Connect with us
PERTAMINA

Industri

Bus Listrik Buatan PT INKA Diuji Coba, Apa Hasilnya?

Alfian Setya Saputra

Published

on

Bus listrik

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Bus listrik yang diproduksi PT INKA (Persero) mulai dilakukan uji coba operasional untuk menguji performa bus tersebut.

Perseroan mengadakan uji coba prototipe bus ini di jalan umum di area Madiun dan di jalan tol Madiun–Caruban dengan total jarak 122 km, dan hasilnya dinilai cukup baik.

Uji coba kali ini merupakan uji coba lanjutan, dimana sebelumnya PT INKA sudah melakukan uji landasan terhadap bus bernama E-INOBUS pada 13 Agustus lalu.

Hasilnya, bus hasil inovasi perusahaan pelat merah ini dinyatakan lulus dan mendapatkan Sertifikat Uji Tipe Kendaraan Bermotor dari BPLJSKB.

Direktur Utama PT INKA (Persero), Budi Noviantoro mengatakan prototipe bus listrik ini merupakan hasil kerja sama INKA dengan perusahaan asal Taiwan yaitu Tron-E.

Dalam penggarapan proyek ini, Tron-E mendapat tugas membangun komponen sistem penggerak roda (drivetrain) dan baterai bus listrik, sementara untuk pembuatan bodi bus digarap oleh Piala Mas dari Malang.

“Dalam waktu dekat kami berencana memasarkan produk bus listrik ini untuk area dalam negeri, seperti PT Transjakarta,” ujar Budi Noviantoro dalam keterangannya, Selasa (20/10/2020).

Tak hanya pasar Indonesia, perusahaan pelat merah ini juga mengincar pasar bus listrik luar negeri seperti Negara Kongo.

Afrika Tengah Inginkan Bus Listrik INKA

Sebelumnya negara di Afrika Tengah ini telah mencoba produk ini pada pekan lalu menyatakan tertarik.

Budi menyebut, bus listrik E-INOBUS sangat cocok digunakan untuk angkutan massal di kota besar yang menerapkan sistem transportasi berbasis ‘Smart City’.

Karena daya bus listrik ini menggunakan baterai, dan tidak menimbulkan gas buang yang membuat polusi udara, jadi lebih ramah lingkungan.

Dari segi suara, bus ini juga tidak terlalu bising jika dibandingkan bus biasa, karena didukung sistem kelistrikan yang andal.

“Biayanya bisa hemat hingga 58 persen. Pemeliharaannya lebih mudah dan kecepatannya juga tidak kalah, yaitu bisa menempuh jarak 90 Km dalam 1 jam,” ungkapnya.

Untuk diketahui, bus buatan PT INKA ini dirancang untuk mengangkut 16 penumpang, dengan panjang 8,1 meter dan lebar sekitar 2 meter.

Waktu yang diperlukan untuk pengisian daya sekitar 3 sampai 4 jam dengan jarak tempuh mencapai 200 km jika daya baterai terisi penuh.

Ia pun berharap bus listrik ini bisa diterima secara luas oleh pasar sehingga karya BUMN bisa mengisi kebutuhan transportasi masyarakat. []

Teknologi & Komunikasi

Siap-Siap! Game PvP Battle Arena Master 2 Rilis Hari Ini

MediaBUMN

Published

on

Game PvP

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Ada kabar baik dari TelkomGroup bagi para gamer di Indonesia. Arena Master 2, salah satu game PvP (Player vs Player) battle terbaru yang dikembangkan oleh Meerkatgames, perusahaan game developer Korea Selatan dan dipublikasikan oleh Oolean Games di bawah naungan PT Melon Indonesia, telah dirilis hari ini (25/11). Oolean Games merupakan brand publishing milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang menjadi platform one-stop-gaming-ecosystem, mulai dari pembuatan, publikasi, manajemen, hingga payment yang dibantu melalui kerja sama dengan Melon Indonesia.

Game Arena Master 2 ini tentunya akan menjadi salah satu ajang untuk bisa berkompetisi dengan pemain lain. Hal ini dikarenakan pada gameplay-nya pun akan mengandalkan skill dari para pemainnya, oleh sebab itu Arena Master 2 ini mendapatkan julukan game “Play to Win”.

“Sejalan dengan transformasi Telkom menjadi perusahaan telekomunikasi digital, kami secara kontinyu menghadirkan beragam produk dan layanan bagi masyarakat. Industri game adalah industri yang marak saat ini dan sangat potensial ke depan. Untuk itu, Telkom turut mengambil peran di industri ini dan berkomitmen untuk merangsang pertumbuhan industri game melalui talenta-talenta lokal, salah satunya adalah Oolean. Launching Arena Master 2 juga merupakan bentuk dukungan kami terhadap industri ini,” ujar Direktur Digital Business Telkom, M. Fajrin Rasyid.

CEO Melon Indonesia, Dedi Suherman mengatakan, ”Kami launch game terbaru bernama Arena Masters 2, di mana game ini akan tersedia di Asia Tenggara, Hongkong, Taiwan serta Macau. Game Arena Masters 2 adalah game Action PvP di mana para gamer dapat bertanding secara tim 3 versus 3 serta membutuhkan ketangkasan dalam menyerang serta menghindari lawan, dan pastinya game ini juga mendukung industri esports. Ayo dukung industri game dan esports Indonesia.”

Dalam game PvP battle ini tersedia berbagai macam hero yang bisa digunakan oleh para pemain. Sama seperti game PvP battle lainnya, untuk memainkan hero di game Arena Master 2 ini, setiap hero memiliki skill yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, para pemain harus memahami kelebihan dan kekurangan dari setiap hero Arena Master 2.

Selain itu, game ini juga tersedia beberapa mode permainan yang bisa pemain nikmati. Adapun mode permainannya antara lain Duel, Team Deathmatch, Officers and Outlaws. Untuk mode Team Deathmatch, permainan akan dibagi menjadi 2 grup yang di mana masing-masing grup terdiri dari 3 orang. Untuk penentuan pemenang di mode permainan Duel dan Team Deathmatch adalah pemain atau tim yang paling banyak mengalahkan lawan. Sedangkan untuk mode Officers and Outlaws, para pemain akan dibagi menjadi 2 kubu.

Di Arena Master 2 para pemain juga bisa membeli beberapa item terbaik yang berfungsi untuk bisa memenangkan permainan. Akan tetapi jika para pemain tidak ingin membelinya, di Arena Master 2 pun juga tersedia sistem yang memudahkan para pemain untuk bisa mendapatkan item yang diinginkan secara gratis.

Salah satunya adalah sistem Trophy, di mana para pemain harus memenangkan pertandingan untuk memperoleh trophy sebanyak-banyaknya. Jika jumlah trophy sudah mencapai di level tertentu, maka akan ada beberapa item termasuk juga hero yang bisa pemain miliki secara gratis.

Selain menggunakan trophy para pemain juga bisa bertransaksi menggunakan Kristal yang didapatkan dengan melakukan top up terlebih dahulu. Game ini sudah tersedia di Play Store melalui tautan berikut Arena Master 2.

Untuk mengetahui info lebih lanjut mengenai Arena Master 2, dapat mengunjungi di social media facebook dan instagram resmi Arena Master 2. []

Continue Reading

Energi & Tambang

PT Pertamina Lubricants Bangun Perpustakaan Bersama Warga dan Dukung UMKM Kampung Markisa di Gresik

MediaBUMN

Published

on

Kampung Markisa

MEDIABUMn.COM, Jakarta – PT Pertamina Lubricants melalui Production Unit Gresik (PUG) terus menjalin kemitraan bersama desa binaan di wilayah sekitar operasi perusahaan. Hal ini sebagai komitmen Corporate Social Responsibility perusahaan untuk berkontribusi dalam pengembangan sektor ekonomi, sosial, pendidikan, dan lingkungan di masyarakat. Salah satunya yakni di wilayah RT 1 RW 1 Kelurahan Sukorame, Kecamatan Gresik yang telah mendirikan perpustakaan baca dan rumah produksi dalam menunjang kemajuan Kampung Markisa yang resmi dibuka pada 10 November 2020.

Ketua RW 1 Kelurahan Sukorame, Totok menyampaikan bahwa selama masa pandemi ini, perpustakan baca yang diberi nama Baitul Hikmah sangat digemari oleh masyarakat Sukorame untuk mengisi waktu luang sekaligus belajar dan menambah ilmu. Sebelumnya, rumah baca tersebut menggunakan salah satu rumah warga dalam dua tahun terakhir.

“PT Pertamina Lubricants terus mendukung pembangunan Perpustakan Baca Baitul Hikmah ini, impian dan harapan warga Sukorame Gresik akhirnya terpenuhi. Gedung perpustakaan yang diidamkan selama bertahun-tahun kini diwujudkan bersama Pertamina Lubricants,” ungkap Totok.

Pembuatan perpustakaan baca dan rumah produksi ini disambut positif oleh Camat Gresik, Purnomo. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada PT Pertamina Lubricants yang telah mewujudkan impian dan keinginan warga Sukorame Kecamatan Gresik.

Kampung Markisa

“Melalui Perpustakaan ini, saya berharap kepada masyarakat, agar nantinya lebih menggalakkan lagi minat baca, karena dengan membaca bisa membuka jendela dunia, tahu informasi dan menambah ilmu,” ungkap Purnomo.

Selain itu, gedung perpustakaan ini tidak hanya sebagai ruang edukasi bagi warga, baik anak-anak atau orang dewasa, namun juga menjadi rumah produksi minuman jus markisa yang dikembangkan Kader Lingkungan RT 1 RW 1 Kelurahan Sukorame. “Adanya rumah produksi ini menjadikan kader tersentraliasi pada satu titik dan diharapkan mampu meningkatkan jumlah produksi minuman yang akan dipasarkan,” ujar Totok.

