Connect with us
PERTAMINA

Infografik

ERICK THOHIR SENTIL BISNIS KAMPUS ALA BUMN

CHRIESTIAN

Published

on

bisnis kampus

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Menteri BUMN Erick Thohir tengah menyorot bisnis kampus yang dikelola oleh perusahaan pelat merah. Menurut Erick, sektor pendidikan seharusnya diserahkan kepada perguruan tinggi yang memang kapabel, karena BUMN itu harus fokus kepada core businessnya.

“BUMN itu support ke sektor pendidikan misal dari sisi penyaluran dana CSR bukan malah istilahnya bisnis kampus (pendidikan). Masih kami review mana mana saja karena kan untuk bersaing di bisnisnya masing-masing saja belum tentu survive apalagi bermain pada bisnis yang bukan expertise-nya,” ucap Erick

Lebih lanjut Erick menghimbau apabila ingin mencetak human capital yang kompetitif yang bisa dipakai oleh korporat tentu bisa bekerjasama dengan perguruan tinggi yang ada.

“Seharusnya bisa bekerjasama dengan universitas yang ada. Misal PLN dengan UI atau Pertamina dengan ITB,” ujarnya.

Seperti diketahui beberapa perusahaan pelat merah memiliki bisnis yang merambah kepada sektor pendidikan dengan membangun kampus. Sebut saja Telkom yang memang sejak lama sekali telah memiliki perguruan tinggi yang lebih akrab dengan sebutan Telkom University (dulu STT Telkom).

Namun demikian harus juga diakui bisnis kampus ala Telkom ini sudah banyak memberikan dampak yang positif terhadap perusahaan Telkom sendiri.

Berikut Deretan BUMN Yang Memiliki Bisnis Kampus:

1. Telkom

Telkom boleh dibilang memiliki perguruan tinggi yang skalanya cukup besar apabila dibanding dengan sejumlah bisnis kampus yang dimiliki BUMN lain. Dikenal dengan nama Telkom University memiliki jumlah mahasiswa dan jurusan yang sangan banyak.

Telkom University masuk kepada jajaran kampus swasta elit ini dibangun sejak tahun 1990. Perguruan tinggi yang berada di kota Bandung tersebut tercatat memiliki 800 dosen tenaga pengajar dengan jumlah mahasiswa sebanyak 28.789 orang.

2. Pertamina

Seolah tidak mau kalah bergengsi, sebagai BUMN terbesar Pertamina justru merasa kurang kompetitif apabila tidak memiliki bisnis kampus. Melalui Pertamina University, perseroan pun bertekad menciptakan SDM yang unggul dan kompetitif di sektor migas dan perminyakan.

Pertamina University terletak di bilangan Kebayoran Lama Jakarta Selatan, masih terbilang kampus baru karena baru diresmikan tahun 2016 lalu. Bisnis kampus pertamina ini dioperasikan melalui Pertamina Foundation dengan 6 fakultas dan 15 program studi.

Pertamina University memilki jumlah staf pengajar dan pendukung sebanyak 255 orang. Namun meskipun telah lulus dari Pertamina University tidak lantas bisa langung bekerja di perusahaan yang kini dinahkodai oleh Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama tersebut.

3. Pos Indonesia

Pos Indonesia juga memiliki perguruan tinggi yang bernama Politeknik Pos Indonesia. Adapun bisnis kampus BUMN orange ini didirikan di Bandung pada tahun 2001 oleh Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia (YPBPI).

Politeknik Pos Indonesia tercatat memiliki 5 program studi yang terbagi menjadi Diploma 3 dan Diploma 4 dengan jurusan masing-masing adalah Logistik Bisnis, Teknik Informatika, Manajemen Bisnis, Akutansi serta Manajemen Infomatika.

Politeknik Pos Indonesia tercatat memiliki jumlah pengajar sebanyak 100 dosen yang bertugas mendidik sebanyak 2.500 mahasiswa.

4. PLN

Nama besar PT PLN (Persero) seolah tidak mau tertinggal untuk urusan pendidikan. Bisnis kampus yang dikelola oleh Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PLN ini bernama STT (Sekolah Tinggi Teknik) PLN.

STT PLN menawarkan konsentrasi pendidikan yang berkaitan dengan ilmu terapan teknik bidang kelistrikan dan keilmuan lain yang terkait.

5. Semen Indonesia Group

Semen Indonesia Group yang merupakan holding BUMN semen sejatinya sudah lama bermain pada bisnis kampus. Adapun perguruan tinggi yang dimiliki Semen Indonesia Group ini bernama UISI (Universitas Internasional Semen Indonesia).

UISI yang terletak di Gresik Jawa Timur ini memiliki fokus kurikulum yang berkaitan dengan beberapa aspek inovasi dan keselamatan kesehatan kerja antara lain Teknologi Semen, Logistik dan Distribusi, Tata Kelola Perusahaan yang baik, Pengembangan Teknologi Informasi, Ex-Mining Farming Project serta UKM Pengembangan Masyarakat

6. BRI

BRI menjadi satu-satunya perbankan BUMN yang memiliki bisnis kampus. Perguruan tinggi BRI ini bernama BRI Institut, bertekad mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul di sektor finansial khususnya perbankan.

BRI Institute yang terletak di Pasar Minggu Jakarta ini diharapkan mampu memiliki lulusan yang unggul dengan menguasai keahlian di bidang perbankan, keuangan mikro, perbankan digital, kewirausahaan, asuransi dan juga ilmu syariah. []

Infografik

ERICK THOHIR MEMILIH! 14 WAJAH KOMISARIS BUMN, MULAI POLITIKUS HINGGA EKS TIM SUKSES

CHRIESTIAN

Published

on

komisaris

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, belum lama ini mengangkat sejumlah nama yang ditugaskan sebagai komisaris di BUMN.

Pro dan Kontra! Ya sejumlah kalangan menganggap penunjukan komisaris merupakan bagian dari balas budi, namun di satu sisi mengatakan ingin memastikan jika program-program BUMN berjalan dengan baik.

Seperti yang belum lama ini terjadi, Erick Thohir menunjuk politikus PDI Perjuangan Zuhairi Misrawi sebagai Komisaris Independen PT Yodya Karya (Persero).

Sebelumnya masih ada 14 daftar nama yang ditugaskan sebagai komisaris BUMN. Berikut daftar lengkap komisaris BUMN yang berasal dari politikus hingga eks tim sukses:

Continue Reading

Infografik

Dukung Pembatasan Perjalanan Orang Melalui Udara, Angkasa Pura I Siapkan Posko Pemeriksaan di Tiap Bandara

MediaBUMN

Published

on

posko penjagaan

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Angkasa Pura I (Persero) menyiapkan posko penjagaan dan pemeriksaan terhadap orang yang akan melakukan perjalanan udara melalui 15 bandara kelolaannya serta beberapa upaya lainnya mulai 7 Mei 2020.

Hal ini merupakan upaya untuk mendukung kelancaran perjalanan penumpang pesawat udara pada masa larangan mudik yang terbatas pada beberapa kriteria tertentu sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid19.

Seperti diketahui, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dalam rapat kerja dengan Komisi V secara virtual pada Rabu 6 Mei 2020, mengatakan bahwa seluruh moda transportasi direncanakan akan kembali beroperasi mulai Kamis 7 Mei 2020 besok dengan pembatasan kriteria penumpang.

Hal tersebut kemudian diiringi dengan keluarnya Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 sebagai pelengkap aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan pengaturan terkait pengendalian transportasi selama bulan Ramadan dan Idul Fitri 1441 Hijriah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid19.

Surat edaran tersebut juga kemudian dilengkapi dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor SE 31 tahun 2020 tentang Pengaturan Penyelenggaraan Transportasi Udara Selama Masa Dilarang Mudik Idul Fitri 1441 Hijriah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid19.

“Angkasa Pura I menyambut baik dan mendukung arahan Pemerintah tersebut dengan membentuk posko pengamanan dan pemeriksaan di bandara yang dilengkapi dengan fasilitas penyelenggaraan protokol kesehatan sesuai Permenhub Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid19 dan Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi selama Masa Mudik Idul Fitri 1441 H Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid19” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi.

Selain itu, Angkasa Pura I juga memberikan dan melaksanakan rekomendasi slot time apabila terdapat maskapai yang mengajukan perubahan jadwal penerbangan sesuai dengan jam operasional masing-masing bandara.

Adapun update penyesuaian jam operasional masing-masing bandara Angkasa Pura I pada masa pandemi ini yaitu:

1. Bandara Juanda Surabaya pukul 06.00 – 18.00 pada periode 6 Mei – 22 Juli 2020.

2. Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali pukul 07.00 – 02.00 pada periode 6 – 31 Mei 2020.

3. Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pukul 06.00 – 19.00 pada periode 1 – 31 Mei 2020.

4. Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan pukul 06.00 – 18.00 pada periode 8 April – 29 Mei 2020.

5. Bandara Adisutjipto Yogyakarta pukul 07.00 – 16.00 pada periode 1 – 31 Mei 2020.

6. Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) pukul 06.00 – 17.00 pada periode 24 April – 1 Juni 2020.

7. Bandara Adi Soemarmo Solo pukul 08.00 – 16.00 pada periode 25 April – 31 Mei 2020.

8. Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang pukul 06.00 – 18.00 pada periode 1 – 31 Mei 2020.

9. Bandara Lombok Praya pukul 09.00 – 15.00 pada periode 2 Mei – 1 Juni 2020.

10. Bandara El Tari Kupang pukul 06.00 – 18.00 pada periode 2 – 29 Mei 2020.

11. Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin pukul 08.00 – 17.00 pada periode 29 April – 31 Mei 2020.

