Connect with us
PERTAMINA

HIGHLIGHT BUMN

ASDP Ferry Perluas Konektivitas Rute Destinasi Wisata

MediaBUMN

Published

on

ASDP Ferry

ASDP Ferry / PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mendapat dukungan besar dari Kementerian Pariwisata, mengenai rencana untuk memperluas konektivitas pada berbagai destinasi wisata. Perluasan ini tentu saja dilakukan pada moda transportasi laut, danau, dan sungai.

Berdasarkan pernyataan dari Menteri Pariwisata, Arief Yahya, bahwa ASDP Ferry telah siap untuk mengembangkan konektivitasnya, bukan hanya pada destinasi dalam negeri, tetapi juga dalam rute internasional.

“Tentu saja hal ini sangat bagus bagi pariwisata Indonesia,” tutur Arief Yahya. “Ke depannya, perluasan rute ini diharapkan mampu untuk mendorong jumlah wisatawan yang masuk ke Tanah Air.”

Saat ini, rute yang telah dikembangkan oleh ASDP Ferry untuk jalur internasional adalah rute Dumai (Riau) menuju Malaka (Malaysia) atau sebaliknya. Sedangkan untuk progres kerja sama ini, kedua pemerintah yang terlibat akan melakukan MoU untuk masalah CIQS (custom, immigration, quarantine, security), berdasarkan SOP dari masing-masing negara.

Adapun pelabuhan yang akan digunakan untuk rute internasional jalur Dumai, dermaga yang digunakan adalah dermaga A Pelabuhan Pelindo 1 Dumai dan Pelabuhan Tanjung Bruas Malaka. Sedangkan untuk kapasitas kapal yang digunakan minimal 1.000 GT.

Rute internasional selanjutnya yang akan digarap oleh ASDP Ferry adalah, rute pelayanan antara Maritaing-Dili yang akan menghubungkan ke Kabupaten Alor Timur, NTT.

ASDP Ferry Dorong Pariwisata

Ferry Yusuf sebagai Direktur Komersial dan Pelayanan ASDP Ferry Indonesia menyatakan bahwa, ASDP tidak hanya fokus dalam hal penanganan konektivitas dan logistik saja. Mengingat rute yang dilaluinya memiliki potensi alam dan juga nilai pariwisata. Pihaknya juga akan melakukan pembukaan akses, merintis, dan meningkatkan penyebrangan terhadap akses wisata.

Lebih lanjut Ferry menjelaskan, pihaknya akan melakukan berbagai upaya dalam hal memajukan pariwisata Indonesia lewat jalur perairan. Hal pertama yang dilakukan adalah dengan melakukan renovasi terminal, hingga melakukan perbaikan dan perawatan demi kenyamanan para wisatawan, baik domestik maupun internasional.

Saat ini, ASDP Ferry telah melayani 24 rute dan telah menyediakan 150 kapal yang tersebar di seluruh Indonesia, dan juga melakukan pengelolaan terhadap 5 pelabuhan. []

HIGHLIGHT BUMN

Transformasi BUMN Kembali Diingatkan, Erick Thohir : Untuk Kemajuan Negara!

Alfian Setya Saputra

Published

on

Transformasi BUMN

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Transformasi BUMN kembali diingatkan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir agar dijalankan oleh manajemen perusahaan.

Kali ini, Erick menyampaikan pesan tersebut dalam sambutannya pada peringatan Hari Ulang Tahun Perum Bulog ke-54 tahun.

Menurut Erick, transformasi dan inovasi bisnis sangat penting untuk dijalankan, terlebih di masa pademi Covid-19 yang masih terjadi saat ini.

Maka transformasi BUMN menjadi prioritas utama dalam menjalankan bisnis dan operasional perusahaan agar bisa bersaing dengan pihak lain.

“Saat ini kita memperingati HUT Perum Bulog. Maka Bulog harus berinovasi dalam menjalankan bisnisnya guna menjaga ketahanan pangan di Indonesia,” kata Erick dalam cuplikan videonya, Senin (10/5/2021).

Menurut Erick, kemajuan teknologi yang terus bergerak pesat menjadi tantangan bagi bisnis perusahaan.

