Bank Asing Biayai Pembelian Freeport? Ini Penjelasan PT Inalum

by
Penandatangan Head of Agreement PT Freeport Indonesia

Keberhasilan pemerintah Indonesia yang mengambil porsi besar saham PT Freeport Indonesia melalui perpanjangan tangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum terus memasuki progres yang sangat baik. Namun proses pembelian 51% saham yang telah disetujui dalam perjanjian head of agreement/HoA menimbulkan sejumlah tanda tanya terkait perbankan yang terlibat pembiayaan tersebut.

Seperti diketahui sebelumnya, PT Inalum menyebut jika pembelian 51% saham Freeport tidak melibatkan perbankan nasional baik itu BUMN maupun swasta meskipun sudah banyak penawaran yang masuk.

Head of Corporate Communication and Government Relations Inalum Rendi Witular mengatakan jika pembelian sahaman senilai US$3,85 tersebut akan dibiayai oleh bank asing.

“Alasannya karena perbankan nasional tidak ingin memberikan pengaruh atas fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika. Kmai pun mendapat sejumlah masukan dari regulator,” terangnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *