Connect with us
PERTAMINA

HIGHLIGHT BUMN

Dividen BUMN Jangan Sampai Kendor, Ini Daftar Penyumbang Terbesar

Published

on

Dividen BUMN

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Dividen BUMN atau Badan Usaha Milik Negara merupakan salah satu pendapatan yang menopang pemasukan bagi negara.

Untuk itu, pemerintah meminta perusahaan pelat merah terus berupaya meningkatkan kontribusinya kepada negara, khususnya dari setoran dividen BUMN.

Meski di tengah pandemi Covid-19, kinerja dan kontribusi perusahaan BUMN diharapkan tetap meningkat.

Sehingga bisa turut membantu perekonomian nasional, dan pemasukan bagi kas negara tidak mengendur.

“Kontribusi BUMN kepada negara kita harapkan tidak boleh turun meski saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19,” ujar Menteri BUMN, Erick Thohir, Senin (13/9/2021).

Erick Thohir meminta seluruh manajemen perusahaan pela merah terus menggenjot bisnis perusahaan guna turut mendukung pendapatan negara dari setoran vididen BUMN.

Ia yakin, dengan langkah efisiensi dan transformasi, setiap perusahaan milik negara mampu meningkatkan setoran dividen BUMN dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Untuk diketahui, awalnya Kementerian BUMN menargetkan setoran dividen BUMN di tahun ini sebesar Rp30-Rp35 triliun.

Target dividen itu masih lebih rendah dari proyeksi sebelumnya yakni mencapai Rp40 triliun.

Namun, pemerintah melakukan revisi target dividen BUMN tersebut hanya di angka Rp30 triliun.

Bahkan, estimasi dividen BUMN tahun ini tercatat masih lebih rendah jika dibandingkan realisasinya di tahun 2020.

Total Dividen BUMN

Tercatat total kontribusi dividen dari lima BUMN saja mencapai Rp45 triliun atau setara 90,6 persen dari total dividen yang disumbang pada 2020.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan (Kemenkeu), ada lima perusahaan pelat merah yang menyalurkan setoran dividen terbesar.

Peringkat pertama diisi oleh Bank BRI dengan kontribusi sebesar 26,4 persen dari total dividen kepada negara.

PT Bank Mandiri menyumbang dividen BUMN sebesar 22,2 persen, dan PT Pertamina menyumbang 19,1 persen.

Sementara kontribusi dari PT Telkom Indonesia sebesar 17,8 persen, dan PT BNI sebesar 5,2 persen.

Jika dibandingkan tahun lalu, target setoran dividen BUMN pada tahun depan pun masih tercatat rendah, sebab estimasi kontribusi perseroan berada di angka Rp35,6 triliun.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo juga menyampaikan agar dividen BUMN sebesar Rp35,6 triliun bisa capai target.

Adapun, sebelum pandemi di 2019, dividen BUMN yang disetorkan ke negara mencapai Rp50,6 triliun.

Maka perlu langkah strategis untuk mengoptimalkan setoran dividen BUMN di tahun depan dengan penataan dan penyehatan bisnis.

Perusahaan pelat merah diminta melakukan restrukturisasi, merger, pembentukan holding, atau aksi-aksi korporasi dan pemegang saham lainnya. []

HIGHLIGHT BUMN

Direksi ITDC Dirombak, Kementerian BUMN: “Untuk Wujudkan transformasi Bisnis”

Published

on

Direksi ITDC

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Direksi ITDC atau PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) baru saja mengalami peromakan total pada 8 Agustus 2022.

Menteri BUMN Erick Thohir memberhentikan jajaran direksi ITDC yang lama dan mengangkat para pejabat yang baru.

Perombakan direksi ITDC ini merupakan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan tertuang dalam SK Menteri BUMN Nomor SK-169/MBU/08/2022.

Dalam SK tersebut dijelaskan bahwa perombakan ini dilakukan untuk penataan dan pemenuhan kebutuhan organisasi agar mampu mewujudkan transformasi bisnis.

Melalui keputusan ini, Erick Thohir memberhentikan direksi ITDC yang lama secara hormat yaitu Abdulbar M Mansoer dari jabatan Dirut, digantikan Ari Respati.

Kemudian Nugdha Achadie (Direktur Keuangan, Strategi, dan Manajemen Risiko), Taufik Hidayat (Direktur Teknik dan SDM), dan Arie Prasetyo (Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis).

Tak hanya mencopot direksi yang lama, Menteri BUMN juga mengubah dua nama jabatan sesuai dengan nomenklatur yang baru.

Kedua jabatan itu adalah Direktur Teknik dan SDM diganti menjadi Direktur SDM dan Legal Compliance, kemudian Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis diganti menjadi Direktur Operasi saja.

Melalui SK yang sama, Erick Thohir juga mempercayakan jabatan direksi BUMN ini dengan orang-orang baru.

Rinciannya, Ari Respati (Dirut), Ahmad Fajar (Direktur Keuangan, Strategi, dan Manajemen Risiko), Wenda Ramadya (Direktur SDM dan Legal Compliance), dan Troy Reza Warokka (Direktur Operasi).

Satu-satunya jabatan direksi BUMN ini yang tidak dirombak adalah Direktur Pengembangan Bisnis yang masih dipercayakan kepada Ema Widiastuti.

Atas perombakan ini, pihak perusahaan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran direksi yang telah menjabat.

I Made Agus Dwiatmika selaku Vice President Corporate Secretary ITDC juga mengucapkan selamat bertugas kepada pejabat yang baru bergabung.

Menurut I Made, para pejabat sebelumnya telah memberikan kontribusi dan pengabdian yang optimal bagi kemajuan usaha ITDC.

Ia pun berharap dengan perubahan pada susunan direksi ini, akan mampu mengoptimalkan langkah transformasi di internal perusahaan.

Dengan begitu, ITDC mampu mewujudkan visi misi menjadi BUMN sektor pariwisata yang terkemuka dan bersaing di tingkat global.

“Perubahan ini juga kami harapkan dapat meningkatkan kontribusi untuk memajukan pariwisata dengan ketangguhan insan ITDC, kepercayaan dan dukungan penuh seluruh stakeholders danpemegang saham perusahaan,” tandasnya. []

 

 

Continue Reading

HIGHLIGHT BUMN

Warga Medan Johor Merasa Pembangunan Saluran Drainase Bermanfaat, Banjir dan Kemacetan dapat Teratasi

Published

on

drainase

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu program prioritas Wali Kota Medan Bobby Nasution yang terus dikerjakan sampai dengan hari ini. Seperti dijalan Karya Wisata simpang jalan Eka Warni, Kecamatan Medan Johor, Pemko Medan melakukan pembangunan Infrastruktur khususnya saluran drainase dengan menggunakan U-ditch.

Pembangunan saluran drainase ini selain wujud pelayanan kepada masyarakat juga bertujuan untuk mengatasi permasalahan banjir yang kerap terjadi di seputaran kawasan tersebut. Meskipun saat ini pengerjaan pembangunan drainase masih berlangsung namun dampak positif telah dirasakan oleh masyarakat Kecamatan Medan Johor.

Maridi M Said salah seorang warga yang tinggal di jalan karya wisata mengungkapkan rasa syukurnya atas pembangunan saluran drainase di jalan tersebut. Sebab biasanya kawasan ini kerap terjadi banjir dan membuat kemacetan arus lalu lintas. Apalagi saat ini jalan tersebut sudah di aspal mulus, maka harus didukung juga dengan saluran drainase yang baik.

“Alhamdulillah kami warga Medan Johor sangat bersyukur dengan pembangunan drainase dengan menggunakan U-ditch di jalan Karya Wisata tepatnya di simpang jalan Eka Warni yang dilakukan Pemko Medan. Biasanya jalanan ini banjir dan menyebabkan kemacetan. Saat ini jika hujan turun, tidak banjir lagi,” Jelasnya.

Ungkapan yang sama juga disampaikan Adi Hutasuhut, pria yang kerap beraktifitas di Masjid An Nazhirin yang terletak di persimpangan jalan tersebut mengaku sangat senang dan bersyukur dengan dibangunnya saluran drainase.

“Kita sangat merasakan Manfaat dari pembangunan drainase ini, kawasan tersebut tidak banjir lagi, kemacetan juga berkurang. Selain itu air yang tergenang di jalan juga dapat merusak aspal. Kami warga Medan Johor mengucapkan terima kasih kepada Pak Wali Kota Medan Bobby Nasution atas perhatiannya dengan melakukan pembangunan,” Sebutnya.[]

Continue Reading

HIGHLIGHT BUMN

Erick Thohir: “BUMN Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembukaan Lapangan Kerja”

Published

on

Erick Thohir

MEDIABUMN.COM, Jakarta – “Sebagai sepertiga kekuatan ekonomi Indonesia, sudah seyogyanya BUMN jadi motor penggerak ekonomi dan pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat. Terlebih di masa sulit akibat pandemi dan ketidakpastian perekonomian dunia yang terjadi saat ini,” ujar Erick di Jakarta, Senin (8/8).

Sebelumnya, pada Jumat (5/8) lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,44% pada triwulan kedua 2022 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu atau year on year (y-o-y). Angka pertumbuhan ini, tergolong sangat baik secara global dan menepis survei Bloomberg pada bulan Juli lalu, yang memasukkan Indonesia sebagai salah satu dari 15 negara yang terancam resesi pada tahun 2022.

Selama masa pandemi, lanjut Erick, BUMN tetap menjalankan proyek-proyek pembangunan yang menciptakan lapangan kerja di tengah pandemi covid-19. Beberapa di antaranya adalah, peningkatan kilang minyak atau refinery development master plan (RDMP) Balikpapan yang diperkirakan menyerap 19.000 tenaga kerja dan hilirisasi batubara atau pemrosesan batubara berkalori rendah menjadi Dimethyl Ether (DME) yang diperkirakan menyerap 10.000 tenaga kerja.

Selain itu, ada juga proyek smelter tembaga Freeport Gresik yang menyerap hingga 40.000 tenaga kerja dan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang telah mencatatkan penyerapan hingga 200.000 tenaga kerja. Lalu pembangunan KEK Mandalika di mana InJourney selaku penyelenggaraan utama event Internasional MotoGP mampu menyerap 4.500 tenaga kerja lokal dan berhasil memastikan bahwa masyarakat sekitar tidak hanya menjadi penonton, namun juga turut terlibat sejak pembangunan hingga penyelenggaraan event Internasional MotoGP dan World Superbike (WSBK).

Erick menyampaikan BUMN juga terus meningkatkan akselerasi program ekonomi kerakyatan seperti membuka kesempatan berusaha dan mendorong bisnis UMKM dengan pengembangan pelabuhan Benoa sebagai Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) dan pengembangan Bakauheni Harbour City (HBC) yang dikonsep 100% untuk menyokong perekonomian lokal di kawasan sekitarnya.

“BUMN memastikan ketersediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat di tengah pandemi, antara lain dengan program KUR dan PNM Mekaar yang membantu ekonomi kerakyatan,” ucap Erick.

Erick menyebut program BUMN juga turut hadir menjadi penggerak ekonomi desa yang akan berdampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, terutama oleh pengusaha menengah dan pengusaha daerah. Seperti Pertamina, sebagai BUMN yang memiliki mandat untuk menyediakan BBM dan LPG ke seluruh pelosok negeri termasuk di wilayah 3T (Terdepan, Tertinggal, Terluar), telah melaksanakan dua program yaitu Pertashop yang saat ini siap dan telah beroperasi mencapai 5.536 unit dan BBM Satu Harga mencapai 348 titik yang tersebar di wilayah 3 T di seluruh Indonesia atau PLN melalui Program Listrik Masuk Desa berhasil menyalurkan listrik sehingga rasio desa berlistrik di Indonesia saat ini telah mencapai 99,7%.

“Proyek dan program BUMN yang hadir di tengah pandemi mempunyai dampak positif dalam menjaga daya beli dan meningkatkan aktivitas belanja masyarakat. Hasilnya konsumsi rumah tangga terus meningkat dari -5,52% y-o-y di TW II 2020 menjadi 5,51% y-o-y di TW II 2022,” kata Erick. []

Continue Reading

BNI

Label

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!