Jika BUMN ingin tetap hidup, maka perubahan itu harus bisa diikuti, terlebih di era globalisasi hingga era digitalisasi saat ini.

“Transformasi BUMN kita butuhkan sehingga bisnis yang dijalankan bisa sesuai dengan dinamika dan iklim usaha saat ini. Perusahaan BUMN, tak terkecuali Bulog menjalankan itu dan berinovasi agar kontribusinya kepada negara juga semakin meningkat,” jelasnya.

Di masa pandemi ini, sambung dia, kebutuhan pangan juga menjadi sektor yang menjadi prioritas berbagai negara untuk mencukupi kebutuhan warganya.

Maka Perum Bulog di usianya yang ke-54 tahun harus mampu menjawab berbagai tantangan sehingga bisa ikut mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Untuk diketahui, Kementerian BUMN selama beberapa tahun terakhir terus getol menyampaikan pesan transformasi BUMN.

Salah satu langkah besar yang dilakukan Erick Thohir adalah membentuk sejumlah Holding BUMN yang menjalankan bisnis di sektor yang sama.

Selain itu, bagi perusahaan pelat merah yang dinilai sudah tidak produktif, digabung dengan perusahaan yang lain, jika tetap tidak produktif akan dibubarkan.

Selain itu, sejumlah BUMN di bawah kepemimpinan Erick Thohir juga mulai melakukan penawaran umum saham perdana (IPO) di pasar modal.

Sebelumnya, IPO sudah dijalankan oleh 34 BUMN dan anak usaha lainnya, yang nantinya akan diikuti oleh 14 Perusahaan pelat merah lainnya yang kini sedang dipersiapkan.

Terkait transformasi BUMN, juga disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada peringatan HUT Bulog.

Menurutnya, Perum Bulog harus beradaptasi dengan kemajuan yang ada sehingga bisa menjadi penopang dalam menjaga kedaulatan pangan nasional. []

Continue Reading

HIGHLIGHT BUMN

Pembubaran BUMN Lanjut! Menteri Erick Thohir : Ada 7 Perusahaan!

GUNADI WITJAKSONO

Published

on

Pembubaran BUMN

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Pembubaran BUMN yang sudah tidak produktif akan dijalankan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Tak tanggung-tanggung, totalnya ada tujuh perusahaan plat merah yang rencananya akan dihapus.

Langkah pembubaran BUMN ini dinilai menjadi solusi terbaik, karena ketujuh BUMN yang dimaksud sudah belasan tahun tidak beroperasi.

Menteri BUMN Erick Thohir, beberapa perusahaan tersebut sudah ‘mati suri’ sejak tahun 2008 lalu dan belum ada kejelasan hingga saat ini.

Untuk proses pembubaran BUMN ini, Kementerian akan melakukan asesmen terlebih dahulu yang dilakukan oleh PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero)/PPA.

Karena selain pembubaran BUMN, opsi yang tersisa yang mungkin bisa dilakukan adalah digabung dengan BUMN lainnya.

“Jadi sudah dari tahun 2008 lalu nggak beroperasi. Sehingga hal ini perlu dilakukan untuk memberikan kepastian. BUMN harus siap bersaing mengikuti perkembangan,” kata Erick di kantor Kementerian BUMN, Selasa (4/5/2021).

Hal senada disampaikan Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, yang menyebutkan, PPA akan melakukan penilian kembali mengenai pembubaran BUMN terkait.

Penilaian yang dilakukan di antaranya terkait aset, tenaga kerja dan operasional perusahaan, dan juga penyelesaian utang perusahaan.

Dia mencontohkan beberapa perusahaan milik negara yang terpaksa ‘disuntik mati’ seperti PT Kertas Leces, PT Kertas Kraft Aceh, dan PT Industri Glas.

Ia juga menjelaskan terkait maskapai PT Merpati Nusantara Airlines yang saat ini masih memiliki aset dengan jumlah yang besar.

Di antaranya fasilitas Maintenance, Repair and Overhaul, tapi juga masih punya utang yang harus diselesaikan.

Sehingga pembubaran BUMN sektor aviasi ini butuh kajian dan pertimbangan yang matang.

“Jadi ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan kita untuk melakukan pembubaran BUMN. Apakah perusahaan itu masih punya utang dan berapa besaran asetnya,” kata Kartiko.

Meski begitu, Kartiko menyebutkan pembubaran beberapa perusahaan yang sudah tidak produktif tersebut paling lambat akan dilakukan pada semester kedua tahun ini.

Sebelumnya, pemerintah sudah mengevaluasi dan memetakan kondisi masing-masing perusahaan BUMN yang saat ini jumlah sebanyak 108.

Dari seluruh BUMN ini, diketahui ada 19 perusahaan yang sedang dilakukan restrukturisasi, sementara 7 di antaranya kemungkinan akan ditutup. []

Continue Reading

HIGHLIGHT BUMN

Direksi PT Perinus Dirombak, Erick Thohir Fokus Pembentukan Holding

EKO PRASETYO

Published

on

Direksi PT Perinus

MEDIABUMN.COM, Jakarta – Direksi PT Perinus atau PT Perikanan Nusantara (Persero) kembali dirombak oleh Menteri BUMN, Erick Thohir.

Perombakan di jajaran direksi PT Perinus ini dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-138/MBU/04/2021 per tanggal 29 April 2021.

Dalam SK tersebut, Menteri BUMN menetapkan Direktur Utama Perinus dijabat oleh Sigit Muhartono.

Ia menggantikan Dirut sebelumnya, Farida Mokodompit yang telah menjabat sejak 9 Juli tahun lalu.

Selain posisi Dirut, struktur kepemimpinan di perusahaan pelat merah ini juga mengalami perubahan sesuai nomenklatur yang baru.

Dimana jabatan Direktur Keuangan, SDM dan Umum resmi dihapus dari Direksi PT Perinus dan kini menjadi tanggungjawab langsung Direktur Utama.

Restrukturisasi internal ini dilakukan sebagai langkah efisiensi manajemen yang disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Perseroan.

Sebagai bos baru Perinus, Sigit Muhartono akan mengemban berbaga tugas penting, salah satunya menjalankan proses merger dengan BUMN Perikanan lainnya yakni Perum Perindo.

Beberapa BUMN saat ini sedang dalam proses merger untuk membentuk Holding BUMN Klaster Pangan yang ditarget rampung di tahun ini.

Konsep bisnis kedua BUMN Pangan ini yakni akan membentuk konsolidasi baru di sektor perikanan.

Dimana Perindo akan fokus di bisnis pengelolaan pelabuhan perikanan dan budi daya, sedangkan Perinus fokus di sektor perikanan tangkap.

Kementerian BUMN juga memastikan merger kedua perusahaan perikanan ini tidak akan memberi dampak buruk bagi para nelayan.

Diketahui, Sigit sebelumnya menjabat sebagai Direktur Kargo dan Niaga Internasional di Garuda Indonesia.

Atas penunjukan tugas baru ini, Sigit berjanji akan mengembalikan kejayaan PT Perinus, terlebih akan bergabung dengan Perum Perindo.

“Kami akan berupaya mengembalikan kinerja perusahaan Perinus yang lebih maksimal seperti dulu,” ujar Sigit.

Sementara Erick Thohir menyebut, setelah kedua BUMN akan digabung menjadi satu manajemen.

Namun kedua perusahaan ini dipastikan tidak akan memiliki kapal untuk tangkap ikan karena dinilai akan memberi dampak buruk bagi nelayan.

Terkait merger ini, Kementerian BUMN juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyiapan rantai pasok pangan dari perseroan setelah digabungkan.

Berikut Susunan Direksi PT Perinus :

DIREKSI

Direktur Utama: Sigit Muhartono

Direktur Operasional dan Pemasaran: Primawan Badr

DEWAN KOMISARIS

Komisaris Utama: Slamet Soebjakto

Komisaris: M Riza Adha Damanik

Komisaris Independen: Andre JO Sumual

Continue Reading

Label

Trending

Copyright © 2019 MEDIABUMN.COM

error: Content is protected !!