Connect with us
PERTAMINA

Finansial

BJBR Terbitkan Seluruh PUB I Dengan Total Rp4,5 Triliun

MediaBUMN

Published

on

BJBR

Bank bjb (kode saham BJBR) telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama terkait Penawaran Umum (PUB) I Tahap III Obligasi bank bjb Tahun 2019. Adapun penandatangan tersebut dilakukan oleh oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko bank bjb Nia Kania dan Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb Suartini, di Menara Taspen Jakarta (27/9).

Nia Kania mengatakan, jumlah pokok obligasi yang diterbitkan adalah sebesar Rp248.000.000.000 ,- (dua ratus empat puluh delapan miliar Rupiah), yang terdiri dari 3 (tiga) Seri, yaitu Obligasi Seri A, Seri B, dan Seri C. Adapun rincian emisi PUB I Tahap III Obligasi yang diterbitkan adalah sebagai berikut :

SERI A:
Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp66.000.000.000,- (enam puluh enam miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,25% (delapan koma dua lima persen) per tahun, berjangka waktu 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi, yang jatuh tempo pada tanggal 18 Oktober 2022. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.

SERI B:
Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp108.000.000.000,- (seratus delapan miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,50% (delapan koma lima nol persen) per tahun berjangka waktu 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi, yang jatuh tempo pada tanggal 18 Oktober 2024. Pembayaran obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.

SERI C:
Jumlah Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp74.000.000.000,- (tujuh puluh empat miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,75% (delapan koma tujuh lima persen) per tahun berjangka waktu 7 (tujuh) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi, yang jatuh tempo pada tanggal 18 Oktober 2026. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat tanggal jatuh tempo.

Sementara itu Direktur Konsumer dan Ritel bank bjb Suartini mengatakan bahwa dana dari hasil obligasi tersebut akan digunakan untuk ekspansi kredit sesuai dengan Prospektus penerbitan PUB. Penerbitan PUB I Tahap III (Rp248M) merupakan kelanjutan dari PUB I Tahap I (Rp2.5T) dan PUB I Tahap II (Rp1,752T).

Bank bjb menunjuk empat perusahaan penjamin pelaksana emisi efek (underwriter), yaitu PT BCA Sekuritas, PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, PT RHB Sekuritas Indonesia, dan PT Sucor Sekuritas. Selain itu, PT Bank Mega, Tbk ditunjuk sebagai Wali Amanat dalam penerbitan instrumen tersebut. []

Finansial

Direksi PPA Dirombak, Fokus Benahi BUMN ‘Sekarat’

Alfian Setya Saputra

Published

on

Direksi PPA

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Direksi PPA atau PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) mendapat giliran perombakan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dalam perombakan ini, Menteri BUMN Erick Thohir memberhentikan Iman Rachman dengan hormat dari jabatan Direktur Utama PPA dan digantikan Ari Soerono.

Selain Iman, Erick Thohir juga juga memberhentikan Direktur Investasi Nasrizal Nazir dan Direktur Konsultasi Bisnis dan Aset Manajemen Dikdik Permadi Yoffana.

Pemberhentian dan pengangkatan direksi PPA ini tertuang dalam SK per tanggal 6 Agustus 2020 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas, dan Pengangkatan Anggota Direksi PT Perusahaan Pengelola Aset.

Sekretaris Perusahaan PPA Edi Winanto mengatakan, Iman Rachman telah mengemban tugas baru sebagai Direktur Strategi Portofolio dan New Ventures Pertamina sejak 12 Juni 2020.

Ia pun mengucapan terima kasih atas kepada jajaran direksi yang selama ini telah menyumbangan tenaga dan pikirannya selama memangku jabatan di PPA.

Selain perombakan direksi PPA, Kementerian BUMN juga melakukan perubahan nomenklatur perusahaan, yaitu jabatan Direktur Investasi diubah menjadi Direktur Investasi 1 dan Direktur Investasi 2.

“Kemudian Direktur Konsultasi Bisnis dan Aset Manajemen diubah menjadi Direktur Restrukturisasi, Direktur Keuangan dan Dukungan Kerja diubah menjadi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, dan penambahan satu jabatan baru yaitu Direktur Hukum dan SDM,” ujarnya, Kamis (6/8/2020).

Susunan Direksi PPA Terbaru :

Direktur Utama: Ari Soerono
Direktur Investasi 1: Andry Setiawan
Direktur Investasi 2: Yadi J. Ruchandi
Direktur Restrukturisasi: Rizwan Rizal Abidin
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: M Teguh Wirahadikusumah
Direktur Hukum dan SDM: R. M. Irwan

Edi menjelaskan, PPA mendapat tugas dari Erick Thohir untuk menangani BUMN-BUMN yang masuk dalam kategori sekarat.

Di awal tahun 2020, Edi mengatakan terdapat 10 BUMN yang masih dalam penanganan PPA melalui kegiatan restrukturisasi atau revitalisasi BUMN sesuai penugasan dari Menteri BUMN.

Daftar BUMN yang dalam penanganan PPA saat ini seperti PT PAL Indonesia (Persero), PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT Industri Kapal Indonesia (Persero) dan PT Boma Bisma Indra.

Dalam hal ini, PT PPA memberikan dukungan pembiayaan atau financing kepada BUMN tersebut.

Selain itu, PPA juga membantu sejumlah BUMN lainnya, seperti PT Merpati Nusantara Airlines (Persero), PT Survai Udara Penas (Persero), PT Industri Gelas (Persero), PT Kertas Kraft Aceh (Persero), PT Industri Sandang Nusantara (Persero), PT ISN dan PT Kertas Leces (Persero) yang sudah dinyatakan pailit.

Namun Edi menyebut hingga kini PPA belum mendapatkan arahan lanjutan dari Erick Thohir terkait penanganan sejumlah BUMN ‘bermasalah’ tersebut.

“Meski begitu, kami tetap berkordinasi dengan Kementerian BUMN untuk menyampaikan laporan monitoring, hasil kajian, opsi restrukturisasi dan revitalisasi BUMN, dan berbagai hal terkait lainnya,” tandasnya. []

Continue Reading

Perbankan

bank bjb Gencarkan Kampanye Transaksi Digital via Gebyar ASN NgaDIGI

MediaBUMN

Published

on

transaksi

MEDIABUMN.COM, Jakarta – bank bjb menggencarkan kampanye transaksi uang elektronik menggunakan platform digital untuk mendorong pembiasaan perilaku pembayaran nontunai di lingkungan masyarakat. Kampanye transaksi nontunai tersebut dilakukan melalui program yakni Gebyar ASN NgaDIGI.

Gebyar ASN NgaDIGI merupakan program yang didesain untuk menambah antusiasme partisipasi ASN dalam melakukan transaksi via bjb DIGI. Program ini berlaku pada 5 Agustus–31 Desember 2020 untuk seluruh ASN kementerian, provinsi, kota/kabupaten. Para ASN yang melakukan aktivasi bjb DIGI akan mendapatkan hadiah berupa bingkisan menarik. bank bjb juga menyediakan hadiah bagi ASN yang melakukan transaksi via bjb DIGI dengan frekuensi terbanyak selama masa program.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan program ini sengaja diselenggarakan bank bjb untuk menumbuhkan kebiasaan bertransaksi menggunakan skema nontunai bagi nasabah. Peralihan model transaksi dari pola konvensional menuju digital dinilai penting untuk terus didorong demi menjawab tantangan yang dibawa perubahan zaman.

transaksi

“Sebagai agen perubahan nasional, kami berkewajiban untuk mendorong berbagai bentuk transformasi, termasuk perilaku transaksi yang saat ini sedang berada dalam tahap pergeseran dari model konvensional menjadi digital. bank bjb melalui berbagai inovasi yang dilakukan perusahaan akan terus mendorong percepatan perubahan kebiasaan ini agar demi menghadirkan kemudahan sekaligus menjawab tuntutan kebutuhan zaman,” kata Widi.

Diharapkan keberadaan program yang menyediakan reward ini dapat memantik antusiasme dan partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan fasilitas transaksi uang digital khususnya bjb DIGI. Ke depan, bank bjb juga akan terus melakukan langkah-langkah strategis yang diperlukan guna mendorong perwujudan visi cashless society di masa yang akan datang. []

Continue Reading

Perbankan

Laba BTN Anjlok 40 Persen Pada Semester I 2020

GUNADI WITJAKSONO

Published

on

Laba BTN

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Laba BTN atau PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengalami penurunan hingga 40 persen pada semester I 2020. Total laba yang dihasilkan Bank BUMN ini sebesar Rp768 miliar, sementar pada periode yang sama tahun 2019 mencapai Rp1,3 triliun.

Perolehan laba BTN memang sudah terjadi sejak awal tahun 2020, dimana pada kuartal I tercatat laba BTN sebesar Rp457 miliar, anjlok sebesar 36,79 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Meski dalam dua kuartal ini laba BTN terus menurun, Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury menuturkan laba bersih BTN masih di atas ekspektasi.

Bahkan Pahala masih optimistis target laba BTN hingga akhir tahun akan bertumbuh sejalan dengan peningkatan permintaan kredit pada Juni 2020.

Di sisi lain, Bank yang tergabung dalam Himbara juga mencatat penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) untuk generasi muda (milenial) pada semester I 2020 sudah mencapai Rp678 miliar.

Pahala mengatakan, BTN memang memiliki ekosistem KPR digital yang menyasar generasi milenial, sistem pengajuan KPR bisa dilakukan secara online melalui aplikasi BTN Properti Mobile dan website www.btnproperti.co.id.

“Sepanjang Januari hingga Juni, total visitor dari KPR digital ini sudah mencapai 2 juta orang. Jadi sebetulnya banyak sekali nasabah kita,” kata Pahala dalam konferensi pers virtual, Senin (3/8/2020).

Menurut Pahala, di situasi pandemi Covid-19 saat ini, pihak BTN semakin giat mendorong nasabah dan calon debitur menggunakan aplikasi, situs, dan mobile banking BTN.

Targetnya untuk meningkatkan jumlah nasabah milenial yang semakin banyak membutuhkan penyaluran KPR, dan semakin banyak nasabah milenial menabung di BTN.

“Ini yang akan kami kembangkan ke depan sambil mengembangkan preposisi tabungan. Kita tahu sebagian besar orang yang ingin memiliki rumah adalah kaum milenial. Maka BTN menyasar milenial yang rata-rata berusia 25 hingga 35 tahun,” ungkapnya.

Hal ini, kata Pahala, juga bagian dari upaya mengembalikan lagi fungsi BTN sebagai bank tabungan khususnya kepada keluarga muda di Indonesia.

Tercatat total KPR di BTN saat ini tumbuh sebesar 2,47 persen secara tahunan (yoy), dari Rp 188,82 triliun di tahun 2019 menjadi Rp193,49 triliun pada Juni 2020. []

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!