Capex Pertamina 2019 Capai Rp63 Triliun

by
Capex Pertamina

Capex Pertamina di tahun 2019 mencapai US$4,2 atau setara dengan Rp63 triliun. angaran belanja tersebut digelontorkan oleh perusahaan untuk kebutuhan belanja modal atau capital expenditure (Capex).

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan jika Capex Pertamina di tahun 2019 tersebut adalah gabungan dari belanja modal induk usaha dengan anak usaha Pertamina.

Lebih lanjut Nicke menyebut jika Capex Pertamina ada yang yang dari perseroan dan ada pula yang bekerja sama dengan anak perusahaan.

Menurutnya, anggaran Capex Pertamina tersebut secara dominan berasal dari ekuitas perusahaan dimana sebesar 60 persen dari Capex Pertamina dialokasikan untuk sektor kegiatan hulu migas Pertamina.

“60 persen Capex Pertamina untuk sektor hulu diserap untuk kegiatan drilling dalam rangka peningkatan produksi,” ujarnya.

Baca Juga: Migas Pertamina, Inilah Kinerjanya

Sementara itu Direktur Hulu Pertamina Dharmawan Samsu mengatakan perseroan siap menggelontorkan investasi sebesar USD2,5 miliar atau sekitar Rp35,5 triliun untuk sektor hulu di 2019. Investasi itu meliputi minyak dan gas (migas) serta geothermal.

Jumlah tersebut turun dibandingkan dengan target investasi di tahun lalu sebesar USD3,1 miliar. Namun dalam realisasinya pada 2018 investasi hulu yang terserap sebesar USD2,9 miliar. Dharmawan menjelaskan kondisi itu terjadi lantaran bukan adanya penurunan, namun karena terjadi efisiensi biaya dari semua aktivitas yang telah ditargetkan dari awal.

“Jangan melihat penurunan investasi tapi bisa jadi ada efisiensi, jadi bisa diturunkan,” tutur Dharmawan.

Investasi itu, lanjutnya, salah satunya untuk Proyek Jimbaran Tiung Biru yang biaya investasinya bisa dihemat dari USD2,4 miliar menjadi USD1,5 miliar. Dharmawan mengatakan seumpama proyek tersebut tetap menyerap investasi di awal maka dinilai tidak akan ekonomis.

Selain itu, investasi di tahun ini nantinya digunakan untuk pengeboran. Pada 2019, kata Dharmawan, akan ada 140 sumur yang dibor. Dari jumlah tersebut, sebanyak 100 sumur oleh Pertamina Hulu Mahakam dan sisanya oleh Pertamina Hulu Sanga-Sanga.

“Sebanyak 100 sumur per tahun artinya setiap tiga hari mengebor sumur baru. Kita mampu InsyaAllah,” pungkas dia. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *