Gadai On Demand! Layanan Baru Pegadaian

oleh
Gadai on demand

Gadai on demand inovasi kreatif Pegadaian guna meningkatkan pelayananannya. Khusus untuk jemput gadai via Gojek. Layanan ini diresmikan sejak April lalu bertepatan dengan HUT ke 118 Pegadaian.

Gadai On Demand, inovasi baru di bidang layanan yang diluncurkan oleh Pegadaian. Layanan ini bertujuan untuk menjemput gadai via Gojek agar memudahkan nasabah ketika akan menggadaikan barangnya. Gojek, aplikasi penyedia layanan transportasi dan pengiriman

Gadai On Demand (GoD) ini diharapkan mampu mempermudah nasabah yang tidak memiliki waktu ke Pegadaian, saat akan menggadaikan barang maupun benda berharga lainnya.

Selaku Direktur Utama Pegadaian, Kuswiyoto menjelaskan dengan adanya GoD, nasabah bisa menggadaikan barang lewat Go-send, yakni bagian layanan pengiriman barang dari aplikasi Gojek itu sendiri.

“Kemudian, barang gadai akan di-pick up oleh driver ojek online (ojol). Sementara dana hasil gadai akan langsung ditransfer ke rekening nasabah,” lanjutnya.

Di sela-sela yang sama, Direktur Teknologi Informasi dan Digital Teguh Wahyono mengatakan jika sistem GoD ini masih dijadikan percontohan di area Jakarta. Dengan total nilai gadai maksimal sebesar Rp10 juta.

Layanan ini sebetulnya telah dikeluarakan pada April lalu saat bertepatan dengan HUT ke 119 Pegadaian. Namun, pemasaran secara luas baru akan dilaksanakan oleh perseoran pada bulan Agustus mendatang. Setelah dilakukan uji pasar.

Gadai On Demand Layani Gadai perhiasan

Gadai on Demand memang belum tersebar secara masif. Hal ini dikarenakan, sebagai langkah perkenalan serta mencoba meyakinkan masyarakat jika layanan ini sanggatlah aman. Pihak Pegadaian juga menuturkan jika sudah stabil maka sistem ini akan diperluas di kota lain. Dengan penggunaan ojol yang lebih banyak dan lebih besar.

Saat ini GoD baru melayani khusus penjemputan barang berharga seperti emas dan perhiasan. Namun, hal ini tak menutup kemungkinan jika nantinya akan berkembang serta menyasar pada barang-barang elektronik yang mudah diangkut seperti handphone dan juga laptop.

Teguh menegaskan lagi, jika nasabah tidak perlu khawatir mengenai keamanan dan jaminan barang gadai. Karena driver ini hanya yang memiliki tingkat rate bintang 5 saja yang akan mnjemput produk Gadai on Demand tersebut. Selain itu, terdapat Asuransi berkenaan dengan barang tersebut. Hal ini bertujuan untuk menjamin barang jika hilang dalam perjalanan.

Teguh juga menambahkan jika saat ini Pegadaian baru menjalin kerja sama dengan Gojek saja. Namun, pihaknya tengah melakukan penjajakan dengan aplikasi lainnya yaitu Grab Indonesia. Teguh berharap Gadai on Demand ini dapat dilayani oleh dua brand aplikasi transportasi tersebut. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *