CN235 PTDI Varian Gunship Bakal Dikenalkan Juni 2019

by
CN235 PTDI

CN235 PTDI varian Gunship diproyeksikan akan diperkenalkan kepada publik pada bulan Juni 2019 mendatang. Pesawat yang yang dilengkapi dengan persenjataan ini pun diproyeksikan akan banyak diminati pasar internasional.

Direktur Produksi PT Dirgantara Indonesia (Persero) / PTDI, Arie Wibowo mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pengembangan pada pesawat CN235 PTDI tersebut seraya menangkap peluang khususnya pasar ekspor.

Baca Juga: Helikopter PTDI DIpesan Kemenhan

“Kami ikut tender di Thailand. Adapun pihak Royal Thai Navy menginginkan pesawat CN235 PTDI tersebut bisa dipasang sejenis peluncur roket dan kami siap memenuhi permintaan karena kami memiliki pengalaman,” ujarnya usai menandatangani kontrak 17 heli Kemenhan di Bandung belum lama ini.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa perseroan mempunyai pengalaman dalam membangun variasi sejenis ketika mengukuti merancang dan membangun CN-235 Meltem milik Turki. Konfigurasinya di antaranya dilengkapi fitur pemasangan roket atau rudal.

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, Arie mengatakan jika platform CN-235 PTDI varian Gunship bisa digunakan dalam rangka penegakan hukum di laut seperti yang digencarkan Menteri Kelautan dan Perikanan / KKP, Susi Pudjiastuti.

“CN-235 PTDI varian Gunship tentu bisa untuk mendukung sektor kelautan dalam menegakan hukum di laut yang dipimpin bu Susi Pudjiastuti. Bisa buat menakuti nelayan-nelayan nakal. Pesawat ini kan bisa bermanuver secara radial dan mempu memutari sasaran dan siap menembak ke arah air,” jelasnya.

Dijelaskan, pengembangan CN235 PTDI varian Gunship tengah mempersiapkan flying test bed. Pesawat yang dijadikan platform itu dijadwalkan sudah rampung sehingga bisa terbang pada Maret mendatang.

Baca Juga: Stabilitas Jasa Keuangan 2019 Positif

Berikutnya, mereka mengintegrasikan FTB tersebut dengan jenis kanon yang akan dipasangkan sekaligus diujicoba proses penembakannya. Ini termasuk mematangkan manuver terbang rendah di atas 500 meter.

“Senjatanya mau dipasang di mana. Nanti kita akan undang AU, AL, dan AD juga. Karena pesawat CN235 PTDI ini kan bawa senjata ada gun impactnya. Jadi jangan sampai pesawat goyang, tapi stabil ketika tembakan dilepaskan,” ujarnya. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *