Dorong Ekspor! Pos Indonesia Gandeng Agritrade International Ltd

oleh
Pos Indonesia

PT Pos Indonesia (Persero) terus menciptakan peluang yang lebih baik ke depan dalam rangka merelevankan seluruh potensinya bagi kebutuhan Indonesia ke depan. Kali ini BUMN orange tersebut bersama PT Pos Logistik Indonesia (anak perusahaan) menggandeng perusahaan Trading Internasional, yaitu Agritrade International Ltd.

Adapun kolaborasi yang dibangun adalah bekerjasama menyediakan jasa pembiayaan kredit supplier yang logistiknya akan ditangani Pos Indonesia Group, baik di dalam negeri maupun luar negeri. Langkah ini diambil Pos Indonesia dalam rangka mewujudkan transformasinya menuju pemain global logistik. Pos akan melayani sektor riil dalam negeri dalam memenuhi kebutuhan pasokan input bahan baku maupun untuk perdagangan dengan para eksportir luar negeri.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Pos Indonesia Gilarsi W. Setijono, mengatakan bahwa kerja sama itu diambil dalam rangka mewujudkan transformasi Pos Indonesia, melalui Pos Logistik Indonesia, menuju pemain global logistik. Menurutnya, Pos Indonesia akan melayani sektor riil dalam negeri dalam memenuhi kebutuhan pasokan input bahan baku maupun untuk perdagangan dengan para eksportir luar negeri.

Kerjasama ini, lanjut Gilarsi, menjadi upaya Pos Indonesia dalam merelevankan seluruh potensinya untuk kebutuhan Indonesia, dalam hal ini mendorong ekspor. “Bukannya impor yang lebih besar, tetapi keran ekspor Indonesia yang harus lebih kencang. Kami berharap ke depannya bisa mendorong para UMKM-UMKM yang berorientasi terhadap ekspor agar lebih baik lagi ke depannya. Jadi goal besarnya adalah Pos Indonesia turut ambil bagian dalam mendorong ekspor nasional, sehingga keberadaan Pos Indonesia menjadi relevan bagi kebutuhan Indonesia.” Papar Gilarsi di Gedung Pos Indonesia Jakarta, Kamis (1/8).

Langkah sinergitas tersebut, sambung Gilarsi, merupakan kerja sama strategis untuk melengkapi peran pos sebagai fasilitator perdagangan. Menurut Gilarsi, selama ini Pos Indonesia melalui Pos Logistik Indonesia sudah melayani aktivitas logistik dan perdagangan tetapi belum mencakup pada pembiayaan perdagangan. “Initial value yang sekarang kita sepakati adalah US$200 juta, kita sepakat ayo kita lihat kalau ini memang berhasil dengan baik, maka dinaikkan sampai US$1 miliar pun tidak ada masalah,” pungkas Gilarsi.

Adapun nantinya dalam kerjasama Kredit Supplier (Supplier’s Credit Agreement) tersebut Pos Indonesia akan dibantu oleh Agritrade International untuk mengatur dan menyusun transaksi perdagangan Internasional bagi para pelanggannya baik BUMN, Swata Nasional, maupun UMKM dengan memasok kebutuhan barang dagangannya.

Peran Pos Indonesia ini sehubungan dengan Mandat Fasilitasi Perdagangan (Trade Facilitation) yang diembannya sesuai dengan Piagam Universal Postal Union (“UPU”). Berdasarkan Piagam ini, peran Pos Indonesia dalam memfasilitasi perdagangan Internasional mewakili Republik Indonesia. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *