bali ini telah merealisasikan program dana Program Kemitraan senilai Rp 51.515.750.000. Total dana tersebut telah tersalurkan kepada lebih dari 1.500 bidang usaha skala kecil, mikro, dan menengah yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Bali.

PT Angkasa Pura I (Persero) secara rutin dan konsisten menyalurkan dana Program Kemitraan kepada mitra binaan sebagai perwujudan dari salah satu misi perusahaan, yaitu menjadi mitra pemerintah dan penggerak pertumbuhan ekonomi.

Dibandingkan dengan pinjaman dari bank konvensional, dana bantuan Program Kemitraan ini bersifat lebih memudahkan bagi para mitra usaha yang mayoritas bergerak di sektor UMKM. Dengan jangka waktu angsuran selama 36 bulan, serta dengan bunga pinjaman tahunan yang lunak, melalui program ini, diharapkan dapat menjadi katalis bagi para mitra binaan untuk dapat semakin berkembang dan bersaing. []

Airport Services

Tiga Bandara Angkasa Pura I Raih Penghargaan Bandara Sehat 2020 dari Kementerian Kesehatan

MediaBUMN

Published

on

Bandara Sehat

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Tiga bandara Angkasa Pura I meraih Penghargaan Bandara Sehat 2020 pada ajang Penghargaan Bidang Kesehatan dan Lingkungan 2020 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Hal ini merupakan salah satu bukti komitmen Angkasa Pura I dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 secara konsisten. Pengumuman penghargaan dilakukan pada Selasa 17 November 2020 secara virtual. Pada kegiatan tersebut turut memberikan kata sambutan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putrato dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Adapun tiga bandara Angkasa Pura I yang meraih penghargaan tersebut yaitu Bandara Jenderal Anhmad Yani Semarang, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, dan Bandara Lombok Praya.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap komitmen Angkasa Pura I dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 di seluruh area bandara Angkasa Pura I. Penghargaan ini juga melengkapi berbagai apresiasi dari berbagai pihak, baik dari dalam negeri seperti apresiasi dari Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wihsnutama Kusubandrio, hingga mitra global seperti Incheon Airport International Corporation, terhadap upaya Angkasa Pura I dalam menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan konsisten. Kami berterima kasih kepada Kementerian Kesehatan atas penghargaan ini yang dapat memicu kami untuk meningkatkan kinerja pelayanan pada masa adaptasi kebiasaan baru,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi.

Pada sambutannya, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan bahwa inisiasi ini berguna sebagai bentuk pencegahan Covid-19 dengan penerapan protokol kesehatan termasuk di tempat fasilitas umum.

“Sesuai peraturan pemerintah, kegiatan ini dapat menjadi momentum mengajak seluruh komponen anak bangsa dalam perilaku hidup sehat serta penerapan protokol di tempat dan fasilitas umum,” ujar Menteri Kesehatan Terawan dalam sambutannya secara virtual, Selasa (17/11).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menambahkan, “Upaya yang dilakukan ini memang penting untuk didorong oleh berbagai kementerian atau lembaga terkait. Selain itu, kebijakan yang terintegrasi dalam protokol kesehatan lingkungan ini pun perlu terus dioptimalkan agar semua pihak dapat menerapkan protokol kesehatan secara konsisten”.

Angkasa Pura I secara konsisten menerapkan protokol kesehatan perusahaan terkait pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan bandara. Seiring dengan mulai meningkatnya trafik penerbangan, Angkasa Pura I juga secara rutin melakukan pengawasan kepada pengguna jasa bandara untuk menerapkan protokol kesehatan secara disiplin.

Kesuksesan penerapan Protokol Kesehatan Angkasa Pura I ditandai oleh apresiasi dari Menteri BUMN Erick Thohir ketika melakukan kunjungan ke Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang pada 16 Mei lalu dan apresiasi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parenkraf) Wishnutama Kusubandio ketika melakukan kunjungan ke Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali pada 18 Juni 2020 lalu.

Menteri BUMN Erick Thohir saat itu mengapresiasi kinerja para petugas Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang yang menjalankan tugasnya dengan baik dalam menyiapkan operasional penerbangan pada masa pembatasan perjalanan orang yang dapat dilihat dari penyediaan kursi tunggu berjarak, pengaturan alur penumpang, dan pengaturan jadwal penerbangan untuk mengantisipasi antrean di bandara. Sedangkan Menteri Parenkraf Wishnutama mengapresiasi penerapan protokol kesehatan di bandara hingga ke proses pengaturan saat penumpang mengambil bagasi.

“Angkasa Pura I menjamin bahwa penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid19 di 15 bandara dilakukan secara konsisten dan disiplin. Kami selalu memastikan kebersihan pada fasilitas-fasilitas publik seperti konter check in, trolley, self check-in machine, security check point, tray & x-ray, toilet, boarding pass scanner, hand rail, arm chair, dan lain sebagainya di bandara kami dilakukan pembersihan secara intens dan berkala menggunakan disinfektan. Hal ini perlu disampaikan untuk meningkatkan kepercayaan diri masyarakat untuk melakukan perjalanan udara dengan nyaman dan aman di tengah masa adaptasi kebiasaan baru ini,” ujar Faik Fahmi.

Angkasa Pura I senantiasa berkomitmen untuk konsisten menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan perusahaan dan bandara demi meningkatkan kepercayaan diri masyarakat untuk melakukan perjalanan udara dengan aman dan nyaman di masa adaptasi kebiasaan baru.

Adapun Protokol New Normal Perusahaan dapat dilihat dan diunduh pada: https://ap1.co.id/id/information/pedoman-new-normal-covid19

Continue Reading

Airport Services

Angkasa Pura Logistik dan ITDC Nusantara Properti Jalin Kerja Sama Sukseskan MotoGP di Mandalika

MediaBUMN

Published

on

Mandalika

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Angkasa Pura Logistik, salah satu anak perusahaan PT Angkasa Pura I (Persero), menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT ITDC Nusantara Properti dalam rangka mendukung event internasional MotoGP yang akan diselenggarakan di Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada 2021 mendatang.

Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan oleh Direktur Utama ITDC Nusantara Properti Jo Eddy dan Direktur Utama Angkasa Pura Logistik Danny P. Thaharsyah, di KEK Mandalika – Lombok, Kamis, 19 November 2020, yang disaksikan oleh Direktur Pengembangan Usaha PT Angkasa Pura I (Persero) Dendi T. Danianto.

“Kami berharap kerja sama ITDC dengan anak usaha kami ini dapat berjalan dengan baik dan menguntungkan bagi kedua belah pihak. MotoGP merupakan event internasional yang sangat besar dan spektakuler. Kami berupaya untuk dapat berkontribusi dan mendukung sepenuhnya kesuksesan penyelenggaraan event tersebut sehingga dapat membangkitkan kembali industri pariwisata Indonesia, khususnya di Lombok, pada 2021 mendatang setelah sempat terpukul akibat pandemi pada 2020 ini,” kata Direktur Pengembangan Usaha PT Angkasa Pura I (Persero) Dendi T. Danianto.

Penandatanganan nota kesepahaman ini dimaksudkan sebagai landasan untuk menjajaki kerja sama lebih jauh terkait pengembangan usaha pergudangan dan logistik di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

“Kami menyambut baik MoU antara PT ITDC Nusantara Properti dengan PT Angkasa Pura Logistik untuk menyediakan sarana dan prasarana yang tentunya akan mendukung event internasional yang akan dilakukan di Indonesia pada akhir tahun 2021. ITDC tidak hanya menyelenggarakan satu event di akhir 2021, selain MotoGP ada juga event SBK. Event ini adalah event-event internasional yang akan mendatangkan pengunjung di Mandalika setelah Covid-19. Dengan harapan ke depannya, hubungan sinergis atau kolaborasi antar BUMN ini merupakan salah satu bentuk komitmen untuk mengembangkan destinasi pariwisata dan dapat meningkatkan ekonomi destinasi yang bisa berdampak langsung kepada masyarakat,” ujar Ema Widiastuti, Direktur Pengembangan ITDC dalam sambutannya secara virtual.

“Dengan dukungan jaringan angkutan udara, laut, dan darat yang kami miliki, pengalaman cargo handling dan warehouse system kami yang handal, kami yakin Angkasa Pura Logistik dapat menjadi mitra terbaik yang ikut mennyukseskan perhelatan internasional MotoGP ini”, ujar Direktur Utama Angkasa Pura Logistik Danny P. Thaharsyah.

Saat ini Angkasa Pura Logistik merupakan salah satu perusahaan rantai pasok terbaik di Tanah Air dengan pelayanan, fasilitas, dan teknologi terbaik yang dimiliki. Dengan penandatanganan nota kesepahaman ini maka Angkasa Pura Logistik akan mendukung penyelenggaraan MotoGP yang akan digelar pada 2021 mendatang.

Sementara itu, ITDC Nusantara Properti adalah anak usaha Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) atau dikenal dengan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero). Kerja sama antar anak perusahaan BUMN ini merupakan wujud dari sinergi BUMN.

Penyelenggaraan kegiatan balap motor dan event entertainment kelas dunia ini akan dikelola oleh Mandalika Grand Prix Association (MGPA), unit usaha ITDC yang memiliki bisnis utama mengelola dan mengoperasikan Mandalika International Street Circuit (Sirkuit Mandalika). []

Continue Reading

Airport Services

Dukung Pengembangan Pariwisata Mandalika dan Moto GP, Bandara Lombok Praya Perpanjang Landas Pacu

MediaBUMN

Published

on

Moto GP

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Untuk mendukung pengembangan pariwisata Mandalika dan penyelenggaraan Moto GP 2021, PT Angkasa Pura I (Persero) mulai melakukan perpanjangan dan pengerasan landas pacu (runway) Bandara Lombok Praya. Hal ini dilakukan menyusul proyek perluasan terminal Bandara Lombok yang sudah dimulai sejak awal 2020 ini.

Adapun perpanjangan runway yang dilakukan yaitu dari 2.750 meter menjadi 3.300 meter dan pengerasan runway meningkatkan nilai PCN dari 56 menjadi 64. Dengan spesifikasi panjang runway dan tingkat PCN itu, maka runway Bandara Lombok Praya dapat mendukung operasional pesawat berbadan lebar (wide body) sekelas B777 dan pesawat kargo peserta MotoGP.

“Angkasa Pura I sangat mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP 2021 dan pengembangan pariwisata Lombok secara umum melalui pengembangan kapasitas Bandara Lombok menjadi pintu gerbang bagi turis internasional, nantinya ketika penerbangan internasional sudah dibuka, dan turis domestik,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi.

Moto GP

Proyek perpanjangan runway ini, lanjut Faik Fahmi, ditargetkan dapat selesai pada Mei 2021 setelah perluasan terminal penumpang ditargetkan dapat beroperasi pada Februari 2021. Nantinya total luas terminal penumpang menjadi 43.501 meter persegi dengan kapasitas sekitar 7 juta penumpang per tahun, bertambah 19.378 meter persegi dari luas eksisting yang hanya 24.123 meter persegi dengan kapasitas yang hanya dapat menampung 3,5 juta penumpang per tahun. Hingga tengah November 2020, progress perluasan terminal penumpang Bandara Lombok Praya telah mencapai 62 persen.

Selain perpanjangan dan pengerasan runway yang baru mulai dilakukan, pada triwulan 4 tahun 2020 ini juga dilakukan pembuatan rapid exit taxiway (RET), parallel taxiway timur dengan luas 865 meter x 23 meter, dan perluasan apron menjadi 136.300 meter persegi dari luas eksisting yang hanya 108.100 meter persegi. Dengan apron seluas 136.300 meter persegi, maka apron dapat menampung 16 pesawat dengan konfigurasi 10 pesawat narrow body dan 6 pesawat wide body.

Selain itu, juga dilakukan pengembangan fasilitas kargo dan pembangunan waving gallery, serta perluasan parkir penumpang. Adapun fasilitas kargo yang dikembangkan yaitu pembuatan jalan akses kargo sepanjang 1.500 meter dan perluasan pelataran kargo menjadi 6.000 meter persegi dari 3.566 meter persegi. Pembuatan RET, parallel taxiway timur, perluasan apron, pemgembangan fasilitas kargo, pembangunan waving gallery, dan perluasan parkir penumpang ditargetkan dapat beroperasi pada Juli 2021. []

Continue Reading

Label

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!