Berdikari Catat Kinerja Positif di Semester I/2019

oleh
Berdikari

Berdikari / PT Berdikari (Persero) telah mencatat pertumbuhan laba operasional sampai 60,41 persen dari Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) 2019 ini. Jika dibandingkan laba di tahun lalu dalam periode yang sama, perusahaan ini hanya mencapai Rp15 miliar. Artinya, Berdikari mencatat kenaikan laba perusahaan di semester I/2019 mencapai 82 persen.

Direktur Utama PT Berdikari, Eko Taufik Wibowo mengatakan bahwa hal ini adalah catatan positif bagi perusahaan, utamanya dalam menutup kinerja di semester I/2019. Saat ini, Berdikari tengah gencar mengembangkan bisnis yakni peternakan ayam terintegrasi.

Perusahaan pelat merah ini mempunyai 2 farm GPS (Grand Parent Stock) yang berada di Tasikmalaya, populasinya mencapai 54.000 ekor GPS. Satunya lagi berada di Pasuruan yang memiliki populasi sekitar 36.000 GPS.

Jika dilihat dari rata-ratanya, farm GPS tersebut per bulan mencapai 120.000 ekor DOC Parent Stock (PS). Selain itu, BUMN ini juga memiliki dua farm PS yang ada di Sukabumi dan medan, yang masing-masing populasinya mencapai 25.000 ekor. Untuk tahun ini, Berdikari telah memproduksi DOC Final Stock di Farm Sukabumi tersebut.

Rencananya, perusahaan akan menambah lagi farm PS yang berlokasi di Ciamis, yang berkapasitas sekitar 70.000 ekor. Dari ketiga farm PS itu, target produksi untuk Final Stock per bulan kira-kira akan mencapai 320.000 ekor. Farm baru ini juga bertujuan untuk menambah populasi guna mengembangkan laju bisnis perusahaan.

Selain farm baru, Perseroan juga akan memilki pakan sendiri. Menurut Eko, pakan tersebut akan mulai diproduksi di minggu ketiga bulan Agustus ini.

Di lain sisi, bisnis sapi Berdikari disangga oleh pola kemitraan dengan peternak rakyat. Ini sudah berjalan di Bojonegoro dan Lebak, yang populasinya mencapai 620 ekor. Perusahaan ini juga telah mengantongi izin dari Kementerian Pertanian untuk melakukan impor sapi bakalan. Jumlah sapi ini mencapau 30 ribu ekor dan akan berakhir pada Desember 2019.

Sampai saat ini, Berdikari sudah melakukan impor 9 ribu ekor sapi bakalan dari Australia. Rencananya lagi, perusahaan ini juga akan melakukan impor daging sapi Brazil yang akan segera direalisasikan lewat kerjasama dengan distributor nasional. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *