Connect with us
PERTAMINA

Transportasi

Dana PSO Untuk Operasional Pelni Masih Kurang, Butuh Rp4 Triliun!

Published

on

Dana PSO

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Dana PSO atau Public Service Obligation untuk PT Pelni (Persero) diajukan dengan nilai fantastis, yakni Rp4 triliun.

Pengajuan dana PSO ini untuk memenuhi kebutuhan operasional armada kapal PT Pelni yang melayani berbagai rute transportasi laut.

Vice President Pemasaran PT Pelni, Sukendra mengatakan pihaknya wajib menjalankan rute kapal ke berbagai daerah yang akses transportasinya masih terbatas.

Tapi sayangnya, besaran dana PSO yang diterima BUMN ini masih jauh dari kebutuhan.

Ia mencontohkan, di 2020 dana PSO yang diajukan PT Pelni sebesar Rp3,8 triliun, tapi anggaran yang disetujui hanya Rp2 triliun.

“Untuk biaya bahan bakar perawatan kapal saja, kita butuh dana sekitar Rp3,8 triliun. Jadi total kebutuhan Pelni itu di angka hampir Rp4 triliun. Tapi penugasan PT Pelni tidak sebanding dengan dana PSO atau subsidi yang diterima,” ungkapnya saat ditemui di kapal KM Kelud, Minggu (5/9/2021).

Untuk memenuhi kebutuhan operasional, pihak perseroan terpaksa mencari dana PSO tambahan, namun itu pun tak tercapai.

Adapun pendapatan yang diperoleh perusahaan pelat merah ini sepanjang 2020 hanya sebesar Rp700 miliar.

Dana itu terhimpun dari penjualan tiket penumpang Rp460 miliar dan kargo Rp300 miliar.

“Dengan begitu, kami masih masih terbebani biaya operasional senilai Rp1,1 triliun. Itu jelas sangat memberatkan. Alhamdullilahnya kemarin ada sebagian kapal kita enggak jalan. Kalau jalan semua ya berat,” tutur dia.

Adapun jumlah kapal Penli yang dioperasikan sebanyak 26 kapal penumpang yang melayani lebih dari 90 pelabuhan dan 1.200 rute.

Setiap tahun, rute yang dilayani bisa berubah sesuai dengan usulan perusahaan, permintaan konsumen dan penugasan pemerintah.

Sejak 2015, BUMN ini mulai menjalankan penugasan dari Kemenhub untuk melayani rute pulau-pulau di daerah terpencil, terdepan, tertinggal dan perbatasan (3TP).

Layanan ini merupakan salah satu dari program utama Presiden Joko Widodo, yaitu Tol Laut sebagai solusi transportasi antar pulau agar semakin efisien.

Untuk layanan transportasi di daerah 3TP, PT Pelni mengoperasikan 45 kapal perintis berkapasitas 500 penumpang.

Sementara kapal berpenumpang 3 ribu seat difokuskan untuk rute antar pulau dengan jarak tempuh jauh.

Sejauh ini operasional keseluruham kapal penumpang Pelni belum difokuskan untuk bisnis atau komersial.

“Memang kapal-kapal ini belum bisa ditarik secara komersial. Itu masih menjadi tugas dan tanggung jawab negara untuk menghubungkan transportasi antara pulau tadi,” ungkap dia. []

Airport Services

Harga Tiket Pesawat Naik Pemerintah Kasih Lampu Hijau

Published

on

Harga Tiket Pesawat

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Harga tiket pesawat naik sudah mendapat izin dari Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Rencana kenaikan harga tiket pesawat ini akan bervariasi dari 15 eprsen hingga 25 persen tergantung jenis pesawat yang digunakan.

Rinciannya, untuk pesawat jet sebesar 15 persen biaya tambahan (surcharge) dari tarif batas atas, dan 25 persen untuk pesawat propeller atau baling-baling.

Kebijakan biaya tambahan untuk tarif pesawat ini diatur dalam Keputusan Menteri 142 Tahun 2022 yang berlaku mulai 4 Agustus tahun ini.

Pemerintah mengizinkan kenaikan tarif pesawat itu karena adanya fluktuasi bahan bakar (fuel surcharge), namun penerapannya bersifat pilihan (optional) bagi maskapai dan bukan bersifat mandatory.

Dengan adanya aturan baru ini, apakah harga tiket pesawat Garuda Indonesia juga akan naik dalam waktu dekat?

Menjawab hal itu, Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menyebut pihaknya masih melakukan pembahasan apakah akan menambah tarif hingga 15 persen atau tidak.

Irfan menyebut pada kebijakan sebelumnya maskapai hanya diperbolehkan menaikkan biaya tambahan 10 persen, maka secepatnya akan dibuat keputusan apakah tetap atau naik jadi 15 persen.

“Itu masih kita bahas, tapi saat ini Garuda masih menerapkan biaya tambahan 10 persen di semua rute, di beberapa rute bahkan hanya 5 persen,” kata Irfan Minggu (7/8/2022).

Sementara Kementerian Perhubungan akan melakukan evaluasi terkait biaya tambahan 15 persen hingga 25 persen ini setiap 3 bulan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Nur Isnin Istiartono mengatakan, pihaknya menetapkan kebijakan ini agar maskapai di Indonesia punya pedoman dalam menerapkan harga tiket pesawat.

Kemenhub juga mengimbau Badan Usaha Angkutan Udara yang melayani rute penerbangan berjadwal tetap membuat tarif atau harga tiket pesawat yang masih terjangkau.

Ia menyebut saat ini kemampuan daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih setelah diterpa pandemi berkepanjangan, maka kebutuhan transportasi udara harus diperhatikan.

“Penerapan tarif yang terjangkau ini perlu diperhatikan agar tetap bisa menjaga konektivitas antar wilayah, sekaligus mendukung keberlanjutan dari jasa transportasi udara di Indonesia,” kata Nur Isnan.

Untuk penetapan biaya tambahan ini, Kemenhub Sebagai regulator tetap berupaya mengakomodir kepentingan semua pihak, yaitu bagi kebutuhan konsumen dan juga keberlangsungan bisnis aviasi.

“Kami mengimbau maskapai agar patuh pada ketentuan tarif yang sudah ditetapka, dan tentunya tetap menjaga kualitas layanan kepada konsumen,” tandasnya.

Untuk diketahui, besaran biaya tambahan ini lebih tinggi dari kebijakan sebelumnya, yaitu maksimal 10 persen untuk pesawat jet dan maksimal 20 persen untuk pesawat jenis propeller. []

Continue Reading

Transportasi

Kinerja PT Pelni Jadi Sorotan Menhub Budi Karya

Published

on

Menhub Budi Karya

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Kinerja PT Pelni (Persero) mendapat sorotan dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Menhub meminta jajaran perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja PT Pelni secara konsisten melalui inovasi atau transformasi pelayanan.

Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan saat memberikan sambutan dalam Rapat Pimpinan PT Pelni Tahun 2022, Rabu 3 Agustus 2022.

Dalam acara tersebut, Budi Karya Sumadi juga mengisyaratkan hasil dari kinerja BUMN ini harus bisa dirasakan oleh warga masyarakat sekitar.

“Pastikan apa yang dilakukan Pelni bisa netes dan manfaatnya dirasakan masyarakat, jadi harus terus melakukan pembehanan,” kata menhub.

Menhub Budi menegaskan, Presiden RI Joko Widodo sudah mengamanatkan PT Pelni sebagai BUMN transportasi laut untuk memastikan konektivitas laut terlaksana dengan baik.

PT Pelni juga harus bisa menjawab berbagai tantangan di sektor transportasi laut, seperti layanan yang menjangkau daerah terpencil, menekan disparitas harga antar wilayah, dan lain sebagainya.

“Untuk menjawab berbagai tantangan itu, Pelni sudah mendapatkan amanah dari pemerintah agar menyediakan layanan kapal perintis, menjalankan program tol laut, dan kegiatan lainnya yang harus dapat diandalkan,” ucapnya.