12. Bandara Sam Ratulangi Manado pukul 07.00 – 18.00 pada periode 5 Mei – 1 Juni 2020.

13. Bandara Pattimura Ambon pukul 07.00 – 15.00 pada periode 1 – 31 Mei 2020.

14. Bandara Frans Kaisiepo Biak pukul 06.00 – 15.00 pada periode 21 April – 6 Mei 2020.

15. Bandara Sentani pukul 06.00 – 17.30 pada periode 30 April – 31 Mei 2020.

Dalam melakukan berbagai upaya itu, Angkasa Pura I senantiasa memperhatikan protokol kesehatan dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 18 tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid19, serta selalu berkoordinasi dengan Otoritas Bandar Udara, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Polisi, TNI, Pemerintah Daerah, Gugus tugas Covid-19 Daerah dan instansi terkait lainnya. []

Continue Reading

Infografik

Dukung Aturan Pemerintah, Angkasa Pura I Hentikan Sementara Layanan untuk Penerbangan Penumpang

MediaBUMN

Published

on

layanan

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Angkasa Pura I (Persero) menghentikan sementara layanan terhadap penerbangan komersial penumpang pada 15 bandara kelolaannya mulai Jumat 24 April 2020 hingga 1 Juni 2020.

Hal ini dilakukan untuk mendukung aturan Pemerintah Republik Indonesia mengenai larangan mudik untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Namun bandara-bandara Angkasa Pura I akan tetap beroperasi untuk melayani penerbangan kargo atau penerbangan yang mengangkut logistik.

Adapun layanan terhadap penerbangan yang dikecualikan yaitu penerbangan yang membawa atau terkait:

1. Pimpinan lembaga tinggi Negara Republik Indonesia dan tamu/wakil kenegaraan dan perwakilan organisasi internasional.

2. Operasional penerbangan khusus repatriasi (repatriation flight) pemulangan WNI maupun WNA.

3. Operasional penegakan hukum, ketertiban, dan pelayanan darurat.

4. Operasional angkutan largo (kargo penting dan esensial). Pesawat konfigurasi penumpang dapat digunakan untuk mengangkut kargo di dalam kabin penumpang (passenger / cabin compartement) khusus untuk pengangkutan kebutuhan medis, kesehatan, dan sanitasi serta pangan.

5. Operasional lainnya dengan seijin dari Menteri dalam rangka mendukung percepatan penanganan Covid-19.

“Untuk mendukung Pemerintah dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 melalui aturan larangan mudik, Angkasa Pura I menghentikan sementara layanan terhadap penerbangan komersial penumpang mulai 24 April hingga 1 Juni 2020. Kami menghimbau masyarakat yang sudah memiliki tiket dengan jadwal penerbangan pada periode tersebut agar menghubungi pihak maskapai untuk melakukan refund atau reschedule,” ujar Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Handy Heryudhitiawan.

Bandara-bandara Angkasa Pura I, lanjut Handy, juga tetap akan beroperasi dan menyediakan konter khusus bagi masyarakat yang ingin melakukan refund atau reschedule jadwal penerbangan dengan mendatangi langsung konter maskapai di bandara. Namun pengaturan waktu refund tiket dilakukan oleh pihak operator penerbangan atau maskapai untuk menghindari terjadinya penumpukan di bandara.

Bagi masyarakat yang ingin melakukan refund dengan datang ke bandara, dihimbau untuk menghubungi pihak maskapai terlebih dahulu untuk mengatur waktu kedatangan ke bandara agar tidak terjadi penumpukan di bandara.

Selain itu masyarakat yang ingin melakukan refund dengan mendatangi bandara agar tetap memperhatikan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 dan menerapkan physical distancing, seperti menggunakan masker, menggunakan kendaraan dengan jumlah maksimal 50 persen dari kapasitas kendaraan, dan menjaga jarak minimal 1-2 meter dengan orang lain di bandara.

“Kami juga tengah berkoordinasi intens dengan pihak maskapai untuk membantu mereka dalam melakukan proses refund atau reschedule bagi calon penumpang yang sudah membeli tiket mereka. Kami berupaya mengatur sedemikian rupa agar proses tersebut tetap dapat menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19,” tambah Handy Heryudhitiawan.

Selain itu, Angkasa Pura I juga tengah menyiapkan pengaturan parking stand pesawat di masing-masing bandara bagi pesawat-pesawat yang akan parkir longstay pada periode ini sehingga tidak mengganggu operasional pesawat kargo atau pesawat yang membawa logistik yang masih beroperasi.

“Semoga dengan diberlakukannya kebijakan larangan mudik dan penghentian sementara layanan terhadap penerbangan penumpang ini dapat membantu signifikan pencegahan penyebaran Covid-19,” ujar Handy Heryudhitiawan. []

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!