Sejak tahun 2016, PT Pertamina Lubricants telah mendukung pengembangan, pengelolaan dan pemasaran Kampung Markisa melalui pemberian alat pengelolaan yakni untuk SDN 1 Sidokumpul dan di Kelurahan Sukorame di tahun 2019. Minuman Jus Markisah ini dijual ke masyarakat melalui Koperasi Kader dengan rata-rata penjualan 400 botol per bulan.

Manager Production Unit Gresik PT Pertamina Lubricants, Dody Arief Aditya menyampaikan agar pembangunan rumah produksi dapat memberikan peningkatan ekonomi bagi masyarakat, berkontribusi terhadap kemajuan UMKM, terlebih di masa pandemi Covid-19 ini. Ia juga berharap perpustakaan yang dibangun secara kolaboratif ini dapat dimanfaatkan, dirawat, dan dijaga dengan baik agar penggunaannya bisa berkelanjutan dari generasi ke generasi.

“Perpustakaan adalah gudangnya ilmu, maka ilmu tersebut akan turun-temurun kepada generasi berikutnya. Kami berterimakasih atas segala sambutannya, semoga kerjasama dapat terus berlanjut,” tutupnya. []

Continue Reading

Perbankan

Kredit Macet Masih Rendah! Himbara: “Tidak Jadi Jaminan”

GUNADI WITJAKSONO

Published

on

Kredit macet

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Kredit macet di sektor perbankan saat ini maish relatif rendah di tengah situasi pandemi covid-19.

Meski begitu, pihak perbankan harus tetap waspada dalam menjalankan bisnisnya, karena tingkat kredit macet yang rendah tidak selalu menjadi gambaran kondisi di lapangan.

Hal ini ditegaskan oleh Ketua Umum Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Sunarso saat menjadi pembicara dalam CEONetworking 2020 di Jakarta, Selasa, (24/11/2020).

Menurutnya, rendahnya tingkat kredit macet bisa jadi imbas karena adanya relaksasi untuk kredit oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI.

“Jadi kredit macet yang rendah itu bisa jadi karena adanya kebijakan pemerintah, tapi yang jadi pertanyaannya apakah benar risikonya serendah itu,” kata dia.

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ini juga menyarankan agar kalangan perbankan juga tidak terlalu mengejar keuntungan di masa pandemi saat ini.

Menurut Sunarso, jika ada pendapatan saja itu sudah lumayan dan bisa disimpan sebagai cadangan untuk kebutuhan perusahaan.

Pendapatan bank ini juga harus disiapkan untuk mengantisipasi risiko tingkat kredit macet atau Non Performing Loan (LPN).
“Saya menyarankan agar industri perbankan fokus pada loan at risk, dan tidak hanya menggunakan ukuran NPL untuk melihat dampak dari pandemi saat ini. Saya juga menilai tidak perlu terlalu menggebu-gebu mengejar laba perusahaan,” ungkapnya.

“Sebenarnya di masa sekarang ini yang penting selamat dulu, untung bisa nyusul kemudian. Kalau bank masih ada pemasukan itu baik, tapi sebaikya disimpan dulu sebagai dana cadangan. Itu yang loan at risk akan menjadi lebih penting dan lebih bijak,” kata dia.

Diketahui, hingga September 2020, nilai kredit macet di empat bank Himbara masih berada di bawah 5 persen.

Tercatat nilai kredit macet di Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar 3,5 persen, BRI 2,9 persen, PT BNI 3,8 persen, dan PT BTNI 4,7 persen.

Sebelumnya Menteri BUMN, Erick Thohir menyatakan bahwa pendapatan sejumlah Bank Himbara belakangan ini mengalami penurunan.

Erick juga menanggapi pemberitaan terkait pendapatan bank BUMN yang lebih kecil dibandingkan bank swasta BCA.

Menurutnya, hal ini tidak terlepas lantaran bank Himbara saat ini memang sedang fokus melakukan restrukturisasi kredit bagi para nasabah, terutama para pelaku UMKM.

“Ini bukan pernyataan untuk membeda-bedakan bank swasta dan bank BUMN. Tapi ketika ada yang membandingkan tapi tidak apple to apple, ini yang harus dijelaskan,” tegasnya.

Ia menambahkan, sejak awal penanganan krisis, BUMN melalui bank Himbara ditugaskan melakukan restrukturisasi kredit yang saat ini sudah menyentuh angka Rp473 triliun yang sudah direstrukturisasi.

Akibat restrukturisasi kredit inilah, pendapatan bank Himbara turun hingga 40 persen.

Meski begitu, kalangan perbankan tidak mengeluh karena ini bagian penugasan negara dimana BUMN sebagai ujung tombak pembangunan. []

Continue Reading

Label

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!