Guna meningkatkan kinerja PT Pelni, ada beberapa upaya transformasi yang harus dilakukan oleh pihak perusahaan, di antaranya mengoptimalkan layanan berbasis digital dan mengefisienkan operasional kapal.

Kemudian memetakan daerah-daerah yang memiliki potensi untuk dilayani, dan mengoptimalkan pengelolaan Sumber Daya Manusia di seluruh jajaran PT Pelni.

Catatan yang tak kalah penting dari Menhub yaitu BUMN Pelni harus semakin mandiri dan tidak lagi bergantung pada subsidi dari pemerintah.

Menurutnya, kalau BUMN ini tidak efisien dalam memberikan pelayanan, cepat atau lambat akan ditinggalkan, maka harus melakukan upaya transformasi secara sungguh-sungguh.

“Agar kinerja perusahaan membaik, harus dilakukan pengembangan usaha, karena subsidi mestinya hanya sementara. Ketika kita mampu menjalankan usaha dan operasional yang lebih baik, maka sudah bisa menjadi komersial,” tuturnya.

Meski banyak penekanan, di akhir sambutan Menhub juga menapresiasi PT Pelni yang telah berupaya membantu pemerintah memberikan angkutan laut hingga ke daerah-daerah terpencil.

Sementara Direktur Utama PT Pelni Tri Andayani mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Kemenhub untuk melayani kebutuhan transportasi laut baik untuk penumpang maupun logistik.

Tri menjelaskan, sejak tahun 2018 pihaknya sudah mendapat penugasan Public Service Obligation (PSO) dan Subsidi yang meningkat seiring dengan bertambahnya kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah Indonesia tengah dan timur.

Menurutnya, penugasan itu sudah dijalankan dengan kinerja PT Pelni yang terus meningkat, terutama pada aktivitas muatan barang. []

Continue Reading

Transportasi

Pendaftaran Hingga 3 Agustus, KAI Buka Rekrutmen untuk Berbagai Formasi

Published

on

KAI Buka Rekrutmen

MEDIABUMN.COM, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) saat ini sedang membuka rekrutmen untuk berbagai formasi. Masyarakat yang ingin melamar dapat melakukan pendaftaran mulai 1 s.d 3 Agustus 2022.

“KAI memberikan kesempatan kepada talenta-talenta terbaik bangsa untuk bergabung dan berkarir di KAI melalui rekrutmen ini,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus

Joni mengatakan, formasi yang dibutuhkan pada rekrutmen ini yaitu Operasional serta Pemeliharaan Sarana dan Prasarana.

Tingkat pendidikan yang dibutuhkan yaitu SLTA (SMA/MA jurusan Ilmu Pengetahuan Alam; SMK/MAK jurusan Teknik Mesin, Otomotif, Ketanagalistrikan, Elektro/Elektronika/Mekatronika, dan Bangunan), D3 (jurusan Teknik Elektro/Elektronika/Mekatronika, Teknik Mesin, Teknik Otomotif, Teknik Sipil, Teknik Listrik, dan Perkeretaapian), dan D4/S1 (jurusan Teknik Elektro/Elektronika/Mekatronika, Teknik Mesin, Teknik Otomotif, Teknik Sipil, Teknik Listrik, dan Perkeretaapian).

Adapun untuk rincian persyaratan dan tahapan rekrutmen, masyakarat dapat mengakses recruitment.kai.id.

KAI mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai terhadap segala jenis bentuk penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen KAI, serta mengabaikan pihak-pihak yang menjanjikan dapat membantu meluluskan peserta rekrut.

“Rekrutmen KAI tidak dipungut biaya apapun dan tidak menggunakan sistem refund, serta tidak bekerja sama dengan agen travel penyedia transportasi atau akomodasi yang berkaitan dengan pelaksanaan rekrutmen,” tutup Joni.

Untuk informasi selengkapnya terkait rekrutmen KAI, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.[]

Continue Reading

BNI

Label

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!