Connect with us
PERTAMINA

Energi & Tambang

Dukung Industri Smelter, PLN Siap Pasok Listrik 50 MVA ke Tiran Mineral

Published

on

smelter

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT PLN (Persero) berkomitmen mendukung pengembangan industri pengolahan dan pemurnian mineral (smelter) melalui pemenuhan kebutuhan listrik yang andal.

Pada Jumat (2/7), PLN melakukan penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik Daya 50 MVA Dengan Layanan khusus Business to Business dengan tarif premium platinum PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UIW Sulselrabar) dengan PT Tiran Mineral.

Kesepakatan ini ditandatangani oleh GM PLN UIW Sulselrabar, Awaluddin Hafid dengan Direktur PT Tiran Mineral, disaksikan langsung Bupati Konawe Utara, Founder Tiran Group, dan secara daring oleh Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN, Syamsul Huda dan Duta Besar RI untuk China, Djauhari Oratmangun.

Dalam sambutannya, Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN, Syamsul Huda mengatakan, potensi nikel di Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah sangat besar. Melihat potensi tersebut, sesuai kebijakan pemerintah, nikel harus diolah melalui industri hilir supaya dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia.

Industri smelter merupakan penghiliran nikel yang membutuhkan energi listrik yang besar. PLN sebagai perusahaan yang bergerak di sektor kelistrikan, siap memenuhi kebutuhan tersebut. Terlebih lagi, Huda menambahkan, hasil penelusuran hingga akhir Juni 2021, potensi demand pelanggan besar atau smelter tercatat sebanyak 61 pelanggan dengan daya 7.184 MVA.

“Untuk meyalurkan daya listrik tersebut, PLN juga akan membangun 7.052 kms Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) dengan 4.702 MVA Gardu Induk yang tersebar di seluruh Sulawesi. Saat ini, PLN sudah melayani 4 pelanggan smelter dengan total kapasitas 245 MW di seluruh Sulawesi,” katanya.

Sejauh ini, sistem kelistrikan di Sulawesi mempunyai daya mampu sebesar 2.365 MW, dengan cadangan daya 602 MW. Komposisi pasokan daya
tersebut 20,34 persen dipasok dari pembangkit energi baru terbarukan (EBT). Sesuai dengan RUPTL 2021 – 2030, PLN akan menambah kapasitas pembangkit EBT sebesar 3.698 MW.

Sebelumnya, Penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik Daya 50 MVA dengan Layanan Khusus Business To Business dimulai dengan Nota Kesepahaman antara PLN UIW Sulselrabar dengan PT Tiran Mineral tentang Jual Beli Tenaga Listrik tanggal 18 Februari 2021 di Makassar.

Huda menuturkan, proses pekerjaan konstruksi dalam rangka pemenuhan penyaluran tenaga listrik ke PT Tiran Mineral akan berlangsung selama 18 bulan.

“PLN memperkirakan penyaluran tenaga listrik tegangan tinggi kepada PT Tiran Mineral dengan daya tersambung sebesar 50 MVA pada Maret 2023,” tambahnya.

Tiran Group merupakan salah satu investor yang telah memberikan kontribusi besar di Konawe Utara. Grup bisnis dengan total 38 perusahaan di dalamnya, telah mengumpulkan dana senilai Rp 1,8 triliun untuk membangun smelter di Konawe Utara.

Direktur PT Tiran Mineral Nurfausiah Nuhri mengatakan adanya kesepakatan kerja sama jual-beli listrik smelter antara PLN dan Tiran Mineral memberi kepastian bisnis. Ke depan, Tiran Mineral bakal melakukan pengembangan hingga 5 unit fasilitas pemurnian.

Tidak hanya itu, kehadiran Tiran Mineral sebagai kawasan industri smelter pertama di Konawe Utara, diharapkan mendorong pengembangan industri smelter di kabupaten ini.

“Dengan kinerja yang tinggi dan biaya yang rendah, memberikan masukan kepada negara, tentunya itu yang diharapkan,” ungkapnya.

Begitu juga dengan Founder Tiran Mineral Group Andi Amran Sulaiman optimistis di tengah situasi pandemi, kolaborasi Tiran Mineral dan PLN bisa memberikan dampak yang luar biasa bagi perekomian masyarakat di Konawe Utara.

“Tanpa PLN, kehadiran Tiran Mineral sebagai kawasan Industri smelter pertama di Konawe Utara tentunya tidak akan terwujud. Kita patut berbangga dan wajib menjaga dan mendorong usaha industri smelter di Konawe Utara,” tutur Andi.

Secara virtual, Direktur Tonghua Jianxin Technologi, Dong Hong Wei, juga sangat mengapresiasi kebutuhan listrik yang disiapkan PLN. Selain mengapresiasi, Wei optimis dapat mengajak investor lain, untuk ikut berinvestasi di Indonesia. Sebab, kebutuhan listrik sepertinya tidak akan menjadi masalah, khususnya di Sulawesi Tenggara.

“Terima kasih PLN. Pastinya kami akan merasa aman berinvestasi karena kebutuhan listrik yang disiapkan sudah memenuhi kebutuhan kami,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Konawe Utara Ruksamin mengapresiasi, kesepakatan jual-beli listrik antara PLN dan PT Tiran Mineral. Menurutnya, kesepakatan ini merupakan kerja sama strategis yang akan berkontribusi untuk pembangunan daerah.

“Selamat atas penandatanganan ini (PLN dan PT Tiran Mineral), dan semoga ini menjadi sesuatu yang luar biasa bagi masyarakat Kabupaten Konawe Utara,” ujarnya.

Pihaknya berharap, adanya pasokan listrik memadai di Sulawesi Tenggara, dapat mendukung produktifitas serta kesejahteraan bagi masyarakat di Sulawesi Tenggara khususnya di Konawe Utara. []

Energi & Tambang

Gubernur Jatim Apresiasi PLN Gerak Cepat Salurkan Bantuan dan Pulihkan Listrik Pasca Erupsi Semeru

Published

on

Semeru

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT PLN (Persero) terus menyalurkan bantuan tanggap darurat bencana untuk warga terdampak erupsi Gunung Semeru di beberapa wilayah Kabupaten Lumajang. Aksi ini pun mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Pasca erupsi Gunung Semeru (4/12), PLN melalui program PLN Peduli yang diwakili Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jawa Timur, A Rasyid Naja menyerahkan bantuan senilai Rp 300 juta kepada Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Kantor Kecamatan Pasirian, Lumajang pada Minggu (5/12).

Khofifah mengapresiasi aksi PLN yang bergerak cepat memberikan bantuan kepada warga yang terdampak erupsi Gunung Semeru. Dia pun berharap semua pihak bisa bersinergi untuk memulihkan lokasi yang terdampak bencana.

“Bantuan ini sangat dibutuhkan warga di saat seperti ini. Terima kasih kepada PLN, mohon dukungan, doa dan sinergi nya agar kita semua bisa memulihkan lokasi terdampak bencana seperti sedia kala,” kata Khofifah.

Adapun bantuan yang diberikan PLN melalui Yayasan Baitul Mal PLN yaitu masker sebanyak 800 buah, jas hujan 50 buah, selimut 50 buah, terpal 18 buah, baju/daster 50 buah.

Mie Instan sebanyak 50 dus, pampers 4 dus, sabun Mandi 100 paket masing-masing berisi 6 buah, pasta gigi 100 buah, sikat gigi 100 buah,
handuk 100 buah, air mineral 50 dus, betadine 1 kardus, obat mata 1 kardus, hansaplas 10 kotak, obat batu pilek 15 kotak, obat batuk anak 10 kotak dan air mineral 10 kardus.

Bantuan tersebut dibagikan di titik pengungsi sementara, pertigaan jalan Pronojiwo (desa supit urang) dan Kamar Kajang.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq berterima kasih atas bantuan PLN dan pengamanan kelisrikan di lokasi bencana erupsi Gunung Semeru, sehingga dapat meminimalisir korban kecelakaan yang diakibatkan kelistrikan.

“Terima kasih kepada personil PLN yang bergerak cepat sejak kejadian mengamankan kelistrikan di lokasi dan sekarang bantuan yang diberikan. Bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi warga kami, terima kasih sekali lagi,” imbuhnya.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Adi Priyanto mengatakan, hingga Minggu (5/12) pukul 06.00 WIB, dari 112 gardu yang terdampak kini 33 gardu sudah menyala kembali, sehingga sebanyak 7.697 pelanggan telah mendapatkan pasokan listrik.

“Dalam upaya pemulihan listrik di lokasi bencana, bagi kami keselamatan masyarakat tetap yang utama,” ujar Adi.

PLN masih terus berupaya memulihkan seluruh pasokan listrik ke pelanggan. Hingga kini, masih ada 79 gardu distribusi dan 22.826 pelanggan yang terdampak padam. Adapun wilayah yang masih pada tersebut adalah Desa Pronojiwo, Desa Supit Urang, Desa Taman Ayu, Desa Tempursari dan Desa Curah Kobokan.

