Cetak SDM Berkualitas, Menteri BUMN Kenalkan Program Siswa Mengenal Nusantara 2018

by
Siswa Mengenal Nusantara

Pemerintah saat ini tengah concern terhadap upaya membangun Sumber Daya Manusis (SDM) yang berkualitas. Melalui program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2018. Menteri BUMN, Rini Soemarno menginginkan ke depannya akan banyak generasi muda berkualitas yang bisa menjadi pemimpin di masa mendatang.

Dengan mengikuti program SMN 2018, imbuhnya, diharapkan akan mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Program ini juga diharapkan mengajarkan peserta untuk lebih mengenal budaya Nusantara dan kiprah BUMN dalam membangun negeri.

Indonesia begitu besar, begitu kaya dengan keanekaragaman suku dan budaya. Program yang sudah kami gagas sejak tahun 2015 sangat bermanfaat untuk meningkatan pengetahuan, terutama untuk saling mengenal kebudayaan satu sama lain,” ujar Rini saat acara peluncuran Program SMN 2018 di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Saat itu, Menteri Rini juga secara resmi melepas 150 siswa Program SMN. Menurutnya ini menjadi titik awal para peserta dalam memulai kegiatan pelajar. Lebih lanjut ia mengatakan, para peserta nantinya akan mendapat materi khusus seperti pendidikan, wawasan sosial, BUMN dan Nusantara.

Peserta program SMN merupakan para pelajar yang berhasil lulus dalam rangkaian tes dan merupakan peserta yang berasal dari keluarga kurang mampu. Selain itu, dalam program ini juga mengikutsertakan peserta difabel.

“Saya sangat mendorong BUMN menjadi bagian program ini. Karena ini menjadi tugas kita bersama dalam mendorong kemajuan anak muda. Saya ucapkan terima kasih kepada BUMN yang telah terlibat,” ujarnya.

Siswa program SMN yang hadir pada kesempatan ini, melibatkan peserta dari 6 BUMN diantaranya Telkom sebagai koordinator Provinsi DKI Jakarta, BNI sebagai koordinator Provinsi D.I Aceh, Pertamina sebagai koordinator untuk Provinsi Papua, sedangkan PT WIKA sebagai koordinator Provinsi Sulawesi Tengah, Pelindo 2 sebagai koordinator Provinsi Bangka Belitung, dan Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) sebagai koordinator Provinsi Kalimantan Utara. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *