Dollar AS Ngamuk, Ini Kata Jokowi

by
Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara atas melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat. Menurutnya amukan dollar AS terhadap rupiah disebabkan oleh sentiment eksternal antara lain yaitu perang dagang antara Amerika dan Tiongkok, suku bunga the feed yang naik serta krisis yang melanda Argentina dan Turki.

“Penyebabnya faktor eksternal yang memang datangnya bertubi-tubi. Bukan rupiah saja tapi mata uang negara lain juga berimbas,” ujar Jokowi (5/09).

Baca Juga: Ayo Naik BUS! Perum PPD Hadirkan Layanan JR Connexion Metland Cileungsi Cibubur Ke Jakarta

Lebih lanjut Jokowi menegaskan jika ia bertekad untuk menguatkan posisi rupiah kembali. Pemerintah, imbuhnya, terus meningkatkan kordinasi di seluruh sektor strategis baik itu fiskal, moneter, industri maupun dengan para pelaku usaha.

“Saya terus kordinasi karena ini menjadi penting agar berjalan searah,” terangnya.

Adapun mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menargetkan kepada jajarannya untuk memperbaiki transaksi berjalan dengan mendorong investasi di dalam negeri serta meningkatkan ekspor. Karena, lanjutnya, transaksi berjalan saat ini mengalami defisit 3%.

“Dengan mendorong ekspor dan investasi maka kita bisa menyelesaikan deficit transaksi berjalan. Jika ini selesai maka persoalan akan selesai semuanya. Saya sudah memberikan target agar dalam kurun satu tahun bisa ada perubahan penyelesaian defisit transaksi berjalan,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *