Connect with us
PERTAMINA

Energi & Tambang

Dewan Komisaris PLN Ditambah, Padahal Lagi Rugi Rp12 Triliun

GUNADI WITJAKSONO

Published

on

Dewan Komisaris PLN

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Dewan Komisaris PLN ditambah jumlahnya oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mulai 16 Oktober 2020.

Dalam penambahan Dewan Komisaris PLN ini, Erick menunjuk mantan Deputi Kantor Staf Presiden, Eko Sulistyo untuk menduduki jabatan tersebut.

Penambahan ini tetap dilakukan meski saat ini kondisi keuangan PT PLN (Persero) sedang terpuruk akibat dampak pandemi covid-19.

Tercatat kerugian bersih yang dialami perusahaan pelat merah ini mencapai Rp12,2 triliun sejak Januari hingga September 2020.

Hal ini berbanding terbalik dengan capaian PLN pada periode yang sama di tahun 2019, yang berhasil mencetak laba bersih Rp10,9 triliun.

Terkait penambahan jumlah Dewan Komisaris PLN, Sekretaris Perusahaan PLN telah menyampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).

Disebtukan dalam keterangan tertulisnya, bahwa pengangkatan satu Komisaris yang baru adalah Keputusan Menteri BUMN dalam Rapat Umum Pemegang Saham PT PLN (Persero).

Namun karena kondisi PLN yang sedang rugi besar, penambahan dewan komisaris PLN ini dikhawatirkan akan menambah beban usaha perusahaan.

Pasalnya, pada akhir bulan Setember lalu, Kementerian BUMN juga menambah dua komisaris baru di perusahaan setrum negara ini, yakni M Rudy Salahuddin dan M Yusuf Ateh.

Dengan tambahan 3 komisaris baru ini membuat total jumlah dewan komisaris PLN menjadi 11 orang dari sebelumnya 8 orang.

Namun hingga September 2020, kondisi ‘besar pasak daripada tiang’ masih terjadi, dimana beban usaha PLN lebih besar ketimbang pendapatan.

Berdasarkan laporan keuangan PLN, jumlah beban usaha selama 9 terakhir mencapai Rp223,8 triliun, namun pendapatan usaha yang didapat lebih rendah, yaitu Rp212,2 triliun.

Sementara biaya kepegawaian hanya turun tipis dari Rp17,1 triliun menjadi Rp16,7 triliun.

Kemudian beban kepegawaian terdiri dari jasa produksi dan insentif prestasi kerja Rp4,1 triliun, turun dari periode yang sama tahun lalu Rp4,3 triliun.

Berikut daftar jajaran Dewan Komisaris PLN :

1. Komisaris Utama/Komisaris Independen: Amien Sunaryadi

2. Wakil Komisaris Utama: Suahasil Nazara

3. Komisaris Independen: Deden Juhara

4. Komisaris Independen: Murtaqi Syamsuddin

5. Komisaris: Ilya Avianti

6. Komisaris: Rida Mulyana

7. Komisaris: Mohamad Ikhsan

8. Komisaris: Dudy Purwagandhi

9. Komisaris: Muhammad Yusuf Ateh

10. Komisaris: Mohammad Rudy Salahudin

11. Komisaris: Eko Sulistyo. []

Energi & Tambang

Pertamina Dirikan SPBU BBM Satu Harga, Kini Masyarakat Jawai Nikmati BBM Dengan Harga Terjangkau

MediaBUMN

Published

on

BBM Satu

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Masyarakat di Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas dan sekitarnya patut berbahagia dikarenakan tidak lagi kesulitan untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan harga yang sama. Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) berjenis Kompak diresmikan pada (27/11) oleh Camat Kecamatan Jawai selaku perwakilan Bupati Sambas dan SBM Rayon II Kalbar selaku perwakilan Pertamina wilayah pemasaran Kalimantan Barat.

SPBU bernomor 64.794.01 berlokasi di Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas merupakan salah satu bentuk realisasi dari BBM 1 Harga. Terhitung telah beroperasi di 38 titik BBM 1 Harga di seluruh Kalimantan, di mana SPBU ini merupakan titik ke 2 yang telah dioperasikan untuk keseluruhan target yang ditugaskan kepada Pertamina untuk wilayah Kalimantan Barat pada tahun 2020.

“Sebagai BUMN yang bergerak dibidang energi, tentunya kami dukung penuh program pemerintah apalagi dalam mewujudkan kemandirian energi dan penyamarataan harga BBM ke pelosok negeri.” Ujar SBM II Kalbar, Avip Noor Yulian.

Pada SPBU ini, terdapat fasilitas penyimpanan masing-masing 15 KL untuk produk Premium, Solar, dan 20 KL untuk produk Pertalite.

BBM Satu Harga

Adanya penambahan SPBU Kompak di daerah Jawai, Kabupaten Sambas, sangat membantu perekonomian masyarakat yang dominan bermata pencaharian sebagai Petani dan Nelayan. Masyarakat tidak lagi merogoh kocek sebanyak Rp 10.000/liter atau lebih untuk solar dan premium. Sekarang, masyarakat dapat menikmati harga premium dan solar dengan harga yang sama yaitu premium Rp 6.450/liter dan solar Rp. 5.150/liter.

Demi memenuhi kebutuhan masyarakat akan BBM, armada Pertamina harus menempuh perjalanan sejauh sekitar 300 km melalui jalur darat, atau melalui kombinasi jalur darat dan sungai dengan menyeberang menggunakan kapal ferry.

Avip menambahkan, ”Tantangan pada saat distribusi BBM ke SPBU Kompak ini yaitu kondisi jalan atau akses menuju lokasi yang saat ini harus melalui jalur sempit dan kondisi jalan yang rusak. Hal ini disebabkan sebagian rute yang dilewati armada Pertamina harus melalui jalan di perkampungan warga dan sebagian jalan tanah.

Aspian, Camat Kecamatan Jawai selaku Perwakilan Bupati Sambas, dalam sambutannya mengucapkan apresiasinya kepada Pertamina. Tidak hanya itu, mewakili masyarakat Jawai, Aspian juga menyampaikan bahwa masyarakat Jawai memiliki kebanggaan tersendiri dengan adanya Lembaga Penyalur baru di daerah tersebut.

Diharapkan Pertamina terus menjamin pasokan dan ketersediaan BBM di wilayah Kabupaten Sambas dan koordinasi kita terus terjalin baik. []

Continue Reading

Energi & Tambang

PHE ONWJ Lakukan Pembayaran Kompensasi Bagi Warga di Kota Serang

MediaBUMN

Published

on

PHE ONWJ

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Tim Pertamina Hulu Energi Offshore Nort West Java (PHE ONWJ) melakukan pembayaran kompensasi ke ratusan warga di Kapbupaten & Kota Serang di Kantor BNI 46 Cabang Pasar Rau Kota Serang.

Ratusan warga ini menerima kompensasi akibat terdampak tumpahan minyak sumur YYA-1 beberapa waktu lalu.

Corporate Secretary PHE, Whisnu Bahriansyah menyampaikan pembayaran kompensasi dilakukan setelah tahapan uji petik , untuk mendapatkan informasi terkait validitas keabsahan data warga penerima kompensasi.

“Total ada 779 orang yang menerima kompensasi. Mereka menerima kompensasi setelah Tim PHE didampingi Tim Kelompok Kerja (Pokja) Kota Serang melakukan uji petik terhadap beberapa profesi penerima kompensasi dengan melibatkan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup Institut Pertanian Bogor (PPLH IPB), Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan ( BPKP) dan Tim Kejaksaan Agung RI, “ ujar Whisnu.

Sebagaimana upaya pencegahan Covid-19 oleh Kementerian Kesehatan, Tim PHE ONWJ melakukan pemeriksaan suhu tubuh, melaksanakan rapid test bagi seluruh peserta dan panitia, memastikan penyediaan sanitizer , penggunaan masker dan menjaga physical distancing.

Sebelumnya di bulan September 2020 PHE ONWJ telah melakukan pembayaran kompensasi final bagi masyarakat terdampak tumpahan minyak YYA di Kota Cilegon dan Kabupaten Tangerang.

Sedangkan pembayaran kompensasi di wilayah lain seperti Kabupaten Serang, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang akan dilakukan menyusul . []

Continue Reading

Energi & Tambang

Sinergi BUMN, Pertamina RU II Dumai Bagi Seribu Masker

MediaBUMN

Published

on

Dumai

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Pertamina Refinery Unit (RU) II Dumai bersama Kementerian BUMN bersinergi dalam merespon pandemi dengan membagikan 1.000 masker kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Pada Jumat pagi (27/10), Pertamina RU II Dumai yang diwakili oleh beberapa pekerja dari bagian Communication, Relation & CSR dan Culture Change Agent (CCA) membagikan 1.000 masker kain kepada masyarakat yang sedang berlalu lalang di persimpangan Jalan Kesuma, Kota Dumai, Riau.

“Jalan tersebut dipililih sebagai titik pembagian masker karena merupakan persimpangan antara Kelurahan Jaya Mukti dan Kelurahan Tanjung Palas sebagai dua kelurahan yang paling dekat dengan kilang kami,” ujar Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina RU II Dumai, Brasto Galih Nugroho.

Dumai

Brasto mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan dengan tertib, salah satunya dengan menggunakan masker.

“Selain itu, pembagian masker ini juga bertujuan untuk memberdayakan usaha mikro dan kecil sebagai langkah pemulihan pasca pandemi,” sebut Brasto.

Brasto menambahkan sebanyak 50% masker yang dibagikan kepada 1.000 penerima manfaat ini merupakan bantuan Pertamina RU II dari produk kain ecoprint dan hasil menjahit kelompok mitra binaan CSR Pertamina RU II Dumai yaitu Kelompok Mitra Persada dan KSM Adelis.

Dumai

Sementara 50% masker lainnya merupakan bantuan dari Perusahaan Gas Negara (PGN) yang dititipkan melalui Pertamina RU II Dumai untuk dibagikan. Masker ini terdiri dari tiga lapis kain sesuai standar World Health Organization (WHO).

“Total masker bantuan Pertamina RU II Dumai untuk masyarakat dalam rangka pandemi Covid-19 secara total sudah mencapai 30.000 masker,” tutup Brasto. []

Continue Reading

Label

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!