Adi menjelaskan, beberapa daerah yang masih padam belum dapat dijangkau oleh petugas PLN dikarenakan adanya akses jalan utama (Jembatan Perak Piketnol) yang roboh akibat erupsi.

“Saat ini akses menuju lokasi masih tertutup, akibat patahnya jembatan Perak di Pronojiwo. Personil PLN akan segera mengamankan pasokan listrik di lokasi terdampak saat akses kembali dibuka, tentunya dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan seluruh personil dan berkoordinasi dengan BPBD dan TNI Polri,” papar Adi.

Dia pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi turunnya abu panas lanjutan, di tengah intensitas hujan dan cuaca ekstrem yang menyertai.

“Bagi masyarakat jangan berada di dekat jaringan listrik, gardu, panel PJU ataupun pohon yang berpotensi roboh ketika terjadi cuaca ekstrem,” imbuhnya.

Bagi masyarakat yang melihat terdapat potensi bahaya ketenagalistrikan atau membutuhkan layanan PLN dapat mengubungi melalui aplikasi PLN Mobile atau contact center PLN 123. []

Continue Reading

Energi & Tambang

Sinergitas Mewujudkan Ekosistem Kendaraan Listrik

Published

on

transisi energi

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo terkait program transisi energi beberapa waktu lalu, berbagai pihak kini terus mendorong terwujudnya ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Sinergitas ini tercermin melalui Kementerian Perindustrian, Kementerian Keuangan, PLN dan Grab dalam diskusi bertema ‘Mengakses Ekosistem Kendaraan Listrik’ pada Jumat (3/12).

Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Sony Sulaksono mengatakan pemerintah mendukung penuh ekosistem kendaraan listrik. Bukti dukungan ini, Kementerian Perindustrian bakal mengeluarkan aturan baru untuk mengganti Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 27 Tahun 2020 tentang Spesifikasi, Peta Jalan Pengembangan, dan Ketentuan Penghitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).

“Dengan ada kebijakan peta jalan industri KBLBB dan relaksasi penghitungan TKDN diharapkan dapat mendukung akselerasi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” kata Sony.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Penerimaan Negara Kemenkeu Oza Olavia menyatakan pemerintah akan mengkaji usulan tersebut. Menurutnya, Kemenkeu terbuka terhadap masukan untuk mendorong peralihan penggunaan mobil yang lebih ramah lingkungan.

“Pasti kami di Kementerian Keuangan selalu akan melihat segala macam kondisi,” ujarnya.

Oza menjelaskan, pemerintah akan mengelola APBN dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian lingkungan. Namun, ruang fiskal yang terbatas dan kebutuhan pembiayaan yang besar juga akan memengaruhi setiap kebijakan yang diberikan untuk mobil listrik.

Direktur Bisnis dan Manajemen Pelangan PLN, Bob Saril mengatakan insentif dari pemerintah untuk bisa memasifkan kendaran listrik sangat berperan penting. Kata Bob, insentif perpajakan maupun bebas bea membuat harga jual mobil listrik di Indonesia makin murah.

“Ketika kendaraan listrik murah, maka bisa ditangkap daya beli masyarakat Indonesia. Insentif yang diberikan pemerintah ke industri mobil konvensional diharapkan juga bisa diterapkan kepada kendaraan listrik sehingga makin terjangkau,” ujar Bob.

Dalam penyediaan infrastruktur mobil listrik, Bob menjelaskan meski saat ini pengguna mobil listrik masih belum banyak, namun dengan ketersediaan infrastruktur makin meyakinkan masyarakat untuk beralih dari mobil konvensional ke mobil listrik.

“Ada jaminan ketersediaan dan rasa aman bagi para pelanggan. Kalau membeli mobil listrik, akan terjamin baik dari charging station maupun batery swap,” ujar Bob.

Presiden Direktur Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata menjelaskan insentif dari pemerintah daerah atau pemerintah kota punya dampak yang cukup signifikan bagi masyarakat agar tergerak beralih ke kendaraan listrik.

“Insentif yang dimaksud bukan yang berat-berat seperti faktor fiskal, tetapi misalnya gratis parkir untuk kendaraan listrik. Bisa juga misalnya, bagi para pemilik kendaraan listrik bisa bebas dari biaya tol,” ujar Ridzki.

Kebijakan ini memang butuh political will. Sebab, beberapa negara yang sudah masif kendaraan listriknya seperti di Norwegia ataupun Cina juga memberikan insentif yang merupakan kebijakan bersinggungan langsung kepada masyarakat.

Ridzki menilai salah satu pertimbangan masyarakat membeli kendaraan listrik memang tak terlepas dari ketersediaan infrastruktur, ongkos yang harus dikeluarkan oleh masyarakat dan juga perhitungan harian lainnya. Dengan adanya kebijakan yang lebih merakyat seperti contoh tersebut kata Ridzki lebih dekat dalam perhitungan masyarakat.

“Bisa juga misalnya, parkir vale atau parkir mobil khusus itu tidak lagi mobil mobil mewah saja, tetapi misalnya mobil listrik. Jadi bisa mengajak masyarakat untuk bisa melihat seperti apa kendaraan listrik dan bisa menjadi suatu dream bagi masyarakat,” ujar Ridzki.

Pada 2030 mendatang, Indonesia akan punya 600 ribu kendaraan listrik. Indonesia diperkirakan dapat mengurangi konsumsi BBM sebanyak tiga juta barel dan dapat mengurangi emisi karbon dioksida sebanyak 1,4 juta ton. []

Continue Reading

Energi & Tambang

Dirikan Posko Bencana, PLN Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Published

on

Erupsi

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT PLN (Persero) bergerak cepat dalam memberikan bantuan untuk warga terdampak erupsi Gunung Semeru di beberapa wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Di sisi lain, perseroan juga terus fokus pada pemulihan suplai listrik ke daerah terdampak bencana tersebut.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Adi Priyanto mengatakan, PLN telah menyiapkan Posko Darurat Bencana sebanyak tiga pos di ULP Tempeh, Posco Sumbe, Kacang dan Posco Penanggal. Serta menyiapkan bantuan berupa bahan makanan, logistik dan dapur umum untuk masyarakat setempat.

PLN melalui Yayasan Baitul Maal PLN menyalurkan bantuan tahap pertama berupa masker kain 800 buah, jas hujan 100 buah, terpal 50 buah, selimut 100 buah dan nasi kotak 100 kotak.

“Bantuan tahap pertama ini diberikan pada titik pengungsi sementara di pertigaan Jalan Pronojiwo, Desa Supit Urang,” kata Adi.

Menindaklanjuti peristiwa erupsi Gunung Semeru, PLN pun telah melakukan jumlah langkah, yaitu koordinasi dengan BPBD untuk memastikan daerah atau zona yang aman dan zona bahaya, serta zona yang bisa dilewati oleh petugas PLN dalam upaya pengecekan instalasi dan penormalan.

Untuk menambah pasokan listrik, lanjut Adi, PLN juga telah mengumpulkan genset portable berkapasitas 2,2 sampai 4 kilowatt (kw) sebanyak 8 unit, kapasitas 23 kw sebanyak 1 unit dari ULP dan UP3 terdekat, serta menyiapkan personel bantuan dari ULP/UP3 terdekat.

Hingga Minggu (5/12) pukul 06.00 WIB, dari 112 gardu yang terdampak kini 33 gardu sudah menyala kembali, sehingga sebanyak 7.697 pelanggan telah mendapatkan pasokan listrik.

“Dalam upaya pemulihan listrik di lokasi bencana, bagi kami keselamatan masyarakat tetap yang utama,” ujar Adi.

PLN masih terus berupaya memulihkan seluruh pasokan listrik ke pelanggan. Hingga kini, masih ada 79 gardu distribusi dan 22.826 pelanggan yang terdampak padam. Adapun wilayah yang masih pada tersebut adalah Desa Pronojiwo, Desa Supit Urang, Desa Taman Ayu, Desa Tempursari dan Desa Curah Kobokan.

Adi menjelaskan, beberapa daerah yang masih padam belum dapat dijangkau oleh petugas PLN dikarenakan adanya akses jalan utama (Jembatan Perak Piketnol) yang roboh akibat erupsi.

“Saat ini akses menuju lokasi masih tertutup, akibat patahnya jembatan Perak di Pronojiwo. Personil PLN akan segera mengamankan pasokan listrik di lokasi terdampak saat akses kembali dibuka, tentunya dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan seluruh personil dan berkoordinasi dengan BPBD dan TNI Polri,” papar Adi.

Dia pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi turunnya abu panas lanjutan, di tengah intensitas hujan dan cuaca ekstrem yang menyertai.

“Bagi masyarakat jangan berada di dekat jaringan listrik, gardu, panel PJU ataupun pohon yang berpotensi roboh ketika terjadi cuaca ekstrem,” imbuhnya.

Bagi masyarakat yang melihat terdapat potensi bahaya ketenagalistrikan atau membutuhkan layanan PLN dapat mengubungi melalui aplikasi PLN Mobile atau contact center PLN 123. []

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!